
Malam berganti pagi
Pagi masih gelap, Jessica menuruni tangga karena dia ingin pulang sedangkan Serena masih di kamar mengambil sesuatu yang tertinggal
Jessica terdiam melihat Cio datang dengan Nuna tapi Nuna masih tertidur di pelukannya Cio bahkan Cio berjalan menggendong Nuna sambil mencium lalu mengelus rambutnya dengan penuh kasih sayang
"Chagiyaaaa" Bisik Cio di telinga Nuna tapi dia tatap memejamkan matanya
Cio melewati Jessica begitu saja berjalan menuju kamarnya, dia juga menatap Cio sampai menoleh kebelakang sampai Cio tidak terlihat lagi
"Cio sampai segitu nya? kelihatan banget kalau dia bucin ke istrinya" Batin Jessica
Serena datang lalu menggandeng tangan Jessica menuju keluar karena ingin mengantarkannya pulang sebentar
Disisi Cio
Cio merebahkan Nuna lalu dia ingin berdiri lagi tapi Nuna menarik bajunya dengan kuat
"Mau kemana? mau samperin cewe tadi? " Tanya Nuna, Cio menggelengkan kepalanya
"Aku mau tidur sama kamu Chagiii ngapain aku kejar dia? " Jawab Cio
"Kamu gak tidur? " Ujar Cio
"Aku tadi tidur tapi aku lihat cewe tadi ngeliatin kamu segitunya makanya kantuk ku hilang" Ucap Nuna lalu Cio merebahkan tubuhnya di samping Nuna dengan kepala bertumpu di tangannya
Nuna menatapnya sambil memegang dagu Cio menatapnya dalam-dalam begitupun dengan Cio
"Aku cemburu Berci kalau kamu ada yang suka! aku gak suka kalau kamu di rebutin banyak cewe" Ujar Nuna tapi Cio tersenyum
Cio ingin memasukkan Nuna kedalam pelukkan nya tapi ditahan oleh Nuna
"Aku belum selesai ngomong" Tegas Nuna
"Siapa yang rebutin aku? bahkan aku gak di harapkan oleh mereka" Jawab Cio
"Masih sangat pagi Chagiii, lebih baik kita tidur lagi yah" Ajak Cio lalu memasukkan Nuna kedalam pelukannya, Mereka kembali tidur lagi sambil berpeluk kan
Disisi lain
Nyonya Figo dan Tuan Figo sampai di negara Indonesia, mendengar mereka sudah ingin sampai di negara ini keduanya sangat senang apalagi ini permintaan Nuna yang ingin bertemu dengan mereka berdua
"Kita akan bertemu Nuna lagi Pah" Ujar Nyonya Figo tapi dia hanya menganggukkan kepalanya
"Apa kita harus ke mansion nya tuan Rio dulu? " Tanya Nyonya Figo yang memang sangat tidak sabar bertemu putrinya
"Ini masih pagi sayang, bahkan mungkin masih sibuk jam segini atau belum bangun" Jawab Suaminya
__ADS_1
"Kalau begitu kita mansion kita saja" Ajak Nyonya Figo lalu mereka pun pergi dari bandara
Mereka sudah di tunggu oleh supir mereka dan mereka sekarang ada di dalam mobil
"Apakah makan malam ini kita akan di Terima baik? " Tanya Nyonya Figo
"Aku percaya dengan Tuan Rio dan Nyonya Intan mereka pasti akan menerima baik kita" Jawab Tuan Figo
"Semoga saja menantu sialan itu bersikap baik disana nanti" Sambung nya
"Bukannya kamu yang selalu memancing Cio sampai dia kesal dan marah" Ucap Nyonya Figo
"Suami Nuna itu baik sayang, bahkan dia mau menghubungi kita dengan nomor nya sendiri bukan dari orang lain" Sambung Nyonya Figo
"Dia itu masih remaja bagaiamana bisa menjadi suami yang baik? " Tanya Tuan Figo
"Masih saja membahas itu jika kamu membahas itu terus bisa-bisa Nuna akan marah" Tegur Nyonya Figo
