Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 222: Peningkatan Pengikut


__ADS_3

Mary duduk di kursi pesawat sambil bersandar santai melihat pemandangan indah di luar pesawat.


Liburan di Moskow sangat lama, lebih lama dari mereka liburan di Perancis. Meski begitu, acara di sana cukup banyak, mereka benar-benar mengelilingi Kota Moskow dan melihat-lihat tempat terkenal yang kerap dijadikan objek kunjungan para turis.


Secara keseluruhan sangat menyenangkan walau ada beberapa konflik internal dan eksternal.


Konflik internal diwakili oleh Ryzel yang mencoba mendapatkan 2 wanita cantik yang ternyata memiliki penyimpangan dalam orientasi seksual. Beruntung, keinginan Ryzel terwujud dan kedua wanita itu berhasil didapatkan.


Konflik eksternal, Ryzel dituduh sebagai muncikari dengan alasan banyak sekali wanita di sisinya, ada beberapa orang yang menuduh Ryzel seperti itu hingga dilaporkan pihak keamanan atau kepolisian.


Sayangnya, pihak kepolisian dan keamanan Kota Moskow mengetahui identitas Ryzel, tuduhan tanpa bukti dan mendasar langsung ditolak.


Orang-orang yang menuduh Ryzel ternyata seorang penculik wanita dan anak kecil di sana yang diburu para polisi sejak lama.


Sangat tak disangka, ternyata beberapa orang yang melaporkan Ryzel adalah penjahat sebenarnya.


"Benar, cukup lama kita di Kota Moskow, pengalaman di sana cukup mengesankan," kata Neha mengangguk setuju. "Aku puas bisa liburan di sana. Beberapa tempat yang ingin aku lihat sudah tercapai."


Zimey dan Navor duduk sambil memandang Mary dan Neha di depannya, mereka berdua tampak biasa saja, seolah tidak begitu terkesan.


Bagaimanapun, mereka berdua bukan manusia biasa, identitas mereka adalah seekor naga legendaris dan hal yang seperti ini bukan sesuatu hal yang begitu menakjubkan bagi mereka.


Di sisi lain, mereka juga setuju dengan ucapan Mary dan Neha, selama tinggal di Rusia ada banyak sekali peristiwa yang bisa diingat.


"Syukurlah kalau kalian senang berada di sana," ucap Ryzel sambil tersenyum.


Mendengar komentar para wanitanya, menandakan bahwa mereka semua gembira dan senang di Rusia, tempat Ryzel harus masuk ke lokasi tugas masuk.


Tidak sia-sia Ryzel mengajak mereka ikut dengannya ke Rusia.


Tangan Ryzel terus bergerak di atas keyboard qwerty, tengah mengetik sesuatu di laptopnya.


Jenbook Ryzel terkadang digunakan, tetapi tidak sering layaknya dahulu.


Di layar laptop yang Ryzel beli sekarang menampilkan sebuah gambar menu dari aplikasi Tiktod, Ryzel sudah mendapatkan banyak sekali pengikut dari beberapa waktu ini tidak siaran langsung.


Memang tidak harus siaran langsung dalam memenuhi persyaratan tugas masuk Sistem, metode yang digunakan Ryzel hanya mengunggah foto atau video pendek tentang perjalanannya, tak lupa menyematkan wajahnya yang sangat tampan.


Hal tersebut menarik banyak sekali perhatian orang, sampai-sampai Ryzel telah mendapatkan 50 juta orang pengikut.

__ADS_1


Dalam beberapa Minggu sebelumnya, lonjakan pengikut terbilang sangat banyak, mampu menambahkan pengikut akunnya hingga 100 ribu pengikut perhari.


Semenjak Semvak memotret gambar diri mereka di Kota Moskow beberapa waktu yang lalu, pertumbuhan pengikut meningkat hingga lebih dari 1 juta orang per hari.


Tidak aneh kalau Ryzel bisa menembus 50 juta pengikut dalam waktu kurang 1 bulan lamanya.


"Para penggemar makin banyak, aku benar-benar akan menjadi seorang selebritas dunia sebentar lagi."


Ryzel tersenyum senang melihat popularitasnya makin meluber saking banyaknya. Tak hanya Tiktod saja, akun Instagrem pun banyak yang mengikuti akunnya, tetapi baru menembus 28 juta, tak sebanyak di akun Tiktod.


Berdiri di dekat tempat duduk Ryzel, sosok Navor terlihat sangat penasaran dengan apa yang dilihat Ryzel di layar terpaku laptopnya.


"Kenapa fotoku cuma ada satu?" Navor menunjuk ke salah satu video pendek yang menampilkan sosoknya.


Melirik Navor di sebelahnya, Ryzel tersenyum dan berkata, "Kamu terlalu imut, sayang. Satu video yang menampilkan gambar kamu saja banyak sekali yang menjadi penggemar dadakan."


