Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 162: Sistem Memberi Kejutan


__ADS_3

Ryzel dan kru kapalnya telah tiba di Pulau Kanawa, tujuan terakhir mereka dan sehabis ini mereka selesai dalam melakukan perjalanan di NTT.


Pulau Kanawa adalah pulau yang cukup besar di kawasan NTT di mana di pulau ini menyajikan pemandangan alam yang tak kalah menakjubkan dengan pulau lainnya.


Rencananya di sini mereka akan menyelam di dasar laut yang rendah atau dangkal kedalamannya, melakukan kegiatan itu bersama-sama untuk menikmati kejernihan laut yang ada di Pulau Kanawa.


Raffy akan ikut dengan didampingi oleh Ryzel nantinya.


Setibanya di Pulau Kanawa, mereka segera menaiki sebuah jembatan yang membawa mereka ke daratan Pulau Kanawa. Berjalan di sekitar sini membuat mereka merasa berada di dunia lain karena keindahannya sungguh luar biasa menakjubkan.


Air biru jernih bisa mereka lihat dari sini, dasar laut yang dangkal dan dipenuhi terumbu karang serta ada beberapa ikan kecil bisa mereka lihat juga dari atas jembatan.


Soomin dan yang lainnya mengambil beberapa gambar serta video di sini.


Jelas, Ryzel menjadi fotografer profesional Soomin dan Raffy karena kemampuan fotografi yang dia punya sangat berguna untuk mengambil gambar-gambar bagus.


"Kamu benar-benar berbakat apa saja." Soomin memeluk tangan Ryzel dan melihat hasil foto dari Ryzel yang sangat bagus.


Sementara itu, Raffy berdiri di samping Ryzel dan menarik-narik celana Ryzel meminta menunjukkan hasil fotonya karena dia juga ingin melihat.


Semua foto yang Ryzel tangkap sangat bagus dan sungguh seperti seorang fotografer profesional. Kemampuan Fotografi milik Ryzel tidak terlalu tinggi, tetapi cukup untuk digunakan baginya dan orang terdekat.


"Aku tidak sebaik itu di bidang fotografi ini. Aku kebetulan berbakat."


Ryzel tersenyum ke arah Soomin dan tetap merendah tanpa menyombongkan diri.


"Ini hadiah untukmu." Soomin tiba-tiba mencium pipi kiri Ryzel dan dia tersenyum sangat manis.


Mendapatkan hadiah dari Soomin, Ryzel terdiam beberapa detik, kemudian dia mencium dahinya penuh kelembutan.


Raffy yang sedari tadi mencubit celana dan menariknya, Ryzel angkat dan digendong agar dia bisa melihat hasil tangkapan kameranya yang ada sosok Raffy.


"Wow! Keren!"


Begitu Raffy melihat dan memandangi beberapa hasil tangkapan gambar Ryzel, tidak bisa untuk menahan mulutnya untuk berseru.


Terlihat sangat jelas dari ekspresi wajah yang Raffy tunjukkan, dia sangat menyukai hasil jepretan kamera oleh Ryzel.


Semua hasil kamera Ryzel disimpan dan diberikan ke orang yang bersangkutan, kebanyakan itu milik Soomin.


Terlebih saat di Pantai Pink, dia meminta Ryzel memotret dirinya yang memakai bikini seksi penuh godaan.


Di sana juga wanita itu sempat nakal, Soomin ingin memberi Ryzel susu naturalnya di pantai.


Tentu, Ryzel tolak karena tidak sopan. Sebagai gantinya Ryzel diberi susu kemasan tersebut di kapal Pinisi dengan puas.


Tak heran jika Soomin terkadang memanggil Ryzel dengan nama "Bayi Besar" karena dia memang suka susu layaknya bayi berukuran besar.


Setelah mengambil beberapa gambar dari pemandangan laut di sekitar jembatan pulau, Ryzel dan yang lainnya berjalan ke daratan untuk segera melakukan kegiatan awal mereka saat pertama kali tiba di sini, yaitu menyelam atau snorkeling.


