Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 221: Kejutan Tasha dan Naran


__ADS_3

Pada saat ini, mereka semua duduk di sofa, wajah mereka tampak sangat penasaran dengan apa yang akan dibahas, terlebih Tasha dan Naran.


Mereka berdua sempat melihat Ryzel mengambil suatu benda ke tangannya menggunakan kemampuan yang tak diketahui olehnya, terlihat menyeramkan sekaligus membuat orang penasaran.


Mata semua wanita Ryzel fokus pada sosok Ryzel yang duduk di sofa satu orang sembari mengelus Ghroa di pangkuannya.


Penampilan Ryzel memancarkan sebuah temperamen yang mulia, setiap gerakannya sangat kuat dan juga jelas, tak ada kesan yang jelek dari gerakan tubuhnya.


"Zimey, apa yang kamu ketahui tentang Ghroa?" tanya Ryzel yang telah mengangkat pandangannya ke arah Zimey di sofa seberang.


Punggung Zimey menjadi tegap, tatapan mata Ryzel sangat dalam dan sulit untuk diabaikan.


Menghela napas pendek, Zimey mengontrol napasnya, menjawab perlahan dan tenang, "Ghroa, makhluk yang sudah hidup sebelum aku ada. Sebelum aku ada di dunia ini, Ghroa telah jadi makhluk ajaib yang belum diketahui manusia hingga saat ini. Umurnya jauh lebih tua dariku. Aku masih ingat Ghroa adalah makhluk yang dikenal dengan rusa yang menciptakan tanaman dan pepohonan di dunia ini.


"Namanya redup hingga sekarang, bahkan Ghroa tak ada yang tahu sejarahnya hidup di dunia ini. Tidak heran kalau orang-orang di zaman sekarang tidak mengetahui apa dan siapa itu Ghroa, tiada catatan sejarah seperti sosok legenda dunia yang lain. Ghroa, makhluk penyeimbang dunia."


Begitu Zimey menyelesaikan kalimatnya yang menjelaskan mengenai Ghroa dan asalnya dengan singkat, semua wanita Ryzel terdiam lantaran terkejut dengan apa yang sudah didengar.


Namun, mereka tidak diberikan waktu untuk termenung lagi karena Navor memiliki informasi tambahan yang lain.


"Aku tidak tahu tentang siapa anak rusa ini, tetapi dari aura kekuatan yang terpancar dari tubuh kecilnya menunjukkan bahwa dia sangat kuat, layak menjadi sesosok makhluk legendaris yang dihormati," kata Navor sambil membenarkan buah pepayanya yang membesar.


Ryzel menjadi paham dan mengerti soal Ghroa, ternyata Ghroa memang makhluk kuat, sesuai dengan deskripsi dari Sistem.


Akan tetapi, ada yang aneh tentang Ghroa, dia awalnya hanya seekor rusa merah kecil, makhluk biasa dan Ryzel tidak bisa merasakan ada sedikit pun pancaran kekuatan.


Mungkin ada jejak kekuatan yang dahulu dan sekarang dibangkitkan lagi dengan darahnya sebagai pemicu.


Anak rusa yang menggemaskan di pangkuannya melirik mata Ryzel, menyebarkan tatapan bahagia dan lembut dari kedua mata bulatnya yang imut.


Ryzel tersenyum melihat tatapan mata Ghroa, tangannya menggosok kepala kecil Ghroa dengan lembut.


Pembahasan ini membuat Tasha dan Naran tidak paham dengan apa yang terjadi pada dunia.


"Tunggu, aku masih belum mengerti. Kalian sedang membicarakan anak rusa yang imut itu?" tanya Naran menunjuk ke Ghroa yang ada dia atas paha Ryzel dengan ekspresi tak paham.


Semua wanita Ryzel melemparkan senyuman pada Naran dan mengangguk hampir bersamaan.

__ADS_1


Ryzel juga mengangguk, dia tersenyum penuh misteri pada Naran dan Tasha, kemudian dia melambaikan tangannya di udara yang tipis.


Di dalam retina mana Tasha dan Naran, dua buah kotak sebesar telapak tangan berwarna hitam dengan ornamen emas muncul di kedua tangan Ryzel.


Pupil mata keduanya terbelalak melihat ini, tidak mengerti bagaimana caranya Ryzel mengeluarkan benda dari udara kosong. Jelas di depan Ryzel tidak ada apa-apa, cuma ada oksigen yang bisa mereka hirup dan tak terlihat.


Sebelum sempat mereka bertanya, dua kotak itu terbang ke mereka berdua, satu dari kotak mendarat tepat di atas pangkuan Tasha dan Naran.


"Ini —"


"Bukalah, kalian berdua pasti senang," kata Ryzel dengan senyuman di wajahnya.


Mereka berdua yang ingin bertanya terlebih dahulu langsung mengurungkan niatnya.


Mengangguk kepada Ryzel hampir bersamaan, kemudian mereka menatap kotak perhiasan yang terbilang cukup besar.


