
Cio sedang membaca-baca hasil tugas kelompok nya yang kemarin dan Lisa duduk di sampingnya Cio karena dia juga ikut memeriksa hasilnya
"Oh ya Cio suka gak sama minuman yang kemarin aku kasih? "Tanya Lisa
" Kamu kasih aku rasa lecy jadinya aku gak minum soalnya aku gak suka"Jawab Cio
"Kamu kasih ke Nuna? "Tanya Lisa
"Aku kasih ke bodyguard ku" Jawab Cio
"Kok aku lupa sih kalau kamu gak suka buah lecy, yaudah nanti aku belikan lagi rasa stroberi yah" Ujar Lisa dan Cio hanya menganggukkan kepalanya
"Oh ya Cio kandungan Nuna udah berapa bulan? " Tanya Lisa
"6 bulan" Jawab Cio singkat
"Oh iyah aku belum ada ketemu dia buat minta maaf untuk semua yang pernah aku lakukan ke dia" Ujar Lisa
"Kamu gak usah temuin dia soalnya dia pasti maafin kamu kok" Ucap Cio
"Tapi setidaknya ngomong sama dia biar lebih lega aja" Ucap Lisa
"Tapi aku gak ijinin kamu ketemuan dengan istriku" Tegas Cio
"Oke-oke" Ucap Lisa mengalah
Dosen datang dan mereka duduk di kursi mereka masing-masing karena pelajaran akan segera di mulai
Disisi Serena dan King
Serena diam disamping nya King sambil memeluk bunga yang berikan King tadi
"Serena" Panggil King tapi dia acuh
"Sayang! my love, my honey, my babe!" Panggil King dan Serena memutar kepalanya menatap King dengan perlahan bahkan ekpresi seperti jijik pada King
"Mau ku panggil apa? kalau Serena kan kamu jarang nyaut" Tanya King
"Jangan panggil aku apa-apa, aku makin kesini makin ngeri ah sama kaka" Ucap Serena
"Makanya kalau di panggil nyaut jangan cuma diam" Jawab King
"Gak budegkan? kalau budeg kita ke dokter THT gimana? " Tawar King
"Bisa diam kan ka? aku bosen dengar kaka ngomong" Ujar Serena
"Saya suka ngomong karena saya lagi mau deketin kamu" Ucap King
"Cari yang lain aja ka, aku gak bakal luluh dengan semuanya jurus yang kaka kasih" Ucap Serena
"Emangnya saya Naruto punya jurus" Ucap King
"Kaka itu orangnya kaku gak cocok sama aku" Ucap Serena
__ADS_1
"Maksud kamu kaku itu apa? kamu jangan main-main" Ucap King
"Dari cara kaka ngomong terus dari kaka bersikap itu yang kaku banget" Ujar Serena
"Kamu mau saya gimana?" Tanya King
"Pikir aja sendiri" Jawab Serena
"Kalau saya bisa berubah demi kamu gimana? " Tanya King
"Kaka cari yang lain aja menurut ku, yang menerima kaka apa adanya soalnya sama aku gak baik ka, ini aja udah aku atur" Jawab Serena
"Sama kamu aja saya Serena! kamu menolak seperti apapun saya akan tetap pilih kamu karena menurutku susah cari yang diluar sana lebih baik sama kamu aja ya kan" Ucap King
"Dasar keras kepala" Ucap Serena bahkan dia menatap jengah King
King membawa Serena ke tempat yang mungkin tidak pernah Serena datangi sebelum nya karena ini tempat baru yang membangun nya adalah King
Serena turun dari mobil dia melihat jika tempat itu tertulis tutup
"Ka tulisannya tutup" Adu Serena pada King
"Tutup untuk orang lain tapi engga buat kita" Jawab King
"Ayoo masuk" Ajak King dan Serena malah ikut-ikut saja
