Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 61: Berita Palsu


__ADS_3

“Berita apa lagi ini?!“


Di pagi hari, ketika Ryzel bangun tidur dan melihat berita di internet, terdapat unggahan berita yang membahas dirinya lagi, tetapi ini bukan dari unggahan Tiktod.


Berita ini memasukkan judul yang jauh dari fakta sebenarnya tentang dirinya. Masih dengan permasalahan yang semalam, seputar dirinya yang menyalahgunakan uang yang diberikan oleh para penonton siaran langsung demi kepentingannya sendiri.


Namun, setelah Ryzel baca sampai habis berita ini, ternyata itu berbeda dengan judulnya, komentarnya yang semalam di unggahan yang menjelekkan dirinya sempat ditangkap layar oleh seseorang.


Dalam berita ini bahkan dicantumkan foto komentarnya yang memaparkan semua yang terjadi dengan jujur tanpa adanya rekayasa. Pada intinya, berita tersebut memberi tahu bahwa dirinya bukan orang yang jahat, seperti di judul beritanya.


Isi berita dan judul sangat berbeda maknanya, judulnya seakan memberi kesan awal yang buruk kepada para pembaca. Ryzel sama sekali tidak suka dengan berita semacam ini.


Ternyata berita yang semacam itu tidak hanya ada satu, tetapi banyak, banyak sekali portal berita yang membahas tentangnya.


Awalnya, hanya sedikit berita yang membahas tentang dirinya, ada beberapa berita yang pernah viral, seperti berita dirinya menolong Dea, menolong anak kecil tenggelam, dan mengobrol dengan beruang.


Terlepas dari itu, tidak ada judul berita yang mengeluarkan pembahasan tentangnya. Baru kali ini ia mendapatkan sebuah berita yang menjelekkan namanya.


Ryzel tahu bahwa penggemarnya di akun tiktod menjadi berkurang beberapa ribu orang karena berita ini.


Memang masih banyak orang Indonesia yang mudah termakan berita palsu, mereka langsung percaya dengan berita tersebut tanpa mencari kebenaran sebenarnya.


Kemungkinan besar karena judul berita yang terkesan menjelekkan dirinya sehingga orang langsung menyimpulkan dan tidak perlu membaca isi berita sepenuhnya.


Dengan perasaan yang tidak senang, Ryzel memutuskan untuk mengaktifkan siaran langsung untuk menjelaskan ini semuanya.


Begitu semua peralatan siaran langsung sudah terpasang, Ryzel langsung menyalakan ruang siaran langsung.


Melihat akun Ryzel yang mengirimkan notifikasi bahwa dirinya melakukan siaran langsung, banyak penggemar yang sudah menunggu siaran langsungnya yang bergegas masuk ke dalam ruang siaran langsung.


Ketika mereka masuk ke dalam ruang siaran langsung, mereka disuguhkan dengan sosok Ryzel yang memiliki wajah yang muram dan agak marah.


“Halo, Semuanya! Kembali lagi bersamaku. Hari ini aku ingin memberitahukan kepada semua orang tentang sesuatu yang penting agar tidak ada kesalahpahaman ….“


Sebagian besar dari penonton ruang siaran langsung Ryzel tahu maksudnya. Mereka juga mengikuti berita tersebut dan terkejut saat tahu seperti itu.

__ADS_1


Memang beberapa awak media sangat jahat karena menyebarkan berita bohong kepada publik hingga merugikan orang yang bersangkutan, tanpa mau bertanggung jawab.


“Pertama, tentang uang yang kalian donasikan di ruang siaran langsung ini. Uang kalian tidak pernah aku pakai untuk kepentingan pribadi, aku sudah berjanji dan sepakat dengan kalian bahwa uang yang ada di akun Tiktod akan aku sumbangkan semuanya. Maka dari itu, aku memberikan bukti transfer dan tanda bukti saldo yang berhasil terkumpulkan.


“Tangkapan layar tiada yang direkayasa atau diedit, kalian bisa memeriksanya sendiri, atau minta periksa ke orang yang ahli dalam mengedit foto. Uang kalian tak pernah aku salah guna, aku memiliki uang sendiri, dan aku cukup dengan uang yang aku miliki tanpa harus mengambil uang yang kalian berikan.


“Kedua, mengenai uang tebak-tebakan yang aku gunakan. Sekali lagi, aku tidak memakai uang kalian, uang yang aku gunakan murni dari uangku. Aku tidak miskin seperti kalian duga, aku tidak miskin sampai-sampai harus mengingkari janjiku sendiri ….“


Ryzel menerangkan semuanya dengan fasih, terlihat wajahnya yang sangat serius ketika berbicara, tak ada gelagat aneh, dan cara bicara yang kaku tampak ketakutan.


Bahkan Ryzel memberikan bukti lagi tentang sumbangan yang pernah dilakukan kepada semua orang di penontonnya, tentu harus ada yang disensor.


Dari semua hal tersebut, penonton yang meragukan Ryzel mulai kembali percaya. Mereka juga mengikuti arahan Ryzel untuk membaca berita yang beredar dengan sepenuhnya dan jangan hanya membaca judulnya.


Beberapa portal berita zaman sekarang memiliki judul yang membuat orang langsung bisa menyimpulkan berita, memang karena judulnya terlalu parah, mereka membuat judul tersebut agar orang-orang membaca beritanya.


