
"Ini berlian yang kamu ciptakan?" tanya Alessia dengan pupil mata yang membesar.
Kepala Ryzel mengangguk satu kali, kemudian dia melambaikan tangannya ke depan dan beberapa batu mulia melayang dengan suatu energi berwarna gelap yang menerbangkannya.
Batu mulia yang Ryzel keluarkan, yaitu Emas, Platinum, Rhodium, Rubi, Garnet Biru, Batu Giok, Serendibite, Painite, dan batu mulia yang lainnya.
Semua batu-batu yang terbang di depan Ryzel ini memiliki bentuk yang indah dengan pancaran warna memanjakan mata.
Batu-batu yang Ryzel buat memiliki nilai yang tinggi per ons, per gram, per karat, dan satuan ukuran jualnya.
Jika Ryzel mau, semua batu mulia ini Ryzel jual dan dikonversikan menjadi uang yang sulit dihitung jumlahnya.
Asal batu mulia itu berasal dari berbagai planet, bukan hanya di planet ini.
Berkah Dewa Pluto, memberikan Ryzel kemampuan manipulasi batu mulia, kristal, dan kegelapan.
Bayangan yang menerbangkan batu-batu indah yang kecil itu adalah energi kegelapan Ryzel.
Ryzel sendiri bingung dengan apa maksud dari dewa-dewa memberinya sebuah berkah yang luar biasa ini.
Pasalnya, tidak ada invasi alien, zombie, monster, pahlawan jahat, dan entitas yang mengancam dunia.
Tidak ada gunanya kekuatan yang berlebihan ini. Ryzel bahkan tidak tahu bagusnya untuk apa kemampuan hebat yang ia peroleh.
Kekayaan? Ada Sistem yang memberikannya kekayaan.
Menjadi superhero? Tampaknya, itu tidak diperlukan. Menjadi pahlawan super bukan suatu hal yang baik.
Dunia akan benar-benar berubah kalau dia mengekspos dirinya yang punya kekuatan supranatural.
Struktur tatanan sosial, politik, ekonomi, dan yang lainnya akan berubah total.
Pada intinya, itu tidak akan selalu bisa membuat dunia lebih baik, bisa jadi memperburuk keadaan dunia ini.
Para petinggi negara berebut untuk merekrutnya atau merenggut kekuatannya dengan cara yang licik.
Semua orang di dunia ini tidak semua baik. Mereka bisa saja memaksa Ryzel untuk membantu mereka menguasai dunia atau kepentingan pribadinya dengan ancaman yang sangat melemahkan Ryzel.
Ryzel sama sekali tidak mau seperti itu. Biarkan dirinya terkubur dalam-dalam dan anggap saja sebagai orang yang kaya, itu sudah lebih dari cukup.
"Berlian merah, memiliki nilai harga yang mahal, kalian bebas untuk berbuat apa saja pada berlian itu," kata Ryzel yang menyimpan kembali batu mulia yang terbang di hadapan mereka bertiga.
__ADS_1
Menatap berlian merah seukuran bola ping-pong baik-baik, Alessia dan Milena memiliki mata yang tandas.
Alessia menggelengkan kepalanya dan membalas, "Aku tidak akan menjual hadiah darimu."
"Kami akan menyimpan ini," tambah Milena dengan senyuman manis di sudut mulutnya. "Berlian berharga, ada rasa sayangmu di dalam berlian ini, tidak ternilai harganya dan akan tetap kami simpan sampai kapan pun."
Pernyataan mereka berdua membuat Ryzel merasa hangat di dalam hatinya, kemudian dia memeluk kedua wanita itu dengan perasaan yang bahagia.
[Ding! Tugas Masuk Telah Dirilis!]
Di pagi hari yang membahagiakan, Ryzel dan yang lainnya keluar dari apartemen untuk pergi ke suatu tempat di wilayah Roma.
Masih ada di wilayah yang sama dengan tempat-tempat dikunjungi mereka kemarin.
Namun, tempat ini berbeda tentunya. Mereka tidak akan pergi ke tempat yang sama untuk datang dan berkunjung.
Nama tempat yang mereka akan tuju adalah Roman Forum atau Forum Romawi.
Mereka tiba di sana untuk melihat sebuah tempat yang dikelilingi oleh beberapa reruntuhan bangunan pemerintahan kuno.
Tempat itu disebut alun-alun yang sebelumnya pasar oleh warga kota zaman dahulu.
Bisa dibilang Roman Forum tempat pertemuan segala kegiatan, menjadi pusatnya aktivitas semua warga yang ada.
Sebuah tempat yang menjadi tempat pertemuan manusia teramai di sepanjang sejarah dunia.
