
Tubuh Ryzel tersentak sekali lagi mendengar ucapan mereka berdua.
Kalimat yang mereka keluarkan tak pernah disangka Ryzel untuk bisa dirinya dengar.
Kedua tangan Ryzel memeluk erat keduanya dan mencium kepalanya penuh rasa bersyukur. Hati Ryzel menjadi sangat bahagia setelah mendengar ucapan pernyataan cinta keduanya. Usaha yang tak sia-sia Ryzel keluarkan, sekarang dia sudah mendapatkan hasilnya.
Ketika Ryzel memeluk tubuh mereka, Tasha dan Naran merasakan tubuhnya menjadi panas, hatinya berdegup lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
Untuk beberapa tahun lamanya, mereka berdua mendapatkan perasaan ini terhadap pria, sesuatu keajaiban yang paling diinginkan mereka berdua terwujudkan sekarang.
Keempat wanita Ryzel dan Raffy berdiri di belakang mereka bertiga yang saling berpelukan dengan senyum di wajahnya.
Neha, Navor, Mary, dan Zimey merasa bahagia meski di awal agak jijik dengan dua wanita yang memeluk Ryzel ini.
Alasannya adalah kedua wanita dari awal terlihat menahan diri, padahal mereka berempat bisa menangkap ekspresi dan gerak-gerik dua wanita ini yang menampilkan suatu ketertarikan terhadap Ryzel.
Tambahan alasannya mereka bisa seperti itu kepada Ryzel juga dikarenakan orientasi dan penyimpangan seksual mereka yang tak normal.
Dari hati mereka yang paling dalam, mereka berdua menyukai Ryzel, tetapi mereka munafik dan berusaha untuk mempertahankan penyimpangannya.
Semua wanita tidak ada yang ingin terus bertahan hidup seperti itu. Wanita butuh pria dan juga sebaliknya.
Melihat keduanya sudah sadar dan kembali normal, empat wanita Ryzel ikut senang dengan kembalinya mereka berdua menjadi wanita biasa yang menyukai pria.
Jelas, Raffy tidak tahu apa-apa, tetap tersenyum walau tak mengerti apa yang sedang terjadi.
Setelah itu, Ryzel mengajak keduanya bergabung menjadi anggota Harem, jawabannya sangat cepat, mereka sangat bersedia menjadi wanita Ryzel asalkan selama berhubungan itu tak ada pertengkaran sampai harus melakukan kekerasan fisik.
Bisa diketahui dari pernyataan mereka bahwa Tasha dan Naran merupakan korban kekerasan oleh pacarnya atau keluarganya yang tak sehat lagi.
Di sepanjang jalan melihat-lihat pemandangan di dalam altar, Ryzel dan yang lainnya mengobrol sesekali sambil fokus menikmati keindahan bangunan.
Tasha dan Naran juga mulai akrab dengan wanita Ryzel yang lain meski di awal ada kecanggungan.
Mereka tak bisa berlama-lama di dalam Katedral Santo Brasil karena harus bergantian dengan yang lain.
Ryzel telah mendapatkan beberapa hadiah dari tugas masuk yang sekarang.
Hadiahnya terdiri dari Perisai Stainless Steel, 1 triliun rubel, dan 2 rudal nuklir.
__ADS_1
Hadiahnya sangat aneh, terlebih perisai umum yang dikatakan Sistem bentuknya tak jauh berbeda dengan perisai biasanya.
Akan tetapi, perisai tersebut spesial, Sistem tidak mau memberi tahu tentang apa yang spesial.
Mungkin perisai ini akan Ryzel keluarkan bersama hadiah Anak Rusa Merah yang didapatkan dari beberapa hari yang lalu.
Hadiah Anak Rusa Merah masih belum Ryzel keluarkan karena belum sempat, mentalnya terpuruk dan menjadi sedih saat itu, tidak ingat dengan hadiah tersebut.
Mungkin nanti malam atau nanti sore usai pulang dari sini.
Pertama dia harus melakukan perbaikan pada tubuh Tasha dan Naran, mereka berdua sudah jelas tidak perawan lagi.
Penyebabnya bukan karena pria, melainkan karena alat khusus yang biasa mereka gunakan dalam berhubungan intim.
Sudah bukan suatu hal yang aneh bagi Ryzel, mereka berdua pasti memiliki keinginan melakukan itu yang tinggi, dan membuat mereka mau tidak mau menggunakan alat itu untuk mencari kepuasan layaknya bersama dengan senjata pria.
