
“Nanti saja, Sistem,” kata Ryzel di dalam hati.
Sekarang bukan waktu yang tepat untuk masuk, Ryzel sedang dihadapkan oleh 2 wanita yang adalah teman Maly.
Di hotel ini sudah ada teman Maly yang menunggu kedatangan mereka berdua ke sini.
Kedua wanita ini memiliki paras yang cantik, tetapi tak secantik Maly. Selain itu, memiliki boba yang hampir sama ukurannya dengan milik Maly, bahkan ada salah temannya yang lebih besar dari Maly.
Nama dari kedua wanita tersebut bernama Aruny dan Putrea. Putrea adalah wanita yang memiliki bola yang lebih besar dari milik Maly dan Aruny.
Ryzel bisa tahu karena kedua wanita ini memakai kaos lengan pendek polos berwarna hitam dan putih sehingga membentuk bulatan yang ada di depan dadanya.
Bisa terlihat jelas ukuran dari bola 2 wanita ini yang mana paling besar.
Berkenalan dengan wanita memang merepotkan, terutama dengan wanita yang ramah dan tak tahu apa itu malu.
Ketika Ryzel berkenalan dengan 2 wanita tersebut, tangan Ryzel langsung dihimpit oleh bola-bola mereka, keduanya menempel di tubuh Ryzel hanya untuk berbicara lebih dekat.
Peristiwa perkenalan tadi sangat canggung bagi Ryzel, tetapi bagi Maly itu kejadian yang membuatnya cemburu.
Orang yang disukai olehnya didekati temannya sendiri. Temannya ini adalah teman dari media sosial, mereka bertiga sudah sangat dekat karena memiliki satu kesukaan.
“Ryzel, ayo ikut aku ke restoran hotel aku akan memilih makanan kesukaan aku untukmu”
“Benar, kita pergi ke restoran untuk mengobrol supaya kita menjadi lebih dekat.“
Tangan Ryzel ditarik oleh Aruny dan Putrea menuju ke arah restoran yang ada di hotel ini. Di belakang Ryzel ada Maly yang berjalan dengan wajah yang menekuk kesal.
Melihat perlakuan mereka terhadap Ryzel begitu brutal, Maly berlari dan melepaskan cengkeraman keduanya pada tangan Ryzel seraya berkata, “Hentikan! Kalian berdua jangan seperti itu kepada Ryzel! Kasihan Ryzel. Lihatlah wajahnya! Terlihat tidak nyaman karena tindakan memaksa kalian berdua!“
Dalam sekejap, Aruny dan Putrea terdiam, keduanya mendongak dan melihat wajah Ryzel yang memerah dan menunjukkan ekspresi yang kurang ceria.
Mereka langsung merasa bersalah dan sama-sama menundukkan kepalanya.
“Maaf, kami telah berbuat lancang kepadamu. Kami tidak akan melakukannya lagi.“
“Maafkan aku, Ryzel. Kami benar-benar tidak bisa menjaga perasaan kamu. Maaf ….“
Kepala mereka menghadap ke bawah, tatapannya sedih dan hendak menangis karena terlalu bersalah.
Melihat ini Ryzel menjadi tidak tega. Kedua tangannya terulur dan mengusap lembut belakang kepala kedua wanita ini.
__ADS_1
“Tidak mengapa. Kalian ingin mengajak aku makan di restoran, kan? Ayo kita pergi!“
Ryzel tersenyum saat mengeluarkan kalimat itu. Ia tidak mau wanita ini menjadi sedih, takut ia disangka orang jahat oleh orang lain.
Mendengar ini, kedua wanita tersebut mengangkat kembali kepalanya dan menatap Ryzel, kemudian mengangguk pelan beberapa kali.
“Ayo kita pergi, Maly.“
Tak lupa juga Ryzel menarik tangan Maly yang ada di sebelahnya.
Aruny dan Putrea menuntun Ryzel dan Maly ke sebuah restoran yang satu paket dengan hotel ini.
Mereka memesan beberapa makanan dan duduk dengan pemandangan laut yang jauh di depannya.
Hotel tempat mereka inap berupa resor atau vila-vila kecil yang dekat dengan Pantai Royal dan Pantai Sok San.
Vila Ryzel dan vila ketiga perempuan ini berbeda. Ryzel berpisah dari ketiganya. Tak mungkin jika satu vila dengan tiga orang wanita.
Tempat makan atau restoran terpisah, ketiganya berjalan menuju restoran bersama-sama.
Di sana, mereka memesan beberapa makanan yang bahannya adalah hewan laut, seperti udang, kepiting, lobster, dan ikan.
Makan bersama di siang hari cukup bagus rasanya. Untungnya, tempat makan ini menyediakan tempat untuk makan bersama.
