
"Aku sedang menikmati kelezatan daging ini. Rasanya cukup lezat. Aku menyukai daging ini."
Dengan cepat sikap Ryzel berubah setelah mendengar ucapan Pak Bernurd. Kesadarannya langsung kembali dan Ryzel berhasil menyelesaikan prosesnya integrasi hadiahnya.
Sebuah kemampuan yang punya banyak sekali permainan otak, segala cara dan trik ada di sini. Ada unsur pemahaman atau pengetahuan politik yang tersimpan ke dalam otak Ryzel.
Bisnis adalah bisnis, semua trik dan cara tersembunyi dilakukan demi cuan semata.
Mau bagaimana lagi, uang adalah tunjangan atau topangan hidup manusia di zaman sekarang. Tanpa uang, hati terasa bimbang. Ingin ke mana-mana pun susah rasanya karena tidak ada pegangan untuk menjamin keamanan dan keselamatan.
Tidak tahu kapan dunia ini benar-benar tenang tanpa ada kecurangan. Tampaknya, itu takkan bisa terwujud.
Bernurd menghembuskan napas lega mendengar Ryzel merespons pertanyaannya. Awalnya, ia kira Ryzel ini sedang memikirkan sesuatu dan sakit mendadak.
Pikirannya terlalu berpikir negatif dan berlebihan. Ryzel hanya sedang menikmati kelezatan makanan yang dimasak oleh pelayannya sendiri.
"Syukurlah, aku kira Tuan Ryzel sedang sakit atau merasakan ada yang salah dengan dagingnya," kata Bernurd dengan suara yang tenang.
Usia Bernurd sudah cukup tua, tidak baik berekspresi begitu berlebihan. Harus tetap tenang dan damai demi kesehatan tubuh.
Ryzel mengangguk sambil mengelus pipi kanannya, senyum canggung muncul di bibirnya. "Makanan ini cukup enak dan lezat. Sama seperti biasa, tak ada yang berubah rasanya."
Kepala Bernurd mengangguk beberapa kali menunjukkan bahwa dirinya mengerti.
Melihat Bernurd yang duduk di seberang meja, sebuah ingatan muncul di otak Ryzel, matanya menyala dengan ekspresi yang senang.
Dengan lekas Ryzel bertanya memakai intonasi suara yang sopan dan enak didengar, "Apakah Tuan Bernurd memiliki asisten pribadi?"
"Tentu saja, istriku, dia asisten pribadiku," jawab Bernurd dengan senyuman sambil memperkenalkan istrinya yang duduk di kursi sebelah.
Menoleh ke istri cantik Bernurd, Ryzel menyapa dengan sedikit anggukkan dan tersenyum.
"Apakah ada asisten pribadi yang lain? Maksudku, asisten yang bertugas mengurusi bisnis atau urusan yang lain dan tak bisa dipegang oleh diri sendiri secara langsung."
Bernurd paham apa yang dimaksud oleh Ryzel, asisten pribadi bukanlah istri, melainkan benar-benar asisten pribadi yang mengurusi segala pekerjaan yang tak bisa dikerjakan secara langsung olehnya karena tidak terpegang.
"Aku punya. Mengapa Tuan Ryzel bertanya tentang itu?" Bernurd balik bertanya dengan rasa ingin tahu yang tinggi.
"Aku butuh asisten pribadi," balas Ryzel sambil meletakkan garpu dan pisau kecilnya. "Apakah Tuan Bernurd tahu di mana dan bagaimana mencari asisten pribadi yang bagus?"
Pertanyaan Ryzel menjadi jelas, ternyata butuh seorang asisten pribadi.
Jelas, Bernurd punya relasi yang luas dan tahu dari mana dan tempat apa yang tepat untuk mengambil seorang asisten pribadi.
Tangan Bernurd mengeluarkan ponsel, kemudian memberikan ponselnya kepada Ryzel.
"Simpan nomor ini, dia adalah seorang ketua dari perusahaan yang menjadi perantara untuk merekrut asisten dan semacamnya. Seharusnya, dia punya banyak sekali asisten yang siap untuk dipekerjakan," jelas Bernurd sambil melanjutkan makannya lagi.
Gerakan jari Ryzel begitu cepat, tak ada 20 detik lamanya, dia sudah menyalin dan menyimpan nomor orang ini.
Beruntungnya, Berburu punya nomor orang yang bisa memberikannya asisten.
Setelah menyimpan nomor orang tersebut, mereka semua makan malam dengan tenang.
Bernurd dan rombongannya pergi usai berbincang-bincang dengan Ryzel. Setelah makan malam pun mereka masih mengobrol sesaat.
