
Sistem memberi Ryzel dua hadiah yang berbeda, dan kedua hadiah tersebut segera diberikan kepada Ryzel.
Tubuh Ryzel sedikit gemetar berbarengan dengan pesawat yang telah berhenti di lapangan bandara.
Sebuah pengetahuan baru tersimpan di dalam otak Ryzel secara permanen, dan pengetahuan ini dapat digunakan oleh Ryzel secara langsung tanpa harus berlatih, hanya ada sedikit adaptasi di awal. Kemampuan tersebut ialah bahasa Bali level 4 yang di mana mendekati profesional layaknya orang Bali asli atau sesepuh di sana.
Hadiah lainnya adalah berupa uang dengan mata uang yang berbeda, yakni uang Peso sebesar 10 Miliar yang setara dengan 2,6 triliun rupiah, hampir menyentuh 2,7 triliun.
Uang Ryzel bertambah sekali lagi. Jumlah uang 2 triliun rupiah bukan uang yang sedikit, dia bisa membeli banyak barang dari uang sebesar itu.
Ryzel bingung dengan uang yang dia punya dan dapatkan dari Sistem digunakan untuk apa.
Pastinya, Ryzel akan menggunakan uang tersebut ke hal yang berguna dan bermanfaat dengan tujuan yang baik pula.
Namun, targetnya masih belum diperkirakan dan direncanakan. Ryzel masih mencari target atau objek untuk mengalirkan uangnya yang sudah terkumpul banyak sekali.
500 triliun rupiah yang ada di rekening bank merupakan uang dengan jumlah yang sangat banyak. Tak terbayang bagaimana cara menghabiskan uang itu dengan cepat.
Mungkin ada caranya, seperti membuat satelit dan pesawat luar angkasa, tetapi itu tak ada gunanya untuk Ryzel saat ini.
Di masa depan bukan mustahil untuk Ryzel membuat pesawat luar angkasa ataupun satelit dengan tujuan yang jelas dan bermanfaat.
Untuk sementara waktu, uang dari Sistem akan Ryzel kumpulkan sampai berjumlah lebih banyak dari yang dia punya sekarang. Jika memang bisa, Ryzel ingin mengumpulkan hingga melebihi harta kekayaan orang terkaya di dunia saat ini.
Ryzel berharap Sistem memberikan hadiah berupa saham dan semacamnya agar asal-usul uang yang dia miliki jelas.
Memeriksa bahwa uang telah masuk ke dalam rekening banknya, Ryzel cepat-cepat mengambil barang bawaan dan keluar dari pesawat.
Begitu turun dari pesawat, Ryzel mendapatkan kejadian yang tak pernah ia duga, dia menabrak seorang wanita dengan tidak sengaja.
"Aaa!"
Seorang wanita yang berjalan di depan Ryzel hampir terjatuh karena dorongan tubuh Ryzel dari belakang.
Untungnya, reaksi tubuh Ryzel begitu cepat sehingga dia sempat memeluk pinggang wanita tersebut dan menahan tubuhnya agar tidak jatuh ke tanah.
Wanita yang dipeluk pinggulnya oleh Ryzel tertegun melihat wajah Ryzel dengan pupil mata yang membesar.
__ADS_1
Ryzel yang memegang pinggang wanita tersebut terdiam untuk beberapa saat, matanya menelusuri penampilan wanita di depannya sekilas.
Visual wajah dari wanita ini terbilang cantik dengan riasan yang tipis, tetapi wanita ini berbeda dari wanita asli Indonesia yang pernah Ryzel lihat. Seharusnya, wanita ini adalah orang luar negeri.
Merasakan banyak tatapan mata ke arahnya, Ryzel dengan lekas menarik tubuh wanita ini dan membantunya berdiri dengan baik, kemudian meminta maaf karena telah melakukan kesalahan menabraknya.
Sebelum pergi, Ryzel bertanya-tanya tentang kondisi tubuh wanita di depannya dalam bahasa Inggris memastikan dia baik-baik saja usai ditabraknya.
Wanita tersebut berkata bahwa dirinya tidak apa-apa lantaran tak jadi terjatuh dan membentur permukaan lapangan bandara yang keras.
Setelah tahu akan hal tersebut, Ryzel berjalan mendahului wanita itu dan meninggalkan bandara dengan cepat.
Hotel di Bali telah Ryzel pesan dari sebelum keberangkatannya, yakni di pagi hari setelah mendapatkan pemberitahuan Tugas Masuk dari Sistem.
Keindahan dan kemewahan hotel di Bali tak perlu ditanyakan lagi. Rasa elegan bercampur dengan suasana yang sangat terasa bersentuhan dengan alam dapat dirasakan oleh Ryzel di dalam hotelnya yang dia pesan.
