Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 189: Air Terjun Angel


__ADS_3

Setelah Ryzel mengatakan itu, tidak lama kemudian helikopter turun di bandara Kota Ciudad Bolivar.


Turun tepat di pendaratan khusus helikopter yang sudah disediakan, kemudian mereka semua pergi sejenak untuk makan di sana selama dua jam, Ryzel dan pilot helikopter mengurusi semua tentang helikopter.


Memeriksa kembali bahan bakar dan keamanan helikopter sebelum kembali melanjutkan perjalanan ke titik berikutnya.


Untungnya, mereka berangkat di dini hari atau subuh di jam setengah 6 pagi, sarapan juga dimajukan karena untuk mengejar waktu.


Perjalanan menuju ke Ciudad Bolivar memakan waktu 2 jam lebih dengan kecepatan yang cukup tinggi.


Usai semuanya diperiksa dan hasilnya aman, Ryzel dan pilot kembali menyalakan helikopter, bersiap untuk terbang kembali ke tempat berikutnya.


"Kalian siap?" tanya Ryzel kepada ketiga anak kecil di belakang menggunakan bahasa Inggris.


Kepala kecil dari ketiga anak itu mengangguk kejam dan menjawab serempak.


"Aku siap"


Dengan kendali Ryzel dan pilot, helikopter terbang meninggalkan bandara dan pergi ke pemberhentian selanjutnya.


Mereka akan berhenti di Taman Nasional Canaima untuk berganti alat transportasi.


Taman Nasional Canaima tempat untuk mereka bisa ke air terjun tertinggi di dunia, menyewa pemandu suku asli sana yang tentu sudah akrab dengan medan perjalanan.


Kalau mereka sendiri ke sana, kemungkinan besar akan tersesat karena tidak tahu jalan.


Perjalanan menuju ke Taman Nasional Canaima memakan waktu kurang lebih sama dengan waktu dari Caracas ke Ciudad Bolivar. Sedikit lebih lama beberapa menit.


Pemandangan di Taman Nasional Canaima saja sudah indah, ada bukit dan Padang rumput yang luas, beberapa hotel atau resort yang bisa mereka sewa untuk tinggal beberapa hari di sana.


Sayangnya, mereka tidak bisa berlama-lama di sini, dan harus segera pergi ke Air Terjun Angel.


Ryzel bertemu dengan pemandu mereka dan segera membayar untuk menyewanya. Pemandu itu seorang pria yang usianya sekitar 40 tahun, sudah memiliki keluarga.


Dengan begitu, mereka segera pergi menggunakan perahu, tepatnya dua perahu karena mereka cukup banyak.


Musim di Bulan Februari adalah musim yang baru memasuki musim kemarau di tempat ini. Jadi, sungai yang mereka lalui tidak banyak rintangan sulit dan mudah untuk dilewati.


Perahu yang ramping dan panjang itu tidak cukup lama, lebih dari 3 jam dan mereka baru sampai di Air Terjun Angel.


Mereka berhenti di dekat di mana air yang terjatuh dari ketinggian ini, bukan di bagian atas seperti yang ada di film kartun.


Pemandangan di perjalanan sudah cukup indah, banyak sekali hutan di tepi sungai, rasanya benar-benar sedang bertualang.


Kini pemandangan itu lebih menakjubkan karena bisa melihat air terjun tertinggi di dunia.


"Sekarang airnya sedang tidak deras karena sedikit kering akibat musim kemarau, tetapi masih terlihat indah untuk dilihat," kata Pemandu menjelaskan kondisi air terjun sekarang.


Tidak heran, air terjun ini tidak menjatuhkan lebih banyak air yang begitu deras.


Ryzel berdiri di kejauhan dan tersenyum memandangi keindahan air terjun ini.


Tiba-tiba suara Sistem memasuki telinganya.


[Ding! Terdeteksi Anda telah berada di Air Terjun Angel! Selamat Anda telah mendapatkan Kemampuan Hipnotis Lv.6, Satu Pertambangan Minyak Venezuela Senilai 200 Triliun, dan Uang 100 Miliar Bolivar Venezuela!]


Sebuah pengetahuan langsung diintegrasikan ke dalam otak Ryzel dalam puluhan detik, tubuh Ryzel sedikit bergetar karena perubahan mendadak ini.


Orang lain tidak melihat keanehan pada tubuh Ryzel karena mereka semua terpaku pada air terjun yang indah di depan.


Tidak lama setelah pengetahuan masuk, Ryzel langsung mendapatkan sebuah pengetahuan dari kemampuan hipnotis.


Sekarang Ryzel bisa menghipnotis orang hanya dengan beberapa kata saja atau jentikan jarinya.


