Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 173: Sangat Puas


__ADS_3

Melihat semua wanitanya hadir di rumah, Ryzel merasa sangat senang, setelah dia berhasil menerima sebuah berkah lain selama 2 Minggu lamanya, semua wanitanya menjenguk dan menunggunya.


Ryzel merentangkan kedua tangannya dengan senyuman menawan di wajahnya.


Berikutnya, semua wanita Ryzel memeluk tubuhnya dengan erat. Melepaskan kerinduan yang menumpuk di dalam hatinya.


Beberapa dari mereka sampai menangis karena sudah lelah menahan rindu yang terus-menerus berkumpul. Sekarang mereka meluapkan semua kerinduan tanpa ditahan lagi.


Setelah berpelukan lama, Ryzel meminta mereka untuk duduk kembali di sofa dan dia ingin menjelaskan tentang apa yang sebenarnya terjadi di dalam kamar.


"Aku mengurung diri bukan karena sedih, melainkan karena seseorang datang kepadaku dan memberiku sesuatu yang hebat."


Begitu Ryzel menyelesaikan kata-katanya, dia mengulurkan tangan di bawah tatapan mereka, kemudian sebuah keajaiban terjadi.


Tornado kecil yang berputar kencang terbentuk di atas telapak tangan kanan Ryzel, mereka semua bisa merasakan angin yang berhembus dari tornado versi mini tersebut. Rambut mereka yang panjang berkibar karena angin yang dihasilkan oleh tornado.


Jari-jari Ryzel menutup telapak tangannya dan tornado itu bubar sekaligus menghilang.


Sontak, semuanya terkejut melihat pemandangan aneh tadi dan mereka menatap Ryzel dengan wajah yang tidak yakin.


"Dewa lain memberiku berkah lagi," ujar Ryzel kepada mereka semua dengan senyuman.


Beberapa wanita Ryzel tidak mengerti apa maksud Ryzel, dan wanita yang lain memberi pemahaman kepada yang belum mengerti.


Selama 2 Minggu Ryzel diam di rumah, dia tidak meringkuk di atas kasur dan menangis, apalagi membuang ribuan tisu karena air mata yang terus-terusan keluar.


Di dalam Ryzel menerima sebuah berkah dari seorang pria yang datang kepadanya di dalam kamar di waktu malam hari tepat ketika pulang dari pemakaman ibunya.


Ryzel terkejut dengan kedatangan pria yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar, terlebih tanpa izinnya.


Sempat Ryzel ingin bertarung dengan pria tersebut, dan hendak menggunakan One Absolute Slash seluruh tenaganya.


Untungnya, Ryzel tidak jadi untuk membelah Gunung Salak menjadi dua bagian, dia ditahan dengan cepat oleh pria misterius tersebut tanpa berbicara.


Pria itu menerbangkan sebuah cahaya hijau muda ke dalam tubuhnya.


Sekejap Ryzel tak sadarkan diri dalam posisi berdiri di tempat tidak bisa bergerak.


Ryzel tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di luar, kesadarannya dibawa ke suatu tempat yang damai, hanya ada padang rumput yang luas, beberapa pepohonan rindang, bukit hijau, langit cerah, dan angin yang berhembus nyaman.


Di tempat itu, Ryzel hanya duduk bersila tidak melakukan apa-apa lantaran di tempat itu juga Ryzel sama sekali tidak bisa menggerakkan satu bagian tubuhnya seolah dia memang dipaksa diam.


Dengan begitu, Ryzel tiba-tiba bisa merasakan jalur angin yang menerpa tubuhnya, ke mana angin tersebut bergerak, sampai dia bisa merasakan dirinya bisa mengontrol angin itu sendiri.


Tidak sampai di situ, Ryzel masih belum bisa bergerak dan dia mencari tahu apa yang harus dia lakukan. Setelahnya, Ryzel menemukan apa yang harus dilakukan, yakni merasakan langit itu sendiri.


Dalam waktu selama itu, Ryzel dipaksa untuk bisa memahami apa itu angin dan langit, berbarengan dengan proses pemahamannya tentang kedua unsur tersebut, hari Ryzel yang sangat sedih mengalami sebuah perubahan besar dan signifikan.


Saat ini, dia merasa lebih tenang dan damai.


Kesedihan yang Ryzel alami telah menghilang sepenuhnya. Perasaan kehilangan dan menyesal lenyap di tubuh, seolah Ryzel telah berdamai dengan semua keadaan buruk yang menimpanya.


