Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 217: Berusaha Keras


__ADS_3

Kedua wanita tersebut tertegun beberapa saat sambil memandang wajah Ryzel yang tampan dengan bola mata membesar.


Pemandangan Ryzel yang mencegat kedua wanita untuk pergi ke kasir dilihat oleh orang-orang, semuanya terkejut dan memindahkan perhatiannya ke sosok Ryzel.


Mereka semua menjadi penasaran dengan apa yang ingin dilakukan Ryzel kepada kedua wanita tersebut.


"Bisakah kita berkenalan?" tanya Ryzel dengan serius dan menggunakan bahasa Rusia yang fasih.


Orang-orang yang mendengar ini terpana dengan Ryzel karena usahanya yang terbilang terang-terangan.


Wanita muda yang menonton menjadi iri dan ingin ada pria setampan Ryzel menghampirinya begitu terus terang tanpa ada rasa malu.


Dua wanita itu saling memandang satu dengan yang lain, terdapat sebuah kode pada bola mata mereka.


Semua orang menunggu apa yang dikatakan dua wanita tersebut usai dimintai berkenalan dengan Ryzel.


Omong-omong, mereka terlihat begitu dekat sebagai seorang teman karena selalu berdua ke mana-mana.


Wanita yang memiliki paras cantik dan pernah dilihat Ryzel mulai membuka mulutnya, berkata dengan wajah sedikit memerah dan menggunakan bahasa lain.


Benar, wanita ini menjawab dalam bahas Korea sambil menggelengkan kepalanya.


Setelah mengatakan itu, kedua wanita kembali berjalan melewati Ryzel tanpa terlihat peduli menuju kasir.


Pada saat ini, Ryzel mematung mendengar jawaban jawaban wanita tersebut. Meskipun tidak mengerti kalimatnya, tetapi dari gesturnya bisa dipahami bahwa kedua wanita itu menolak dirinya lagi.


Dampak yang diberikan kepada hati Ryzel cukup terasa, mampu membuat Ryzel berdiri tak bergerak selama beberapa menit dalam keadaan sorot mata kosong.


Semua penonton ini merasa kasihan pada Ryzel, satu per satu menepuk Ryzel dan memberikan Ryzel semangatnya agar tetap tidak pantang menyerah mendapatkan dua wanita tersebut.


"Sudah-sudah, jangan sedih, kamu masih ada aku," kata Neha dalam menggunakan bahasa Inggris sambil mengelus dan memeluk tangan kanan Ryzel.


Mary juga memeluk tangan kiri Ryzel dengan perasaan sayang yang jelas. "Kamu sudah memiliki kami semua, jangan terlalu bersedih. Mungkin dia bukan wanita yang cocok untukmu."


Melihat Ryzel yang dipeluk 3 wanita cantik dan seksi, juga satu gadis kecil cantik yang aneh, orang-orang yang menyemangati Ryzel menjadi lebih kasihan pada dirinya masing-masing.

__ADS_1


Tak heran kalau Ryzel ditolak oleh kedua wanita itu. Ternyata Ryzel sudah punya wanita.


Mereka menggelengkan kepalanya setelah melihat ini, kemudian kembali melanjutkan kegiatannya di awal masuk ke toko ini.


"Ayo kita pergi ke mansion setelah berbelanja!" ajak Zimey dengan semangat.


Ryzel dan wanitanya yang lain mengangguk, menerima ajakan Zimey.


Wajah Ryzel sepanjang di dalam toko terlihat datar dan condong ke kecewa, terlebih mengetahui dua wanita itu tidak lagi di toko dan diam-diam pergi.


Sehabis berbelanja baju dan barang-barang yang diinginkan wanitanya dan juga Raffy, mereka kembali ke mansion dengan wajah yang puas, kecuali Ryzel.


Raffy tidak mengerti dengan apa yang dilakukan Ryzel di toko, tetapi dia senang karena Ryzel membelikannya mainan dan barang yang diinginkan, seperti makanan kesukaannya di Rusia.


Setelah pulang di jam 7 malam, mereka menghabiskan waktu bersama dengan Ryzel, mencoba membuat Ryzel tidak terlalu memikirkan dua wanita yang menolaknya berkenalan dan mengubah suasana hati Ryzel menjadi ceria kembali.


Mau seberapa pun Ryzel marah dan kesal, kalau sudah dihadapkan dengan kue apem dan kawan-kawan, suasana hati Ryzel berubah menjadi berbunga-bunga dan membara.


