Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 29: Dua Wanita Perhatian


__ADS_3

Dalam pikirannya, kejadian yang di alun-alun tadi masih teringat jelas, terus-menerus diputar bagai video yang disetel berulang kali.


Peristiwa tersebut sangat mengejutkan baginya, sampai sekarang ia masih tidak percaya bisa melihat langsung sosok Salsa dengan pacar barunya.


Diingat lagi, pacarnya tidak tampan seperti dirinya, bahkan waja Ryzel sebelum datangnya Sistem lebih baik ketimbang wajah dari pacar baru Salsa.


Memang sulit untuk wanita menahan godaan uang dan kekayaan, zaman sekarang wanita sangat realistis, wajah tampan saja tidak cukup, harus diimbangi dengan saldo rekening bank


Tampan kadang tidak diperlukan oleh wanita, terpenting memiliki uang ratusan juta dan miliaran.


“Sepertinya Salsa tidak mengenali wajahku, terakhir melakukan panggilan video aku tidak menampakkan wajahku, dia pun sama, syukurlah kalau dia tidak tahu,” gumam Ryzel pada dirinya sendiri.


Masih teringat jelas di benaknya momen ketika Salsa menatap wajahnya, wanita itu hanya diam dan tidak memanggil nama Ryzel, padahal sangat jelas wajah Ryzel dilihat olehnya.


Kemungkinan besar Salsa memang tidak mengenali Ryzel. Sistem berkata bahwa orang-orang tidak akan merasa aneh dengan perubahan wajahnya, seakan-akan memang sudah seharusnya tampan, memaklumi Ryzel berubah meskipun aneh di awal dan tidak mengenali.


Orang-orang yang mengenali wajah Ryzel sebelum adanya Sistem akan menganggap Ryzel adalah orang yang berhasil mengalami perkembangan dan perubahan dalam masa pubertas.


“Lebih baik aku membuat video pendek Tiktod daripada memikirkan dia, aku hanya bisa berharap yang terbaik untuknya.“


Setelah Ryzel mengatakan itu, tubuhnya bangun dari kasur dan berjalan ke meja kerja yang tersedia, di atas meja terdapat Jenbook dan ponselnya, ia meletakkan kedua barang tersebut di atas meja sebelah mandi.


Dengan santai Ryzel membuka aplikasi Tiktod dan membuat video pendek yang mengikuti tren sekarang.


Banyak tren video di Tiktod, tetapi Ryzel tidak begitu menyukai tren-tren yang sedang digemari oleh para netizen Indonesia, ia harus memfilter dan memilih tren yang baik, tentunya yang tidak aneh.


Melihat tidak ada tren video yang bagus, Ryzel memutuskan untuk membuat video pendek tentang wajahnya, biasanya Ryzel jarang menampilkan wajahnya, baru 2 kali ia mengunggah video pendek yang mengungkapkan wajahnya, 2 video tersebut adalah video pendek yang menerima banyak penonton, tombol suka, dan komentar, ada lebih dari ratusan ribu orang yang menonton kedua video tersebut.


Sedangkan video pendek tentang pemandangan hanya mendapatkan puluhan ribu penonton.


Namun, dari 2 video tersebut yang membuat akun Tiktod Ryzel naik begitu signifikan.


Instagrem pun sama, foto wajahnya yang diunggah di sana telah disukai banyak orang, tidak kurang dari 100.000 orang yang menekan tombol suka pada unggahan foto wajahnya.


Ryzel tidak terlalu aktif di Instagrem, baru sedikit foto yang telah diunggah, tetapi pengikut akunnya sudah ada 69.000 orang, itu melebihi pengikutnya di Tiktod yang hanya mencapai 52.000 orang.


“Wajahku memang tampan, tidak heran bila banyak orang yang suka video milikku,” Ryzel bergumam sambil menyaksikan ulang video pendek yang sudah ia rekam.


Video yang ia buat hanyalah lipsync sebuah lagu luar negeri yang terkenal , wajahnya tertangkap jelas oleh kamera.


Agak geli jika dilihat oleh diri sendiri, tetapi Ryzel yakin videonya akan panas di internet.


Benar dengan dugaannya, baru 5 menit videonya dirilis, lebih dari 30.000 orang yang telah menonton videonya.

__ADS_1


Ribuan pemberitahuan komentar dan tombol suka masuk ke dalam akun Tiktod Ryzel.


“Sudah aku duga, pasti video itu banyak ditonton. Melihat dari komentarnya, kebanyakan wanita, apakah para penonton dan pengikutku banyak dari kalangan wanita?“


Begitu melihat komentar di video tersebut, banyak sekali wanita yang mengirim rentetan komentar dengan segala kalimatnya.


Cukup lucu komentar-komentarnya, Ryzel senyum-senyum sendiri saat membaca komentar yang ada.


Rasa kantuk tiba-tiba melanda tubuh Ryzel, ia segera bersiap untuk tidur, seperti mencuci muka dan yang lainnya.


Malam ini Ryzel mengalami perasaan tidur yang sangat melegakan, terasa seperti ada sesuatu beban yang terangkat dari tubuh, pikiran, dan hatinya.


Alarm ponsel Ryzel berbunyi tepat pukul jam 5 pagi, Ryzel selalu bangun pagi dan melakukan kegiatan sehat, seperti push up 300 kali dalam waktu singkat, plank selama 2 menit, dan sit up 250 kali.


Kegiatan tersebut ia lakukan untuk memperkuat tubuhnya secara manual tanpa bantuan dari Sistem, cukup efektif dan terasa khasiatnya.