"Aku bisa mencarikan suami yang lebih layak untuk putri ku bukan remaja seperti dia itu, mana tidak sopan dengan ku" Ujar Tuan Figo
"Urungkan niatan kamu untuk memisahkan mereka suamiku" Larang Nyonya Figo
"Sayang kita memang bukan yang membesarkan Nuna tapi setidaknya kita pantas untuk memilih jodoh yang pas untuk dia" Ujar Tuan Figo
"Memilih jodoh buat apa? Nuna dan Arbercio sudah menikah untuk apa kamu mencarikan jodoh lagi untuk dia? itu sia-sia" Jawab Nyonya Figo
"Kalau kamu lakukan itu Nuna pasti akan membenci kita sayang" Ucap Nyonya Figo
"Aku gak papa di benci anak ku sendiri asal dia bahagia" Ujar Tuan Figo yang sudah kuat dengan pendirian nya
"Aku akan tidak mau Nuna membenci ku" Ujar Nyonya Figo
"Aku akan sangat marah ke kamu jika kamu lakukan itu pada Nuna dan Cio" Ancam Nyonya Figo tapi dia tetap diam sambil menatap kedepan
Di sisi Nuna
Nuna sudah selesai mandi tapi masih mengeringkan rambutnya dengan anduk sedangkan Cio masih tidur
Nuna duduk di sisi ranjang sambil menatap wajah Cio yang lucu ketika tidur
"Tumben dia masih tidur biasanya jam segini dia sudah bangun" Ujar Nuna sambil menatap Cio
"Berciiiii" Panggil Nuna pelan sambil menekan-nekan hidung Cio
"Hubbyyyy"Bisik Nuna telinga Cio, senyum Cio nampak di bibir tipis nya
" Hubby? "Ujar Cio lalu tidur telentang, tadi dia tidur menghadap Nuna
"Langsung bangun? " Tanya Nuna
__ADS_1
"Di panggil selembut itu oleh istri bagaimana gak bangun? " Jawab Cio
"Sunnn Chagiiii" Rengek Cio sambil merentangkan tangannya
"Kamu bau jigong" Ujar Nuna tapi Cio menarik tangan Nuna dan dia langsung terjatuh di pelukan Nuna
"Berani katain aku bau jigong? " Tanya Cio
"Kan emang gitu kalau orang baru tidur" Jawab Nuna
"Kamu pernah cium aku bau jigong? " Ujar Cio tapi Nuna menggelengkan kepalanya
"Makanya jangan ngomong sembarang Chagiiii" Sambung Cio tapi Nuna hanya diam lalu menggigit dada Cio dengan gemas
"Iyah Maaf! " Ujar Nuna lalu Cio duduk sambil mengelus dada nya yang di gigit Nuna tadi
"Malam ini kita akan malam dengan Tuan Figo dan Mamah Figo" Ujar Cio
"Mereka datang? " Tanya Nuna tidak percaya
"Kan kamu yang minta Chagiii! mereka sudah sampai di mansion mereka mungkin soalnya mereka datang pas pagi-pagi buta" Jawab Cio
"Aku takut Berciiii" Ujar Nuna lalu Cio mendekati Nuna menatap nya dengan tatapan dalam
"Takut kenapa? mereka baik tapi gak tau kalau Tuan Figo" Jawab Cio
"Berci kapan kamu kasih kebenaran yang sudah kamu janjikan? " Tanya Nuna
"Aku masih tahu Chagii, aku mohon sabar yah" Pinta Cio
"Kapan Berci? " Tanya Nuna lagi
"Anak buah ku masih mencari tentang kamu Chagiii, jadi kamu sabar aja yah" Pinta Cio
"Aku menunggu semua itu Berci, aku ngerasa akan terjadi sesuatu dia antara kita" Ujar Nuna
"Hanya perasaan kamu Chagii, jika akan terjadi sesuatu nantinya, aku yakin itu pasti hal yang bahagia" Ucap Cio
"Aminn" Sahut Nuna
"Secepatnya Chagiii" Janji Cio lalu Nuna menganggukan kepalanya
"Kamu hari ini kan ikut Serena dan Mommy ke klinik kecantikan Mommy kan? " Tanya Cio
"Kamu dandan yang cantik yah! biar Mamah senang nanti ngeliat putrinya tambah cantik" Ujar Cio
"Aku kesana juga kan? " Tanya Nuna
"Iyah Chagiii aku nanti jemput kamu" Jawab Cio
__ADS_1