Tangan mereka berdua terulur, memegang tutup kotak perhiasan, berhati-hati membuka pengaman kotak perhiasan. Hati mereka berdua menjadi tegang, mereka memiliki asumsi masing-masing terhadap kotak perhiasan di depannya ini.


Berikutnya, begitu tutup kotak perhiasan terangkat, semburan cahaya merah dan kilauan cahaya kemewahan menerpa wajah mereka berdua.


Dalam sekejap mata, wajah keduanya berubah dan kulit mereka menjadi merah akibat rasa senang di hatinya.


"Apa maksudnya dengan perhiasan ini, Ryzel?" tanya Tasha dengan tangan yang sedikit bergetar.


Naran di sampingnya mengangguk, dia juga memiliki pertanyaan yang sama.


Ryzel tersenyum senang sambil mengusap surai emas Ghroa, menjawab dengan santai, "Perhiasan sebagai tanda bahwa aku ingin menjadikan kalian berdua wanitaku. Setiap wanita yang ingin aku jadikan seorang istri harus mendapatkan perhiasan tersebut. Berlian merah yang kamu lihat itu adalah berlian merah paling langka, itu bernilai tinggi. Selain perhiasan, kalian akan aku berikan uang sepuluh miliar rupiah untuk jajan, sekitar enam puluh juta rubel."


Begitu mendengar ini, tubuh mereka berdua tersentak, kejutan besar meninju hati dan kepala mereka.


Tasha dan Naran masih belum percaya, dan mereka berdua bertanya lagi tentang kebenaran dari ucapan Ryzel.


Dibantu oleh Neha dan Mary, kedua wanita yang pernah menyimpang tersebut akhirnya percaya dengan otak yang kosong.


Tidak pernah mereka menyangka bahwa Ryzel akan sekaya dan sesukses itu.


Mereka tahu Ryzel memiliki mansion, tetapi kekayaannya tak pernah mereka tebak hingga triliunan dolar.

__ADS_1


Sangat kaya, bahkan kekayaan Ryzel terus bertambah setiap detiknya.


Banyak perusahaan yang dimiliki Ryzel.


Dengan kabar tersebut, Naran yang memiliki sifat sedikit laki-laki tersebut mulai melucuti semua pakaian di tubuhnya.


Beruntung Raffy sudah dipindahkan Neha karena telah tertidur pulas di sofa saat menonton film pahlawan super.


Rangsangan Naran membuat Ryzel menjadi memasuki mode buas, pedangnya yang besar mulai aktif digunakan dalam pertempuran.


Satu per satu ruang robek muncul di dalam mansion, mengeluarkan banyak wanita dari berbagai belahan dunia.


Semuanya berkumpul hingga jumlahnya mendekati 30 orang.


Tasha dan Nara yang duduk di sofa dengan tubuh yang lemah dan basah, lubang besar tercipta di kue apemnya, terkejut melihat banyak wanita cantik dengan kecantikan yang berbeda muncul di mansion ini begitu tiba-tiba.


Salah seorang wanita yang telah bertempur dengan Ryzel tertatih-tatih duduk di sofa bersama Tasha dan Naran lalu dia memperkenalkan diri.


"Anu, aku Risa, wanita Ryzel, kalian baru kenal dengan dia?" tanya Risa yang tampak sangat kelelahan.


Tasha dan Naran saling memandang satu sama lain, mengangguk sebagai respons pertanyaan Risa.


Risa tersenyum melihat jawaban mereka berdua, kemudian dia mencari posisi nyaman sambil membuka kedua kakinya.


"Kalian sangat beruntung bertemu Ryzel. Meski Ryzel terlihat sangat brengsek karena memiliki banyak wanita, tetapi dia sangat baik kepada kami semua, tak ada yang lebih baik dari Ryzel. Apalagi, Ryzel bukan manusia biasa, dia seperti dewa karena memiliki kekayaan dan kemampuan super, kalian harus bersyukur," jelas Risa sebelum memejamkan matanya untuk istirahat sejenak.


Tasha dan Naran mengerti dengan hal ini, tingkat kekuatan super Ryzel jelas berbeda.


Mereka salah menilai Ryzel.


Pada akhirnya, Tasha dan Naran beradaptasi menjadi seorang wanita seutuhnya selama beberapa hari bersama Ryzel.


Kepribadian menyimpang mereka hancur berkeping-keping, dan mereka secara resmi menjadi wanita.


Naran sudah mulai belajar menjadi wanita, dia sangat dekat dengan Ryzel dan bahkan tidak malu meminta jatah di saat mereka lagi jalan-jalan.


Tak lama setelah itu, Ryzel meminta Naran dan Tasha untuk tinggal di mansion, sedangkan Ryzel dan empat wanitanya yang lain pergi ke negara berikutnya.

__ADS_1


"Perjalanan yang cukup lama di Moskow. Semoga mereka tidak kambuh."


__ADS_2