Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 125: Kebetulan yang Kebetulan


__ADS_3

"Em, boleh. Silakan duduk."


Ryzel membiarkan seorang wanita tak dikenal duduk di satu meja dengannya. Adegan ini sangat familier. Sebuah adegan yang sama ketika Amanda dan Ryzel bertemu di sebuah restoran dalam hotel.


Jadi, Ryzel sudah tahu bagaimana merespons suatu kejadian yang sama ini.


Segera wanita yang meminta izin tersebut duduk di kursi seberang Ryzel dan mereka berdua duduk berhadap-hadapan sekarang.


Ketika wanita ini duduk, Ryzel masih fokus pada makanannya, dan tidak memperhatikan sosok wanita yang duduk di depannya.


Pada saat jam makan tiba, kegiatan makannya tak bisa diganggu gugat, Ryzel pasti fokus dengan makanannya jika memang suatu pertanyaan tak dilontarkan oleh lawan bicaranya.


Kali ini, wanita yang datang kepadanya tidak mengajak Ryzel berbicara sama sekali. Dengan begitu, Ryzel pun tidak berbicara dan sangat fokus makan.


Mata wanita ini kerap memandang wajah Ryzel dalam diam, dia melahap makanannya sembari menatap Ryzel. Pipinya sudah merah, mirip dengan tas yang dibawa wanita ini.


Kelihatan sangat jelas bahwa wanita ini tertarik kepada Ryzel, tetapi dia masih malu dan canggung, kurang lihai dalam memilih dan mencari topik pembicaraan.


Setelah Ryzel menghabiskan makanannya, sosok wanita ini baru diperhatikan oleh Ryzel secara langsung.


Pupil mata Ryzel sedikit membulat lalu kembali normal ketika mengamati sosok penampilan wanita yang duduk satu meja dengannya.


Wanita ini mirip dengan orang yang memiliki darah blasteran Indonesia-China sehingga dari tampilannya tidak terlihat sepenuhnya seperti orang Indonesia asli.


Ada di beberapa bagian wajah wanita ini yang mirip dengan orang China, matanya agak sipit dan kulitnya putih langsat.


Keseluruhan penampilannya tampak dewasa dan cantik dengan sedikit riasan yang membuatnya lebih menawan.


Jujur saja, wanita ini memang cantik, dan Ryzel tidak menyangkal fakta ini.


Sata Ryzel memandang wanita tersebut, wanita ini tahu bahwa dirinya sedang diamati oleh Ryzel.


Tatapan sepasang mata Ryzel yang indah membuat wanita ini lebih tersipu hingga dia tidak sadar bahwa sendok yang dia pegang sudah tak ada lagi makanan, makanan yang dia ambil terjatuh kembali ke atas piring.


"Fokus makan saja, setelah selesai, kita boleh berkenalan," ujar Ryzel pada wanita di depannya dengan senyum yang menahan tawa.


Tingkah wanita ini yang tampak natural hampir membuat Ryzel tertawa.


Terkadang wanita cantik bisa memperlihatkan sisi konyol dan lucunya kepada orang lain.


"Eh, i–iya." Wanita cantik ini langsung tersadar dan langsung menundukkan pandangannya.

__ADS_1


Kini dia fokus menyantap makanannya sampai habis, dan menyembunyikan wajahnya dari Isander, terlalu malu untuknya jika dia menunjukkan wajahnya ketika makan di depan pria tampan ini.


Ryzel sedikit menggelengkan kepalanya saat melihat perilaku wanita ini, dia agak tertarik dengan wanita cantik di depannya, entah karena apa dia tiba-tiba ingin sekali berkenalan dengan wanita satu ini.


Setelah Ryzel bermain ponsel selama 15 menit penuh, wanita yang duduk bersamanya telah menghabiskan makanannya.


Mengambil gelas berisikan es jeruk, dan wanita itu menyesapnya sampai menyisakan setengah gelas.


Sebelum berkenalan dengan Ryzel, tangan yang bekas memegang alat makan dan gelas dibersihkan menggunakan tisu, dan dia mengulurkan tangannya ke Ryzel untuk berkenalan.


"Anu, kenalkan aku Risa," ucap wanita tersebut dengan nada suara yang terdengar agak kikuk.


Ryzel dengan sikapnya yang tenang menjabat tangan wanita itu sesaat dan berkata, "Aku Ryzel, salam kenal."


"Salam kenal juga."


