Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan
Bab 124: Pergi ke Kampus Selesai


__ADS_3

Sebuah kunci mobil dan beberapa lembar kertas diberikan oleh Sistem kepada Ryzel.


Melihat barang-barang ini, Ryzel menampilkan senyuman yang bahagia, dia tidak lagi mendapatkan uang dari Sistem, melainkan barang yang nyata dan asli.


Jujur saja, Ryzel lebih menyukai hadiah berupa benda seperti ini dibanding uang yang langsung tersimpan di tabungan bank.


Pasalnya, dia tidak bisa menikmati hasil dari usahanya menyelesaikan tugas dengan cepat, butuh beberapa proses untuk menikmatinya dan itu pun harus berpikir lagi ingin digunakan untuk apa uang yang didapatkan.


Mengambil kunci mobil di tangannya, mata Ryzel melihat-lihat bentuk kunci mobil yang mewah ini dan berkata, "Akhirnya, aku tak perlu berjalan kaki lagi untuk pergi ke mana saja."


Dengan adanya mobil ini, Ryzel berharap akan memudahkannya dalam bepergian ke tempat mana pun.


Banyaknya lembaran kertas ini merupakan sebuah dokumen dan surat tanda bukti kepemilikan rumah dan mobil.


Ryzel membaca lembaran kertas secara singkat dan cepat, tetapi dia tetap tahu inti dari keterangan yang disediakan di dalam kertas.


Isi dari surat-surat ini hanya memberikan informasi serta keterangan yang sangat detail mengenai rumah dan mobil yang dimiliki oleh Ryzel.


Tercantum nama Ryzel di surat kepemilikan barang-barang tersebut, keduanya atas nama Ryzel dan resmi menjadi barang milik Ryzel tanpa adanya sesuatu yang ilegal.


Sistem bisa mengurus surat-surat ini tanpa diketahui oleh Ryzel sendiri, memang sangat ajaib.


Dia sama sekali tidak tahu caranya sistem melakukan hal-hal itu.


Benda-benda yang dia pegang sekarang saja tak bisa dijelaskan cara munculnya.


Apakah ada sesuatu benda yang bisa memunculkan atau memanggil barang dari udara yang kosong di dunia ini? Tampaknya, tidak ada benda yang mampu berbuat seperti itu.


Semua kertas-kertas ini disimpan ke dalam tas Ryzel yang memiliki ruang begitu besar, dan kunci mobil dimasukkan ke dalam saku celana Ryzel karena dia akan memakai mobil yang baru saja ia dapatkan.


Menurut berita yang diberikan sistem, mobilnya sudah ditempatkan di area parkir kampus.


Sesuatu yang ajaib terjadi tanpa sepengetahuan banyak orang. Ryzel tak mengerti itu bisa terjadi.


Kurang dari 7 menit Ryzel diam di dalam toilet pria, dia keluar dan kembali menuju ke suatu kelas di mana dosen-dosen dan wanita kembar berada.


Mereka sedang menunggu dirinya untuk melanjutkan acara pengenalan tentang bangunan kampus.


Meskipun Ryzel bukan orang yang dipandang karena prestasinya, dia sangat dihargai lantaran ketampanannya, dan ketenarannya, bahkan dia diperbolehkan untuk merekam perjalanan mereka mengelilingi bangunan kampus yang cukup besar.


"Kampus yang aku dambakan ternyata seperti ini, aku ingin sekali kuliah di tempat itu!"

__ADS_1


"Fasilitas yang diberikan dan dihadirkan cukup lengkap, sangat bagus!"


"Omong-omong, wanita-wanitanya banyak yang cantik, aku menyesal karena kuliah di kotaku."


"Penyiar, bolehkah kamu lebih banyak menyoroti area kelas, terlebih ke arah para mahasiswinya, aku rasa aku telah menemukan jodohku sendiri."


"Apakah ada yang memperhatikan sesuatu? Aku melihat ada bidadari di kelas satu ini!"


"..."


Ryzel membaca sekilas beberapa rentetan komentar yang dikirim oleh para penggemarnya dan dia tidak menjawab, fokus dengan penjelasan yang diberikan oleh dosen-dosen di sini.


Dari awal Ryzel kembali dari toilet sampai akhir dari kegiatan pengenalan, Ryzel sangat fokus mendengarkan keterangan yang terlontar dari kedua ibu dosen.


Sesekali dia menjawab komentar orang-orang yang ada di ruang siaran langsungnya.


Jika tidak, banyak para penonton yang pergi dari ruang siaran langsung karena merasa tidak diabaikan.


"Terima kasih, Ryzel, telah menyempatkan waktu untuk ikut ke kampusku," ucap Rina yang memeluk Ryzel dengan erat.


