SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 94


__ADS_3

Malam berganti siang


Cio sudah sampai di kampus, dia menghela nafasnya karena melihat Jessica sedang berdiri didepan mobilnya seakan-akan sedang menunggu Cio datang


Cio keluar dengan ekspresi datar seperti biasanya, jessica melihat Cio datang langsung menghampiri nya bahkan memeluk lengan Cio dengan manjanya


"Baru datang? aku lama tungguin kamu" Ujar Jessica dengan nada manja yang di buat-buat


Cio menepis dengan kasar tangan Jessica bahkan dia berjalan dengan cepat meninggalkan parkiran


Jessica tetap mengejarnya tapi Cio tidak menghiraukan nnya bahkan seperti menganggapnya tidak ada sama sekali


"Cio!kata ketua kelas hari ini dosen kita gak masuk jadinya kita di suruh kerja kelompok" Ujar Jessica tapi Cio tetap berjalan


Jessica yang memang nekat orangnya lalu dia memeluk Cio dari belakang dan Cio langsung berontak agar pelukan Jessica terlepas


Jessica dengan sekuat tenaga memeluk Cio bahkan pipinya menempel di punggungnya Cio


Jessica tidak perduli jika dia jadi bahan tontonan orang-orang sedangkan Cio masih terus berontak


Sampai Cio bisa terlepas dan Jessica tentu terjatuh ke lantai bahkan cukup kuat dia terjatuh


Cio mengibas bajunya lalu melanjutkan jalannya meninggalkan Jessica yang masih terjatuh


Serena melihat apa yang di lakukan Jessica pada kaka nya dia tergolong melihat Jessica yang tidak malunya memeluk kaka nya


Serena berjalan cepat lalu ketika sampai dia langsung menyuruh Jessica berdiri tanpa membantunya bahkan wajahnya terlihat marah


"Bangun! " Suruh Serena


"Bantuin kenapa Serena" Ujar Jessica


"Bantuin? buat apa? lu bisa berdiri sendiri" Jawab Serena ketus lalu Jessica berdiri sambil meringis


"Kenapa? " Tanya Jessica sambil mengibas tangannya yang kotor


Plakkkkkk!


Satu tamparan tepat mengenai pipi Jessica bahkan tamparan nya lumayan membuat pipi panas


"Lu udah tau kan kalau ka Cio punya istri ngapain lu kaya tadi Jessica? " Tanya Serena dengan geram menatap Jessica yang menatapnya dengan tatapan tajam


Jessica ingin membalas tapi Serena sudah menahan tangan Jessica yang sudah melayang di udara


"Lu gak usah ikut campur! " Teriak Jessica didepan Serena

__ADS_1


Serena menghempaskan tangan Jessica dengan kuat lalu dia tersenyum miring


"Oke gua gak akan ikut campur dalam urusan lu tapi gua bakal selalu jaga kaka ipar gua dari lu" Ujar Serena


"Bermusuh dengan ku sama saja membuat kuburan mu sendiri kan Jessica? " Tanya Serena lalu dia tersenyum miring


"Gua gak takut sama lu" Jawab Jessica tapi Serena hanya menganggukkan kepalanya lalu menepuk-nepuk pipi Jessica lalu pergi meninggalkan nya


Disisi Nuna


Nuna sedang duduk bersama dengan Mommy intan di taman mansion nya sambil meminum teh dan kue


"Mom kata Serena, Mommy bisa bikin make up?" Tanya Nuna pada Mommy Intan


"Bukan make up aja tapi yang lain juga"Jawab Mommy Intan


"Serena pinter banget yah make up, kayanya dia bakal jadi penerus Mommy kan" Ujar Nuna


"Sebenarnya dia mau jadi pembalap atau jadi chef aja tapi itu pas di SMP dulu dan angin apa yang masuk kedalam pikiran dia, dia bisa jadi punya kemauan buat jadi pendesainer dan model" Jawab Mommy Intan


"Tapi Serena punya guru yang hebat kaya Mommy kayanya bukan hal yang gak mungkin keinginan itu bisa muncul Mommy" Ujar Nuna


"Kamu pasti sudah tahu kan kalau Serena bukan anak kandung Mommy" Ujar Mommy Intan lalu tersenyum tipis


Nuna mengangguk"Tapi Serena sering bilang ke aku kalau dia sangat menyanyangi Mommy dan Daddy bahkan Serena sangat mengidolakan Mommy"Ujar Nuna


