Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 60: Pengkhianatan?


__ADS_3

Seorang pelayan wanita datang ke meja keduanya, dan menyajikan semua hidangan yang dipesan oleh mereka berdua ke atas meja.


Ryzel perhatikan, mata pelayan ini sangat berbeda saat menatapnya, terlihat sedikit menggoda. Mungkin perasaannya saja, ia tidak begitu merenungkan tentang ini.


Begitu pelayan tersebut pergi, Ryzel mengajak para penontonnya dan Maly untuk makan bersama.


“Ryzel, sepertinya pelayan itu tertarik denganmu,” bisik Maly di dekat telinga Ryzel.


Pandangan mata pelayan tersebut bisa diketahui oleh Maly, sebab mata pelayan tersebut persis sama dengan tatapan mata temannya sebelum ketahuan selingkuh, jelas sekali dari tilikan matanya yang mengandung rasa keterkaitan terhadap orang yang dipandang.


Tanggapan Ryzel hanya senyuman, ia sudah biasa dengan pandangan pelayan wanita tersebut. Banyak sekali wanita yang kebetulan berpapasan dengannya atau melihatnya yang melemparkan pandangan yang sama seperti itu.


Setelah itu, Ryzel dan Maly melahap makanannya dengan santai, mereka makan sesekali berbicara.


Ryzel juga mengajak para penontonnya untuk makan bersama selagi dirinya makan makanan khas Kamboja yang unik dan lezat.


“Bang Ryzel suka mie, ya? Perasaan yang dimakan selalu mie, makanan yang lain jarang di ambil.“


“Mie yang dimakan Ryzel terlihat enak, visualnya menggairahkan seperti pacarku!“


“Bagiku tetap mie Indonesia nomor satu! Sama dengan dia yang nomor satu di hatiku!“


“Sial! Cara makan Ryzel sangat menggiurkan menambah selera makan! Aku harus beli mie goreng di tukang nasi goreng!“


“Tidak ada makanan yang enak selain masakan ibu! Mie memang salah satu makanan terenak bagiku.“


“…”


Membaca rentetan komentar yang bergerak ke atas senyum Ryzel terbentuk lagi. Ia menatap layar ponselnya dan berkata, “Kuy Teav nama makanan yang aku santap sekarang, memang makanan ini lezat, terlebih aku juga sama seperti kalian pencinta makanan berbahan mie. Mie ini berbeda, kalian harus coba jika kalian pergi ke Kamboja.“


Begitu Ryzel mengatakan itu, Maly yang duduk di samping Ryzel tiba-tiba mengangguk, seakan-akan tahu apa yang diomongkan oleh Ryzel.


Makan malam di sini memang tepat, semua makanannya kebanyakan memiliki cita rasa yang lebih lezat dibandingkan restoran yang ada di hotelnya, kemungkinan besar restoran ini sudah bertahun-tahun hanya membuat makanan-makanan tersebut, hasil makanannya selalu enak karena kokinya sudah sangat mahir dan pakar dalam membuat makanan-makanan yang ada pada menu.


Sebelum kembali ke hotel, mereka berdua berjalan di atas trotoar jalan, menikmati suasana kota yang sebetulnya tidak berbeda dengan kota-kota lainnya. Ada satu perbedaannya, bangunan di kota ini memiliki bentuk yang khas.


Jalan raya di malam hari terbilang ramai dan lancar, tidak begitu macet seperti di Jakarta.


Berjalan di sini sambil memandangi keramaian kota rasanya cukup bagus.

__ADS_1


“Ryzel, apakah kamu memiliki cerita yang sama sepertiku?“ Maly memiringkan kepalanya dan menatap mata Ryzel yang berjalan di sampingnya.


Ryzel sudah tidak menyiarkan langsung setelah keluar dari restoran atau tempat makan. Sudah 5 jam lamanya Ryzel menyiarkan siaran langsung di Tiktod, itu terlalu lama.


“Ada, aku juga pernah diselingkuhi, dia bukan lagi berciuman dengan pria lain, dia bahkan memberikan tubuhnya ke pria lain, padahal aku sendiri belum pernah melakukan hal itu kepadanya, tidak pernah berciuman dengannya satu kali pun.“ Ryzel tersenyum terpaksa, rasa sedih masih bisa dirasakan oleh Maly.


Ternyata kasus Ryzel lebih parah daripada cerita cintanya. Maly ikut merasa sedih, ia tak sadar membayangkan bagaimana jadinya jika dia di posisi Ryzel, mungkin sudah depresi.


“Singkatnya, aku dan dia melakukan hubungan jarak jauh, dia selingkuh atas dasar mencari yang lebih baik dariku.“


Maly tercengang ketika tahu alasan mantan pacar Ryzel melakukan selingkuh. “Tunggu, apakah pria barunya tersebut lebih tampan darimu?“


“Tidak tahu,” Ryzel menjawab dengan sederhana. Ia sendiri tidak tahu apakah pria yang dimaksud Maly tampan atau tidak. Tidak bisa menilai ketampanan seseorang.


“Tidak tahu?“ Maly merenung sesaat. “Apakah pria di Indonesia semuanya tampan? Atau banyak yang tampan?“


“Ketampanan sifatnya subjektif, itu tergantung persepsi orang yang melihatnya. Aku saja di mata orang lain tidak sama dengan tanggapannya dengan tanggapanmu setelah melihatku” balas Ryzel sambil tersenyum.


“Kalau boleh aku jujur padamu, kamu adalah pria paling tampan bagiku, di tempat kerjaku dahulu sebelum menjadi selebritas internet, aku sudah melihat beberapa pria tampan, dan itu bagiku, mereka tidak lagi tampan. Sekarang, hanya kamu yang pantas dikatakan sebagai pria tampan.“ Saat mengatakan itu, Maly tersenyum manis. Ia mengeluarkan isi hatinya.