Setelah jenderal polisi itu datang kepadanya dan berbicara mengenai persidangan, Ryzel baru selesai dari integrasi kemampuan yang diberikan dewa.


Saat itu, Ryzel masih merasakan perasaan bingung dan pusing. Oleh sebabnya, Ryzel tidak membalas ucapan jenderal tersebut, tetapi Ryzel mendengar jelas apa yang jenderal itu bicarakan.


Pria misterius yang memberikannya sebuah berkah menghilang, tidak ada lagi di kamarnya. Sebuah surat ditinggalkan di atas kasur Ryzel, dan itu berisikan tentang rasa terima kasihnya telah hidup di dunia ini.


Entah maksudnya apa, Ryzel menghormati ucapan rasa terima kasih ini.


Seharusnya, Ryzel yang berterima kasih kepada pria tersebut.


Asumsi Ryzel saat ini adalah pria yang memberinya sebuah berkah adalah dewa itu sendiri.


Sayang sekali, Ryzel tidak bisa mengingat bentuk wajah dari dewa itu.


"Aku ingin pergi ke kantor polisi. Kalian tunggu aku di sini," ucap Ryzel yang bangkit dari sofa.


Tangan Ryzel ditahan oleh Abiella, dan dia berkata, "Aku mau ikut."


Selanjutnya, dua wanita Ryzel lainnya pun minta untuk ikut bersama ke kantor polisi.


Mau tidak mau Ryzel menerima permintaan mereka, kemudian dia menaiki mobil untuk menuju ke sana.


Vroom!


Mobil Gemera melesat dengan tenaga kuda yang kuat membelah jalan raya Bandung yang sedikit ramai.


Wanita Ryzel yang di rumah diminta untuk menjaga Raffy di kamar tengah tertidur lelap.


Perintah ini diterima oleh semua wanita Ryzel dan mereka dengan senang hati melaksanakan tugasnya.


Di sini, mereka benar-benar seperti artis karena beberapa dari mereka berasal dari luar negeri dengan pakaian cantik agak seksi.


Untuk Linh, dia disangka masih SMP, tetapi orang yang melihat ukuran dadanya menjadi heran, anak SMP di tahun ini memangnya bisa sebesar itu.


Selama Linh di sini, dia sudah berkenalan dengan beberapa cosplayer Indonesia yang punya Yitub, bahkan dia juga berkenalan dengan beberapa Pituber yang cukup punya nama di Indonesia.


Dari sini, Linh punya jalan untuk bisa terkenal. Namun, mengingat calon suaminya yang kaya, Linh masih ragu memilih melanjutkan karirnya karena untuk apa juga dia lakukan itu kalau dia sudah punya banyak uang.


Dia masih menimba-nimbang keputusannya saat ini.


Untuk wanita yang lain, mereka juga punya jalan untuk bisa terkenal atau menghidupi diri sendiri di sini.


Maly ingin menjadi barista kafe bersama dengan Putrea dan Aruny. Ada temannya di Indonesia yang siap untuk menampung mereka, tetapi kasusnya sama dengan Linh, masih ragu atas pilihannya nanti.


Tentu, pindah negara tidak semudah itu, butuh pemikiran dan persiapan yang matang supaya tidak ada masalah yang datang.


Paling tidak, mereka sudah lega mengetahui Ryzel baik-baik saja.

__ADS_1


Dugaan mereka salah besar, ternyata Ryzel tidak sedih, melainkan sedang bertapa.


Bisa dikatakan sedang bertapa atau meditasi tanpa makan dan minum selama 2 Minggu.


Akan tetapi, mereka baru sadar bahwa tubuh Ryzel sangat sehat, ototnya lebih baik dan tambah berkembang.


Hal yang membuat mereka terpesona dan kagum adalah wajah Ryzel yang jauh lebih tampan, terlebih dengan rambut panjangnya itu, seperti seorang pangeran di zaman kerajaan Cina.


Setibanya di kantor polisi, Ryzel langsung bertemu dengan jenderal polisi dan mengobrol sejenak dengan santai, tidak lupa untuk memesan kopi hitam agar lebih tenang.


Ryzel di sana hanya ingin mengatakan terima kasih sebesar-besarnya karena telah mengurusi masalah ini, dan memberi pesan untuk tetap berpegang teguh pada hukum dan keadilan, sebisa mungkin memilih untuk memihak para korban.


Jenderal tentu tahu dan paham tentang ini. Jadi, jenderal akan mengikuti apa yang diingatkan oleh Ryzel.