"Heyyy... Kami juga menyanyangi kamu sayang" Ujar Mommy Intan


"Jangan sedih seperti itu sayang" Ujar Mommy Intan sambil meraih dagu Nuna karena dia menunduk


"Malah terkadang Mommy dan Serena cemburu kalau liat kamu sayang" Ujar Mommy Intan


"Cemburu kenapa? " Tanya Nuna


"Arbercio sekarang lebih lengket dan selalu cari kamu ketimbang kami berdua" Ujar Mommy Intan, Nuna tersenyum tipis seperti malu-malu


"Besok kalian akan pulang ke mansion kalian, jadinya Mommy bakal sendirian kalau Serena kuliah" Ucap Mommy Intan dan memasang ekpresi sedih


"Mommy sedih? " Tanya Nuna lalu mendekat kan duduk mereka lalu Mommy mengangguk


"Mommy boleh tanya? " Tanya Mommy Intan sambil wajah serius


"Aaapa Mom? " Jawab Nuna yang ada rasa takut dengan pertanyaan Mommy Intan


"Apa Arbercio menunda kamu hamil? " Tanya Mommy Intan dan pertanyaan itu berhasil mendiamkan Nuna sesaat

__ADS_1


"Kee kenapa Mommy tanya gitu? " Ujar Nuna masih tergagap-gagap dengan pertanyaan Mommy nya


"Maid Mansion dapat pengaman di dapur dan kasih itu ke Mommy" Ujar Mommy Intan


"Kalau itu punya Maid laki-laki atau bodyguard Mansion gak mungkin, karena mereka gak akan mungkin masuk kedalam dapur" Sambung Mommy Intan


"Apalagi punya Suamiku" Tambah Mommy Intan


"Boleh kamu jujur ke Mommy? "Pinta Mommy Intan ke Nuna yang masih terdiam dengan semua penemuan Mommy Intan


" Bukan Berci Mom, tapi kami berdua yang memang menunda kehamilan, kami mau menikmati masa-masa berdua kami"Ujar Nuna bohong untuk membela suaminya


"Benarkah seperti itu? Cio pernah bilang bahkan dengan lantang kalau dia tidak mau punya anak" Ujar Mommy Intan dan kembali Nuna harus mencari alasan lain


"Jangan bohong ke Mommy" Mommy Intan menatap Nuna dengan tatapan serius


"Kami menunda sampai tahun depan Mom, karena kami mau menikmati masa-masa berdua kami Mom" Jawab Nuna dengan sopan dan hati-hati


"Tahun depan? "Ujar Mommy Intan lalu Nuna mengangguk


"Mommy gak mau desak kalian buat punya anak tapi Mommy cuma gak mau di antara kalian nanti ada kesalah pahaman yang berujung fatal tapi kalian gak mau bicara ke Mommy" Ujar Mommy Intan


"Misalnya Cio ngelarang kamu buat punya anak bilang ke Mommy karena Mommy gak mau kalau kamu sakit hati nanti sayang dengan sikap egois anak Mommy" Sambung Mommy Cio


"Iyah Mom" Jawab Nuna dan Mommy Intan memeluk Nuna


"Maafin aku Mom, aku gak mau nanti Mommy marahin Berci, karena aku percaya jika aku dan Berci bisa menyelesaikan masalah kami sendiri" Batin Nuna


Disisi Cio


Cio sedang duduk di kursinya sambil memainkan ponselnya dengan fokus bermain saham seperti biasanya


"Chagii lagi apa yah? kok chat ku dari tadi gak dia balas? " Batin Cio karena dia juga sambil menunggu chat dari Nuna


Serena datang dengan senyum manis menghiasi wajahnya tapi ada tatapan sinis menatapnya dia adalah Jessica


"Kaka! " Panggil Serena lalu duduk di samping Cio dengan berdempet-dempetan


"Ngapain kesini? kamu gak ada kelas? " Tanya Cio pada Serena


"Ada! tapi bosen aja di kelas makanya kesini" Jawab Serena


"Kaka hari ini gak usah pulang yah"Pinta Serena


" Kenapa? bisa marah istriku"Ucap Cio

__ADS_1


Serena tersenyum dengan lebar bahkan sampai terlihat gusinya


"Kenapa? " Tanya Cio lalu Serena membisikkan sesuatu ke telinga Cio


__ADS_2