Tempat mereka menginap dekat dari lokasi pantai. Namun, tidak begitu dekat, ada beberapa belas meter jaraknya antara resor dan pantai.
Selama makan, Ryzel mengobrol dengan ketiga wanita ini memiliki hubungan pertemanan yang bagus.
Ternyata ketiganya juga baru bertemu lagi satu sama lain setelah 1 tahun tak bertemu.
Rumah mereka bertiga berbeda wilayah, mereka berteman jarak jauh dan sering berkomunikasi lewat internet atau media sosial. Butuh membuat janji terlebih dahulu untuk mereka bertiga saling bertemu.
Teman Maly sama-sama seorang yang aktif di dunia maya. Mereka berdua memiliki akun Instagrem yang memiliki banyak pengikut, sekitar 50.000 ke atas. Lumayan banyak.
Unggahan setiap foto di akun mereka berdua menerima lebih dari belasan bahkan puluhan ribu suka dan ratusan komentar.
Tentunya Ryzel mengikuti akun keduanya, mereka sudah berteman sekarang, tak enak jika tidak diikuti akunnya.
Ryzel lihat foto yang diunggah keduanya memiliki unsur seksi dan cantik. Wajar saja banyak yang suka. Ryzel mengagumi kecantikan mereka bertiga.
Keduanya terkejut ketika melihat akun Ryzel yang memiliki jumlah pengikut yang lebih dari 100.000 orang, itu hampir 2 kali lipat lebih banyak dari jumlah pengikut akun merek berdua.
__ADS_1
Aruny dan Putrea mewajarkan ini. Ryzel sangat tampan di bidang penglihatan mereka, memang sudah pantas jika Ryzel disukai banyak orang.
Unggahan foto yang Ryzel rilis tidak memiliki unsur yang aneh, kebanyakan Ryzel mengunggah hasil swafoto dengan latar belakang pemandangan indah, wajahnya yang tampan dan memesona terlihat jelas, membuat fotonya disukai oleh labih dari 300.000 orang, bahkan ada beberapa yang hampir 1 juta suka.
Bertemu dengan Ryzel merupakan sebuah kejutan terbaik bagi keduanya. Kedatangan pria tampan saat liburan merupakan kebahagiaan dan keberuntungan mereka bertiga.
Dengan adanya seorang pria, mereka merasa aman. Apalagi, pria itu tampak, seperti Ryzel ini.
Tak terasa mereka mengobrol di restoran sampai sore.
Mereka berempat sepakat untuk melihat matahari terbenam di pantai.
Dengan begitu, mereka berempat bersiap-siap di vila masing-masing untuk pergi ke pantai.
Jarak Pantai Royal dekat dari vila mereka berempat. Maka dari itu, mereka pergi ke Pantai Royal untuk melihat sunset atau matahari terbenam.
Mereka berempat menyewa kursi santai, dan meminta pihak restoran membawakan minuman yang mereka pesan.
Berbaring di kursi pantai, mereka menatap langit yang sama, langit yang mulai redup dan berwarna oranye di setiap detiknya.
Matahari di depan mereka tenggelam di laut dan menghilang bersama sinarnya, membuat langit menjadi gelap dan berubah malam.
Mereka di sana berbaring selama beberapa waktu sebelum pergi ke vila masing-masing.
[Ding! Terdeteksi Anda Telah Masuk di Pulau Koh Rong! Dapatkan Kemampuan 1 Juta Gelas Tanpa Mabuk, Uang 15 Miliar, dan Mengendarainya Sepeda Motor Level 5!]
Duduk di atas kasur, Ryzel segera merasakan perubahan yang terjadi di tubuhnya.
Sebuah energi asing memasuki seluruh tubuh Ryzel bersamaan dengan sebuah pengetahuan baru yang ditanam di kepala Ryzel.
Sensasi nyeri dirasakan kembali oleh Ryzel, tetapi tidak begitu intens dan signifikan.
Proses integrasi berlangsung selama 3 menit hingga semua efek samping proses integrasi menghilang.
Sebuah pengetahuan atau memori baru dapat diingat oleh Ryzel, ini adalah teknik dan cara mengendarai sepeda motor. Seluruh tubuh Ryzel terasa berbeda, ada sebuah memori otot yang baru di tubuhnya.
Selain itu, Ryzel juga merasa ada yang aneh di dalam tubuhnya.
“Sistem, apa maksud dari kemampuan 1 Juta Gelas Tanpa Mabuk?“ Ryzel bertanya kepada Sistem dalam benaknya.
Suara mekanis Sistem muncul di telinganya dan panel melayang terwujud di depan wajahnya.
__ADS_1
[Kemampuan 1 Juta Gelas Tanpa Mabuk merupakan kemampuan yang mampu membuat pengguna takkan pernah mabuk meski meminum banyak botol alkohol.]