
Disisi Nuna
Nuna sudah di jalan menuju pulang dengan bodyguard nya tapi Nuna baru engeh jika jalan yang dia tuju bukanlah jalan menuju pulang
"Mau kemana? ini bukan jalan menuju pulang kan? " Tanya Nuna
"Kita kerumah sakit Nona, soalnya Nona Serena masuk rumah sakit bahkan keadaan nya kritis" Jawab Bodyguardnya
"Masuk rumah sakit? apa yang terjadi dengan Serena? " Tanya Nuna panik
"Nona berkelahi dengan temannya bahkan dia dikroyok" Jawab Bodyguard nya lagi
"Siapa pelakunya? " Tanya Nuna
"Teman sekolahnya, Jessica" Jawab Bodyguard
"Pasti sekarang Mommy, Daddy bahkan Berci sangat sedih mendengar Serena kritis" Batin Nuna
"Bisa lebih cepat! " suruh Nuna lalu mereka menurut
Nuna sudah sampai lalu dia ditunjukkan jalan oleh bodyguard nya menuju ruangan Serena
Nuna juga sangat khawatir dengan keadaan Serena jadinya dia berjalan cepat bahkan sesekali berlari agar cepat sampai
"Mana ruangan? " Tanya Nuna
"Ini Nona" Jawab Bodyguard lalu dia pun masuk kedalam tanpa permisi
Nuna bisa merasakan hawa kesedihan yang terpancar dari ruangan Serena bahkan suaminya yang selalu tersenyum melihatnya sekarang hanya bersikap lesu tapi masih berjalan mendekati nya
"Apa yang terjadi Berci? " Tanya Nuna pada suaminya
"Serena harus di bawa kerumah sakit di Singapura dan 2 jam lagi dia akan berangkat hanya menunggu ka Hellen menyiapkan surat-suratnya" Ucap Cio sambil memeluk istrinya
"Aku mau liat Serena dulu" Ujar Nuna bahkan dia mendorong Cio agar melepaskan pelukan nya
"Serena" Panggil Nuna dan Serena tersenyum melihat Nuna datang
"Kaka" Ujar Serena lemah dan Nuna tidak kuasa menahan tangisnya melihat Serena yang selalu ceria dan semangat harus menjadi lemah seperti itu
"Serena sembuh yah" Suruh Nuna dengan air mata yang sudah berguguran dari matanya
"Aku nggak kenapa-napa kok ka, aku punya pusing sedikit aja" Ujar Serena
"Iyah Serena gak kenapa-napa, tapi Serena harus pulang nanti yah, biar kaka ajak ketemu sama temen-temen kaka bahkan Serena janji mau ajakin kaka jalan-jalan" Ucap Nuna
"Hahaha aku lupa itu ka, Iyah setelah aku pulang aku janji bakal jalan sama kaka" Ujar Serena dengan senyuman khasnya
Daddy Rio sejak tadi bersembunyi di belakang Mommy Intan karena dia menangis takut putrinya kenapa-napa
__ADS_1
"Janji yah" Ujar Nuna lalu menunjukkan jari kelingking nya dan Serena dengan lemah mengaitkan jari kelingking nya dengan Nuna
"Janji ka" Ucap Serena
"Ay kamu dari sembunyi terus? ngomong kenapa sama anak kamu" Suruh Mommy Intan pada Daddy Rio
"Aku gak kuat Ay, aku malu nangis di depan Serena" Jawab Daddy Rio
"Daddyyyy" Panggil Serena karena sejak tadi Daddy nya tidak menanyainya atau bahkan mengajaknya bicara
Daddy Rio memunculkan kepalanya dari balik Mommy Intan
"Iyah sayang" Jawab Daddy Rio
"Daddy gak khawatir sama Serena? Daddy gak mau tanyain Serena? " Tanya Nya pada Daddy nya
Daddy Rio pun berhenti bersembunyi lalu dia mendekati anaknya itu
Serena langsung merentang kan tangannya ingin memeluk Daddy nya
"Daddy temenin Serena kan ke Singapura" Tanya Serena pada daddy nya
Daddy Rio menerima pelukan putrinya lalu dia mengangguk pelan
"Daddy bakal temenin Serena sampai sembuh"Ujar Daddy Rio
" Makasih Daddy"Ujar Serena
"Aku akan membooking dokter hebat yang ada disana agar putri ku cepat sembuh" Batin Daddy Rio