Dari balik sejarahnya, Roman Forum disukai oleh Raffy dan Ryzel, tentu saja Milena dan Alessia bangga dengan bukti bangunan peninggalan sejarah ini.
Di sana mereka semua tidak lupa untuk mengambil gambar, video tanda pernah ke sana, dan masih banyak yang lain.
Berjam-jam mereka di sana, kemudian di sore hari hingga malam hari lebih banyak untuk pergi ke kota untuk berbelanja.
Dari kunjungannya ke Roman Forum, Ryzel mendapatkan banyak hadiah tugas masuk dari Sistem.
Hadiahnya berupa saham pribadi 10% GByteDens dengan dividen 50 triliun selama 3 tahun.
Ryzel tidak peduli lagi dengan uang tersebut, tetapi tetap ia ambil karena uang masih uang, bukan hanya kertas dan bernominal belaka.
Harus realistis, bahkan Ryzel yang memiliki berkah dewa membutuhkan uang untuk bisa tinggal di dunia ini dengan aman dan tenteram tanpa banyak masalah.
Selain saham, Ryzel mendapatkan Kemampuan Suara Indah.
__ADS_1
Kemampuan yang memberikan Ryzel sebuah kemudahan akan mendapatkan hati seorang wanita atau orang lain. Bersifat seperti pedang bermata dua karena bisa merugikan sekaligus menguntungkan bagi Ryzel sendiri.
Suaranya yang indah di telinga semua orang, membuat orang yang mendengar menjadi menyukai Ryzel tanpa syarat, berlaku universal, alias seluruhnya, tidak memandang gender dan umur.
Beruntung, kemampuan tersebut bisa diaktifkan dan dimatikan sesuai keinginannya secara natural.
Ryzel telah mencobanya ke Milena dan Alessia, keduanya menjadi makin sayang dan juga brutal di malam hari.
Hari di mana Ryzel ke Roman Forum terasa sangat gembira dan bahagia.
Tidak ada rasa sedih dan penyesalan setelah berkunjung ke sana.
Mereka semua menampilkan sebuah senyuman penuh kebahagiaan.
Selama Ryzel berkunjung di Italia, akun media sosial Ryzel makin eksis dan populer lantaran video singkat dan foto-foto yang diunggah.
Para pengikut baru dan lama menyukai unggahan Ryzel dan meminta untuk siaran langsung kembali.
Setelah melakukan peperangan dengan Milena dan Alessia, komentar-komentar yang ada di media sosialnya dibaca oleh Ryzel dan sempat melihat banyak sekali permintaan pengikut untuk memintanya melakukan siaran langsung lagi.
Ryzel baru sadar, bahwa dia punya akun Tiktod. Sebelumnya, dia lupa dengan akunya karena dia terlalu asyik jalan-jalan sendiri dengan Raffy.
Memikirkan hal ini, Ryzel berpikir untuk melakukan siaran langsung di tugas masuk berikutnya. Sekarang mereka sudah terlanjur ada di Italia, malas untuk mengenalkan tempat-tempat yang sudah ia kunjungi ke para penggemarnya.
Hari esok, mereka berempat lebih banyak di apartemen untuk bersantai dan beristirahat.
Selama 1 sampai 5 jam mereka pergi ke suatu tempat, dan tidak terlalu lama karena hanya memandanginya sesaat lalu mengambil beberapa gambar untuk diabadikan.
Dari siang hingga malam hari, Ryzel bersama kedua wanitanya yang sangat menyukai kegiatan itu melakukan kegiatan tersebut secara diam-diam.
Di siang hari dan sore hari Raffy masih terbangun, tidak mungkin melakukan hal itu di depan anak kecil yang tidak tahu apa-apa.
Mereka memutuskan untuk melakukan kegiatan pompa hamil di malam hari sampai puas.
Benar saja, bahkan ketika keduanya tertidur karena kelelahan, Ryzel terus melakukan kegiatan itu sambil terbaring, sedangkan Milena dan Alessia sudah lelah.
Gerakan Ryzel tidak bar-bar ketika mereka tertidur, begitu lembut dan perlahan-lahan.
Pada akhirnya, Ryzel berpisah di pagi hari setelah melakukan itu kepada kedua wanitanya dengan perpisahan yang dramatis, mereka berpelukan selama satu jam di hotel karena Milena dan Alessia sangat-sangat sulit melepaskan Ryzel.
Dengan pesawat jet yang cepat dan sudah siap untuk terbang, Ryzel dan Raffy melakukan perjalanan lagi ke negara yang lain.
__ADS_1
"Abang, ke mana kita akan pergi?"