Perbedaannya Snorkeling dan Diving hanya berada di jarak kedalaman penyelaman dan juga peralatannya.


Snorkeling atau selam permukaan tidak memakai tabung oksigen dan mengambil oksigen langsung di atas permukaan laut.


Mereka yang snorkeling hanya berenang di permukaan laut dan tidak sampai ke dasarnya, kecuali sengaja ke dasar laut yang dangkal dengan cara menahan napas selama beberapa saat.


Maka dari itu, di Pulau Kanawa yang punya dasar laut yang tak dalam sangat cocok untuk snorkeling.


Banyak sekali para wisatawan yang ingin selam permukaan laut di sini. Di sini terdapat pemandangan yang indah dan sangat diharuskan untuk menyelam.


"Lihat terumbu karang di sana, ada beberapa ikan yang berenang!"


Berdiri di bibir pantai, Soomin menunjuk ke suatu arah di laut.


"Kalau begitu, ayo kita mulai berenang!"


Setelah itu, mereka semua mulai masuk ke dalam air dengan perlengkapan snorkeling yang lengkap.


Soomin dan beberapa kru yang menjaga Ryzel telah lebih dahulu masuk ke dalam laut, sementara itu, Ryzel dan Raffy sedang berancang-ancang untuk pergi menyelam.


"Ingat untuk selalu pegang tangan kananku, jangan pernah dilepas," ujar Ryzel dengan serius pada Raffy.


Kepala Raffy mengangguk kejam dan dia paham dengan perintah Ryzel.


Setelah itu, Ryzel segera menyelam bersama Raffy menyusul Soomin dan yang lainnya.


Pada awalnya, penyelaman ini menakutkan bagi Raffy karena dia tidak terlalu bisa berenang.


Namun, setelah dia mengikuti pesan Ryzel untuk terus memegang tangannya dan jangan dilepas, penyelaman ini sangat menyenangkan.


Mereka semua tidak sadar bahwa Ryzel menyelam begitu stabil, bahkan Raffy yang hanya memegang tangan kiri Ryzel tetap berada di ketinggian air yang konstan sehingga lubang masker snorkel selalu ada di luar permukaan air.


Blubub!


Soomin mengeluarkan gelembung, Dia tampaknya ingin berbicara, tetapi lupa bahwa dirinya ada di bawah air.


Menyadari dirinya ada di air, Soomin menunjuk ke suatu arah di dalam air dan yang ditunjuknya adalah terumbu karang yang dikelilingi banyak ikan berwarna oranye.


Pemandangan itu sangat cantik dan indah, Raffy pun tampak gembira, dia juga ikut mengeluarkan gelembung saking senangnya.

__ADS_1


Namun, hal tak terduga terjadi, ikan-ikan kecil dari berbagai jenis tiba-tiba berkumpul di sekitar kelompok snorkeling Ryzel seakan mempersilakan Ryzel dan yang lainnya untuk melihat mereka berenang tanpa harus mencari.


Pemandangan ribuan ikan dengan warna yang berbeda terlihat sangat memukau membuat semuanya terpesona.


Soomin segera meminta tim kru untuk mengambil foto dirinya berenang di tengah-tengah ikan-ikan kecil yang mengelilingi dirinya.


Setelahnya, dia berpindah ke spot Ryzel dan Raffy dan berfoto bersama dengan ribuan ikan yang ada di sekitar Ryzel.


Alasan mengapa banyak sekali ikan-ikan kecil berdatangan itu karena Ryzel yang memerintahkannya dengan melalui telepati.


Kemampuan komunikasi dengan ikan memang berfungsi dengan baik dan bukan sekadar omong kosong dari Sistem.


Mereka menyelam tidak terlalu lama di sana karena sudah waktunya untuk makan siang terakhir di kapal.