Di malam hari itu, setelah Raffy tidur, semua wanita Ryzel dipanggil lagi dan dibawa ke mansion untuk melakukan pertempuran 20 orang melawan 1 orang.


Tidak ada yang bisa mengalahkan pedang raksasa Ryzel, mau seberapa pun banyak lawan, Ryzel tidak akan bisa dikalahkan begitu saja.


Jikalau Ryzel mau, Ryzel bisa melakukan pertempuran tanpa minum dan makan selama 1 bulan, bahkan lebih.


Sayang sekali, tidak wanita yang sekuat itu, Navor dan Zimey saja tak bisa mengimbangi Ryzel, padahal mereka bukan manusia, melainkan ras naga murni yang hebat.


Kekuatan fisik mereka ratusan kali lipat, bahkan ratusan ribu kali lebih kuat dari manusia biasa.


Tetap saja, kalau wanita itu sudah mendapatkan serangan di titik kelemahannya, mereka tidak akan bisa kuat dan mengalahkan Ryzel.


Sehabis mengalahkan semua wanitanya, Ryzel mengembalikan mereka lagi ke tempat tinggal mereka masing-masing, kemudian Ryzel pergi ke balkon kamar sendiri membiarkan 4 wanitanya tidur di kasur lebar dengan nyenyak.


Ryzel memandangi pemandangan malam di Rusia yang lumayan gelap, matanya terlihat berat dan diisi oleh kebingungan yang mendalam.


"Apakah semua berkah Dewa Cinta tidak berlaku untuk mereka berdua?" Ryzel bertanya-tanya pada dirinya sendiri dan berpikir tentang kemungkinan alasan dua wanita menolaknya.

__ADS_1


Jikalau Ryzel tak memiliki berkah Dewa Cinta juga tak ada alasan wanita menolaknya, semua keinginan mereka semua dalam memilih suami ada pada diri Ryzel.


Kekayaan, ketampanan, keperluan biologis, cinta besar, dan lainnya ada pada satu tubuh, dan itu tubuh Ryzel. Sulit untuk wanita tolak.


Apalagi, Ryzel terlalu menarik dan bisa dengan mudah mengambil perhatian wanita.


Sangat aneh mereka berdua menolak Ryzel, lebih lagi sebelum Ryzel ingin berkenalan.


Memikirkan kedua wanita itu membuat Ryzel bimbang dan gelisah, seolah Ryzel sedang menghadapi masalah yang sangat besar.


Menghela napas panjang, Ryzel menggelengkan kepalanya. "Hatiku entah kenapa merasa condong untuk mendapatkan mereka berdua. Aku tak bisa kehilangan mereka, aku harus memiliki hati dan tubuh mereka berdua. Ya, aku harus berjuang."


Setelah itu, Ryzel berbalik ke dalam kamar dengan wajah yang cerah dan mata yang penuh api semangat.


Tak ada kata menyerah, Ryzel menginginkan sesuatu dan harus mendapatkannya bagaimana pun.


Dengan begitu, ambisi Ryzel untuk memiliki dua wanita itu kembali melonjak liar.


Keesokan harinya, Sistem masih belum mengirimkan tugas masuk yang lain, Ryzel terus berbelanja lagi di Kota Moskow bersama keempat wanitanya dan Raffy.


Tidak tahu apakah takdir memang mengizinkan mereka untuk bersama, Ryzel dan dua wanita itu bertemu lagi di Kota Moskow, tetapi di toko yang berbeda.


Pada kesempatan ini, Ryzel lebih berani dan tiba-tiba menyentuh tangan mereka berdua sebelum berbicara.


"Aku ingin berkenalan dengan kalian berdua. Perkenalkan aku Ryzel," kata Ryzel dengan gerakan cepat.


Kedua wanita ini terpana sesaat melihat Ryzel yang tiba-tiba memegang tangannya.


Selain terdapat sensasi tersengat listrik, mereka berdua juga merasakan sesuatu hal yang aneh merasuki tubuh mereka dan hati mereka.


Membuat wajah mereka berdua semuanya memerah, kemudian mereka melepaskan genggaman tangan Ryzel dan berlari bersama meninggalkan Ryzel.


Semua orang menghela napas dan menggelengkan kepalanya, lagi-lagi pria ini gagal dalam mengetahui nama dua wanita itu.


"Untuk ketiga kalinya, aku gagal lagi."

__ADS_1


__ADS_2