Alis kanan Navor terangkat, kemudian bertanya, "Bukankah itu bagus? Mengapa aku tak dibuatkan juga akun Tiktod?"


"Kamu mau ikut bermain media sosial?" tanya Ryzel sebagai jawabannya.


"Tentu, tetapi aku mau kamu yang mengelolanya, aku takut ada manusia jahat yang menginginkan aku."


Permintaan Navor tentu saja diterima oleh Ryzel, tidak merugikan dirinya dan orang lain juga, terlebih itu dikelola Ryzel sendiri.


Melihat kemesraan Navor dengan Ryzel, hati Zimey sedikit cemburu, dia buru-buru berdiri dan mendekati Ryzel.


Zimey juga memiliki permintaan yang sama dengan Navor. Kedua naga ini punya keinginan yang tidak berbeda, Ryzel tidak bisa menolaknya.


Dengan bantuan Neha dan Mary, dua akun untuk masing-masing mereka berdua telah dibuat dan dipromosikan sehingga dalam sekejap mata menjadi ramai diikuti oleh orang-orang.


Di dalam pesawat mereka semua sibuk menjelajah dunia media sosial atau internet, mengajari Navor dan Zimey betapa besar juga luasnya dunia tanpa wujud ini.


Mereka berdua menjadi mengerti bahwa di dunia ini banyak hal yang ajaib dan belum disentuh dirinya sendiri.


Ryzel juga menunjukkan betapa mengerikannya dunia internet ini, dia menggunakan keterampilan peretasannya untuk membobol Deep Web dan Dark Web yang terkunci.


Menampilkan betapa buruknya manusia sebagai makhluk yang berakal.


Neha dan Mary menjadi takut usai melihat gambar yang Ryzel akses langsung dari Dark Web dan Deep Web, ternyata itu lebih menyeramkan dan sadis dari apa yang dikatakan orang-orang.

__ADS_1


Sama sekali Ryzel tidak takut dengan perbuatannya yang mengumbar perihal dua situs web paling terlarang ke wanitanya.


Di dunia ini tidak ada yang bisa mencari identitas dirinya di dunia maya, terlebih mengenai identitas yang mendalam, seperti siapa dirinya, di mana rumahnya, dan masih banyak yang lain.


Akun Tiktod dan akun media sosial Ryzel yang lain hanyalah permukaan identitasnya saja, orang lain tak ada yang bisa membajaknya sama sekali.


Waktu tempuh menuju Bandara Internasional Shanghai China sekitar 9 jam lebih dari Moskow.


Di sore hari, mereka semua sudah tiba di bandara dengan tampilan yang membuat semua orang melirik.


Pasalnya, wajah Ryzel dan keempat wanitanya sangat menarik perhatian semua orang, mereka tampak berbeda dengan orang biasa yang lain, ditambah banyak orang yang sempat melihat mereka turun dari pesawat pribadi yang terbilang mahal.


Penampilan Ryzel yang tampan membuat semua wanita berasumsi mengenai identitas Ryzel.


[Din! Terdeteksi Anda telah berada di Bandara Internasional Shanghai China! Selamat kepada Anda karena telah mendapatkan Uang 100 Miliar Yuan, 35% Saham Perusahaan Gim Centent, Apartemen 500 miliar rupiah, dan Bahasa Mandarin Lv.7!]


Pemberitahuan muncul di benak Ryzel, Sistem memberikan hadiah tugas masuk.


Ryzel duduk di restoran bandara, mengambil lauk makanan dan dimasukkan ke dalam mulutnya.


Makanan di sini cukup lezat, ada beberapa makanan yang cocok dengan lidah orang Indonesia.


Kepala Ryzel mengangguk melihat hadiahnya, tidak ada yang mengecewakannya.


Setelah menghabiskan makanannya, Ryzel mengajak keempat wanitanya dan Raffy berjalan di sekitar kota Shanghai sampai ke apartemen mereka.


Tak begitu jauh, beberapa kilometer saja, waktu masih banyak dan mereka bisa berjalan dari bandara ke apartemen.


Akan tetapi, Raffy tidak bisa, Neha dan Mary juga sama, mereka bertiga pergi ke apartemen terlebih dahulu sambil menunggu Ryzel dan kedua naga sampai.


"Sayang, ada apa ramai-ramai di sana?"


Di kejauhan, di trotoar jalan yang cukup lebar, Ryzel bisa melihat ada banyak orang berkumpul sambil mengangkat ponsel di tangannya.


Dilihat dari gerakan orang-orang ini, tampaknya mereka sedang memotret dan merekam sesuatu yang berjalan di antara mereka.


Penasaran dengan hal ini, Ryzel langsung memutuskan untuk pergi dan melihat secara lebih dekat.


Omong-omong, Ryzel, Navor, dan Zimey belum membuka maskernya, orang-orang banyak yang menatap mereka sebenarnya, tetapi ketiganya mengabaikan.

__ADS_1


"Ayo kita ke sana!"


__ADS_2