Selain itu, Ryzel mengobrol untuk mencari tahu bagaimana kondisi ibunya sebelum meninggal.


Beberapa polisi yang tahu ibunya mengalami gejala sakit stroke, sempat diobati dan sembuh, tetapi saat itu tidak diagnosis gejala stroke oleh dokter, mungkin belum terlihat jelas gejalanya.


Dari pengakuan beberapa polisi, ibunya sering merasa pusing, terkadang matanya buram, gejala itu akan menghilang setelah minum obat yang dianjurkan dokter.


Itu terjadi selama 2 hari saja, dan di hari ketiga tiba-tiba ibu Ryzel kejang-kejang, dengan cekatan para polwan membawa ibu Ryzel ke rumah sakit. Saat itu juga Ryzel diberi tahu oleh pihak polisi untuk datang ke rumah sakit.


Terdapat perubahan sikap sebelum sakit, di mana ibunya kerap mengigau mengucapkan permintaan maaf kepada Ryzel.


Hal ini membuat Ryzel merasa sedih kembali, emosinya bisa dikontrol dengan baik dan Ryzel tersenyum sambil mengucapkan terima kasih ke pihak kepolisian karena telah jujur mengungkapkan kejadian ini.


Persoalan masalah hukum ibunya langsung gugur. Jadi, hanya Septi dan Ayah Septi yang menjalankan sidang di hari besok.


Pulang dari kantor polisi di sore hari, Ryzel mengobrol bersama dengan semua wanitanya yang datang ke rumahnya.


Mereka tertawa bersama mencoba menghilangkan suasana sedih yang masih bisa dirasakan di dalam rumah ini. Usaha mereka efektif dan Raffy pun tidak lagi bersedih.


Omong-omong, selama lebih dari 2 Minggu itu, Sistem tidak memberinya tugas masuk.


Mungkin dia tahu tentang kondisinya saat itu sehingga Sistem juga mengerti dan memilih untuk tidak memberi tugas masuk terlebih dahulu.


Raffy sudah tidak menangis lagi, dia tahu ibunya telah tiada, dan sering menangis selama 3 hari lebih. Untungnya, di rumah ada pembantu rumah tangga, Risa, Rani, dan Rina, sehingga Raffy tidak merasa kesepian dan ada yang peduli dengannya selain Ryzel yang sedang menerima berkah.


Kondisinya sudah jauh lebih baik sekarang.


Selain itu juga, selama 2 Minggu ini, pengikut akun Tiktod Ryzel tembus 10 juta orang dan Instagrem 17 juta orang.


Kabar ibu Ryzel meninggal membuat semua orang sedih.


Ada video yang viral di mana sosok Ryzel tetap berdiri di kuburan di tengah-tengah hujan.


Video itu diambil oleh penggemar secara diam-diam. Kejadiannya berlangsung ketika Risa, Rina, dan Rani diminta untuk pulang lebih dahulu dan membiarkan seorang sendiri di pemakaman ibunya.


Dengan video tersebut banyak orang yang merasa kasihan dengan Ryzel dan memberikan penghormatan kepadanya.


Meski tahu ibunya melakukan perbuatan yang besar, dia masih menyayangi ibunya di hati yang paling dalam.


Bukan hanya karena sikap Ryzel saja, tampilan Ryzel diam di bawah guyuran hujan begitu kerena dan tampan, seolah seperti lukisan yang bergerak.


Ryzel benar-benar puas, dia bisa merasakan lubang yang berbeda, bola besar bermacam ukuran, kocokan lembut dari berbagai mulut, serta ciuman yang memiliki teknik yang tak sama.


Untuk bisa memuaskan mereka semua, Ryzel butuh waktu 5 jam pas. Pasalnya, dengan waktu yang terbatas itu, Ryzel mengeluarkan kekuatan tusukannya yang penuh kenikmatan sehingga tidak butuh lama untuk mengalahkan satu per satu wanitanya.


Bisa dilihat semua wanita Ryzel berebut untuk memeluknya dan mencium bibirnya, ada juga yang berebut untuk memeluk kaki dan tangannya, bahkan ada yang berebut Holystick untuk ditelan.


Kenikmatan dunia sudah Ryzel coba, tetapi dia masih belum puas. Mungkin akan ada seleksi dan rekrutmen lagi.


Keesokan harinya, persidangan terjadi begitu mulus.


Saksi korban semuanya datang dari berbagai kasus yang mengikat Septi dan ayahnya.


Melihat kedatangan mereka semua, Ryzel yang hadir menjadi senang, mereka benar-benar mendukung tentang kasus ini.


