
Melihat serangkaian pemberitahuan dari Sistem, Ryzel tersenyum-senyum karena merasa sangat senang.
Hadiah Tugas Masuk kali ini sangat bagus, ada 2 kemampuan dan 1 uang tunai yang langsung disetorkan ke rekening bank dengan jumlah yang banyak.
Adapun kemampuan yang ia dapatkan, ada satu yang membuat Ryzel terheran, dia tak begitu mengerti apa yang dimaksud dengan kemampuan satu itu, untuk satunya Ryzel paham, yaitu dia dapat menggunakan banyak senjata dingin atau tajam.
Dengan kata lain, ia sudah menjadi ahli dalam menggunakan semua senjata tajam yang ada di dunia ini, mau itu katana, tombak, pedang besar, busur panah, karambit, chakram, urumi, madu, dan lainnya dengan cukup lihai karena level kemampuannya di level 5 yang terbilang profesional. Setidaknya, berada di tingkatan master.
Namun, dengan adanya kemampuan tersebut membuat kemampuan Ilmu Tombak yang telah dimiliki Ryzel menghilang dan digabungkan.
Sistem berkata khusus senjata tombak, Ryzel memiliki pemahaman yang lebih mendalam dalam menggunakan senjata tersebut.
"Apa yang dimaksud kemampuan Tangan Ajaib ini, Sistem? Bisakah kamu memberi tahu aku tentang apa dan kegunaannya?" tanya Ryzel pada Sistem dengan wajah yang ingin tahu.
[Ding! Tangan ajaib adalah salah satu kemampuan kuat yang sebenarnya sulit untuk didapat. Jadi, Sistem ingin memberikan kepada Anda ucapan selamat, selamat karena telah mendapatkan kemampuan Tangan Ajaib!]
[Tangan Ajaib merupakan bakat atau kemampuan yang dapat membuat pengguna menaklukkan wanita hanya dengan satu sentuhan saja. Siapa pun wanita itu, jika Anda menyentuh wanita tersebut dengan sengaja, wanita yang Anda sentuh akan luluh hatinya dan mudah untuk mendapatkan hatinya.]
[Sebagai pengingat, kemampuan ini dapat dinonaktifkan apabila tuan rumah tak mau digunakan dalam waktu yang lama atau sebentar. Selain itu, kemampuan ini sangat kuat dan sekaligus berbahaya jika digunakan dalam tujuan yang buruk.]
Selama Sistem memberi tahu tentang apa dan fungsi dari hadiah yang Ryzel dapatkan, sikap Ryzel berubah menjadi seorang yang serius dan pendiam.
Semua apa yang dikatakan Sistem didengar oleh Ryzel dengan baik-baik dan saksama.
Jujur saja, kemampuan ini membuat Ryzel tercengang. Benar apa yang diberitahukan Sistem, kemampuan ini sangat kuat dan juga berbahaya di lain sisi, tergantung untuk apa kemampuan tersebut digunakan.
Untungnya, kemampuan ini bisa diaktifkan dan tidak, itu tergantung keinginannya sendiri.
Dengan begitu, kemampuan ini bisa dikendalikan oleh Ryzel dan dia pasti akan menggunakan kemampuan Tangan Ajaib dengan baik.
Diusahakan tidak digunakan dalam tujuan yang tidak-tidak, apalagi menyusahkan orang.
"Kalau begitu, tolong integrasikan semua kemampuan yang aku dapatkan tadi, Sistem!" pinta Ryzel dengan suasana hati yang gembira.
[Ding! Integrasikan akan dimulai!]
Dalam proses integrasi ini, sensasi yang Ryzel rasakan tak berbeda dengan proses integrasi yang sebelumnya pernah ia alami.
Ada sedikit sensasi kesemutan di daerah sekita kedua tangannya pada awalnya, dan rasa kesemutan merambat ke sekujur tubuh hingga terasa lebih kuat, terdapat rasa nyeri yang bisa ia rasakan secara samar-samar.
Proses integrasi seperti ini tidak berlangsung lama, cuma memakan waktu kisaran beberapa menit saja.
Dan tebakan Ryzel benar, prosesnya berlangsung selama kurang dari 2 menit.
Ryzel duduk di atas kasur empuk yang memiliki wangi yang begitu tradisional dan antik, seperti wangi barang yang sudah lama disimpan dan dijaga dengan baik.
Reaksi tubuh Ryzel terhadap proses integrasi tidak terlalu berarti, sedikit keringat saja yang keluar di dahinya.
__ADS_1
Menyalakan kipas di yang berdiri di dalam kamar, angin yang tercipta menerpa tubuh Ryzel dengan memberi perasaan yang nyaman. Semua keringat yang ada di dahi dan di beberapa tempat di tubuhnya berangsur-angsur menghilang.
"Bagus, tubuhku menjadi lebih fleksibel dan kuat." Ryzel menatap kedua tangannya sambil mengepal dan membuka tangannya.
Tubuhnya terasa sedikit berbeda seolah ada sesuatu yang ditambahkan di dalamnya, dan itu bukan sesuatu yang buruk yang dimasukkan.
Berdiri dari kasur dan dia mencoba menggerakkan seluruh tubuhnya mempraktikkan kemampuan seni bela diri yang pernah dia peroleh.
Swoosh!
Tinju Ryzel terulur ke udara, suara angin yang berhembus akibat gesekan tangan Ryzel terdengar di telinganya.
Ryzel mengeluarkan gerakan tinju dengan cakap dan terlihat keren.
Berikutnya, sikut tangannya digerakkan dengan cepat memotong udara kosong dengan cepat, menciptakan hembusan angin yang menerpa rambutnya.
Gerakan khusu Muay Thai dan Tinju Ryzel lakukan satu demi satu untuk mencoba performa tubuhnya yang terasa lebih baik.
