SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 143


__ADS_3

Cio dan Serena sedang merebutkan Nuna sebab Serena mengajak Nuna untuk berbelanja sedangkan Cio malarangnya menjadikan mereka harus adu mulut di dalam ruangan


"Lepasin Ka Nuna ka! aku mau pergi sama dia" Ujar Serena sambil menarik tangan Nuna


"Kamu yang lepasin, dia lagi hamil ngapain dibawa jalan" Ucap Cio yang tak mau kalah


"Cio! Serena nanti sakit Nuna nya kalau di tarik gitu" Tegur Mommy Intan


"Mommy juga ikut kok jalan-jalan ngapain di larang si ka" Ujar Serena


"Ka Nuna bilang tadi malam bilang di mau makan ke tempat terkenal yang ada di Korea" Ucap Serena


"Ya kan? " Tanya Serena meminta pembelaan


"Mana ada kamu pasti mengada-ada" Bantah Cio


"Chagiiii tolak dia" Suruh Cio


"Ka Nuna lepasin tangan kaka" Suruh Serena


"Coba kalian lepasin tangan aku" Suruh Nuna


"Gak! " Jawab mereka cepat dan bersamaan


"Cio ibu hamil itu baiknya di luar buat jalan-jalan gak baik juga dia harus di sini" Ucap Mommy Intan karena ucapan Mommy Intan barusan Cio langsung melepaskan tangannya lalu menundukkan kepalanya


Nuna tertawa dia sudah tahu pasti jika seperti itu suaminya akan menangis, semua yang di alami ibu hamil di alami oleh Cio,mood yang sensitif pun dia alami


Nuna langsung memeluk kepala Cio tapi dia sambil tertawa melihat suaminya menangis sebab di tegur Mommy nya sendiri


"Mulai lagi deh, kalau gini aku pasti ngalah lagi" Ucap Serena dengan wajah kesalnya


"Dad anak laki-laki Daddy udah gak normal" Ucap Serena


"Apaan sih dikit-dikit nangis kaya bocil" Omel Serena lalu dia berjalan ke sofa tapi mulut nya masih saja mendumel


Nuna melongakkan kepala Cio agar menatap nya lalu menghapus air matanya


"Kenapa nangis? Mommy gak marahin kamu kok" Ujar Nuna lembut


Mommy Intan dan juga Daddy Rio tersenyum melihat putra yang memang jarang menangis malah suka menangis setelah Nuna hamil


"Ay dulu kamu hamil kalau gak salah cuma gak mau dekat-dekat aku sampai 1 bulan aku gak bisa dekatin kamu bahkan kamu nginep di mansion nya prince" Ucap daddy Rio


"Iyah kalau liat muka kamu bawaannya sedih tapi setelah lahir malah mirip kamu mukanya" Jawab Mommy Intan


"Iyah-iyah aku gak akan ke mana-mana kok Berci, aku bakal di sini" Ucap Nuna agar suaminya berhenti sedih


Nuna mengelus-elus kepala Cio agar sedih dan tangisnya berhenti tapi berbeda dengan Serena

__ADS_1


"Sumpah jadi dendam aku ka sama kamu" Ujar Serena yang masih belum berhenti kesal pada kaka nya


"Serena kita pergi berdua aja gimana? " Tawar Daddy Rio agar putrinya berhenti kesal


"Gak mau, Daddy itu kalau di ajak jalan-jalan gak seru" Jawab Serena


"Kamu tolak Daddy? Daddy nangis juga nih" Ucap Daddy Rio


"Ahh gak seru" Ucap Serena semakin kesal tapi Daddy dan Mommy malah tertawa


Nuna masih menenangkan Cio sebab Cio masih saja memeluknya


"Cup cup cup" Ucap Nuna menenangkan Cio


"Dad! Mom aku pergi sendiri aja deh males liat kaka kaya bocil" Ujar Serena lalu dia pergi keluar namun Daddy Rio mengikuti nya karena dia takut putri nya yang baru sembuh kenapa-napa lagi