Hakim di ruang sidang pengadilan menatap wanita yang masih muda duduk di bangku peradilan.


"Saudari Septiani tolong berdiri."


"Baik," kata Septi dengan hati yang penuh ketakutan.


"Sebelumnya, selamat ulang tahun untuk kamu karena sudah berumur delapan belas tahun hari ini. Kami sudah menyiapkan kejutan untuk kamu," kata Hakim Jalu yang membuat Septi dan penonton sidang terkejut.


Beberapa orang datang kepada Septi dengan balon dan kue ulang tahun, orang-orang itu adalah teman sekolah Septi yang pernah dijauhi Septi.


Mereka menyanyikan lagu ulang tahun untuk Septi dan memintanya untuk meniupkan lilinnya.


"Selamat ulang tahun, Septi!"


Semuanya di ruang sidang pengadilan mengucapkan selamat ulang tahun untuk Septi, terasa begitu hangat.


Berikutnya, teman-temannya pergi kembali dengan membawa kue ulang tahun dan meninggalkan Septi yang masih berdiri di tempat.


Hakim yang melihat ini tiba-tiba mengangguk.


"Baik, kita lanjutkan lagi kejutannya." Hakim memegang palu, kemudian mulai membaca kertas di tangan lainnya.


"Mengadili terdakwa Septiani Vanisa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Bullying. Menjatuhkan pidana terdakwa Septiani Vanisa dengan pidana penjara selama tiga tahun."


Tok!


Palu itu diketuk satu kali, menandakan pengesahan keputusan.


"Tidak! Aku masih di bawah umur! Seharusnya, aku tidak dipenjara selama itu!"


Mendengar ini, Septi menjerit dan mulai membela diri.

__ADS_1


Akan tetapi, semua orang hanya tersenyum dan beberapa orang menunjuk ke teman-teman Septi. Ternyata mereka masih ada di ruangan sambil membawa kue ulang tahun yang ditancapkan lilin membentuk angka 18, artinya Septi berumur 18 tahun dan hukum orang dewasa sudah bisa berlaku.


Bruk!


Septi langsung ambruk di tempat dan pingsan, membuat beberapa orang kerepotan untuk mengangkatnya.


Semua korban penganiayaan dari Septi bersorak dengan kebahagian yang tak terkatakan, Gelisha ikut tersenyum melihat Septi yang mendapatkan vonis hukum yang berat.


Waktu 3 tahun bukan waktu yang sebentar, momen SMA yang menyenangkan bisa hilang jika terlewat selama itu.


Terlebih lagi Septi masih muda, waktu 3 tahun cukup berharga, dan itu terbuang sia-sia.


Gelisha sempat menjadi tersangka, tetapi Ryzel maafkan karena dia juga bersedia menjadi saksi. Ada perdamaian antara Gelisha dengan korban-korban aksi bullyingnya.


Pasalnya, Gelisha sudah tobat dan menyesal jauh sebelum penangkapan Septi dan keluarganya terjadi.


Omong-omong, Gelisha saat ini tampak cantik dan juga matang. Ryzel sedikit mengagumi kecantikannya.


Umur Gelisha sepantaran dengan umur Septi, sedikit lebih tua saja.


Proses sidang masih berlanjut meski terdakwa jatuh pingsan, tak ada yang peduli dengan Septi yang pingsan.


"Silakan berdiri," pinta Hakim Jalu kepada Ayah Septi.


Mendengar permintaan hakim, Ayah Septi pun berdiri dengan tubuh yang sudah gemetar hebat.


"Menyatakan Johan Septian telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana turut serta melakukan pembunuhan berencana, dan menjadi otak dalam pembunuhan berencana. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan penjara seumur hidup," kata Hakim Jalu seraya mengetuk palu di ruang sidang pengadilan.


Suara ketukan itu terdengar jelas di ruang siang yang hening karena terkejut dengan keputusan hakim yang sangat adil.


"Ora!!!"


"Rasakan itu!!"


"Makan, tuh!"


"Hidup hakim! Hidup Indonesia!"


"..."


Semuanya berseru bahagia dengan keputusan hakim, bahkan ada yang berjoget bersama dengan sorak-sorai penuh kesenangan.


Hasil dari persidangan ini disorot oleh kamera dan disiarkan langsung di salah satu televisi nasional.


Membuat orang yang menonton juga ikut gembira, melompat-lompat di depan televisi.


Dengan hasil ini, persidangan tidak lama akhirnya ditutup dengan tiga kali ketukan palu.