Mereka semua pulang kembali ke rumah dengan wajah yang puas.
Bertemu Ryzel merupakan hal yang menyenangkan bagi Bernurd karena banyak kejutan yang diberikan.
Tak hanya masih muda, pengetahuan tentang bisnis juga sangat tajam dan dalam, terlebih pikirannya sungguh-sungguh di luar kotak, out of the kardus.
Bertukar pikiran dengan pria muda itu membuat Bernurd lega dengan generasi muda.
Ternyata ada generasi muda yang sangat hebat dan melampaui generasi sebelumnya.
Selepas melihat tim Bernurd pergi dari mansion, Ryzel dan Raffy menghabiskan waktu beberapa menit berdua untuk belajar dan menonton televisi.
Tidak lama mereka berkegiatan bersama, mata Raffy sangat berat dan tertidur.
Anak kecil memang suka dengan tidur, tidak heran kalau Raffy kerap tertidur karena kelelahan.
Ketika sampai di sini, kondisi Raffy sudah mulai kelelahan, dan dia akhirnya tumbang setelah melakukan kegiatan beberapa saat.
Jadi, Ryzel ditinggal tidur oleh Raffy.
Raffy tidur di dekat kamar utama sendirian, sekarang dia tidak mau tidur bersama Ryzel satu kamar lagi lantaran Raffy ingin cepat besar dengan cara tidur sendiri. Ingin mandiri.
Ryzel tidak melarang dan menuruti kemauan Raffy. Oleh sebabnya, Raffy akan selalu tidur terpisah dengan Ryzel.
Memang harus seperti itu agar Raffy bisa mandiri lebih cepat dan sudah terbiasa hidup sendiri.
Nasihat Ryzel tentang kemandirian membuat Raffy mengerti mengenai kehidupan. Selain itu juga, Raffy tahu bahwa dirinya tak jauh berbeda dengan abangnya yang hidup sendiri.
__ADS_1
Di dalam hati Raffy, keinginannya untuk menjadi seperti seorang Ryzel sangat besar. Dia ingin mengalahkan Ryzel, dia ingin menjadi pria yang kuat.
Pada sekarang ini, Ryzel sedang diam di kamar memandangi layar ponselnya.
Sebuah kotak obrolan ditampilkan di dalam layar, tertulis nama Abiella dengan beberapa pesan saling bertukar.
Wanitanya, Abiella, dia seorang wanita berasal dari Perancis. Ryzel memintanya untuk datang ke mansion.
Abiella terkejut dengan kedatangan Ryzel, dan dia bilang besok akan ke sini.
Urusan pekerjaan model sudah hampir selesai, Abiella memberi tahu Ryzel tentang dirinya akan berhenti dari dunia pekerjaan sementara.
Ya, sementara, karena setelah menikah nanti, Abiella akan terus meningkat jenjang karirnya, tidak menjadi model, mungkin seorang perusahaan pakaian terkini.
Hal itu mudah bagi Ryzel, sebuah rencana tentang bisnis pakaian ada di otaknya.
Namun, Abiella tampaknya lebih ingin menjadi model brand ambassador atau duta merek global dari merek pakaian ternama. Lagi-lagi masalah ini mudah untuk Ryzel uruskan.
Tidak ada hal nepotisme, Ryzel hanya akan memberikan jalan kepada Abiella dan membiarkan Abiella berjalan sendiri sekuat tenaganya dengan pengawasan kuat Ryzel.
Bidang industri tidak ada yang baik, ada saja orang bajingan yang mesum di beberapa bidang pekerjaan, mau itu bekerja sebagai pegawai kantoran, entertainment, dan sebagainya.
Orang-orang jahat pasti ada, terlebih melihat Abiella yang cantik, mereka akan menargetkannya dan akan berbuat jahat pada wanitanya.
Peretasan, kemampuan peretasan sangat berguna.
Ryzel sudah memeriksa keamanan semua wanitanya, mereka memang aman dalam pekerjaan masing-masing.
Pekerjaan model Abiella cukup aman dan tidak aneh-aneh. Semuanya normal. Keberuntungan yang baik bagi Abiella, dan Ryzel akan mempertahankan keberuntungan tersebut.
Setelah itu, layar ponsel berganti dan Ryzel segera menghubungi orang yang direkomendasikan oleh Bernurd.
"Halo, selamat malam."
Ryzel langsung melakukan panggilan dengan orang yang punya banyak sekali calon asisten dan orang yang lain.
Orang yang Ryzel panggil bukan orang Perancis, melainkan orang Amerika Serikat dan cukup terkenal, Ryzel sedikit tahu tentang identitasnya.
