
[Teknik Pedang Rahasia Terbuka!]
[Selamat Anda telah mendapatkan salah satu teknik pedang Dewa Samurai!]
[Teknik One Absolute Slash: Teknik pedang yang mengonsumsi seluruh kekuatan fisik dalam satu kali tebasannya, memberikan kerusakan yang sangat besar, tidak mustahil untuk memotong planet.]
Pupil mata Ryzel terbelalak, tubuhnya tersentak hebat menatap layar tipis yang melayang di depan wajahnya.
Bam!
Tubuh Ryzel terpental hingga ke atas tempat tidur saking terkejutnya dia dengan pemberitahuan Sistem yang berbunyi.
"Apa genre hidupku yang sebenarnya?!" Ryzel bertanya-tanya sambil melotot ke arah jendela Sistem.
Berkah Dewa yang Ryzel dapat ini sangat berbeda dengan berkah sebelumnya. Berkah ini terlalu berlebihan baginya yang seorang manusia biasa.
Tak sepatutnya dia mendapatkan hadiah yang luar biasa seperti itu sehingga dia bertanya-tanya tentang apa sebenarnya genre hidupnya ini.
Apakah romansa, komedi, harem, pengkhianatan, aksi, atau fantasi?
Memikirkan ini Ryzel menjadi merasa aneh dan janggal dengan beberapa Berkah Dewa yang diberikan untuknya.
[Samurai Heart: Memberikan sebuah kemampuan untuk memotong sesuatu dengan memakai kekuatan fisik dan niat yang kuat tanpa harus menggunakan pedang atau senjata tajam apa pun.]
Belum sempat keterkejutannya mereda, kabar baru dari Sistem membuat Ryzel makin terkejut tak terkatakan.
Salah satu berkah dari Dewa Samurai memiliki kemampuan untuknya yang berbeda, tetapi sama-sama luar seperti teknik pedang rahasia.
[Proses integrasi sedang dimulai!]
Bang!
Dalam tubuh Ryzel terasa seperti ada yang memukulnya di beberapa bagian, memaksa Ryzel untuk melakukan posisi bersila di atas tempat tidur yang empuk.
Semburan sejumlah energi asing yang mengalir sangat besar muncul di dalam tubuh Ryzel mengisi setiap sel-sel yang ia punya.
Saat ini, kesadaran Ryzel tenggelam ke sebuah ruangan yang gelap dan suram.
Apa yang Ryzel lihat di sana hanyalah ribuan pedang kayu miliknya yang beterbangan mendekatinya.
Berikutnya, ribuan pedang kayu itu terbagi dan melakukan duplikasi sehingga pedang kayu bertambah banyak hingga tidak terhingga.
Dengan gerakan yang cepat, seluruh pedang kayu tersebut terbang dan menebas tubuh Ryzel secara beruntun tanpa henti.
Rasa sakit yang tak tertahankan dialami oleh Ryzel, tubuhnya bergetar hebat di atas kasur dengan wajah yang meringis kesakitan.
Namun, Ryzel tidak bisa bangun dari kesadarannya dan dia terpaksa harus merasakan kesakitan tersebut yang benar-benar menyiksa dirinya.
Pedang kayu yang menyatu dengan jiwa Ryzel tiba-tiba keluar dari tubuhnya, terbang melayang di depan Ryzel yang bersila dan diam seolah ikut bertapa.
Absolute Katana tersebut melayang di hadapan Ryzel dengan cahaya yang makin lama makin terang.
Seiring terangnya seluruh tubuh pedang tersebut, cahaya emas ikut muncul dan menyelimuti tubuh Ryzel yang bersila dengan tenang.
Cahaya emas antara Ryzel dan Absolute Katana tersebut saling terhubung satu sama lain seakan meningkatkan kekuatan bersama-sama.
Proses integrasi kali ini memakan waktu yang banyak, Ryzel duduk bersila tanpa sedikit pun bergerak hingga matahari terbit di langit.
Pancaran sinar matahari menerobos masuk ke jendela kamar Ryzel, menembus gorden putih yang menutupi jendela dan berhasil menyinari tubuh Ryzel di tempat tidur.
Di detik berikutnya, mata Ryzel yang terpejam seketika terbuka lebar memancarkan sebuah cahaya dingin yang tajam.
Swoosh!
Tiba-tiba televisi besar yang ada di depan Ryzel terbelah secara diagonal, kedua potongan televisi tersebut terjatuh dan menampilkan sebuah jejak halus yang memotong tubuh televisi.
Melihat ini, kurva terbentuk di ujung bibir Ryzel dan dia mengangguk dengan hati yang puas.
"Mirip dengan niat pedang yang ada di dalam komik dan novel," gumam Ryzel yang dengan sengaja mencoba kemampuan barunya yang telah selesai diintegrasikan pada tubuhnya.
