SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 63


__ADS_3

Mereka sampai di makam Ibu nya Nuna dan Cio menemani Nuna dengan 5 bodyguard nya yang sigap melindungi dan memayungi mereka berdua


Cio berdiri di belakang Nuna sedangkan Nuna berjongkok di samping makam ibu nya


"Bu aku datang tapi bukan sama Jordi" Ujar Nuna dan


"Aku datang dengan Berci yang dulu nya ibu pernah lempar kasih di lemper terus dia sakit perut" Sambung Nuna


"Aku sudah menikah dengannya Ibu dan pernikahan kami sudah berjalan mau 2 bulan lamanya" Ucap Nuna


"Semoga ibu tenang di sana yah! aku disini akan selalu bahagia Bu! dan aku mohon ibu bisa memaafkan Nuna karena aku gak bisa wujudin permintaan Ibu buat menikah dengan Jordi karena kami tidak berjodoh bu" Ujar Nuna


"Restuin Nuna bu, Nuna akan bahagia dengan keluarga Nuna nanti dengan cucu ibu tentunya" Ucap Nuna dan dia menatap Cio tapi Cio hanya diam lalu dia kembali menatap makam ibu nya


Cio berjongkok dan menyentuh nissan ibu Nuna sambil menatap nya


"Bu aku dan Nuna minta restu mu untuk pernikahan kami, aku janji akan membuat Nuna bahagia" Ujar Cio


Cio mulai menundukkan kepalanya untuk berdoa dan Nuna ikut berdoa untuk Ibu nya


Setelah selesai berdoa untuk ibu Nuna lalu mereka pergi lagi untuk pulang


Di mobil Cio masih diam karena masih ngambek dan Nuna juga sama sekali tidak ada membujuknya


Sampai di mansion nya, Cio keluar meninggalkan Nuna dan buru-buru dia mengejarnya dan menyamakan langkah nya dengan Cio


"Masih ngambek? gara-gara gak gak puji Berci? " Tanya Nuna sambil memiringkan kepalanya menatap Cio


"Aku emang haus fujian" Jawab Cio lalu dia berlari menaiki tangga meninggalkan Nuna


Nuna geleng-geleng kepala dengan tingkah Cio yang aneh hari ini tapi syukurnya perketengkaran mereka tidak di liat oleh Kedua orang tua nya Cio dan juga Serena bisa-bisa nanti akan semakin runyam mungkin


Di kamar Nuna melihat Cio sedang bercermin di depan kaca sambil menepuk-nepuk pipinya dan Nuna mendekati nya


"Kamu kalau di puji ganteng pasti ngambek gini yah? " Tanya Nuna


"Aku mau mandi" Ujar Cio dan dia meninggalkan Nuna tapi Nuna yang bosan di diamkan oleh Cio pun mengejar nya dan bahkan ikut masuk ke kamar mandi membuat Cio terkejut


"Cuma hal sepele loh Berci kamu diamin aku segini nya? " Tanya Nuna sambil berdiri didepan Cio yang bersandar di depan pintu

__ADS_1


"Kamu kenapa gak peka sih?" Cio berbalik bertanya pada Nuna


"Aku harus apa? biar kamu gak terus-terusan diamin aku Berci" Ucap Nuna


"Aku mau kita lakukan hubungan suami istri malam ini" Jawab Cio dengan tegas membuat Nuna ternganga dengan ucapan Cio


"Itu gak nyambung dengan yang buat kamu diamin aku" Ujar Nuna


"Tapi yang bisa aku ngomong ke kamu lagi itu! " Ucap Cio


"Jika kamu istri yang baik tentu kamu akan berikan diri kamu seutuhnya ke aku kan" Ucap Cio lagi tapi Nuna hanya diam membuat Cio hanya terkekeh


"Aku diamin kamu bukan karena kamu gak puji aku tapi kata-kata kamu yang buat aku diam, karena kamu bilang aku haus pujian jika kamu benar-benar sudah menerima ku pasti kamu akan memuji ku tanpa di minta" Ucap Cio dan dia ingin melewati Nuna tapi Nuna menahan tangan Cio


"Ayo Berci" Ucap Nuna membuat Cio tersenyum tipis dan dia menggendong Nuna keluar kamar mandi


