
Di pagi hari, Ryzel terbangun dari tidurnya lantaran bunyi alarm yang bising.
Tepat pukul 5 pagi Ryzel bangun dari tidur dan segera ia mencuci tubuhnya untuk bersiap-siap menjalani hari.
“Hmm? Tugas baru?“
Ryzel memiliki firasat pada Sistem, begitu ia memeriksa antarmuka panel Sistem, sebuah tugas masuk baru tersedia.
[Tugas Masuk Utama!]
Tugas : Masuk ke Pantai Patong.
Waktu : 24 Jam (19 jam 16 menit).
Syarat : 50.000 Orang Pengikut Tiktod.
Hadiah : Tidak Diketahui.
Hukuman Gagal : Adik Kecil Tidak Bisa Bangun Lagi
[Tugas Otomatis Diterima!]
Setelah melihat panel tugas masuk, Ryzel langsung membuka ponselnya dan mencari lokasi Pantai Patong.
Ternyata jaraknya lumayan jauh, sekitar 34 kilometer dari hotel yang ia tempati ini, lebih jauh dari jarak Bogor ke Depok.
Tanpa berlama-lama lagi, Ryzel membereskan barangnya dan bersiap untuk pergi ke lokasi masuk pada tugas kali ini.
Melihat tasnya sudah diisi oleh barang-barang dan baju kotornya yang telah dicuci sekaligus dikeringkan juga sudah di dalam tas, Ryzel menggendong kedua tasnya dan turun ke lobi hotel untuk konfirmasi keluar atau check out dari hotel.
Setelah keluar, Ryzel mengambil ponsel dan gimbal, WiFi portabel masih menyala dan berfungsi dengan baik walaupun dirinya tidak lagi di Indonesia.
Ryzel tidak perlu mengganti provider atau kartu sim ponsel agar bisa terhubung ke internet, WiFi portabel sangat berguna baginya yang akan bepergian jauh dan ke beberapa negara.
“Halo, Semuanya! Selamat pagi! Bagaimana semalam? Kalian tidur nyenyak?“
Masih seperti biasanya Ryzel melakukan pembukaan usai menyalakan siaran langsung. Sebagai seorang yang ditonton oleh banyak orang, Ryzel harus bersikap baik dan menunjukkan perilaku yang setidaknya beradab. Ia menanyakan kabar para penontonnya dan berbicara dengan akrab seolah-olah benaran mengobrol secara langsung dengan penonton.
“Halo, Bang Ryzel! Ada apa ini, tumben pagi-pagi siaran langsungnya?“
“Mendengar pemberitahuan siaran langsung dari akun Tiktod Ryzel, aku langsung bangun walaupun masih terasa ingin tidur.“
“Pantai Patong? Aku belum pernah melihat pantai di sana? Apakah indah dan banyak wanita yang memakai bikini?“
“Apakah Penyiar ingin ke Pantai Patong? Aku jadi tidak sabar ingin melihat pemandangan pantai!“
“Halo juga! Aku tidur nyenyak semalam!“
“Semalam aku bermimpi baik, aku bersetubuh dengan wanita yang aku suka!“
“…”
__ADS_1
Para penontonnya membalas pertanyaan Ryzel. Hanya dalam 2 menit saja, ruang siaran langsung Ryzel telah menerima 20.000 orang yang menonton itu terus melonjak dan bertambah banyak setiap detiknya.
Sambil menunggu taksi daring yang telah dipesan datang ke jalan depan hotel, Ryzel mengisi waktu dengan siaran langsung, bosan jika diam dan bermain ponsel saja. Tidak salah ia mengaktifkan siaran langsung sekarang, komentar-komentar mereka sangat di luar dugaan.
“Sekarang aku ingin ke pantai, lebih tepatnya Pantai Patong, melihat-lihat pemandangan di pantai di pagi yang cerah ini ….“
Interaksi dengan penonton Ryzel lakukan sampai akhirnya taksi daring yang ia pesan sampai di depannya.
Di dalam mobil pun Ryzel masih menyiarkan siaran langsung, supir yang mengendarai mobil kebingungan dengan apa yang dikatakan Ryzel bersama para penontonnya.
Perjalanan menuju Pantai Patong ini memakan waktu hampir 1 jam lebih beberapa menit. Ryzel turun dari taksi dan membayar uang sekitar 300 baht.
Mobil yang dikendarai mobil sedan biasa yang tidak terlalu mewah, tetapi terawat baik sehingga Ryzel bisa merasakan kenyamanan selama di perjalanan, wajar jika harganya bisa mencapai 300 baht.
Ketika ingin sampai di Pantai Patong, Ryzel terlebih dahulu mematikan siaran langsung karena ia berniat untuk segera masuk.
Berdiri di pinggir jalan dekat pantai, Ryzel berkata di dalam hatinya, “Sistem, masuk sekarang!“
[Ding!Anda Telah Masuk di Pantai Patong! Selamat Kepada Anda Karena Telah Mendapatkan Kemampuan Bahasa Thailand Level 5, Poin Penampilan +6, Uang 2 Juta Dolar, dan Tubuh Wangi Alami!]
Setelah Sistem berbunyi, Ryzel dengan cepat mencari tempat duduk yang ada di dekatnya, kebetulan ia melihat penjual makanan pinggir jalan yang berada tidak jauh darinya.
Dengan gegas Ryzel berjalan cepat dan duduk di sebuah tempat duduk yang disediakan oleh penjual ini.