Kemampuan yang Ryzel coba adalah kemampuan yang berasal dari Samurai Heart.
Di dalam tubuh Ryzel terdapat sebuah jantung lain yang tak bisa dilihat oleh manusia biasa, jantung itu disebut Samurai Heart.
Samurai Heart punya fungsi yang penting karena Ryzel bisa menampung niat pedangnya di dalam jantung tersebut agar bisa menggunakan kemampuannya yang barusan tampilkan.
Dia bisa memotong televisi tanpa menggunakan pedang dan tanpa mengayunkan katananya.
Cukup dengan ditatap dengan mata dan benda yang dipotong itu akan terbelah sesuai dengan keinginan Ryzel sendiri.
Meskipun itu kuat, Ryzel harus terus menempa niat pedang pada tubuhnya dengan cara berlatih pedang meski itu hanya mengayunkan pedang dengan sederhana tanpa diwajibkan melakukan gerakan-gerakan khusus.
Absolute Katana yang awalnya ada di depan tubuhnya, kini telah menghilang dan tidak tahu kapan masuk kembali ke jiwa Ryzel.
Zing!
Dengan suara dengungan yang indah, Ryzel menarik Absolute Katana dari dadanya seolah pedang kayu tersebut tumbuh dari dalam tubuhnya.
Sebuah pedang kayu berwarna hitam dengan pancaran sinar samar-samar berwarna emas digenggam kuat oleh Ryzel.
Saat ini, Ryzel bisa merasakan bahwa pedang kayu yang dipegangnya mampu memotong benda dengan material apa pun di dunia ini.
__ADS_1
Ilmu Teknik Pedang yang bernama One Absolute Slash telah tersimpan di jiwa Ryzel sehingga dia bisa menggunakannya kapan saja dan di mana saja.
Keluaran kerusakan juga bisa ia kendalikan. Tidak harus menguras semua energi tubuhnya, Ryzel bisa memotong Gunung Everest tanpa harus mengonsumsi seluruh energi yang terkandung di dalam tubuhnya.
"Apa tujuan sebenarnya para Dewa ini memberiku banyak hadiah?"
Sekarang Ryzel termenung memikirkan maksud dan tujuan dewa-dewa yang memberinya beberapa kemampuan dan barang luar biasa kuat.
Pastinya, dengan berkah mereka ada tujuan yang tersirat dan tidak diberitahukan kepadanya secara langsung.
Hal inilah yang membuat Ryzel bertanya-tanya tentang apa yang akan terjadi padanya atau mungkin pada dunianya.
Ryzel menyimpan kembali Absolute Katana dan turun dari tempat tidur dengan wajah yang kebingungan. "Tidak mungkin jika dunia ini sewaktu-waktu akan muncul jutaan monster yang menghancurkan umat manusia."
Menyentuh keningnya, Ryzel menggelengkan kepalanya dengan cepat sambil menolak dugaannya sendiri.
Dunia ini adalah dunia normal, Ryzel bisa pastikan itu karena dari sejarah masa lalu yang ada di dunia ini tidak menyimpan sebuah rahasia atau teori konspirasi tentang monster.
Benar, teori konspirasi yang ada di dunia ini hanya terbatas pada pembunuhan dan kecelakaan aneh yang ujung-ujungnya ke psikopat atau para politikus kejam.
Sangat jauh jika monster-monster datang ke dunia ini, tidak ada jejak kedatangan dan kemunculan monster di dunia ini, bahkan di zaman lampau, jutaan tahun yang lalu.
Dengan kebingungan ini, Ryzel mencoba bertanya kepada Sistem agar pertanyaannya dapat dijawab.
[Ding! Sistem tidak tahu tentang dewa-dewa yang memberikan Anda suatu berkah.]
Hasil bertanya kepada Sistem ternyata nihil, dia juga tidak tahu apa-apa mengenai dewa yang memberi dirinya banyak berkah.
"Tak peduli dengan apa yang terjadi di masa depan, aku akan tetap menjaga semua wanitaku dan keluargaku," kata Ryzel dengan mata yang tegas.
Setelah itu, Ryzel mengambil televisi yang rusak dan meletakkannya di dekat pintu.
Sengaja Ryzel sisihkan di sana agar tidak lupa dibawa.
Sniff!
Tepat ketik Ryzel hendak keluar dari kamar, dia mencium aroma wangi yang terlalu menyengat dari tubuhnya. Segera ia tersadar bahwa tubuhnya sudah diselimuti oleh banyak jejak keringat yang lengket.
Dengan begitu, Ryzel bergegas ke kamar mandi untuk mencuci tubuhnya hingga bersih.
