SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 99


__ADS_3

Disisi Cio


Cio masih duduk disampingnya Serena sambil menatap Serena yang masih tertidur di brangkarnya


Pintu terbuka yang masuk adalah Rio dan Intan, wajah mereka sama-sama panik dan khawatir setelah mendengar Serena masuk rumah sakit untuk kesekian kalinya


"Serena lagi tidur" Ujar Cio karena takut Daddy dan Mommy nya akan membangunkan Serena


"Mana Jessica? dia layak di hukum karena sudah mencelakai putrinya" Ujar Rio dengan nada marah


"Dad, aku sudah memberinya hukuman kecil tadi nanti setelah Serena sadar baru aku akan melanjutkan hukuman nya" Ujar Cio santai


Mommy Intan hanya diam menatap Serena yang masih nyaman menutup matanya, hati sakit melihat putri cerianya harus masuk rumah sakit lagi


"Kenapa gak kasih tau Mommy? kenapa harus Hellen yang kasih tahu kami? " Tanya Mommy Intan pada Cio


"Niatku ingin memberitahu kalian setelah Serena sadar tapi ternyata Serena harus di rawat lama disini dan keduluan Hellen Mom" Jawab Cio


"Kenapa harus nunggu sadar? kan bisa langsung pas menuju kesini? " Tanya Daddy Rio pada Cio


"Aku salah" Jawab Cio pasrah


Mommy dan Daddy kembali menatap Serena"Sayang bangun bilang ke Daddy apa yang sakit"Ujar Daddy Rio pada Serena


Cio baru sadar jika istrinya tidak bersama dengan orang tuanya dia pun menjadi panik karena Nuna tidak ada


"Mom! Dad! mana istriku? jangan bilang kalau kalian sudah melupakan dia" Tanya Cio


"Nuna di mansion, dia tadi mau Mamah ajak ke tempat pemotretan tapi dia nolak, karena emang gak di mansion jadinya Mommy gak bawa dia" Jawab Mommy Intan


"Oke! " Jawab Cio


Hellena datang lagi dengan satu suster di belakangnya untuk memeriksa Serena


"Om! Aunty aku periksa Serena dulu yah" Ujar Hellen lalu mereka menjadi sedikit membiarkan Hellen memeriksa Serena


"Kenapa lama lagi tidurnya? seharusnya hanya 2 jam dia tidur ini sudah lebih 3 jam" Ujar Hellen


"Suster tolong aku" Pinta Hellen lalu dia memasang alat-alat dokternya


Rio ingin mendekat, dia ingin melihat apa yang terjadi putrinya tapi di tahan oleh Mommy Intan karena takut menganggu Hellen


Hampir 15 menit Hellen melakukan sesuatu pada Serena sampai pada akhirnya Serena membuka matanya dengan perlahan


Hellen tersenyum melihat sahabat nya sudah kembali sadar lagi

__ADS_1


"Mommy" Panggil Serena ketika baru membuka matanya


Mommy Intan mendekati putrinya lalu dia tersenyum menatap Mommy nya ternyata sudah ada di sana


"Mommy tadi Mamah Alice datang katanya mau jemput aku" Ujar Serena


"Enggak sayang, kamu gak boleh ikut dia, kamu harus disini sama Mommy dan Daddy" Ujar Mommy Intan sambil memeluk putrinya dengan erat bahkan air matanya jatuh mengenai wajah Serena


Daddy Rio benar-benar marah mendengar ucapan Serena tadi, dia menghempaskan tangannya ke udara bahkan wajahnya sangat marah


Cio melihat Daddy nya seperti itu pun mendekati nya


"Tenangkan dirimu Dad" Suruh Cio


"Bagaimana Daddy bisa tenang? semua ini terjadi karena jessica sudah keterlaluan dengan Serena, putri kesayangan ku terluka gara-gara dia! " Ucap Daddy Rio


Cio terdiam melihat Daddy yang masih dalam keadaan marah itu


Hellen menarik tangan Cio keluar ruangan meninggalkan semuanya


Ketika sudah di depan pintu ruangan Serena "Ada apa? " Tanya Cio


"Aku gak mau ngomong sama Om dan Aunty tentang Serena tapi ngomongnya sama kamu aja" Ujar Hellen


