Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 51: Nasib Salsa Buruk


__ADS_3

Begitu melihat antarmuka panggilan, tercantum nama Rani dengan jelas di layar ponsel.


Dengan rasa ingin tahu yang makin banyak, ditambah dengan pandangan Ryzel kepada Rani adalah seorang perempuan pendiam, dia menjawab panggilan dan meletakkan ponselnya di telinganya.


“Halo, Ryzel?“


Suara Rani yang terdengar cuek keluar dari lubang suara ponsel.


“Iya, halo? Ada apa, Rani?“


“Aku ingin memberi tahu soal wanita yang selingkuh dengan mantan pacar temanku.“


Mendengar ini, wajah Ryzel langsung serius dan ia mencari posisi nyaman selama menelepon.


Ryzel yang bermandikan rasa penasaran di hatinya meminta Rani untuk memberi tahu informasi yang dia punya tentang wanita tersebut.


“Wanita itu berasal dari temannya mantap pacar Resti. Jadi, teman mantan pacar Resti ini memiliki koneksi dengan wanita tersebut dan di suatu pertemuan pertemanan wanita itu datang, akhirnya mereka berdua saling jatuh cinta dalam pandangan pertama, padahal mantan pacar Resti ini sudah memiliki Resti.


“Dari informasi yang Resti berikan, wanita ini memiliki pacar juga, dan dia selingkuh, keduanya memang sama-sama selingkuh, dan terasa cocok. Namun, nasib wanita itu jelek, dia diputuskan oleh mantan pacar Resti sekarang. Resti tidak memiliki informasi lagi tentang wanita itu.


“Aku lupa memberi tahu tentang nama wanita itu dari awal. Nama wanita tukang selingkuh itu adalah Salsa.“


Setelah mendengarkan semua kabar yang diberikan oleh Rani, Ryzel sedikit tersentak, dan tertegun untuk beberapa waktu yang lama, seolah-olah berita ini memukul Ryzel sampai kehilangan akal.


Pada akhir kalimat dalam informasi yang dikabarkan oleh Rani, Ryzel benar-benar terkejut, padahal sebelumnya ia sudah menduga bahwa wanita yang bersama pacar Resti saat itu adalah Salsa.


Namun, ketika kebenaran tersebut diungkapkan secara resmi dan sebagai fakta, ia masih merasa terkejut.


Ternyata Salsa selingkuh dengan Pria yang juga tukang selingkuh, ditambah Pria tersebut juga material karena apa-apa minta uang kepada pacarnya, tidak jauh berbeda dengan Salsa, wanita ini pun sama, dia meminta uang kepadanya.


Ryzel kira wanita jika diberi uang akan setia, ternyata dia salah besar memiliki gagasan seperti itu.


Wanita akan mencari Pria yang bisa memberikannya uang lebih banyak dari Pria sebelumnya. Tidak semua wanita seperti itu, tetapi memang banyak wanita yang materialistis, mereka biasanya berlindung di balik kata realistis, padahal mereka wanita material yang tidak puas dan tidak pernah bersyukur kepada pria yang sudah dimilikinya. Akan sulit bagi mereka mencari cinta yang tulus.


Sayang sekali, dalam pandangan Ryzel, Salsa memiliki sifat yang baik, terlepas dari penyakit selingkuh dan meterial harta, sekarang dua penyakit itu tampaknya makin menjalar dan terus memberikan dampak buruk bagi Salsa.


Mungkin Kan muncul sifat jelek yang lain dari dalam tubuh Salsa karena pengaruh kedua penyakit yang bersemayam di hatinya.


“Apa ada kabar lagi yang bisa kamu berikan, Rani?“ tanya Ryzel memastikan tidak ada kabar lagi sebelum panggilan ditutup.

__ADS_1


“Ada, Ryzel.“


Mendengar ini, sontak Ryzel menjadi penasaran dan ia segera bertanya, “Apa itu?“


“Salsa sepertinya sedang mencari pacar lamanya, Resti bilang bahwa teman mantan pacarnya ini tahu bahwa Salsa sedang mencari pacarnya yang sebelumnya dia selingkuhi.“


“Oh, begitu … oke-oke.“ Ryzel mengangguk sambil memegangi ponsel.


“Memangnya ada apa, Ryzel? Tumben sekali kamu ingin mencari tahu seseorang.“


“Tidak apa-apa, aku hanya penasaran dengan wanita selingkuhan pacar Resti, kukira lebih baik ternyata sebaliknya, haha.“


“Benar. Kapan kamu ingin kembali ke Indonesia? Rina sudah rindu dan ingin bertemu denganmu.“


“Tidak tahu, nanti akan aku kabari apabila ingin ke Indonesia.“ Jari telunjuk Ryzel bergerak dan menggaruk kulit pelipisnya yang gatal.