Perasaan bahagia dan sedih dirasakan olehnya di waktu yang bersamaan.


Rina sangat senang sekali karena Ryzel bisa datang ke kampusnya, dan itu berdampak baik pada semangatnya berkuliah.


Ryzel memberi tahu soal kepergiannya setelah dari sini.


Ryzel mengusap punggung Rina dengan perlahan dan lembut, dan dia berkata, "Sama-sama, aku senang bisa melihat kampus yang luar biasa ini secara langsung. Kamu tak perlu bersedih, suatu saat kita akan bertemu lagi, dan itu pasti."


"Um, aku mengerti."


Mendengar ucapan Ryzel, hati Rina yang bimbang menjadi lega sekaligus senang.


Tak hanya Rina, Rani pun merasakan suatu perasaan yang bahagia, rasa sedih mengetahui Ryzel ingin pergi berangsur-angsur menghilang.


Setelah melakukan perpisahan di dekat asrama putri, Ryzel meninggalkan mereka berdua dan pergi ke tempat parkir kampus.


Sistem memberi informasi tentang letak mobil Ryzel diparkirkan.


Ternyata itu ada di pojok tempat parkir dan banyak orang yang berkerumun di sana.


Melihat kedatangan Ryzel, beberapa dari mereka tahu siapa Ryzel dan mereka memberikan jalan kepada Ryzel dengan terpana.

__ADS_1


Mereka tahu berita kedatangan sosok selebritas kecil di kampusnya, tetapi mereka semua tidak langsung mencari selebritas tersebut, malah tersangkut di sini akibat pesona dari salah satu mobil yang terparkir.


"Halo."


Ryzel mengangguk kecil ke arah mereka semua sembari melambaikan tangannya.


Beberapa dari orang ini tahu dirinya dan dia merasa wajib untuk menyapa mereka semua yang memanggil namanya berkali-kali.


Di bawah tatapan mata semua orang yang terperangah, Ryzel masuk ke dalam mobil mewah berwarna hitam, dan suara raungan knalpot mobil yang gahar terdengar.


Broom!!


Raungan yang mampu membuat telinga pecinta mobil menjadi hamil seketika meramaikan tempat parkir, membuat banyak orang yang ada di luar tempat area parkir menoleh.


Banyak orang yang berdatangan karena suara keras dari mobil mewah Ryzel.


Tahu kerumunan makin bertambah banyak, kaki Ryzel menendang pedal gas dan mobil melaju ke depan dengan pelan serta hati-hati.


Petugas keamanan dan penjaga tempat parkir bersatu untuk membuatkan jalan untuk Ryzel.


Mereka tahu betapa mahalnya mobil yang dikendarai Ryzel. Maka dari itu, mereka menjaga mobil Ryzel agar tidak ada mahasiswi dan mahasiswa yang sengsara.


Mahasiswa dan mahasiswi yang berkuliah di sini memang banyak yang memiliki latar belakang keluarga yang kaya, tetapi para petugas keamanan yang bekerja di universitas ini tidak yakin mereka bisa membayar ganti rugi dari kerusakan mobil Ryzel.


Broom!


Asap panas keluar dari lubang knalpot mobil, dan sosok mobil hitam yang keren ini keluar dari area universitas dengan bangga.


Banyak para mahasiswa yang memvideokan kejadian ini, dan tak sedikit dari mereka mengunggah Ryzel yang masuk ke dalam mobil dan mengendarai mobil mewah di akun media sosialnya.


Ryzel tidak tahu bahwa di internet sedang terjadi kehebohan tentang dirinya berkunjung ke suatu universitas di Kota Bandung dan berkendara mobil mewah.


Dalam sekejap, banyak media berita yang membahas Ryzel dan semuanya membuat gosip tentang Ryzel. Biasanya, mereka akan membuat judul yang terasa seakan-akan Ryzel sedang mencari sensasi.


"Mobil yang keren," gumam Ryzel yang tengah memegang kendali mobil sambil menatap jalan yang ada di depannya.


Dengan hadiah mobil ini, Ryzel mendapatkan kemampuan untuk mengendarai sebuah mobil, tetapi kemampuan ini tidak di level yang sangat tinggi, hanya ada di level 4.


Level yang diberikan itu cukup untuk Ryzel berkendara ke lokasi tugas masuk utama hanya dengan menggunakan mobil.


Namun, sebelum dia pergi ke luar Kota Bandung, Ryzel makan di restoran lebih dahulu untuk mengisi perutnya yang mulai kosong.

__ADS_1


Sebelum berkendara jauh disarankan untuk mengisi perut karena perjalanan belum tentu cepat.


"Halo, boleh aku duduk di sini? Aku tidak bisa menemukan tempat duduk untuk bisa makan di restoran ini."


__ADS_2