Sehabis berjabat tangan, wanita yang bernama Risa ini menarik kembali tangannya dan menundukkan kepalanya.


Wanita ini terlihat pemalu.


Dengan sifat Ryzel yang ramah, dia mulai mengajukan beberapa pertanyaan untuk obrolan muncul di antara keduanya.


Cara Ryzel sangat bekerja dan mereka berdua mengobrol dengan antusiasme yang tinggi.


Risa termasuk orang yang tahu nama Ryzel, tetapi tidak dengan sosok dan identitasnya.


Tidak tahu mengapa banyak wanita yang tidak tahu tentang dirinya, padahal di ruangan siaran langsung Ryzel kebanyakan wanita.


Lebih dari 75% para penonton siaran langsung Ryzel berasal dari manusia yang memiliki jenis wanita, perempuan, atau gadis.


Sisanya adalah manusia berbatang.


Datanya bisa Ryzel lihat sendiri di akun Tiktod.


Tidak menyangka, lebih dari dua ratus ribu orang yang mengikuti akunnya, wanita ini bukan di antaranya.


Ternyata masih banyak wanita yang tak bermain Tiktod, salah satunya adalah Risa.


Pantas saja, dia tidak tahu Ryzel di Tiktod, sama sekali tidak bermain Tiktod.


Alasan Risa tidak mau bermain Tiktod karena dia tak mau kecanduan Tiktod dan mengikuti trend yang tidak jelas.

__ADS_1


Risa sendiri yang mengungkapkan hal tersebut kepada Ryzel di dalam obrolan ini.


"Benar, aku Ryzel yang dari Tiktod," jawab Ryzel sembari menampilkan senyumannya yang terlihat sangat tampan.


Selalu saja pipi Risa merona merah ketika Ryzel tersenyum. Tampaknya, dia tidak memiliki ketahanan terhadap ketampanan Ryzel.


Masih belum bisa beradaptasi dengan baik.


Jawaban Ryzel didengar oleh Risa dan dia langsung tersentak karena kaget tak tertahankan.


Tidak disangka dia bertemu dengan seorang yang luar biasa.


Meskipun telah tahu identitas Ryzel, sikap Risa kepada Ryzel masih sangat sopan, dan masih mengobrol dengan asyik.


Ryzel juga tahu dengan identitas Risa, dia merupakan seorang wanita yang bekerja di bidang perizinan.


Pekerjaan ini sangat sibuk dan Risa kebetulan mendapatkan cuti selama 5 hari, dia ingin menggunakan liburannya untuk sesuatu.


"Aku ingin pergi ke Yogyakarta ke rumah nenek, kalau kamu mau ke mana habis ini?"


"Eh?" Ryzel tercengang saat tahu tujuan Risa yang juga ingin pergi ke Yogyakarta. "Aku juga sama, aku ingin ke Yogyakarta untuk berlibur."


Tugas masuk yang diberikan oleh Sistem lumayan jauh, dan lokasinya adalah Kota Yogyakarta.


Cukup jauh jika pergi dari Kita Bandung, memakan waktu sekitar 8—10 jam, tergantung kondisi jalannya.


Apabila ramai, mungkin lebih dari 8 jam untuk bisa sampai ke Kota Yogyakarta, jika sepi dan terbilang lancar, hanya memakan waktu kurang dari 8 jam.


Risa pun ikut tersentak, menatap Ryzel dengan tak percaya. "Sungguh? Kamu tidak sedang menggodaku, kan?"


Wanita ini cukup percaya diri.


"Aku tidak berbohong, aku habis ini langsung pergi ke Kota Yogyakarta, mobilku sudah ada di dekat restoran ini."


Ucapan Ryzel terdengar meyakinkan dan Risa percaya untuk saat ini.


Lagi-lagi Risa terkejut, jadwal keberangkatan Ryzel hampir sama dengannya, habis ini dia ingin pergi ke Kota Yogyakarta dengan menaiki kereta.


"Aku juga sama, mengapa kita bisa sama seperti ini? Sangat kebetulan sekali," kata Risa dengan mata yang menunjukkan ekspresi yang tak percaya.


Dalam sekejap sebuah pikiran muncul di kepala Ryzel, dia berniat untuk mengajak Risa pergi bersama.

__ADS_1


Tersenyum ke arah Risa dan dia bertanya, "Bagaimana kalau pergi bersama?"


__ADS_2