"Apa aku bisa melakukan nya" Batin Cio


"Apa aku tidak akan menyakiti Nuna? " Batin Cio lagi


"Malam ini aku akan memberikan diriku untuk Berci dan aku mohon pilihan benar" Batin Nuna


Cio terus berjalan tanpa menatap Nuna yang ada di gendonganya tapi Nuna menatap wajah Cio bahkan dia juga bisa mendengar suara jantung Cio yang berdetak kencang


Mereka saling tatap muka "Aku percaya ke kamu Berci dan aku mohon jangan buat aku kecewa nantinya" Ucap Nuna


"Kapan aku mengecewakan kamu? bukankah sebaliknya" Tanya Cio


"Kita sudah berumah tangga, yang kamu katakan barusan adalah sebuah ke egoisan Berci" Ucap Nuna


"Masih mau berdebat? agar semuanya tidak jadi terjadi? " Tanya Cio dan Nuna diam


Cio menindih tubuh Nuna sambil mengarah ke leher Nuna, Nuna mengelus rambut cio yang ada di lehernya


"Apa kamu sudah ikhlas menjadi milik ku Chagii?" Tanya Cio dengan tatapan dalamnya


"Aku rasa kamu hanya mencoba menghargai ku bukan menerima ku" Sambung Cio


"Kenapa kamu bertanya seperti itu? bukankah seharusnya aku yang bertanya seperti itu? karena kamu gak mau punya anak dari ku" Ujar Nuna

__ADS_1


"Bahkan sampai sekarang kamu masih belum mau bercerita tentang kamu" Ucap Nuna


"Aku banyak tahu kamu dari Mommy bukan dari kamu langsung" Ucap Nuna


Cio terdiam lalu dia mengangkat kepalanya dan mulai menyerang bibir Nuna


Bahkan tangan Cio sudah membuka paksa baju Nuna dengan kasarnya dan melemparkannya ke lantai


Cio juga cepat-cepat melepaskan bajunya dan tapi Nuna mendorong tubuh Cio sampai ciuman mereka terlepas


Cio masih tetap melepaskan baju nya dan juga pakaian nya tapi Nuna malah duduk menahan Cio yang sedang melepaskan celananya


"Aku ingin hamil Berci" Pinta Nuna tapi Cio hanya diam


Cio mencium bibir Nuna sambil menjauhkan tangannya dari celananya dan kembali melanjutkan aktivitas nya, Cio juga sangat gemar membuat tanda kepemilikan di leher dan dada nya Nuna


Nuna hanya mengeluarkan suara merasakan yang Cio lakukan padanya sambil menarik rambut Cio yang ada di squishy nya


Cio menepuk tangannya agar lampu menjadi mati tapi tidak gelap gulita karena dia masih menyisakan lampu yang ada di atas meja yang lumayan terang


Mereka sudah sama-sama telanjang tapi Cio terus memberikan serangan di titik-titik lemahnya Nuna


Cio berada di bawahnya Nuna membuatnya mengerang dan bahkan mendesah membuat Cio semakin bersemangat


"Jangan di situ Berciiii! itu kotor apalagi aku belum mandi" Ucap Nuna sambil memejamkan matanya tapi Cio tidak memperdulikan nya


Sampai Nuna merasa Cio menghilang sebentar membuatnya mencari Cio


"Berciiii" Ujar Nuna sambil menoleh dan tidak lama tangan Cio kembali memegang pahanya Nuna


"Iyah Chagiii" Ujar Cio dan Cio sudah mengarahkan rudalnya ke milik Nuna


"Chagiii aku takutt" Ucap Cio membuat Nuna tersenyum


"Apa yang kamu takutkan? " Tanya Nuna


"Takut kamu sakittt" Jawab Cio dengan wajah yang sangat lucu


"Lakukan saja! aku akan menahannya" Ucap Nuna tapi Cio diam sejenak sambil menatap milik Nuna bahkan miliknya juga sudah berdiri tegak

__ADS_1


*Jangan Lupa komennya dong, dari mana aja nih kalian siapa tau bisa kenalan yah


Aku bakal up tiap hari jadi jangan sampai lupa sama jejaknya yah see you*


__ADS_2