Harga hotel yang Ryzel pesan terbilang mahal karena fasilitasnya pun tak murahan.
Di kamar Ryzel terdapat kolam renang luar ruangan yang bebas Ryzel pakai selama masih menginap.
Sayang sekali sudah malam hari, Ryzel tidak bisa mau berenang di malam hari. Alasannya adalah dia percaya bermain air atau mandi di malam hari akan menimbulkan gejala rematik.
Maka dari itu, Ryzel menghindari kegiatan yang menimbulkan penyakit yang berbahaya.
Di malam hari ini, tak ada yang ingin Ryzel kerjakan selain siaran langsung dan makan makanan khas Bali di dalam kamar tanpa harus pergi ke restoran.
Ryzel lelah karena sudah bepergian terlalu sering menggunakan mobil. Walaupun menyetir mobil hanya duduk, tetapi duduk juga dapat menimbulkan kelelahan, lebih lagi kaki dan tangan tetap bergerak ketika duduk berjam-jam.
Tubuhnya tak terlalu merasa lelah, melainkan otak dan mentalnya yang lelah karena sudah banyak kejadian yang telah terjadi di beberapa hari yang dekat ini.
Dimulai ke rumah Nenek Risa, berkunjung ke rumah baru, dan terakhir membantu pindahan rumah Rina dan Rani ke rumahnya.
Menyalakan ponselnya, menekan logo aplikasi Tiktod, Ryzel meletakkan ponsel di sandaran ponsel dan mengarahkan kamera depan ke dirinya yang sedang duduk di kursi bambu bersandar yang ekslusif dan cukup nyaman.
Merasa sudut pandang kamera sudah cocok dengan penampilannya, wajahnya sudah terlihat tampan, Ryzel sudah siap untuk mengaktifkan siaran langsung di malam hari ini.
Jari telunjuk Ryzel bergerak dan dia menyentuh bagian layar ponsel yang memiliki tulisan "nyalakan".
__ADS_1
Setelah menekan tombol tersebut, ruang siaran langsung Ryzel terbang dan memberikan banyak notifikasi pada penggemar yang telah mengikuti akunnya.
Senyum dan bersandar, Ryzel menunggu selama beberapa detik dan mulai melakukan pembukaan khas siaran langsungnya yang tak pernah dilupakan.
Tidak butuh lama, ruang siaran langsung Ryzel dipenuhi oleh rentetan komentar yang sangat acak.
Sudah ada 270.000 ribu orang lebih yang menonton siaran langsungnya pada kesempatan kali ini. Meskipun agak rendah untuk sekarang, Ryzel yakin akan bertambah di menit kemudian.
Benar saja dugaannya, setelah dia memberikan uang kepada orang yang menjawab tebakannya dengan benar, ruang siaran langsungnya ditonton oleh 389.000 orang secara bersamaan.
Angka itu melebihi angka tertinggi ruang siaran langsungnya ditonton oleh banyak orang.
"Kalian sudah makan malam?" tanya Ryzel sambil menyuapi dirinya dengan sesendok nasi campur khas Bali dan disusul dengan sate lilit ayam.
Makanan dalam negeri memang sangat enak, memang sudah benar jika makanan asal negara sendiri adalah yang paling enak.
Setelah pertanyaan Ryzel dikeluarkan, banyak penggemar yang mengirimkan jawabannya sesuai dengan apa yang terjadi pada masing-masing para penggemar.
"Sudah, baru saja aku makan ayam penyet!"
"Belum, Bang. Aku lagi menunggu mamah selesai masak nasi!"
"Air liur aku menetes melihat pria ini makan, padahal aku sudah makan tiga menit yang lalu, sialan!"
"Aku makan nasi goreng langganan aku, Penyiar. Entah mengapa aku melihat kamu makan jadi ingin makan juga, haha!"
"Ryzel, aku ingin bertanya, apakah benar kamu menolak ajakan penggemar kamu untuk berfoto bersama?"
"..."
Membaca komentar para penonton memang suatu hiburan yang sangat menghibur Ryzel. Jawaban variatif mereka yang membuat orang tak berhenti tertawa dan senyum-senyum sendiri tanpa alasan.
Akan tetapi, senyuman Ryzel berubah saat membaca komen terakhir yang Ryzel baca.
Alis Ryzel saling bertautan dengan mata yang memicing menatap komentar tersebut yang telah dia tahan dengan jarinya.
"Menolak ajakan penggemar untuk berfoto bersama?Apa maksudnya?" gumam Ryzel yang mengulang tulisan komentar di layar ponselnya.
__ADS_1
Entah mengapa perasaan Ryzel menjadi tak enak sehabis membaca komentar satu ini.