Ryzel takkan bau meski tidak mandi selama ribuan tahun, berbeda dengan orang lain, terutama para pembaca yang tetap bau meski sudah mandi ribuan kali.
Di bayangan cerminnya, Ryzel bisa melihat keseluruhan tubuhnya yang terlihat makin kuat dan gagah dengan banyak sekali otot padat yang memenuhi beberapa bagian tubuh.
Otot perut yang ada di tubuh Ryzel sekarang ada 10 kotak dengan dada yang lebar dan juga kokoh.
Ototnya tidak membengkak dan tidak membesar layaknya binaragawan. Otot yang tersemat di tubuh Ryzel lebih ke ramping dan juga indah.
Dengan tubuhnya yang seperti ini sudah cocok untuk digunakan dalam segala kondisi yang ada.
Selain itu juga, adik Ryzel yang diganti namanya menjadi ular bertambah besar dengan diameter 4,5 cm dan panjang 55 cm ketika dalam mode bertarung.
Ketika sedang bersantai hanya mencapai 35 cm dan itu pun tetap besar.
Jujur saja, Ryzel kesulitan dalam meletakkan Ular di dalam celana karena itu terlalu sempit.
Namun, dia akhirnya punya mode tersendiri yang aman dan tak membuatnya sakit.
Tepat ketika Ryzel hendak mengeluarkan televisi rusak, Ryzel tiba-tiba didorong oleh Maly dan wanitanya hingga masuk kembali ke dalam kamar.
Sebelum Ryzel diberi kesempatan bicara, semua wanitanya membuka seluruh pakaiannya dan membawa Ryzel ke atas seprei.
Mereka sempat terkejut dengan ukuran senjata Ryzel, tetapi ini tak membuat mereka takut, dan tetap mereka lawan serta hantam sekuat tenaga.
Perbedaan ini disadari oleh mereka semua, terutama Keiko.
Dengan semangat yang membara, mereka semua berniat kuat untuk mengalahkan Ryzel tanpa adanya ampun.
Semua wanita Ryzel terkejut melihat Linh yang sangat mendominasi pertempuran sehingga mereka terdiam untuk beberapa waktu yang singkat.
Namun, mereka bisa melihat wajah Linh yang memerah karena salah satu kelemahan Linh telah diserang begitu tepat oleh senjata raksasa Ryzel.
Tak bisa lagi Linh terus melanjutkan karena sudah lelah.
Bisa dilihat tubuh Linh sudah mengeluarkan banyak keringat dan cairan misterius dari tubuhnya yang mungil.
Maly dan yang lain juga sempat melihat tubuh Linh bergetar dan kejang.
Berikutnya, Ryzel yang diam tiba-tiba melakukan serangan mendadak yang kuat ke tubuh Linh.
Linh yang sedari tadi terbaring karena kelelahan langsung menjerit terkejut dan kesakitan.
Tidak sampai 3 menit berlangsung, Linh melepaskan senjata dengan tubuhnya yang lelah lantaran sudah sangat terkuras semua staminanya.
Sebelum Ryzel menyelesaikan bermain dengan Linh, dia bermain-main dengan kedua bola besar Linh yang sangat timpang dengan tubuhnya yang kecil.
Saat Ryzel bandingkan, Linh punya bola-bola terbesar keempat.
Pertama adalah Maly, kedua adalah Syifa, dan ketiga adalah Abiella.
Ryzel masih ingat jelas ukuran semua wanitanya sehingga peringkat ukuran bisa dibuat.
__ADS_1
Ukuran milik Keiko, Aruny, dan Putrea tidak ada bandingannya dengan milik Linh.
Ini merupakan keistimewaan Linh.
Meskipun kecil, dia sangat kuat membawa beban yang begitu berat.
Setelahnya, Maly mengambil alih pertarungan Linh yang jelas-jelas kalah dengan persiapan yang matang.
Keiko dan yang lainnya pun hanya bisa menerima tusukan senjata Ryzel sampai setengah bilah panjangnya.
Tubuhnya sudah terasa sangat sesak dan tak bisa dipaksa lagi.
Mereka bertempur lebih dari 2 jam, sebelum mereka akhirnya menyerah dengan seprei yang basah.
Semua wanitanya kalah dan Ryzel sama sekali tidak mengeluarkan keringat sedikit pun.
Ryzel tidak langsung keluar, dia membawa semua wanitanya ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh mereka sendiri.
Di kamar mandi juga sempat melakukan kegiatan itu selama 1 jam. Namun, yang bermain hanya Maly dan Linh.
Linh benar-benar sakti.
Setelahnya, pintu kamar Ryzel diketuk oleh Raffy, sosok Raffy masuk ke dalam kamar dan melihat Ryzel dan kakak wanitanya sedang melakukan latihan fisik.