Setelah mengobrol santai dan berbicara tentang asisten, orang tersebut memberikan beberapa daftar orang untuk Ryzel jadikan asisten pribadi melalui dokumen file.
Sehabis menelepon, Ryzel segera menggunakan waktu sebelum tidur untuk memilih orang-orang yang ada di daftar.
Ada 5 orang yang diberikan identitas dasar atau CV dan informasi lainnya.
Semua dari 5 orang yang akan dipilih oleh Ryzel adalah seorang wanita muda.
Pertimbangan terjadi pada Ryzel, merenung sambil melihat kandidat yang terbaik baginya.
Asal dari calon asisten ini berbeda-beda, tidak berasal dari satu negara saja. Kelimanya memiliki asal negara berbeda satu dengan yang lainnya.
Termenung selama lebih dari setengah jam sambil membaca riwayat hidup calon ini, Ryzel menemukan dua calon asisten pribadinya.
Dua calon ini berasal dari Negara Turki dan Amerika Serikat.
Wanita bernama Neha berasal dari Negara Turki, riwayat hidup yang sangat berpendidikan dan berprestasi, sedangkan calon asisten pribadi yang lainnya berasal dari Amerika Serikat dan prestasinya tak kalah bagus.
Menetapkan kedua wanita ini, dan Ryzel juga sudah melihat fotonya yang setengah dada ke kepala di dalam dokumen, pilihannya diberitahukan kepada orang yang memberikan dokumen wanita-wanita ini.
Pilihan Ryzel dikonfirmasi, kedua wanita itu sudah diberi tahu untuk terbang ke Perancis dan bertemu dengan Ryzel.
Ryzel tidak tertarik untuk melihat media sosial mereka berdua karena sudah melihat foto dokumen mereka. Keduanya cantik natural dan masuk ke dalam penilaian estetika keindahan Ryzel.
Sudah cukup seperti itu, tak perlu melihat lebih lanjut lagi.
Sekarang Ryzel hanya perlu tidur dan menunggu Abiella datang di esok hari.
Di jam 8 pagi waktu setempat, setelah sarapan pagi, Abiella datang ke mansion Ryzel dengan barang bawaan yang banyak.
Alasan Abiella membawa dua koper dan beberapa tas lain ke sini dikarenakan Ryzel meminta untuk Abiella pindah untuk tinggal di sini selama dia jalan-jalan ke keliling dunia. Tidak perlu sewa apartemen lagi yang mahal.
Uang yang dipakai sewa dibiayai oleh Ryzel, ingin beli rumah, tetapi Abiella belum menemukan yang tepat.
Sekarang Ryzel punya mansion mewah, dan Abiella yang akan mengisinya.
"Wow! Ini terlalu mewah dan juga besar."
Berjalan bertiga bersama Raffy dan Ryzel, wajah Abiella terlihat terpesona dengan kemewahan interior dalam mansion yang sangat-sangat luas.
Lantai bangunan yang menjulang hingga 5 lantai ini berisi banyak kamar dan ruangan fasilitas lain yang tentunya lengkap.
Sehabis melihat-lihat bangunan mansion, Abiella merasa sangat puas dan dengan senang hati untuk tinggal di sini.
"Kamu mengapa tidak bilang ingin ke sini sebelumnya? Kalau aku tahu kamu ke sini, aku pasti menjemput kamu," keluh Abiella yang duduk di pangkuan Ryzel.
__ADS_1
Keduanya sedang ada di sofa, di depan mereka ada Raffy yang duduk di atas karpet tebal fokus menonton tayangan kartun di televisi.
Benda bulat dan besar milik Abiella membuat mereka berdua tidak bisa lebih dekat. Benda itu yang mengganjal keduanya.
Ryzel bisa melihat jurang di antara kedua benda besar tersebut, dan Ryzel diperbolehkan untuk bermain dengan keduanya.
Mulut dan Ryzel menjelajah benda bulat itu, tak lupa untuk membalas ucapan Abiella, "Aku lupa dengan itu karena aku sedang sibuk dengan teman baruku."
"Teman baru?" Abiella menahan perasaan nikmat dari tangan Ryzel yang *******-*****, kemudian dia bertanya dengan ingin tahu.
Ryzel mengangguk dan kemudian dia meminta Navor untuk muncul.
Di bawah tatapan Abiella, sesosok makhluk aneh keluar dari saku atas pakaian Ryzel, terlihat menyeramkan dan familier.
Manik mata Abiella membesar dan dia tahu apa makhluk yang sekarang dia lihat.
Kiek!
Duduk di atas bahu Ryzel, mulut Navor terbuka dan dia meraung kecil ke Abiella.