Semuanya merasa sangat lega, banyak penggemar Ryzel yang tahu tentang hasil persidangan ikut bersuka cita.


Berita tentang hasil persidangan Septi dan Ayah Septi menjadi terkenal dan panas selama 2 hari di berbagai platform atau media sosial setelah persidangan diselenggarakan.


"Raffy, mulai sekarang kamu menjadi adik Abang Ryzel."


Setelah melihat berita yang ada di layar Jenbook, Ryzel melirik ke bawah untuk melihat Raffy yang duduk di pangkuannya.


"Benaran?!" Raffy tertegun beberapa saat, kemudian bertanya dengan cepat.


Ryzel mengangguk sambil mengusap kepala Raffy, dan dia menjawab, "Iya, Abang Ryzel tidak berbohong."


Tiba-tiba Raffy turun dari pangkuan Ryzel dan dia melompat-lompat di tempat penuh kebahagiaan. "Hore!!"


Pemandangan Raffy yang melompat kegirangan disaksikan oleh Risa, Rina, dan Rani yang masih di rumah belum pergi kuliah dan bekerja.


Senyuman terbentuk di mulutnya, mereka ikut bahagia dengan peristiwa yang telah terjadi kepada Ryzel dan Raffy.


Laurel dan wanita yang dari Jakarta sudah pulang lebih dahulu sehari setelah persidangan, sementara Abiella dan wanita yang berasal dari luar negeri melakukan perjalanan pulang kemarin.


Ryzel memberikan uang lagi 10 miliar rupiah untuk mereka atas kebahagiaan yang ia rasakan juga.


Memang enak menjadi wanita Ryzel, tetapi itu sulit menjadi wanita Ryzel karena harus terlihat menarik. Paling tidak, mempunyai ukuran bola 38D.


Di sore hari, terlihat di depan rumah Ryzel ada dua sosok yang berdiri sembari membawa tas dan koper. Dua sosok ini adalah Ryzel dan Raffy yang sedang bersiap untuk pergi ke suatu tempat.


Sudah lama sekali mereka tidak bepergian dan jalan-jalan, terlalu lama diam di rumah ini.


Ryzel dan Raffy melambaikan tangannya ke arah Rina dan Rani yang berdiri di depan gerbang.


Mereka berdua masuk ke dalam mobil dan pergi menjauhi rumah.


Perasaan kehilangan terjadi lagi di antara Ryzel dengan wanita kembar itu. Mereka segera mengalihkan otaknya ke pikiran bahwa mereka semua tidak akan lama lagi selalu bersama selamanya.


Di bandara, Ryzel dan Raffy masuk ke dalam sebuah pesawat pribadi bermerek Gulfstream G650ER yang dibeli oleh Ryzel seharga 2 triliun rupiah.


Pesawat pribadi yang didesain untuk perjalanan jarak jauh, memiliki kustomisasi yang Ryzel inginkan dengan terdapat kasur di dalam pesawat untuk Ryzel atau yang lain tidur, ada ruang dapur, ruang keluarga, dan tempat duduk untuk penumpang lain, tentu ada toilet.


Semua ruangan sangat nyaman di pesawat ini, membuat Ryzel dan Raffy merasa sedang berada di rumah mewah.


Raffy bahkan bisa menonton televisi dan film selama di perjalanan, sangat menyenangkan perjalanan kali ini menggunakan pesawat pribadi.


Mengingat Sistem tidak memberinya pesawat pribadi, Ryzel memilih untuk membelinya sendiri sekaligus dengan menyewa semua keperluan dan perawatannya, termasuk pilot dan kru pesawat yang tentunya sudah profesional.


Perawatannya Ryzel bayar untuk 10 tahun ke depan dan juga sewa tempat di bandara di Indonesia.


"Bang Ryzel, apakah ibu senang melihat kita naik pesawat ini?" tanya Raffy dengan wajah yang polos.


Ryzel terdiam beberapa detik, mengambil napas, kemudian melemparkan senyuman dan menjawab, "Tentu, seorang ibu akan senang melihat anaknya bahagia. Jadi, Raffy jangan banyak bersedih dan menangis lagi."


"Raffy mengerti!"

__ADS_1


Mengelus lembut kepala Raffy, Ryzel mengangguk puas. "Bagus. Sekarang Raffy ke kamar untuk tidur, nanti Abang Ryzel bangunkan kalau pesawat sudah sampai."


"Oke! Supermemen pergi tidur!"


__ADS_2