Kembali lagi ke hadiah tugas masuk, 2 rudal nuklir Ryzel simpan ke ruang penyimpanan pribadinya, untuk uang dia terima seperti biasa.
Sebelum pulang ke rumah, Ryzel mengajak semua rombongannya untuk pergi ke beberapa tempat yang indah di sekitar tempat wisata ini. Banyak tempat yang indah dan bisa mereka nikmati.
Selain pergi ke beberapa tempat, Ryzel juga mengajak mereka semua makan bersama sebagai cara supaya mereka semua bisa akrab satu sama lain.
Naran yang tomboi sudah mulai berubah, tetapi keinginan atau hasratnya yang besar memberikan sebuah perasaan aneh pada Ryzel melalui pandangan matanya.
Tampak sangat seduktif dan aneh, Ryzel pura-pura tidak tahu dan terus fokus makan.
Sementara itu, Tasha dengan mudah akrab dengan Raffy, dikarenakan dirinya menyukai anak kecil.
Puas dengan makan makanan di restoran dan beberapa toko pinggir jalan, mereka pergi ke beberapa toko untuk membelikan Naran pakaian wanita.
"Sayang, bagaimana dengan baju ini?" tanya Mary yang memiliki ilmu persoalan gaya atau busana.
Sekarang dia sedang membantu Naran mencocokkan gaya pakaiannya yang ingin ke arah feminim.
Sudah tidak lagi tomboi, Naran ingin menjadi wanita seutuhnya setelah mendapatkan Ryzel.
Mengelus dagunya, Ryzel memandangi gaun hitam cantik di tangan Mary, pandangannya bergerak ke sosok Naran yang tomboi dan mulai membayangkan sosok Naran dalam gaun tersebut.
Hasilnya cocok, menurut Ryzel akan lebih cantik sosok Naran dalam mengenakan gaun hitam yang sangat feminim.
__ADS_1
Ada rasa misterius dan tak sepenuhnya lembut. Seharusnya, cocok untuk Naran yang juga ingin terlihat kuat.
Ryzel mengangguk dan menjawab, "Bagus, aku suka gaun itu."
Mendengar jawaban Ryzel, Mary dan Naran tersenyum lebar.
Tanpa banyak berpikir, Mary mengajak Naran memilih beberapa bajunya yang memiliki gaya hampir mirip.
Mary bisa mengetahui gaya yang cocok untuk Naran, tak perlu bertanya lagi kepada Ryzel.
Setelah semuanya sudah berbelanja dan Ryzel membayar semua barang belanjaan mereka, termasuk barang Raffy, rombongan Ryzel pergi menuju mansion besar tempat mereka tinggal.
Belanja barusan menghabiskan uang 3 miliar rupiah karena banyak sekali barang yang dibeli. Harganya mahal karena ada pamor dan kualitas yang didapatkan.
Setelah memindahkan beberapa barang dari tempat Tasha dan Naran tinggal sebelumnya, Ryzel meminta waktu kepada mereka semua untuk ke kamar sendirian.
Semua wanita Ryzel tak keberatan dan membiarkan Ryzel kembali ke kamar sendiri untuk melakukan sesuatu.
Begitu di dalam kamar, Ryzel mengeluarkan sebuah perisai bundar dengan material stainless steel dari ruang pribadinya.
"Sangat ringan," kata Ryzel melambaikan perisai ini dengan tangannya.
Bobot perisai ini mungkin hanya beberapa kilogram saja, orang biasa bisa mengangkatnya.
Namun, begitu Ryzel mengangkatnya selama lebih dari 1 menit, energi di dalam tubuhnya terasa disedot tiba-tiba oleh perisai tersebut.
"Apa yang terjad?"
Dengan heran, Ryzel sengaja memegang perisai tersebut dan membebaskan perisai menyedot energi fisiknya.
Di dalam pandangan Ryzel, perisai yang berwarna perak mulai diselimuti warna emas kehitaman, sebuah ornamen atau pola mencuat dari tubuh perisai, membentuk sebuah gambar tubuh naga yang disorot dari samping, letaknya ada di bagian tepi perisai.
Sementara itu, gambar kepala naga dengan muncul di tengah perisai, dikelilingi oleh pola berbentuk matahari.
Ukuran perisai ini juga bisa diubah menjadi besar dan kecil, Ryzel seolah telah terbiasa dengan senjata perisai ini.
"Mengapa perisai ini berubah bentuk?" tanya Ryzel sambil memandangi perisai di tangan kanannya.
[Ding! Selamat Anda Telah Mendapatkan Perisai Kuno Ailles!]
__ADS_1