"Serena mengalami cidera kepala tapi syukurnya masih terbilang ringan, dia bakal mengalami sakit kepala seminggu kedepan atau sampai beberapa bulan" Ucap Hellen


"Dia juga bisa mengalami, muntah, sensitif terhadap cahaya bahkan mengalami mimisan di hidung atau di telinga" Sambung Hellen


"Apa yang harus di lakukan ka? " Tanya Cio


"Serena tadi sempat mengalami mati suri sebentar kurang dari 10 menit makanya aku sangat panik tadi, dia sangat hebat, dia berjuang untuk kembali ke dunia ini" Ucap Hellen


"Menurutku untuk seminggu kedepan Serena di bawa kerumah sakit yang ada di luar negeri agar pengobatan nya lebih maksimal, aku bakal rujukin kerumah sakit yang ada di Singapura untuk Serena" Tambah Hellen


"Aku bisa saja mengobati dia tapi butuh waktu beberapa bulan buat dia sembuh total jika di Singapura tempat ku magang dulu, mengobati cidera seperti ini hanya seminggu" Ucap Hellen


"Aku mengerti" Ucap Cio sambil angguk-angguk


"Aku akan bicarakan ini dengan Daddy dan Mommy dulu yah" Ucap Cio dan Hellen mengangguk lalu dia pergi karena untuk menangani pesien yang lain


Cio masuk lagi kedalam ruangan Serena dan dia langsung mendekati Daddy nya


"Dad! " Panggil Cio pada Daddy yang hanya berdiri dari kejauhan karena tidak berani mendekati Serena


"Yah!" Jawab Daddy Rio

__ADS_1


"Serena harus di bawa kerumah sakit yang lebih besar lagi dan ka Hellen bilang jika Serena mengalami cidera ringan di kepala" Ujar Cio pada Daddy nya


"Kemana? " Tanya Daddy Rio


"Singapore Daddy" Jawab Cio


"Demi kesembuhan putriku, aku akan menyetujui" Ujar Daddy Rio


"Dad maafin aku karena lalai menjaga Serena" Ujar Cio dengan bersalah


"Kamu gak salah Arbercio, tapi Jessica yang bersalah atas semua ini" Ucap Daddy Rio


"Daddy akan membawa Serena ke Singapore dan kamu disini urus semua urusan Daddy jika kamu tidak paham tanyakan saja ke kaka kembar kamu atau Om Prince" Ujar Daddy Rio


"Iyah Dad" Ujar Cio karena dia juga sedikit sudah mengerti tentang bisnis Daddy nya


Cio mendekati Serena yang masih lemah di brangkar nya


"Deeee" Panggil Cio


"Iyah" Jawab Serena lemah


"Kepalanya pusing? " Tanya Cio


"Iyah" Jawab Serena tapi dia tersenyum tipis


"Serena harus kuat yah, Serena bakal di bawa ke Singapura buat berobat disana" Ujar Cio dan Mommy Intan yang belum tau melotot


"Ke Singapura? " Tanya Mommy Intan


Daddy Rio mendekati nya lalu menjelaskan semuanya pada istrinya


"Jauh banget? kenapa harus kesana? emangnya disini disini gak bisa? bukannya ka Hellen dokter hebat" Tanya Serena


"Dia mau Serena sembuh lebih cepat kalau Serena ditanganin sama dia, emang sih bisa sembuh tapi lama" Ujar Cio lembut


"Kita akan berangkat malam ini" Ujar Daddy Rio


"Serena harus sembuh yah" Ucap Cio dengan nada gemetar takut adiknya kenapa-napa, apalagi Hellen bilang jika Serena sempat mengalami mati suri tadi nya


"Jika Serena pulang dan sembuh nanti, Serena mau apa dari kaka? " Tanya Cio lalu Serena menyuruh Cio mendekati nya


"Sini lagi" Suruh Serena dan telinga cio ada di wajahnya serena


"Aku mau ka Nuna hamil nantinya" Pinta Serena mau tidak mau Cio hanya mengangguk mengiyakan ucapan adiknya

__ADS_1


__ADS_2