Dengan begitu, setelah snorkeling dan bermain pasir pantai di Pulau Kanawa, mereka langsung pergi ke pelabuhan untuk mengantarkan Ryzel dan Soomin ke Bandara Komodo.


Di perjalanan ke pulau utama dari daerah NTT, tepatnya ke labuan bajo, mereka tetap bersantai setelah memasukkan kembali barang bawaan ke dalam tas dan koper.


Ryzel membawa satu tas penyimpanan ruang angkasa dan satu koper dorong agar tidak terlihat aneh.


Aneh jika barang bawaan banyak, tetapi tasnya cuma satu dan itu pun punya ukuran yang kecil. Koper besar tersebut juga bukan hanya pajangan, tetapi benar-benar diisi dengan barang-barang milik Raffy dan beberapa barang milik Ryzel sendiri.


Sementara itu, Soomin membawa dua tas besar dan tampak agak berat.


"Kamu benar-benar ingin berangkat ke bandara nanti malam?" tanya Soomin dengan pandangan mata yang tersimpan perasaan rindu dan enggan.


Ryzel sambil memangku Raffy di atas kursi memberi tanggapan gelengan kepala, dan Ryzel menjawab, "Tidak, aku akan pergi bersamamu besok ke bandara."


"Sungguh?"


Mata Soomin seketika memancarkan cahaya gembira dan dia menatap Ryzel dengan semangat.


"Iya, sungguh." Ryzel mengangguk satu kali dengan tegas sambil tersenyum ke arah Soomin. "Meninggalkan kamu sendirian tampaknya bukan tindakan yang baik. Jadi, aku akan pergi ke bandara bersama denganmu."


"Terima kasih!" Soomin bergegas memeluk Ryzel dan Raffy secara bersamaan.


Apa yang dipilih oleh Ryzel sekarang adalah keinginannya yang ingin sekali menikmati malam terakhir sebelum berpisah di malam hari ini.


Kru yang sedang sibuk di atas kapal tersenyum melihat pemandangan mereka berpelukan.


Perjalanan bersama Ryzel selama beberapa hari ini sangat seru. Kru kapal telah mengalami banyak sekali peristiwa luar biasa yang tak pernah bisa orang lain rasakan selain mereka.


Pemandangan Ryzel yang berubah menjadi penguasa laut dan langit disaksikan langsung oleh mereka bagikan sebuah film pahlawan super di bioskop, tetapi ini versi aslinya.


Ditambah dengan berbagai peristiwa hewan-hewan yang bereaksi aneh di sekitar Ryzel. Entah itu komodo, paus, lumba-lumba, ikan-ikan kecil, dan burung elang, semua hewan punya hubungan spesial dengan Ryzel dan para kru merasakan itu.


Seorang manusia yang bisa mengendalikan laut dan banyak ikan, bahkan mengontrol cuaca bukan manusia sembarangan dan mungkin satu-satunya yang pernah mereka temui selama hidup mereka sendiri.


Omong-omong, Burung Haast dan ketiga burung yang selalu mengikuti Ryzel telah bepergian di sekitar pulau di NTT dan NTB.


Burung-burung tersebut nantinya akan pergi ke suatu tempat yang jarang diisi oleh manusia atau bahkan belum terjamah oleh manusia sebagai tempat persembunyian utama.


Mungkin agak lama datang ketika Ryzel ingin Burung Haast datang kepadanya.


Diingat lagi bahwa Burung Haast adalah burung yang sangat-sangat luar biasa nilainya karena langka.


Termasuk burung purba yang hidup di zaman Burung Moa masih ada. Masih hidup di bawah tahun 1500-an, tetapi populasinya sudah sangat langka dan di ambang kepunahan.


Setelah 500 tahun dinyatakan punah, Ryzel memiliki Burung Haast satu-satunya ini.


Sayang sekali, Ryzel belum bisa membuat Burung Haast berkembang biak lantaran tak ada pasangan lain.