Namun, Ryzel tidak menyadari bahwa Risa dan satu saudarinya mengintip dirinya yang tengah mempraktikkan berbagai gerakan seni bela diri.
Mereka berdua menatap Ryzel dengan pandangan yang terkesima sekaligus memuja.
Siapa wanita yang tidak suka dengan pria yang bisa bela diri? Sebagian besar pasti menyukainya, probabilitas 99,9999% suka dengan pria yang jantan dan punya dasar kemampuan seni bela diri.
Dengan bisa bela diri, kemungkinan besar pria tersebut mampu membuat mereka aman dari segala sesuatu yang tidak baik atau jahat.
Kedua wanita yang sedang melihat Ryzel termasuk ke dalam golongan wanita tersebut.
"Kalian? Kalian kenapa ada di sini?"
Setelah menguji tubuhnya selama beberapa menit, Ryzel seketika menyadari kehadiran mereka yang tengah berdiri di depan pintu kamar.
Terlihat Risa yang memegang kenop pintu, Ryzel berpikir keduanya datang karena ada sesuatu yang ingin disampaikan kepadanya.
"Anu," ucap Risa menahan ucapannya di awal, "aku ingin mengajak kamu membuat makanan khas Yogyakarta bersama nenek juga."
"Memasak makanan?" Ryzel tertarik dengan ajakan Risa. Kebetulan dia sedang berada di waktu yang kosong. Sistem memberinya Tugas Masuk yang baru.
"Iya, kamu mau?" Risa dengan cepat menganggukkan kepalanya.
"Baiklah, ayo kita ke dapur!"
Setelah menerima ajakan Risa, Ryzel dibawa oleh kedua wanita yang datang ini ke area dapur rumah.
Ryzel berniat untuk siaran langsung selama memasak bersama Nenek Risa dan para wanita. Kemarin dia hanya menyiarkan siaran langsung satu kali.
Jadi, hari ini dia berniat siaran langsung lebih dari satu kali, minimal 2 kali dalam sehari.
__ADS_1
Setibanya di dapur, Ryzel melihat beberapa sosok sudah ada di dapur tengah melakukan sesuatu.
Mereka ialah Nenek Risa dan beberapa saudari Risa yang sibuk menyiapkan bahan untuk membuat makanan.
Meski jam makan malam masih lama, mereka tetap ingin memasak bersama untuk belajar.
Kedatangan Ryzel disambut oleh Nenek Risa dengan gembira, selalu saja Nenek Risa senang saat bertemu Ryzel.
Hal ini membuat Ryzel merasa malu setiap kali berjumpa dengan Nenek Risa.
"Nenek, bolehkah aku merekam video ketika kami memasak makanan?" Ryzel bertanya dengan sopan dan lembut.
Mendengar ini, Nenek Risa tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Ryzel, sehingga dia balik bertanya, "Rekam video untuk apa, Nak Izel?"
"Seperti yang Nenek tahu sebelumnya, aku bekerja di media sosial untuk merekam video, salah satunya ini," jawab Ryzel dengan pelan.
"Boleh saja, silakan rekam video sesukamu, Nenek selalu mengizinkan," kata Nenek Risa dengan senyuman di wajahnya yang keriput.
Ryzel mengangguk dan tersenyum, tak lupa untuk berterima kasih karena sudah diizinkan untuk siaran langsung oleh Nenek Risa.
Risa dan semua saudarinya tidak keberatan sama sekali, mereka memperbolehkan Ryzel merekam kegiatan mereka dalam membuat masakan, tetapi jangan menyoroti wajah.
Jelas, Ryzel tahu dengan larangan ini.
Setelah meminta izin kepada Nenek Risa untuk melakukan siaran langsung, Ryzel segera mengaktifkan siaran langsungnya dan mengarahkan kamera hanya ke sosoknya.
Dia resmi menyiarkan siaran langsungnya hari ini dalam acara membuat suatu masakan.
Masakan yang akan mereka buat adalah Gudeg. Kata Risa, neneknya pandai membuat gudeg, dia paling suka gudeg buatan neneknya karena sangat enak rasanya.
Maka dari itu, Risa jarang sekali membeli gudeg di luar, jika ingin makan gudeg, dia pasti ke rumah dan meminta Nenek membuatkannya.
Itu saat dia kecil. Dia memang menyukai makanan gudeg yang dibuat oleh neneknya.
"Sedang berada di mana dia? Tampak Ryzel sedang berada di dalam rumah."
"Latar belakang Ryzel terlihat seperti sedang ada di dalam rumah yang tua dan kental dengan budaya. Apakah ada yang tahu di mana Ryzel sekarang?"
"Rumah yang sangat tradisional, entah mengapa aku bisa merasakan suasana damai dan tenang."
"..."
Saat masuk ke dalam ruangan siaran langsung Ryzel, mereka semua bertanya-tanya tentang di mana Ryzel sekarang.
Membaca beberapa komentar mereka semua yang rata-rata sama isinya, Ryzel menjawab sembari tersenyum seperti biasanya, "Aku sedang berada di rumah nenek kenalanku. Aku siaran langsung hari ini karena ingin menampilkan aku membuat masakan khas daerah sini. Apakah ada yang tahu di mana aku sekarang?"
Dalam sekejap, kolom komentar dipenuhi oleh rentetan komentar para penonton yang sekarang telah berjumlah lebih dari 290 ribu orang.
__ADS_1
Berbagai jawaban hasil tebakan mereka diunggah ke kolom komentar berharap tebakannya benar.
Setiap kali Ryzel memberikan tebak-tebakan, sudah pasti ada hadiah jika ada orang yang menjawab pertanyaan dengan benar.