Efek dari hipnotis juga berlangsung lama, Ryzel bisa mengontrol seberapa lama target tidak sadar dan di bawah kendalinya.


Kemampuan yang kuat dan keren.


"Bang Ryzel, bisakah kita naik ke atas sana? Aku ingin tahu apakah di sana ada anak kecil Pramuka dan kakek tua?" Raffy menarik baju Ryzel dan menunjuk ke atas air terjun.


Permintaan Raffy agak sulit diwujudkan, ada beberapa pengunjung yang masih hadir di sini selain rombongan mereka.


Otak Ryzel mulai berpikir, mengusap-usap dagunya untuk fokus mencari cara.


Pikiran Ryzel terfokus ke kemampuan Hipnotis.


Ryzel ingin tahu jika suara jentikannya dikeraskan, semua orang yang mendengar akan terhipnotis atau tidak.


"Tunggu sebentar, kamu bawa Lena dan Lona ke sini terlebih dahulu," pinta Ryzel kepada Raffy.


"Oke." Raffy dengan cepat mengangguk dan berlari ke Lona dan Lena yang menikmati pemandangan sejuk air terjun.


Tidak menunggu waktu lama, Ryzel membisikkan sesuatu ke ketiga telinga mereka satu per satu.


Memberi tahu rencananya tentang pergi ke atas air terjun.


Ketiganya mengangguk patuh dan tersenyum senang mengetahui rencana ini.


Mereka membayangkan bahwa dirinya adalah seorang agen rahasia karena dibisikkan oleh Ryzel.


Melihat mereka sudah bersiap, Ryzel memulai aksinya.


"Satu ... dua ... tiga ...."


Setelah Ryzel menghitung sampai angka tiga, Raffy dan kedua adik Alaina menutup telinga dengan rapat.


Klik!


Suara jentikan tangan berbunyi begitu nyaring hingga orang-orang yang ada di jarak 2 kilometer dari tempat Ryzel berdiri bisa mendengarnya.

__ADS_1


Seluruh tubuh semua orang yang mendengar menjadi kaku dan mematung diam tak bergerak sedikit pun.


Orang-orang yang ada di sekitar Ryzel mempertahankan sikapnya di detik sebelum jentikan berbunyi.


Ada orang yang tengah memvideokan air terjun, memotret air terjun, berbicara dengan orang lain, berjongkok, duduk, berdiri, melihat ke ujung kakinya, dan masih banyak yang lain.


Hipnotis berhasil diterapkan kepada semua orang dan kesadarannya ditahan untuk sementara waktu, termasuk pilot dan kedua pengawal Ryzel.


Hanya ketiga anak kecil yang tidak terkena hipnotis dan mereka memandang ke sekeliling orang yang diam mematung, seperti patung manekin di toko-toko.


Sebelum ketiganya bereaksi, tubuh Ryzel menghilang dan muncul di beberapa orang yang sedang merekam video dan mengambil gambar.


Ryzel menghapus semua rekaman dan membatalkan semuanya agar tidak terkam atau keanehan ini divideokan.


Setelah itu, Ryzel menggendong kedua adik Alaina di tangannya, dan menatap Raffy yang berdiri di sebelahnya.


"Kamu siap, Raffy?" tanya Ryzel kepada Raffy dengan suara yang serius.


Raffy mengangguk tegas dengan mata yang penuh keberanian, dan dia menjawab dengan lantang, "Aku siap!"


Berikutnya, di bawah tatapan kedua adik Alaina, seluruh badan Raffy melayang di udara, sesuatu ada yang mengangkatnya dari bawah.


Merasakan dirinya melayang, Raffy tertawa dan berteriak menyenangkan.


"Haha, keren!!"


Setelah itu, sosok Ryzel yang menggendong kedua gadis kecil ini ikut terbang di udara dan mereka semua pergi ke atas air terjun.


Kemampuan Manipulasi Angin bisa digunakan untuk menerbangkan orang.


Rambut panjang dua gadis ini berkibar terkena angin air terjun, perasaan sejuk dan menenangkan dirasakan oleh semuanya.


Mulut Raffy menganga saat melihat pemandangan air terjun dari dekat.


Tidak sampai 5 menit berselang, mereka sudah tiba di atas air terjun dengan wajah yang bahagia penuh kegembiraan.


"Sangat luar biasa pemandangan di bawah!" Raffy berseru sembari melotot melihat ke arah bawah.


Pemandangan pepohonan hijau yang rindang dan ruas-ruas sungai ditampakkan di depan mata mereka semua.


Terlihat sangat memukau dan memesona.


Kepala Ryzel mengangguk beberapa kali memandangi pemandangan dari atas air terjun ini.


Tak heran kalau kakek tua dan istrinya begitu ambisius pergi ke sini. Pemandangan yang disuguhkan sangat luar biasa cantik dan menakjubkan.


