Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 225: Pertemuan Besar


__ADS_3

Ryzel melirik tubuhnya yang diselimuti energi asing. Energi ini terasa sangat kuat, bahkan dia merasa bisa melakukan apa saja.


Di tengah dadanya, Ryzel bisa merasakan ada sesuatu yang bersemayam di dalam, benda tersebut menyerap energi gelap dan energi lain yang ada di sekitarnya dan membuat tubuhnya terus bertambah kuat di setiap detiknya.


Duar!


Gelombang energi yang dashyat meletus dari tubuh Ryzel, membuat riak besar pada ruang gelap di sini, seolah ruang yang bergejolak dan ingin terkoyak.


Beruntungnya, tidak ada apa di ruangan gelap ini, jikalau di sekita Ryzel terdapat tanah dan bangunan, semuanya akan hancur tak tersisa. Inti planet pun bisa dihancurkan oleh gelombang ini.


Berikutnya, tubuh manusia Ryzel mengalami perubahan besar, seluruh penampilannya berubah menjadi makhluk besar yang mengerikan.


Seekor naga berwarna hitam dengan sinar emas dan perak di sekujur tubuhnya tengah berdiri gagah, sepasang sayap yang sangat besar terentang sangat lebar dari lubang ruang angkasa, memiliki lebar 2 kali panjang ukuran tubuhnya.


Kepala naga ini memiliki 7 tanduk yang mencuat ke belakang, sepasang mata reptilnya berubah menjadi kekosongan tampak hampa, hanya ada warna hitam yang pekat.


Seluruh tubuhnya hampir mirip dengan tubuh naga Ryzel yang sebelumnya, tetapi ada perbedaan warna sisiknya yang benar-benar gelap dengan suatu pancaran cahaya emas dan perak.


Selain itu, di tubuhnya dikelilingi oleh 2 kubus berwarna hitam dengan garis putih yang terus berputar. Aura kuat dapat dirasakan dari dua benda tersebut.


Bukan cuma dari dua kubus tersebut, ekor panjang naga ini memiliki bola hitam yang berputar pada porosnya di ujung ekor, putarannya terlihat abstrak, ruang di sekelilingnya tampak retak dan sobek. Pancaran kekuatan dapat dirasakan dari benda tersebut, bahkan lebih kuat dari kedua kubus yang terbang melayang di sekitar tubuh naga.


Zing!


Tiba-tiba sinar emas menembak kuat ke atas menghancurkan kegelapan yang ada di jalurnya.


GRUOAHHH!!!


Bersamaan dengan itu, auman naga yang mendominasi memenuhi ruangan, mengacak-acak ruang yang berlaku di ruangan ini, membuat keempat naga yang tersisa merasa tertekan.


Energi ungu gelap dan lilac tiba-tiba menyelimuti keempat naga, kemudian lapisan energi emas yang megah menambahkan kekokohan guna menahan gelombang getaran yang merambat pada ruangan ini.


Sementara itu, pria yang duduk di singgasana tampak malas, tangannya bergerak melambai begitu santai, seolah sedang mengusir lalat yang melintas di depan pandangannya.


Namun, lambaian tangan tersebut terisi dengan kekuatan mutlak, getaran yang dapat menghancurkan ruangan ini menjadi netral dan lenyap dalam satu detik saja.


Sosok Ryzel berhasil berubah menjadi Naga Ruang baru, ukuran tubuhnya sama besarnya dengan keempat naga di belakang pria misterius tersebut.


Galaksi Bima Sakti ada di genggaman Ryzel sekarang.


Dewa Naga Ruang sudah tidak ada, dia mengorbankan seluruh jiwa dan nyawanya kepada Ryzel demi putrinya tercinta. Masih belum diketahui apa maksud sebenarnya dari tindakan besar yang dilakukan Dewa Naga Sathynus.


Saat ini, Ryzel benar-benar bisa mengontrol, menghancurkan, melipat, melubangi, memindahkan, membuat, dan membengkokkan ruang sesuka hati.


Sinar emas yang ditembakkan ke atas barusan merupakan cahaya emas berasal dari mata ketiga Ryzel yang ada di dahi kepala naganya.


Mata tersebut perwujudan dari Core of Space Dragon, memiliki kemampuan untuk menyerap ruangan dan energi apa pun dari luar guna menguatkan tubuhnya sendiri, dan juga memiliki kekuasaan dalam memerintahkan 200 naga dari ras naga api, air, udara, tanah, tumbuhan, petir, dan es yang tersimpan di suatu dimensi saku khusus.

__ADS_1


Sebuah berkah besar yang telah diterima Ryzel.


Sebelumnya, para Dewa hanya memberikan sedikit berkah dari kekuatan penuhnya pada Ryzel dengan tujuan yang belum diketahui.


Berbeda dengan Dewa Sathynus yang memberikan segalanya pada Ryzel.


Menggelengkan kepalanya, dua mata Ryzel yang terlihat kosong tersebut menatap pria yang masih duduk di singgasana mulianya.


Besar Ryzel dengan pria ini hampir serupa, tetapi lebih besar pria misterius tersebut.


"BAGAIMANA PERASAANMU, RYZEL?"


Mendengar suara yang muncul di kepalanya, Ryzel terkejut sambil menahan tekanan kuat dari suara tersebut. Padahal, Ryzel sudah memasuki mode terkuatnya, suara dari pria ini saja tak bisa Ryzel tahan dan abaikan.


Keempat kaki Ryzel sedikit bergetar akibat dominasi yang dibebankan pada tubuhnya.