Ada tiga wanita yang duduk di atas punggung Ryzel, dan dua wanita yang duduk di kaki Ryzel yang tengah melakukan push-up.
"Bang Ryzel latihan lagi?! Aku mau naik juga!"
Dengan semangat, Raffy naik ke atas tubuh Ryzel digendong oleh Putrea yang duduk di bagian punggung.
Tak lama berselang, mereka semua pergi ke ruang makan, Keiko dengan keahlian masaknya membuat banyak makanan untuk mereka semua.
Tentu, itu dibantu oleh Maly dan yang lainnya sekaligus belajar memasak makanan khas Jepang.
Makanan yang dibuat Keiko cukup enak, dan Ryzel suka dengan makanannya. Beberapa makanan yang dibuat oleh Maly dan yang lainnya pun enak walau ada di ambang batas antara enak dan tidak.
Wajar saja, mereka baru belajar memasak makanan khas Jepang yang tentunya cara pembuatannya terasa asing bagi mereka
Setelah sarapan pagi bersama-sama, semua wanita Ryzel mengajak pergi ke suatu tempat yang seru di Tokyo dan daerah sekitarnya.
Hari ini mereka isi dengan kesenangan dan liburan tanpa ada kesedihan yang disisipkan.
Dari pagi hingga malam lagi, mereka benar-benar bahagia karena pergi bersenang-senang bersama Ryzel dengan banyak kegiatan yang mereka lakukan, seperti berbelanja, melihat pemandangan indah, makan makanan lezat, dan pergi ke beberapa wisata yang terkenal yang bisa dimainkan wahananya.
Hingga keesokan paginya, Ryzel dan mereka semua berpisah karena masih ada urusan yang harus mereka bereskan.
Linh, Maly, Putrea, Aruny, dan Keiko harus kembali ke urusannya masing-masing.
Linh kembali ke Vietnam, Maly dan temannya kembali ke Kamboja. Bukan tanpa alasan, Ryzel meminta mereka untuk mengurusi semua urusan di negara mereka masing-masing sebelum Ryzel membawanya pergi ke suatu tempat nanti.
Tentu, Ryzel akan membantu mereka dari jauh, entah bantuan uang atau yang lainnya.
Masih dengan jatah yang sama, Ryzel membagikan uang sekitar 10 miliar rupiah untuk masing-masing dari mereka.
Rina, Rani, dan Risa pun ditambah lagi saldo rekeningnya menjadi 10 miliar rupiah.
Keadilan harus tetap diterapkan di antara wanita-wanitanya, jangan sampai cekcok sering terjadi.
Satu demi satu wanita Ryzel pergi, dimulai dengan Maly dan temannya yang naik pesawat di pagi hari, kemudian dia susul oleh Linh di siang harinya.
Dan terakhir, Ryzel pergi di malam hari bersama Raffy menuju ke Indonesia, dia pulang untuk mengurusi masalahnya yang belum tuntas sepenuhnya.
Sebelum meninggalkan Jepang, Ryzel berkunjung ke Keluarga Minamoto dan Keluarga Yamato untuk perpisahan.
Keiko sempat menangis di detik-detik Ryzel meninggalkan dirinya dan keluarga.
Ryzel segera menenangkannya dan mengingatkan bahwa dirinya pasti akan menemuinya lagi, tidak pergi selamanya.
Lagi pula, Ryzel punya bibit di Keiko.
Penerbangan pulang kembali ke Indonesia memakan waktu berjam-jam sehingga Ryzel sampai di rumah hampir di pagi hari berikutnya.
Di dalam rumah, Risa, Rina, dan Rani sudah menunggu kedatangan Ryzel dan Raffy.
Ketiganya melayani Ryzel layaknya seorang istri yang berbakti kepada suami, menyiapkan makanan dan minum dengan senyuman yang manis, tak lupa dipijat untuk merilekskan tubuhnya.
Setelah itu, Raffy tidur di kamar untuk melanjutkan tidurnya di pesawat, sedangkan Ryzel bermain lagi bersama tiga wanita lokal.
"Halo?"
Tepat di jam 8 pagi, Ryzel mendapatkan panggilan di ponselnya yang berasal dari pihak kepolisian.
Begitu Ryzel angkat, wajahnya tidak lama berubah dengan ekspresi kaget di wajahnya.
"Pak, jangan bercanda, ini masih pagi," kata Ryzel di telepon dengan mata yang masih tak percaya.
Apa yang dia dengar dari pihak telepon membuatnya tidak bisa mempercayainya secara langsung.
Namun, setelah ia mendengar jawaban dari polisi sekali lagi, tiba-tiba tubuhnya terpelanting ke belakang hingga jatuh dari atas ranjang.
"Tidak mungkin! Ini pasti bercanda!"
__ADS_1