“Eh, tugasnya tidak ada yang salah, kan?“ Ryzel terkejut dan ia menatap sebuah layar virtual mengambang di depannya.


Tugas dari Sistem dirilis ketika dirinya tidur pulas, seperti biasanya Sistem saat memberi tugas.


Namun, tugas satu ini sangat berbeda dari tugas sebelumnya yang pernah Ryzel dapatkan.


[Tugas terdeteksi tidak ada kesalahan!]


Sistem mengirimkan lagi keterangan tugas kali ini dan menampilkan tugasnya kepada Ryzel.


Tugas : Masuk ke Phuket Thailand.


Syarat : Memiliki 30.000 pengikut Tiktod.


Waktu : 3 hari.


Hadiah : Tidak diketahui.


Hukuman : Joni berganti jenis menjadi Jena.


[Tugas telah diterima!]


“Beneran pergi ke luar negeri? Thailand?“ kata Ryzel dengan nada suara yang rendah.


Saat ini ia sedang sarapan pagi di lobi, tangannya sedang menggenggam satu buah cireng yang diolesi sambal khusus cireng, tidak baik berbicara keras di tempat umum.


Mata Ryzel terpaku pada layar yang melayang di depan wajahnya, tugas ini tidak lagi terpaku tempat wisata di Indonesia, melainkan di luar dari negara juga.

__ADS_1


Namun, mengapa Sistem langsung mengeluarkan tugas pergi ke luar negeri? Sedangkan di Indonesia masih banyak tempat wisata yang belum dikunjungi.


[Dunia memiliki daratan yang luas, sebelum menjelajahi seluruh Indonesia, lebih baik berkunjung ke luar untuk menambah pengalaman. Akan ada banyak orang yang berbeda yang bisa Anda temui.]


“Oke-oke, aku mengerti maksudmu, Sistem. Baiklah, aku akan pergi ke Thailand,” Ryzel dengan cepat menjawab dan malas mendengarkan ucapan Sistem.


Sarapan pagi pada kesempatan kali ini dipercepat, sebab Ryzel ingin langsung pergi ke Bandara Husein Sastranegara.


Baru saja Ryzel ingin membereskan barang, beberapa pesan masuk ke dalam ponselnya, begitu diperiksa itu datang dari Gina, Dea, Rina, dan Rani.


Keempat wanita ini saling mengirim pesan, Rina dan Rani yang baru berkenalan semalam, kini sudah akrab, Rani yang pendiam ternyata orang yang asyik di media sosial, sementara Rina tidak ada bedanya dengan aslinya, ia senang sekali mengobrol.


Gina dan Dea masih mengirim pesan, khusus Gina, mereka memang tidak terlalu sering mengirim pesan, Gina biasanya meminta bertelepon jika ingin mengobrol.


Ryzel dengan Gina sangat mirip dengan seorang sahabat walaupun pembicaraan Gina kerap mengarah ke hal yang dewasa dan percintaan, tetapi Ryzel selalu menghindari topik ini.


Meskipun begitu, Ryzel dari kemarin sudah menjaga jarak dengan Gina, ia takut dianggap sebagai pria yang memberikan sebuah harapan dan dicap pria jahat, buaya darat, dan seorang hantu. Caranya menjaga jarak adalah mengurangi durasi bertelepon, tidak lama seperti di awal, mengirim pesan tidak terlalu sering.


Dengan Dea, Ryzel mengirim pesan tidak begitu intens, tetapi saling menanyakan kabar dan keadaan masing-masing.


Semua wanita ini, Ryzel masih berhubungan baik.


“Hati-hati di Bandara, Ryzel. Jangan lupa diperiksa lagi barang bawaannya, kabari aku kalau sudah sampai di Bandara.“ Setelah Gina mengatakan itu, telepon dimatikan olehnya, kemudian Ryzel melanjutkan lagi memasukkan barang-barang ke dalam tas.


Begitu ia memegang baju yang ingin dimasukkan, ponselnya berbunyi dan nada dering meramaikan kamar.


“Halo, Rina?“


“Halo, Ryzel. Kamu benar ingin ke Thailand?“


“…”


Panggilan telepon kali ini datang dari Rina, omongannya bahkan tidak jauh berbeda dengan apa yang diucapkan oleh Gina.


Kedua wanita ini sangat peduli kepada Ryzel.


Waktu berlalu, hampir setengah jam Ryzel mengobrol di panggilan bersama Rina, waktu untuk membenahi barang-barang makin tertunda.


Setelah panggilan berhenti, Ryzel dengan cekatan memasukkan semua barang-barangnya dan bersiap untuk berangkat menuju Thailand.


Ryzel sudah memesan tiket di situs-situs yang ada di jejaring internet, di hari kamis biasanya pesawat tidak begitu sibuk, jadi ia berhasil memesan tiket pesawat dadakan ke Thailand, Bandar Udara Internasional Phuket lebih dari 6 jam sebelum keberangkatan.


Masih ada waktu beberapa jam, tetapi Ryzel tidak ingin menunggu di hotel, ia ingin menunggu di Bandara.

__ADS_1


Seperti kegiatan yang sebelumnya Ryzel lakukan, selama di dalam mobil menuju bandara, Ryzel menyalakan siaran langsung di Tiktod dan mengobrol dengan para penggemar supaya tidak merasa bosan.


“Bagaimana hari ini? Tidak ada sesuatu yang membuat kalian sedih, kan?“


__ADS_2