Mereka di atas sana berdiri selama beberapa menit, Raffy dan kedua adik Alaina melihat ke segala arah mencari sesuatu yang belum pernah dilihat.


Di atas sini ada banyak sekali bebatuan kecil dan kering, sangat gersang. Meski begitu, panorama alam di sini cukup memuaskan.


Namun, sesosok makhluk aneh terlihat sedang terbang menuju mereka semua.


"Bang Ryzel!!"


Suara Raffy terdengar di telinga Ryzel, sontak Ryzel menoleh untuk melihat ke arah Raffy di belakang.


"Ada apa?" tanya Ryzel dengan heran.


Mereka bertiga berdiri di depan Ryzel dan menunjuk ke suatu arah di belakang mereka. "Lihat itu!"


Mata Ryzel melirik mengikuti ke arah di mana Raffy menunjuk.


Apa yang Raffy tunjuk adalah seekor makhluk kecil mirip ular yang berjalan menggunakan keempat kakinya, dan terdapat dua pasang sayap kecil di punggungnya.


Makhluk aneh itu berjalan di antara bebatuan sesekali menggunakan sayapnya untuk melompat di antara bebatuan.


Tubuh Ryzel tersentak melihat ini, kemudian dia berlari mendekati makhluk tersebut dengan cepat.


Namun, makhluk aneh kecil tersebut lebih dahulu melihat dan mengetahui keberadaan Ryzel.


Alih-alih kabur dan terbang, makhluk kecil tersebut merentangkan sayapnya dan terbang mendatangi Ryzel.


Pluk!


Tubuh makhluk aneh tersebut mendarat tepat di wajah Ryzel, membuat Ryzel yang berlari segera berhenti.


Tangan Ryzel mengambil makhluk kecil ini dari wajahnya dan melihat lebih dekat.


Kiek!


Makhluk tersebut berteriak ke arah Ryzel, menyemburkan sedikit api dari mulutnya seolah tidak senang tubuhnya dipindahkan.


Pupil mata Ryzel membesar melihat pemandangan barusan, dia segera mengetahui makhluk di tangannya ini.


"Naga?!"


Benar, makhluk kecil mirip sekali dengan naga, tetapi bentuknya cenderung ke bentuk naga oriental atau asia.


Naga ini memiliki tubuh yang panjang mirip ular, bersisik hitam dengan sirip yang tumbuh dari leher hingga ke ujung ekornya berwarna emas, kepalanya sangat mirip dengan kepala naga yang bertanduk dan memiliki gigi tajam di dalam mulutnya, pupil matanya berwarna emas dengan bentuk vertikal yang tampak galak.


Ada satu bagian dari tubuh makhluk kecil ini yang Ryzel yakini bahwa makhluk kecil tersebut adalah naga, yaitu ada dua pasang sayap yang melipat di punggungnya.


Secara keseluruhan, tubuh makhluk kecil ini gabungan antara ular dan kadal, lehernya sedikit panjang, di bagian tubuhnya yang terdapat empat kaki lebih mirip tubuh kadal, kemudian ada ekor yang melebihi panjang dari leher ke tubuhnya.


Ryzel yakin makhluk ini adalah seekor naga kecil.


Panjangnya hanya sekitar 30 sentimeter, tampak mungil dan kecil. Juga, terlihat sangat keren.


Di samping itu, Ryzel bingung dengan kehadiran makhluk mitologi ini.

__ADS_1


'Dari mana naga kecil ini datang dan muncul?' ucap Ryzel di dalam hatinya.


Pandangan mata Ryzel terfokus pada naga kecil yang berdiri dengan keempat kakinya di atas telapak tangan kanan Ryzel, ekor naga kecil itu melilit pergelangan tangannya, dan mata besar naga membalas menatap Ryzel dengan tatapan yang tajam.


"Sangat keren binatang ini! Bisa mengeluarkan api dari mulut kecilnya!"


Raffy dan kedua adik Alaina mendekati Ryzel dan berseru kegirangan melihat naga kecil dari dekat.


Suara Raffy membuat Ryzel tersadar, kemudian dia mencoba mengelus kepala naga kecil ini untuk memastikan sifatnya sudah jinak atau belum.


Begitu tangan Ryzel hendak menyentuh atas kepala naga kecil, moncong naga kecil tersebut terbuka dengan cepat dan langsung mengigit jari telunjuk Ryzel hingga berdarah.


Gerakan naga kecil ini sangat cepat, mengalahkan kecepatan refleks tubuh Ryzel.


Tepat ketika Ryzel ingin melepaskan jarinya, mulut naga kecil tersebut lebih dahulu melepaskan jari Ryzel, dan tetesan darah yang keluar langsung ditelan oleh naga kecil sampai masuk ke dalam tubuhnya.