Ryzel tersenyum sembari mengangguk. “Terima kasih, tetapi aku tidak begitu tampan.“


Tetap merendah agar tidak kelihatan sombong.


“Tidak, aku tidak memperhatikan hal itu.“ Ryzel menggelengkan kepalanya.


“Pantas saja, dasar!“ dengus Maly yang sedikit kesal dengan pria tampan yang berjalan bersamanya. “Kamu termasuk golongan pria tampan, bahkan kamu tidak seperti orang Asia, Amerika, Timur Tengah, dan Eropa. Aku bingung dengan asalmu sejujurnya. Dari wajahmu aku tidak bisa menebak dengan pasti di mana negara asalmu.“


Sejak berinteraksi dengan Ryzel, Maly sudah menebak-nebak negara asal Ryzel. Begitu ia memperhatikan dan mencermati dalam diam, masih sangat sulit untuk menebak.


Ryzel ini memang tampan, tetapi ketampanannya tidak terikat dengan suatu ras daerah atau negara yang ada di dunia ini.


“Sudah, jangan bersedih lagi, ya.“ Maly menatap Ryzel dengan pandangan yang begitu lembut. “Aku yakin, kita berdua dan orang lain yang pernah dikhianati akan memiliki cerita cinta yang baik.“


“Aku juga berharap seperti itu.“ Ryzel mengangguk dan membalas dengan senyuman.


“Aku menunggu momen yang indah itu.“


Maly menatap ke atas langit dengan sorot mata yang penuh harapan. Tampaknya, wanita ini memang ingin sekali mendapatkan cinta yang tulus.

__ADS_1


Melihat Maly yang menyaksikan langit yang gelap tanpa ada terlihat bintang, Ryzel ikut menengadah ke atas dan memandang langit malam.


Terasa sangat sepi dan sunyi, sama dengan perasaan yang Ryzel rasakan selama ini.


Tidak terasa mereka berdua sampai di hotel, sebelum pergi ke kamar masing-masing, mereka melakukan latihan piano secara singkat, takut yang tinggal di hotel ini marah dan merasa diganggu oleh mereka berdua.


Jadi, mereka memainkan piano sesaat, terpenting Maly masih ingat dengan apa yang telah diajarkannya satu hari ini.


Setelah pengulangan latihan sekilas, mereka berdua berpisah dan kembali ke kamarnya masing-masing.


Begitu Ryzel duduk di atas kasur sambil melihat-lihat konten video di Tiktod. Ia melihat sebuah unggahan yang video yang membawa namanya.


Saat ia pantau dan saksikan sampai habis videonya, dahi Ryzel mengerut dan sudut matanya berkedut.


Wajah Ryzel menghitam dan ia terlihat sangat marah. “Tuduhan apa ini?!“


Di dalam video yang Ryzel tonton berisikan informasi bahwa dirinya telah melakukan penyalahgunaan uang yang diberikan oleh para penonton, uang hasil tebak-tebakan tadi dianggap sebagai uang yang diberikan oleh para penontonnya yang berdonasi.


Mengetahui ini, Ryzel langsung berkomentar di akun Tiktod yang mengunggah video ini dengan kalimat “Apakah ada buktinya? Jika Anda tidak bisa memberikan bukti yang jelas dan valid, aku mungkin akan melaporkanmu ke pihak berwajib. Jangan menyebarkan informasi palsu!“ pada kolom komentar yang ada pada video.


Baru 1 menit komentar Ryzel terkirim, itu dibalas oleh ribuan orang penggemarnya.


Mereka tidak percaya Ryzel bisa melakukan hal yang buruk seperti itu. Mereka percaya bahwa Ryzel benar-benar mengalokasikan uang yang mereka beri ke lembaga amal lantaran Ryzel mencantumkan buktinya dengan jelas di Instagrem.


Ryzel sedikit terkejut begitu melihat banyak balasan di komentarnya.


Sebuah pikiran melintas, ia berpikir untuk menjelaskan semuanya di kolom komentar ini. Dengan begitu, Ryzel menerangkan semuanya.


Setelah membeberkan semua yang benar terjadi, didukung dengan bukti yang sekali lagi Ryzel unggah di Instagrem pada malam hari ini. Banyak dari penontonnya yang percaya dan malah menyalahkan pembuat video karena membuat berita palsu yang sebenarnya bisa ditindaklanjuti ke pengadilan karena pencemaran nama baik.


Namun, sebelum ia berniat untuk melaporkan, unggahan video Tiktod ini menghilang dan tak bisa lagi ditemukan.


“Penyebar berita palsu memang sangat mengkhawatirkan, mereka tidak memikirkan lagi tentang dampak dan akibatnya setelah menyebarkan rumor yang merugikan seseorang yang bersangkutan. Memang keparat!“


Ryzel membuang ponselnya begitu saja di atas kasur, ia merasa kesal dengan adanya berita tadi. Untungnya, itu langsung ditemukan olehnya dan Ryzel diklarifikasikan saat itu juga.


Ia berharap berita yang tidak benar tadi tidak menyebar luar ke dunia maya.


Sayangnya, harapan tidak selalu bisa terwujud.

__ADS_1


Ketika Ryzel tertidur dalam keadaan marah, unggahan yang menyebarkan informasi palsu menjadi viral dan terkenal hingga banyak awak media yang memberitakan ini di situsnya.


Orang yang sedang dibicarakan tidak tahu apa-apa soal ini, ia sedang tidur pulas sambil bermimpi sesuatu yang sangat indah.


__ADS_2