Juga, Burung Haast ini punya kapasitas makan yang besar, tetapi Ryzel sudah memberi tahu tentang apa saja yang boleh dimakan agar tidak merugikan negara juga jika banyak satwa liar yang dimakan oleh Burung Haast.


Setelah dari perjalanan ini, Ryzel punya rencana untuk menyumbangkan uang ke para petugas pemeliharaan satwa liar agar populasi hewan liar tetap terjaga dan tidak punah.


Usaha Ryzel agar Burung Haast bisa makan dan tetap hidup.


Sistem tidak memberi tahu apakah Burung Haast punya makanan sendiri atau memang diharuskan makan hewan liar besar di dunia ini.


Sama sekali tidak ada jawaban dari Sistem tentang hal tersebut sehingga Ryzel agak bingung, dan akhirnya memutuskan pilihan tersebut.


Di jam 3 sore, mereka berhasil sampai di sebuah hotel yang ada di Labuan Bajo.


Ryzel memesan dua kamar yang saling berdekatan di satu hotel yang sama.


Tujuannya adalah supaya dia dan Soomin tidak berjauhan.


Pasalnya, di malam hari nanti mereka ingin bermesraan sebelum pergi dan berpisah di esok harinya.


Namun, pada saat Ryzel berbaring di santai di atas kasur dengan Raffy yang sibuk menonton film kartun khusus anak, dia dikejutkan oleh sebuah pengingat dari Sistem.


Suara mekanis yang dingin ini punya informasi berbeda dengan sebelumnya.


[Ding! Terdeteksi tuan rumah telah masuk di 6 tempat wisata yang berbeda! Selamat kepada Anda karena telah mendapatkan 5% saham Alfabets inc, saham 7% Zel inc, Rangyai Island senilai 160 juta dolar, dan Villa Les Ceres senilai 4 triliun!]


Ryzel terkejut dan tersentak hingga melompat dari kasur setelah melihat hadiah dari masuk ke 6 tempat wisata sekaligus.


Ternyata Sistem menghitung dirinya masuk dan tiba di 6 tempat wisata berbeda, yaitu Pulau Kelor, Pulau Padar, Pantai Pink, Pulau Komodo, Taka Makassar, dan Pulau Kanawa.

__ADS_1


Penyebab Ryzel bisa terkejut begitu tidak tertahankan karena hadiah yang diberikan bukan hal murah dan tak bernilai besar.


Hadiah pertama adalah saham sebesar 5% dari perusahaan Gugel yang di mana Ryzel akan mendapatkan dividen terkumpul 50 triliun.


Dengan saham ini, Ryzel bisa hidup dengan tenang.


Akan tetapi, itu tidak ada apa-apanya dengan saham 7% dari perusahaan investasi bernama Zel inc.


Pasalnya, Zel inc adalah pemegang saham 7 perusahaan investasi terkenal yang di internet sempat diekspos bahwa aset dari 7 perusahaan investasi tersebut bisa menguasai dunia.


Banyak sekali perusahaan di berbagai dunia yang dipegang oleh 7 perusahaan investasi tersebut, salah satunya adalah perusahaan iPon.


Di hadapan 7 perusahaan ini negara-negara besar tak bisa berkutik.


Zel inc adalah penguasa ketujuh perusahaan investasi tersebut dan tidak banyak orang tahu.


Saham 7% yang dimiliki oleh Ryzel memiliki nilai 85 kuadriliun rupiah, atau 85 ribu triliun rupiah.


Bisa dikatakan, Ryzel adalah orang terkaya di dunia yang mengalahkan Eloy Ma, Zerg Fuckerberg, Bernold Assault, dan jajaran 10 orang terkaya lainnya.


Orang terkaya di dunia saat ini hanya memegang kekayaan total di sekitar 3 ribu triliun rupiah dan itu masih sangat jauh dibandingkan oleh Ryzel saat ini.