“Halo, mau pesan apa?“ Melihat Ryzel yang mendadak duduk, pria penjual makanan ini bertanya.
“Thai tea? Apakah ada?“ Ryzel menjawab dengan kepala yang agak berat, sebuah reaksi dari integrasi sudah dimulai.
“Iya, aku mau thai tea satu gelas.“ Ryzel mengangguk cepat dan kembali menangkupkan kepalanya dengan tangannya, ia memegangi kepala dan menahan rasa kesemutan yang makin terasa.
“Baik, tunggu sebentar.“ Pria tersebut berbalik badan dan pergi.
Di trotoar sepanjang pantai banyak sekali orang yang berjualan, tidak berbeda dengan di Indonesia yang di mana berjualan di atas trotoar suatu tempat.
Ryzel duduk sambil menundukkan kepalanya dan menahan proses integrasi integrasi yang terasa nyeri.
Sebuah pengetahuan baru ditanamkan secara permanen dan tetap pada kepalanya, kemudian dilanjutkan dengan sepotong energi asing yang masuk dan menjalar ke seluruh tubuhnya.
Samar-samar Ryzel merasakan wajahnya dipegang oleh sesuatu yang tidak terlihat dan gerakan itu terasa nyaman.
Proses itu terjadi selama 3 menit sebelum berhenti total dan Ryzel tak merasakan sakit lagi.
Perlahan kepala Ryzel terangkat, tangannya yang memeluk kepala itu turun pelan-pelan.
Begitu ia mendongak dan melihat ke arah gerobak penjual makanan, Ryzel mengerti huruf yang tertera di sana.
Aksara Thailand yang tidak dimengerti oleh Ryzel, kini ia paham dan tahu apa artinya, dalam sesaat Ryzel mahir dalam berbahasa Thailand.
Sniff!
Tiba-tiba, Ryzel mencium sebuah aroma yang sangat menyegarkan dan menyenangkan, aroma ini sangat dekat darinya.
__ADS_1
Kemudian ketika mencium tubuhnya sendiri, Ryzel tersadar, aroma ini berasal dari tubuhnya.
Ryzel tahu mengapa tubuhnya wangi seperti ini, sebab hadiah yang didapatkan oleh Ryzel untuk kesempatan masuk kali ini.
[Tubuh Wangi Alami: Aroma tubuh akan terpancar keluar dan tubuh selalu wangi meskipun Anda sedang berkeringat, tidak peduli kondisinya, Anda akan selalu wangi. Efek: 90% membuat wanita menyukai Anda.]
Layar tipis tiba-tiba muncul di depan matanya dan memberi tahu mengenai wewangian yang ia cium sekarang.
Respons Ryzel terhadap hadiah satu ini adalah biasa saja, bahkan ia kurang puas, lantaran ini akan membuat dirinya kerepotan.
Menghadapi wanita adalah sesuatu hal yang merepotkan.
Selepas dari itu, Ryzel cukup senang, setidaknya ia tak perlu membeli parfum dan tidak perlu takut bau.
Sebelum ada kemampuan ini, tubuh Ryzel juga memiliki wewangian yang maskulin, tetapi wangi itu hanya sedikit dan samar-samar.
Kali ini Sistem menguatkan wangi tersebut sehingga lebih terpancar keluar dari tubuhnya, sekaligus menambah efek tertentu.
Ting!
Sebuah bunyi notifikasi ponsel muncul, Ryzel segera membuka ponsel dan melihat pemberitahuan tentang rekeningnya.
Saldo rekening yang Ryzel punya sekarang berjumlah 540 miliar rupiah, itu telah ditambahkan dengan hadiah 1 miliar baht dari Sistem atas masuk di Bandara Internasional Phuket.
Senyum puas muncul di wajah Ryzel, uangnya makin banyak dan itu adalah sesuatu hal yang baik, ia tidak perlu memikirkan tentang uang selagi ada Sistem.
Cukup fokus pada Tugas Sistem, Ryzel yakin dirinya akan sukses.
Tepat ketika Ryzel mematikan layar ponselnya, ia melihat bayangan wajah diri sendiri pada layar hitam ponsel, jelas terasa pada alisnya yang makin tampan.
Dengan penasaran, Ryzel melepaskan maskernya dan bercermin menggunakan kamera ponsel.
Benar saja, wajah Ryzel makin tampan.
Ketampanannya melebihi para artis papan atas, bahkan artis dari negeri ginseng kalah oleh pesona wajah Ryzel.
Terutama sorot mata Ryzel yang berbeda ketika bola matanya bergerak, tampak sangat majestik dan memikat hati, sangat indah dan menawan.
“Ini minumannya,” celetuk Pria penjual makanan sambil menyerahkan segelas minuman kepada Ryzel.
Mendengar ini, Ryzel mematikan ponselnya lagi dan mengambil minumannya. “Terima kasih.“
Ryzel tanpa sadar mengucapkan terima kasih dalam bahasa Thailand.
“Sama-sama,” Penjual membalas dalam bahasa Thailand.
Tertulis rasa senang begitu Ryzel menggunakan bahasa Thailand yang bagus. Sebelumnya, Ryzel memesan thai tea menggunakan bahasa Inggris.
Pada saat Ryzel meminum thai tea sembari memandang Pantai Patong di depannya, sebuah suara wanita terdengar dari telinga kirinya.
“Sawadee kha~”
__ADS_1