"Serena kalau kamu kenapa-napa, kaka kayanya bakal kehilangan satu jalan yang selalu kaka jalani" Batin Cio
Nuna mendengar semua suara hati orang-orang yang ada didalam situ
"Apa yang sudah terjadi dengan Serena? seperti nya semuanya sangat ketakutan sekarang" Batin Nuna
Nuna mendekati suaminya lagi yang ada di belakang Daddy dan Mommy nya
"Ceritain semuanya ke aku, gak usah ngomong lewat mulut kamu dalam hati kamu aja, aku bisa dengar semuanya kok"Suruh Nuna
Cio mengangguk lalu dia menjelaskan semuanya lewat suara hatinya dan Nuna angguk-angguk mendengarkan Cio
Cio sudah selesai bercerita dan Nuna menatap dalam-dalam suaminya
Nuna tahu betul jika suaminya sekarang ketakutan jika Serena sampai kenapa-napa
" Serena wanita kuat, kamu jangan takutkan apapun, itu cuma mati suri bukan beneran"Ucap Nuna pelan pada Cio
"Aku benar-benar takut sekarang" Ujar Cio lalu Nuna berdiri di depan Cio menangkup wajahnya
__ADS_1
"Tenangin diri kamu, nanti panick attack kamu kambuh" Ujar Nuna mengingatkan
"Kalau kamu mau ikut ke Singapura buat jaga Serena aku gak papa kok" Ucap Nuna
"Maksudnya kamu gak ikut? " Tanya Cio
"Kalau aku ikut, bisa-bisa aku hanya membebani kamu Berci" Ujar Nuna
"Kita gak akan ikut karena Daddy suruh aku buat jalanin semua bisnisnya selama dia pergi, Kita nanti cuma jengukin Serena aja yah" Ujar Cio
"Tapi kamu senyum dong" Suruh Nuna lalu Cio tersenyum tipis saja
Hellen datang dengan ter buru-buru
"Om! Aunty semuanya sudah selesai aku urus kalian bisa berangkat" Ucap Hellen
"Baiklah" Jawab Daddy Rio
"Aku mau bicara sebentar dulu sama Serena" Ujar Hellen lalu dia berjalan mendekati Serena
"Ka Hellen" Panggil Serena
"Kenapa kaka gak mau obatin aku? " Tanya Serena dengan bibir manyun nya
"Kaka mau Serena cepat sembuh nya, soalnya kaka takut semakin lama kamu sembuh cidera ringan kamu bisa jadi cidera berat nantinya, pesan kaka satu jangan terlalu banyak berpikir yah, nanti kepalanya makin pusing" Ujar Hellen
"Kaka nanti kalau libur jengukin aku yah, ajakin ka Dania juga" Suruh Serena
"Iyah bontot" Jawab Hellen dan Serena tertawa
Suster pribadinya Hellen datang mereka yang akan membantu melepaskan alat-alat kedokteran yang ada di tubuh Serena dan mereka juga akan menemani Serena di pesawat nanti untuk mencek setiap saat keadaan Serena
Disisi Jessica
Sebab kejadian tadi Jessica tidak berani pulang ke mansionnya tapi dia malah pulang ke apartemen nya
Dia mengobati luka dan juga lebam di wajahnya karena ulah Cio tadi padanya
"Gimana keadaan dia sekarang yah? " Ujar Jessica yang malah memikirkan keadaan Serena
"Kayanya nyawaku sudah di ujung tanduk, aku pasrah aja deh tapi setidaknya aku malam ini harus nyaman dulu" Sambung Jessica lagi
"Gara-gara obsesi ku ke Cio, aku sampai tega celakain Serena, yang hutabenenya sahabat ku sendiri, bahkan dia pernah belain aku pas Lisa kurang ajar ke aku" Ucap Jessica
"Aku pasrah aja lah, semoga aja Serena gak papa, Tuhan lindungin anak baik yang bernama Serena" Doa Jessica
"Kalau dia butuhin darah, aku kasih darah aku, kalau dia butuhin organ tubuh aku janji bakal kasih ke dia dengan tulus" Ucap Jessica
Entah kenapa dia menyesal setelah melakukan pengeroyokan tadi pada Serena
__ADS_1
Bahkan Jessica sering melamun sejak kejadian tadi, dia sangat menyesal karena sudah memukul Serena dengan kayu