"Mau kemana? " Tanya Daddy Rio sambil menyamakan langkahnya dengan Serena


"Aku bosan Dad" Jawab Serena


"Kenapa harus pergi sendiri? kan ada Mommy atau Daddy" Tanya Daddy Rio lagi


"Aku kesel" Jawab Serena


"Daddy temenin tapi jangan di usir" Ujar Daddy Rio


"Memangnya Daddy gak seru? " Tanya Daddy Rio


"Yah! Daddy tuh cuma Mommy yang kaya seru sama Serena gak" Ujar nya


"Kamu cemburu? " Tanya Daddy Rio


"Gak tapi kaya mikir gini, kok Daddy kaya gitu sama Serena padahal Serena juga mau di manja" Jawab nya


"Kapan Daddy gak manjain kamu malah kamu lebih Daddy perhatikan daripada kaka kamu" Ucap Daddy Rio


"Udahlah Dad" Ucap Serena


"Jangan ngambek" Ucap Daddy Rio


"Gak ngambek" Jawab Serena


"Daddy misalnya seumuran sama aku terus Mommy gak ada, mau gak sama aku? " Tanya Serena asal


"Tungguin Mommy kamu sampai ada" Jawab Daddy Rio


"Walaupun Daddy udah jadi kakek-kakek gitu mommy baru lahir? " Tanya Serena lagi


"Jelaslah Mommy nya gak mau" Sambung Serena

__ADS_1


"Daddy kasih liat aja foto Daddy pas lagi muda pasti dia suka" Jawab Daddy Rio


"Tapi Daddy udah peyot bukan generasi nya lagi" Ucap Serena


"Daddy hidup buat Mommy begitupun sebaliknya misalnya gak sama Mommy kamu gak akan nikah" Ucap Daddy Rio membuat Serena menatap dalam-dalam daddy nya


"Tapi Daddy pacaran sama Mamah aku lama" Ujar Serena


"Kata siapa? ngejarnya yang lama pacaran cuma 3 bulan itu juga gak di hargai" Jawab Daddy Rio


"Aku kalau jadi Mamah pasti nyesel sampai ke alam ghaib sih" Ujar Serena


"Katanya siapa Mamah kamu nyesel contoh nya aja kamu lahir" Ucap Daddy Rio


"Iya yah Dad" Ucap Serena


"Dad boleh minta gendong gak? " Tanya Serena lalu dia langsung berjongkok di depan Serena


"Naik" Suruh Daddy Rio


"Yakin Dad? " Tanya Serena


"Selagi Daddy kuat gendong kamu nanti kalau Daddy sudah tua pasti Daddy gak bisa gendong kamu lagi" Jawab Daddy Rio lalu Serena naik ke gendongan Daddy nya


Daddy Rio langsung berlari sambil menggendong Serena tapi dia hanya tertawa di gendongan suaminya


Di sisi Nuna


Nuna sedang duduk disofa bersama dengan Mommy Intan sedangkan Cio di ranjang nya


"Gimana rasanya hamil? " Tanya Mommy Intan


"Masih kaya biasa sih Mom, tapi terkadang kalau lagi kangen atau mau manja-manja ke Berci aja yah yang susah buat di tahannya" Jawab Nuna


"Sabar yah sayang, Tapi Cio nanti bakal sembuh jadinya kamu gak bakal kangen-kangen dia lagi" Ujar Mommy Intan


"Iyah Mom" Jawab Nuna


"2 minggu lagi bisa di liat jenis kelamin nya loh biar tau apa sih jenis kelamin anak kamu, kok bisa buat suami kamu kaya anak kecil gitu" Ujar Mommy Intan


"Mommy dulu pas hamil suami ku ngidam apa? " Tanya Nuna


"Minta race balapan terus minta di buatin minimarket di mansion" Jawab Mommy Intan


"Itu? tapi kok suami gak suka balapan Mom? " Tanya Nuna


"Dia emang gak suka balapan tapi dia kalau bawa mobil sendirian lagi di race balapan" Jawab Mommy Intan


"Agak lebih nge habisin duit yah Mom ngidam nya" Ujar Nuna

__ADS_1


__ADS_2