Kepala Ryzel harus ditundukkan, kalau tidak melakukan itu, selama pria di depannya berbicara, Ryzel harus menanggung beratnya penindasan, dan itu terasa sangat menyiksa.


"Aku ... aku merasa luar bi–biasa."


Menggerakkan mulut saja begitu sulit. Suara Ryzel terdengar terbata-bata.


Pria di depan Ryzel tiba-tiba tersenyum, kemudian ukurannya bertambah besar lagi, bahkan tubuhnya ratusan juta kali lebih besar dari ukuran awalnya.


Ryzel hanya bisa melihat makhluk yang sangat besar tak terlukiskan tengah duduk normal.


Sosok Ryzel yang tampak besar, kini hanya terlihat seperti sebutir pasir yang disandingkan dengan manusia dewasa.


Perbedaannya sangat jomplang.


"NAMUN, INI BARU AWALAN, KEEMPAT DEWA INGIN MEMBERIKAN BERKAH KEPADAMU SECARA LANGSUNG, TERIMALAH."


Setelah pria tersebut mengatakan itu, keempat naga yang berukuran sama dengan Ryzel memberikan seberkas cahaya.


Dewa Ying Long memberikan sebuah belati dengan cahaya emas yang menyilaukan, diberkati oleh kekuatannya. Belati itu bernama Blade of Dragold. Memberikan efek amarah yang meningkatkan kekuatan fisik pengguna hingga 100 kali lipat selama beberapa saat, efek tersebut disebut Authority Rage.


Naga yang melambangkan waktu juga memberikan berkahnya berupa kuasa memanipulasi waktu terbatas, Ryzel hanya bisa memberhentikan waktu selama beberapa detik, dan itu tak bisa diaktifkan sesuka hati, hanya bisa digunakan selama 3 kali dalam sehari.


Three Sec of Frozen Time, keterampilan yang sangat Ryzel sukai.


Naga Destruzaer, Naga Kekacauan, menyerahkan berkah berupa Nerstrak, energi kekacauan yang dapat membusukkan dan menghancurkan segalanya.


Nerstrak Control secara resmi bisa Ryzel gunakan.


[Ding! Dewa Ying Long memberikan berkah! Selamat kepada Anda karena telah mendapatkan Blade of Dragold!]


[Ding! Dewa Kronosiel memberikan berkahnya! Selamat kepada Anda karena telah mendapatkan Kemampuan Three Zec of Frozen Time!]

__ADS_1


[Ding! Dewa Destruzaer memberikan berkah! Selamat kepada Anda karena telah mendapatkan Kemampuan Nerstrak Control!]


Suara notifikasi terdengar di telinga Ryzel, bersamaan dengan timbulnya perubahan pada tubuh naganya.


Senjata ilahi, Blade of Dragold berubah bentuk menjadi sarung cakar kaki kanan depan Ryzel, kemudian energi ungu gelap dan lilac membungkus seluruh tubuhnya, kedua berkah tersebut berhasil terintegrasi dengan baik.


Dan tanda angka 3 dalam tulisan angka Romawi tercetak bagian dadanya, kelihatan samar-samar.


Kekuatan Ryzel benar-benar ditingkatkan dan bahkan hampir melampaui keempat naga di depannya.


"TIAMAT, GILIRANMU SEKARANG, SETELAH INI KITA AKAN PERGI."


Setelah ucapan pria misterius tersebut jatuh, naga berkepala lima bergerak cepat dan muncul di samping Ryzel.


Lampu berwarna-warni keluar dari kelima kepala naga dan masuk tepat ke dada Ryzel.


[Ding! Dewa Tiamat telah memberikan berkah! Selamat kepada Anda karena telah mendapatkan Kemampuan Manipulasi Materi!]


Waktu berlalu begitu cepat, mereka semua berbicara satu sama lain membahas rahasia yang membuat kepala Ryzel hampir meledak.


Pria yang sangat kuat tersebut segera bertindak, kesadaran Ryzel dikeluarkan secara paksa oleh pria kuat tersebut dari ruangan gelap.


Begitu matanya terbuka, Ryzel melihat seorang wanita berdiri di depannya dengan anggun, penampilannya sangat cantik, melebihi kecantikan semua wanitanya.


Pakaiannya sangat indah, dengan gaun berwarna-warni yang mengekspos belahan buah pepaya besarnya.


"Kamu?"


Mata Ryzel terbelalak dengan pandangan lurus ke wajah cantik milik wanita tersebut.


Kelima wanita Ryzel yang duduk di sofa ikut terkejut dengan munculnya wanita cantik ini di dalam apartemen.


Wanita cantik itu duduk di atas pangkuan Ryzel, membelai dagu dan pipinya penuh kelembutan bagai menyentuh sutra, matanya menyemburkan kasih sayang yang mencolok.


"Aku Tiamat, Dewa Penciptaan, aku akan menjadi salah satu wanitamu."


Begitu ucapan wanita tersebut keluar, semua wajah mereka berubah.


Tiamat, dewa yang telah menjadi mitologi di dunia ini, sekarang memunculkan wujudnya dan menjadi seorang manusia.


Dengan hati yang senang dan bahagia, dia memilih untuk menjadi wanita Ryzel.


Berikutnya, Tiamat dalam mode manusia berhasil ditaklukkan di malam harinya.


Ryzel menceritakan tentang apa yang terjadi usai dirinya ditabrak cahaya emas yang menyilaukan.


[Ding! Tugas Masuk Terakhir telah dirilis!]

__ADS_1


__ADS_2