Di detik berikutnya, tubuh naga kecil ini mengalami perubahan.


Lampu biru, hitam, putih, hijau, cokelat, merah muda, dan merah menyelimuti seluruh tubuh naga kecil ini.


Di punggung naga kecil ini tumbuh satu pasang sayap lagi dengan warna yang berbeda, tidak berwarna hitam atau emas, melainkan berwarna-warni sesuai dengan ketujuh warna dari sinar yang membungkus tubuhnya.


Sisiknya tidak lagi sepenuhnya hitam, ada sisik emas yang melengkapinya, dan sirip di punggungnya memiliki warna dari tujuh warna yang berbeda.


Ukurannya tidak bertambah, tetapi berkurang 5 sentimeter, ukuran panjangnya menjadi 25 sentimeter.


Kiekk!


Mengangkat kepalanya tinggi-tinggi, naga kecil ini menyemburkan api besar ke arah wajah Ryzel.


Lapisan angin segera menepis api tersebut ke arah yang lain.


Bayangan hitam menyelimuti tubuh Raffy dan kedua adik Alaina supaya tidak merasakan panasnya dari suhu api naga tersebut.


Pemandangan selanjutnya yang ditunjukkan oleh naga kecil ini membuat Ryzel tertegun.


Pasalnya, naga kecil ini dapat mengeluarkan pusaran angin dari mulutnya, dilanjutkan lagi api hitam yang terkandung energi kegelapan, semburan napas air, dan cahaya penyembuhan berwarna merah muda.


Turun dari dari telapak tangan Ryzel, kedua kaki depan naga kecil ini terangkat lalu menebas ke udara mengarah batu sebesar satu meter.


Bam!


Batu itu seketika terbelah halus menjadi 8 bagian tipis.


[Ding! Devour Dragon telah mengakui tuan rumah sebagai tuan pertamanya!]


[Selamat kepada Anda telah mendapatkan binatang psikis legendaris!]


Di dalam kepala Ryzel sekarang, sebuah kemampuan untuk berkomunikasi satu arah bisa dirasakan olehnya.


Bersamaan dengan suara Sistem muncul di kepalanya, naga kecil datang kepada Ryzel dan terbang untuk berdiri di bahunya.


Moncong naga kecil tersebut terbuka lebar untuk menguap, kemudian dia meringkuk ingin tidur.


Melihat ini, Ryzel mencoba kemampuan yang tidak tercantum di jendela statusnya.


Pertama-tama, naga kecil ini harus diberi nama.


Ryzel berkonsultasi dengan Raffy dan kedua adik Alaina, akhirnya ia menemukan nama yang tepat.


Nama naga kecil itu adalah Navor.


"Navor, bisakah kamu terbang di depanku?" pinta Ryzel kepada Navor.


Navor yang baru saja memejamkan matanya langsung melompat dan terbang di depan wajah Ryzel dengan mata yang terlihat lucu.


Setelah itu, Ryzel meminta Navor kembali ke bahunya dan membebaskan Navor untuk melakukan apa saja.


"Aku masih tidak percaya bisa mendapatkan Navor semudah ini."


Ryzel bingung dengan kenyataan yang ada di dunia ini.


Navor yang ada di pundak Ryzel membatalkan niatnya untuk tidur.


Kepala kecilnya melirik ke arah Raffy dan dua gadis kecil di bawah, mereka sedari tadi melirik Navor penuh kekaguman.


Terbang ke bawah, naga kecil ini hendak bermain dengan anak-anak kecil ini.


Kiekk!


Mulut Navor menyemburkan api yang sangat kecil, bertujuan untuk menakut-nakuti ketiganya.


Melihat ini, Raffy dan kedua adik Alaina berlari dengan perasaan takut.


Begitu mereka berlari, Navor mengejar mereka bertiga seolah sedang bermain kejar-kejaran.


Lambat laun ketiganya mengerti apa yang dimaksud oleh Navor.


Pada akhirnya, mereka bermain bersama.


Sementara itu, Ryzel memandang ke arah Navor dengan wajah yang terkejut, dia masih belum menerima sepenuhnya kehadiran Navor.


Sistem memberi tahu lebih detail tentang Navor.


Naga dari ras misterius di alam semesta, Sistem sendiri tidak tahu tepatnya. Hal yang pasti adalah naga ini kuat karena kemampuan bawaannya, yakni menelan kemampuan orang lain, Ryzel bilang kemampuannya lebih ke menyalin, tetapi tidak semuanya.


Caranya adalah dengan menelan daging atau tubuh target, menggunakan darah pun bisa, Navor lebih suka daging.


"Sudah tidak masuk akal lagi."

__ADS_1


__ADS_2