King menggenggam tangan Serena sebab Serena berjalan sangat lambat jadinya King menariknya
"Waohhhhh" Ujar Serena menatap benda-benda yang dibungkus rapi dengan aquarium
"Semuanya benda antik ka? " Tanya Serena dan King mengangguk
"Aku pernah dengar Daddy bicarakan tempat barang antik yang akan di bangun dan ini yah tempat nya? " Tanya Serena
"Iyah! " Jawab King
"Keren ka! " Puji Serena bahkan dia mengacungkan jempolnya pada King
King langsung tersenyum lebar karena di puji oleh Serena bahkan pipi terasa panas sampai dia memeriksa pipinya sendiri di belakang Serena karena dia sedang fokus melihat barang yang di depan matanya
Disisi Cio
Cio sedang menelpon Nuna tapi sayang tidak di angkat olehnya membuatnya jadi uring-uringan
Lisa dan Jessica menghampiri nya, mereka berdua duduk di depan dan di samping Cio
"Dari tadi main ponsel aja? gak mau jajan? " Tanya Jessica
"Kalian aja" Jawab Cio
"Aku bawain makanan buat kamu" Ujar Lisa dan dia meletakkan nya di depan Cio
"Aku gak lapar! " Tolak Cio sambil menjauhkan makanan itu
__ADS_1
"Kenapa memangnya? lagi ada masalah? " Tanya Jessica dan Cio mengangguk pelan
"Apa? " Tanya Lisa
"Istri ku gak bisa di hubungi" Jawab Cio dan mereka saling tatap karena jawaban Cio
"Mungkin dia tidur, ibu hamil itu suka tidur " Ujar Jessica
"Iya sih tapi aku kangen" Ucap Cio tidak malunya di depan Jessica dan Lisa
Digo masuk kekelasnya Cio dan celingak-celinguk karena dia mencari Serena
"Cio! Serena mana? " Tanya Digo
"Buat apa lu cari dia? " Jawab Cio
"Gak usah banyak bacot! mana Serena? dia pergi kemana, di kelas nya gak ada bahkan di kantin juga" Ujar Digo
"Dia pergi dengan tunangannya" Jawab Cio
"Lu gak bohong! gua tau kalau King lagi gak ada di negara ini" Ujar Digo tidak percaya
Cio membuka ponselnya dan dia memperlihatkan foto belakang Serena yang di ambil oleh King
"Udah jelaskan? dan yang fotoin itu King" Ujar Cio
"Sudahlah gua udah bilang ke elu, lu bukan lawan yang setara dengan King" Ujar Cio lagi
"Tapi gua tau kalau Serena suka gua" Ucap Digo yang masih keras kepala
"Dulu tapi sekarang dia udah gak minat sama lu" Ucap Cio dan Digo jadi kesal lalu pergi
"Serena tunangan dengan ka King? " Tanya Lisa tak percaya
"Yah!" Jawab Cio
"Kok dia gak bilang apa-apa? " Tanya Jessica
"Kan mau secara diam-diam dulu baru nanti di publis" Ucap Cio
Mereka berdua hanya angguk-angguk tanda mengiyakan
"Apa King beneran mau sama Serena atau cuma pelarian aja yah? gua tau dia suka dengan chagi tapi dia gak seharusnya jadikan Serena pelarian" Batin Cio
"Gua harus tanyakan ini ke King karena gua juga bego malah iyah-iyah aja karena King dekatin Serena" Sambungnya
"Oy ngapain ngelamun? " Tanya Jessica
"Gak papa, kalian lebih baik ke bangku kalian masing-masing, aku mau sendiri" Suruh Cio
Mereka menurut dan pergi ke kursi mereka masing-masing dan Cio kembali menelpon Nuna namun hasilnya tetap sama yaitu tidak di angkat oleh Nuna
"Kamu ngapain sekarang sih Chagii, gak tau apa kalau aku kangen" Batin Cio
__ADS_1