Mata Ryzel hampir keluar melihat keterangan tentang perusahaan investasi Zel inc yang punya aset global 80 triliun dolar yang dirupiahkan bisa mencapai kuintiliun atau 1.000 kuadriliun, diubah ke triliun menjadi 1 juta triliun rupiah.


Dengan aset global seperti itu, Zel inc bisa membayar utang seluruh negara yang ada di dunia.


Hal ini sangat membuat Ryzel merinding dan berkata, "Mamah, aku takut!"


Raffy yang sedang menonton memandang Ryzel yang berbaring di atas lantai dengan aneh.


Namun, dia tidak mau mengganggu Ryzel yang sedang sibuk, dan melanjutkan menonton film. "Aneh sekali."


[Total Kekayaan: Rp85.500 triliun]


Begitu Ryzel memeriksa jendela statusnya sekarang, dia melihat angka total kekayaan yang dia miliki berubah.


Tubuh Ryzel menjadi merinding dan keringat dingin menyentuh bokongnya.


Uang sebanyak itu tidak tahu harus Ryzel apakah, dia benar-benar bingung.


Bangkit dari lantai, Ryzel duduk di tepi kasur dan melanjutkan melihat hadiah yang lainnya.


Satu hadiah ini ternyata berupa pulau pribadi yang berada di Thailand dan memiliki harga lebih dari 2 triliun rupiah.


"Tunggu, apakah aku bisa ke sana semauku?"


Mengetahui ini, Ryzel segera memiliki sebuah rencana di pulau miliknya sekarang.


Dengan pulau pribadi, Ryzel punya sebuah tempat khusus untuk dirinya sendiri dan orang lain takkan mengetahui tentang dirinya di sana.


Tempat itu akan Ryzel gunakan untuk meletakkan kekayaannya nanti. Dengan uang 85 ribu triliun, dia bisa melakukan apa pun saja.


Jika Ryzel mau, dia bisa memerintahkan banyak negara dengan kekayaannya saja.


"Benar kata pepatah, kalau punya uang banyak, kita punya banyak kuasa. Sangat cerdas."


Ryzel setuju dengan sebuah kalimat yang diucapkan seseorang, tetapi dia tidak tahu siapa orangnya.


Pulau pribadi ini membuat Ryzel bahagia dan senang.


Selanjutnya, hadiah terakhir adalah sebuah villa yang punya sejarah karena awalnya adalah tempat tinggal dari seorang raja dari suatu negara.


Tempat dari villa yang punya luas lahan 35 hektar ini berada di Perancis. Ryzel diharuskan ke sana untuk melihat secara langsung seperti apa villanya.


Namun, Ryzel bisa membayangkannya di sini karena sudah ada beberapa potret tentang vila yang ia dapatkan di internet.


Dengan harga lebih dari 4 triliun, kemewahan villa ini tak perlu diragukan lagi.


Ryzel percaya dengan kalimat "Ada harga pastinya ada kualitas."


Di sore hari ini, Ryzel sibuk menerima banyak telepon dari orang-orang yang ada di luar negeri.


Orang-orang yang meneleponnya adalah orang yang bersangkutan dengan hadiah-hadiah yang Ryzel dapatkan hari ini.


Hal yang tidak diketahui oleh Ryzel saat ini adalah para elite dunia sedang berguncang dan merinding dengan eksistensi dirinya.


"Apa kamu siap?"


Di malam hari, Ryzel dan Soomin berada di kamar Soomin dengan tubuh yang tidak dilapisi kain satu helai pun.


Tubuh Ryzel yang indah bak Dewa Yunani tengah berdiri di depan kasur yang di atasnya terdapat Soomin yang panas.


Kedua bola itu terlihat begitu kenyal, membuat Ryzel ingin sekali berbaring di atasnya.


Mendengar ucapan Soomin, Ryzel tersenyum dan mengangguk tegas.


Berikutnya, Ryzel mengambil langkah ke depan dan sebuah suara aneh mulai terdengar di kamar hotel Soomin di malam itu.


"Eumm, terus~"

__ADS_1


__ADS_2