“Terima kasih, Ryzel. Aku menjadi lebih bangga padamu setelah menonton siaran langsung ini. Jujur, aku terkejut sekali saat ada berita tersebut yang berkeliaran. Ternyata itu hanya hoax semata. Harus dituntut yang menyebarkan berita palsu itu!“


“Maka dari itu, aku malas membaca berita yang berasal situs yang sudah terkenal dengan berita palsu dan berita yang memiliki judul yang tidak koheren dengan isi sebenarnya!“


“Jangan langsung percaya. Situs berita seperti itu memang kerap membuat onar dan menyebarkan informasi yang sangat tidak penting, aneh.“


“Berita kematian orang terkenal di Indonesia banyak yang diedarkan, padahal orang yang dibicarakan masih hidup. Sudah biasa.“


“Mungkinkah ini antek-antek *sensor* merah?“


“Aku tidak memiliki hubungan apa-apa di sini, jika ada masalah jangan laporkan aku, aku sama sekali tidak tahu apa-apa.“


“…”


Melihat komentar yang mendukungnya dan para penontonnya telah percaya kepadanya lagi. Ryzel menghembuskan napas samar-samar, dan tersenyum ke arah kamera.


Keadaan kembali terkendali, orang-orang di ruang siaran langsung sudah tidak terpengaruh oleh berita yang tidak jelas tersebut.


“Kalian jangan sampai tergiring oleh berita yang masih dipertanyakan kebenarannya, pastikan bahwa berita itu kredibel dan konkret dengan kebenaran. Kita harus pintar memilih informasi yang ada di internet, bijaklah.“

__ADS_1


Setelah itu, Ryzel berinteraksi layaknya biasa dengan para penggemarnya. Ia melihat bahwa penontonnya bertambah banyak sejak dirinya membahas tentang permasalahan yang terjadi dan tersebar.


Saat ini ada 160.000 orang yang menyaksikan siaran langsung miliknya di waktu yang sama.


Berita ini memang sedikit ramai di luar aplikasi Tiktod, tetapi di Tiktod itu sendiri, permasalahan Ryzel sudah menyebar dan besar. Banyak orang yang tidak tahu tentangnya menjadi tahu sekarang karena adanya persoalan ini.


Semua peristiwa memiliki hikmah di baliknya.


“Jika kalian mendengar informasi dan berita yang tidak jelas semacam ini, tolong beri tahu aku. Aku sudah muak dengan berita-berita tersebut. Aku sudah enak-enak siaran langsung seperti ini, tiba-tiba ada sesuatu yang menggangguku.“ Ryzel kembali memasang wajah yang serius. Ia mengimbau para penontonnya untuk langsung memberi informasi yang sama seperti berita yang beredar.


Di sisi lain, di sebuah rumah yang sederhana, ketika Ryzel melakukan siaran langsung, terdapat seorang wanita tua sedang memainkan ponselnya untuk mencari berita-berita terbaru.


Duduk di kursi keluarga dengan nyaman sambil menyentuh layar ponsel dengan hati-hati.


Saat sibuk mencari berita, tiba-tiba sebuah berita menarik perhatiannya karena judulnya yang memancing untuk dilihat.


“Ryzel Trapeler seorang Tiktoder yang menyalahgunakan uang para penggemar?“ Wajah wanita ini menjadi heran ketika membaca judulnya. Namun, bukan itu yang lebih membuatnya terkejut, melainkan nama yang tercantum di judul. “Ryzel? Namanya mirip dengan dia. Aku sudah lama tidak menghubunginya, kalau tidak salah 3 tahun yang lalu. Apakah dia sudah mati sekarang?“


Wanita tua ini memiliki kenalan orang yang namanya sama dengan Ryzel.


“Seharusnya, dia sudah tidak ada, ibu dari ayahnya pun telah tiada, siapa yang memberi makan dia?“ Senyuman wanita ini tampak sangat licik dan jahat.


Ia membicarakan orang dengan nada yang benar-benar santai. Padahal, isi ucapannya sangat tidak manusiawi sebagai manusia.


Setelah membaca artikel berita ini, senyum lebar di wajah wanita tua tersebut menghilang, ia berkata dengan kecewa, “Adakah orang yang baik seperti dia? Uang penghasilannya dari internet diberikan kepada orang lain, dan uang miliknya digunakan untuk berbagi kepada sesama? Kurasa hanya pencitraan.“


“Berita sampah! Kukira berita ini sesuai dengan judul!“ Wanita ini langsung mematikan layar ponsel, niatnya untuk membaca berita menghilang seketika.


Baru saja Wanita ini hendak berdiri, sebuah pikiran melintas di kepalanya. “Tunggu, aku penasaran dengan orang yang berpura-pura baik ini.“


Wanita tersebut duduk lagi dan mengambil ponsel yang ia letakkan di atas meja. Ia mengetik sesuatu di pencarian dalam aplikasi Tiktod, sedang mencari seseorang.


Usai mengetik, ia menekan tombol mencari dan orang yang dicari akhirnya berhasil ia temukan.


“Apakah ini wujud orang yang munafik—”

__ADS_1


Tiba-tiba kerongkongan wanita tua ini tertahan dan ia tidak melanjutkan ucapannya begitu melihat wajah dari orang yang ia cari. “Tampan sekali, Sialan!“


__ADS_2