“Baiklah, aku tunggu kedatanganmu, Ryzel. Aku matikan, ya? Sudah malam.“


“Eh, iya. Matikan saja.“


“Dadah, Ryzel …. Selamat Malam.“


Tut! Tut!


Panggilan ditutup setelah Ryzel mengucapkan selamat malam kepada Rani.


Tubuh Ryzel terasa lega sekaligus lemas begitu mendengar kabar dari Rani.


Apa yang ia duga, ternyata sebuah kebenaran. Sosok yang ia lihat di Alun-alun Kota Bandung bukan suatu kesalahan dalam melihat.


Salsa yang ia lihat di Alun-alun Kota Bandung adalah mantan pacarnya.


Ia melihat Salsa untuk terakhir kalinya dengan keadaan yang mengecewakan, terlebih setelah mendengar kabar dari Rani, kondisi Salsa jauh lebih buruk dari momen sebelum bertemu dengannya.


“Salsa yang malang. Semoga kamu kuat di masa depan.“


Ryzel masih menyimpan riwayat pesan dengan Salsa meskipun sudah ia blokir akun media sosialnya.


Saat ini, Ryzel akhirnya bisa lega menghapus semua kenangan dahulu dengan Salsa.

__ADS_1


Ia tidak akan melupakan Salsa, cerita cintanya dengan Salsa merupakan sebuah proses perjalanannya sampai bisa seperti ini. Perjalanan hidup yang mengesankan dan impresif takkan Ryzel lupakan.


Setelah menghapus riwayat pesan dirinya bersama Salsa, Ryzel meniupkan napas panjang, menyimpan ponsel di atas meja, dan berbaring di atas kasur sambil memandang langit kamar.


“Selamat tinggal masa lalu dan cinta pertamaku. Terima kasih telah datang, juga memberiku pengalaman yang pahit dan sisi gelap cinta. Terima kasih.“


Tak lama setelah bergumam sambil mengeluarkan kegelisahan yang disimpan dalam hatinya, Ryzel tertidur dengan senyuman di sepanjang malam.


Di pagi hari, Ryzel bangun dari tidur dengan tubuhnya lebih ringan dibandingkan sebelumnya, terasa seperti seolah-olah ada beban berat yang telah terangkat dari tubuhnya.


Hal ini merupakan sesuatu yang baik.


Masih sama seperti kegiatan pagi yang biasanya Ryzel lakukan, dia pergi ke kamar mandi setelah bangun dari tidur, mencuci diri, dan berganti pakaian untuk bersiap-siap sarapan.


Tidak lupa juga untuk memeriksa tugas masuk dari Sistem, apakah diperbarui atau tidak.


[Tugas Masuk Utama Telah Dikeluarkan!]


Tugas: Masuk ke Bandara Internasional Phnom Penh.


Waktu : 3 Hari.


Hadiah : Tidak diketahui.


Hukuman : Tumbuh benda bulat besar dan kenyal di dada Anda seperti dada seorang wanita.


[Tugas Masuk Secara Otomatis Diterima!]


“Lagi-lagi mendadak, aku harus pergi ke negara lain, padahal aku di sini baru satu hari dua malam.“ Wajah Ryzel menjadi tidak senang, kemudian ia melangkahkan kakinya untuk mengambil tas.


Selama membenahi barang-barang dan memasukkan semua barang ke dalam tas, mulutnya terus bergerak, ia protes kepada Sistem dengan cara mengutuk Sistem menggunakan nada suta yang pelan seperti orang yang sedang bisik-bisik.


Harus dibilang bahwa Ryzel sendiri belum puas liburan di Negara Laos, masih ada tempat yang harus dikunjungi, tetapi Sistem mengharuskan dirinya beranjak pergi meninggalkan negara ini.


Mau bagaimana lagi, dia harus menerima tugas dari Sistem agar tidak mendapatkan hukuman yang aneh dari Sistem.


Setelah berbenah dan memesan tiket pesawat menuju ke lokasi tugas masuk, Ryzel berniat menunggu jadwal keberangkatan pesawat yang masih lama, sekitar 7 jam lagi atau nanti siang menjelang sore di hotel ini.


Ia ingin menghabiskan waktu dengan Haimi sebelum pergi.

__ADS_1


“Buah dada yang besar, aku akan datang dan merasakannya untuk terakhir kali, tunggu aku!" kata Ryzel dalam hatinya.


__ADS_2