"Seekor naga?" tanya Abiella tanpa sadar.
Kepala Ryzel mengangguk dan dia tersenyum sambil meneruskan kegiatannya.
Abiella adalah wanita keempat yang punya ukuran bola paling besar. Pertama dipegang oleh Elendra, wanita paling tua umurnya dari wanita-wanita Ryzel.
Navor terbang ke tubuh Abiella dan dia melirik dua gunung putih mulus serta besar dengan wajah yang agak bingung.
"Pfft!"
Menutup mulutnya, Abiella tidak tahan untuk tidak tertawa melihat ekspresi Navor yang bingung melirik dua bola besar miliknya.
Pakaian Abiella yang sekarang hanya terdiri dari kaus putih berjenis sedikit tembus pandang, juga tidak menggunakan wadahnya.
Kelihatannya, Navor ini bingung dengan apa yang sedang Ryzel lakukan pada dua bola besar ini.
Tidak lama kemudian, sosok Navor melompat kembali ke bahu Ryzel dengan sebuah pengetahuan baru tersimpan di dalam otaknya.
"Jadi, naga ini yang membuat kamu lupa untuk menghubungi aku dan wanita yang lain?" Tatap Abiella dengan mata yang tidak senang.
Ryzel menggaruk-garuk kepalanya dengan rasa bersalah. Dia lupa untuk mengabari wanitanya karena di dalam perjalanan kepalanya penuh oleh banyak pikiran.
"Maaf, Sayang. Aku tidak akan seperti itu lagi," ucap Ryzel meminta maaf kepada Abiella.
Memegang dagu Ryzel, wajah Abiella mendekat seraya berkata, "Malam nanti kamu harus dihukum."
"Dihukum?" Wajah Ryzel menjadi cerah mendengar kata hukuman dari Abiella.
Hukuman yang dimaksud bukan hukuman yang benaran hukuman, melainkan hal yang lain.
Berikutnya, mereka berdua bermesraan dengan wajah yang memerah, sesekali Ryzel melihat ke belakang untuk mengawasi Raffy.
Wanita memang makhluk paling indah. Oleh karena itu, Ryzel sama sekali tidak mau menyakiti wanita yang tak bersalah.
Ada pengecualian, kalau wanita itu memang brengsek dan layak untuk dilawan, seperti kaum feminis zaman sekarang yang sudah toxic atau tidak baik.
Ryzel tidak segan-segan membasmi kaum feminis dan semacamnya kalau mereka mengganggu ketenangan hidupnya yang sekarang.
Dengan kekuatan yang sekarang Ryzel miliki, bukan hal yang sulit untuk menenggelamkan sebuah negara.
Makan siang datang, mereka semua makan siang bersama dengan gembira dan senang.
Navor diberi makanan besar dan enak untuknya. Pelayan mansion Ryzel perintahkan untuk memesan beberapa babi panggang utuh untuk dimakan oleh Navor.
Jelas, para pelayan tidak tahu apa yang dilakukan Ryzel kepada babi guling panggang sebanyak itu.
Semuanya, termasuk juga dua pengawal Ryzel, selain Ryzel dan beberapa orang, tidak mengetahui keberadaan Navor.
Tepat di sore hari ketika Ryzel asyik bermain bola-bola besar dengan Abiella di kolam renang, kepala pelayan mansion datang untuk memberi tahu ada dua tamu yang datang.
"Aku mengerti. Bawa mereka ke ruang tamu dan katakan kepada mereka untuk menungguku sebentar," ucap Ryzel kepada kepala pelayan tamu.
"Baik, aku akan menjalankan perintah, Tuan."
Setelah itu, kepala pelayan mundur dan berbalik menuju ke lantai dasar, mulai melakukan apa yang disuruh oleh Ryzel.
Ryzel menunda permainannya bersama Abiella, kemudian dia bergegas mengenakan jubah mandi menuju ke lantai dasar ditemani Abiella yang mengenakan jubah mandi berbahan seperti handuk.
Dada berotot Ryzel terekspos dengan sedikit otot perut ditampilkan. Terlihat panas dan seksi di kacamata seorang wanita.
Abiella juga tampak seksi dengan menggunakan jubah mandi, tetapi dia lebih tertutup dan tak ada yang terekspos.
Setibanya di ruang tamu, sosok Ryzel muncul dengan sikap dan tampilan yang luar biasa.
__ADS_1
Duduk di atas sofa bersama Abiella, melebarkan kakinya untuk menampilkan temperamen dominasi, menatap santai ke arah kedua wanita yang duduk di sofa seberang seraya berkata, "Apakah kalian berdua Neha dan Mary?"