SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 140


__ADS_3


"Kalian bisa lihat? itu bayinya masih kecil sebab umurnya masih 4 minggu" Ucap Dokter


"4 minggu? kok udah lama kenapa aku gak ngerasa apa-apa? " Tanya Nuna dan Mommy Intan yang menerjemahkan nya pada dokter


"Syukur lah kamu tidak mempunyai morning sickness atau ngidam yang aneh tapi biasanya bisa ke ayahnya" Jawab Dokter


"Ka Cio kaya punya gejala aneh gak? " Tanya Serena lalu Nuna mengingat


"Ah ada! kalau gak salah dia pernah pesan pizza tapi gosong" Ucap Nuna


"Beneran gosong tapi dia makan dengan lahapnya sampai sekarang aku gak pernah lupa itu" Ucap Nuna


"Pizza gosong? " Tanya Serena dan Nuna mengangguk


"Oh berarti rencana ku berhasil dong sebab aku udah bolongin ****** dia pakai jarum" Batin Nuna


"Tapi Nona harus lebih menjaga kesehatan lagi sebab yang Anda sebut menstruasi itu bukan lah darah haid melainkan flek yang menandakan kandungnya lemah" Ucap Dokter


"Aku akan memberikan beberapa resep makanan untuk kandungan dan juga obat-obatan yang harus anda konsumsi selama 3 bulan kedepan" Ucap Dokter lagi


Dia membersihkan gel yang ada di perut Nuna yang masih ramping belum terlihat hamilnya


Mereka menebus obat setelahnya kembali lagi keruangan Cio dan paling antusias adalah Serena yang ingin memberitahu kan kaka nya


"Aku punya ke ponakan" Ucap Serena sambil menatap hasil USG Nuna


Serena langsung masuk ke ruangan Cio dan langsung terbelalak melihat Lisa yang sedang duduk di samping Cio


Nuna juga masuk tatapan langsung tertuju pada punggung wanita yang duduk di samping Suaminya


"Siapa itu? " Tanya Nuna lalu dia berpaling ke belakang dan Nuna hapal betul siapa wanita itu dia adalah Lisa


King menatap Nuna yang seperti terkejut akan kedatangan Lisa


"Cewe itu lagi? " Batin Lisa


Nuna mendekati Lisa dengan wajahnya yang datar lalu dia berdiri


"Minggir" Usir Nuna


"Loh kenapa? aku mau duduk disini" Ucap Lisa yang tidak mau pergi


"Ini kursiku! " Ucap Nuna


"Sejak kapan? kamu siapa? siapapun boleh duduk disini" Ucap Lisa


"Aku sedang hamil apa kamu tidak memiliki etika membiarkan wanita hamil berdiri? " Tanya Nuna, Cio, Rio dan King tentu terkejut mendengar ucapan Nuna

__ADS_1


"Hamil?" Ucap Cio lalu Nuna menatap Cio sambil tersenyum


"Yah Berci aku hamil" Ucap Nuna lalu Serena juga ikut mendekati kaka nya memberikan foto hasil USG nuna


"Yang bulat itu anak kaka" Ucap Serena


"Anak? " Ucap Lisa lalu dia berdiri merebut USG yang ada di tangan Serena


Menatap tak percaya foto USG itu "Kamu hamil anak Cio? " Tanya Lisa tak percaya


"Aku kan istri nya jelaslah aku hamil anak dia" Jawab Nuna


"Benarkah? bukannya tadi malam aku liat kaka mabuk di bawa oleh ka king? " Ucap Lisa


"Yakin ini anak nya Cio? " Tanya Lisa lagi


"Jaga ucapan kamu" Tegur Serena pada Lisa


"Aku punya foto nya loh pas dia di gendong sama ka King" Ucap Lisa lalu dia memperlihatkan hasil jepretan nya kesemuanya


Nuna yang tertidur tidak tahu sama sekali jika dia di gendong oleh King


"Apa ini King? " Tanya Nuna


"Loh bukannya tadi malam kita mau kesini terus kamu ketiduran Naa bukan apa-apa" jelas King


"Emang Iyah tidur perasaan tidur gak sampai kaya gitu" Ucap Lisa terus memperkeruh keadaan


"Berci gak ngapa-ngapain sama King" Ucap Nuna


"Usir dia Dad! " Suruh Serena


"Pergi Lisa, saya memperbolehkan kamu menjenguk putra saya tapi bukan berarti kamu membuat fitnah seperti ini" Ucap Daddy Rio


"Oke aku pergi" Ujar Lisa dan dia benar-benar pergi dengan senyum kemenangan


Cio menatap tajam King"Brengsek lu King"Ucap Cio


"Berci aku gak ngapa-ngapain sama dia" Ucap Nuna


"Kalian ngapain sampai gendong-gendongan gitu? " Ucap Cio yang cemburu melihat foto tadi


"Tadi malam Nuna ngerengek minta antar ke rumah sakit terus aku anterin, ditengah jalan dia ketiduran, aku cuma anterin dia ke unitnya setelah aku ke unit ku" Jelas King


"Malam-malam ngapain ku ke unit istri gua? " Tanya Cio


"Gua cuma anterin dia makanan, benarkan Nuna" Ucap King meminta pembelaan Nuna


"Semuanya benar Berci!" Sahut Nuna

__ADS_1


"Kenapa pada percaya sama Lisa sih? ngapain berantem gini? udah lebih baik kita sambut kehamilan ka Nuna aja" Ucap Serena


"Daddy sama ka King juga ngapain ijinin dia masuk? " Tanya Serena


Mereka berdua terdiam


Cio masih kesal bahkan dia enggan menatap wajah Nuna yang berdiri di sampingnya


"Berciii" Panggil Nuna sambil menyentuh pipi suaminya


"Aku hamil sekarang, bukannya kamu yang mau aku hamil" Ucap Nuna lembut


"Berapa umur kandung nya? " Tanya Daddy Rio


"4 Minggu" Jawab Mommy Intan dan Cio langsung menatap nuna


"4 Minggu? bukannya aku tembak di dalam baru seminggu lalu? "Ucap Cio tak percaya


" Aku bolongin semua ****** kamu"Jawab Nuna lalu dia tersenyum dengan tangan pis


"Mom dugaan kita bener kalau Ka cio pakai pengaman" Ucap Serena


"Pantas aja ka Nuna gak hamil-hamil" Ucap Serena lagi


Mommy Intan dan Daddy Rio saling tatap "Kakek! " Ucap Mommy Intan mengejek suaminya


"Nenek" Jawab Daddy Rio sedangkan King hanya tersenyum kecut


"Sini" Ucap Cio lalu Nuna mendekat dan Cio menggerakkan tangannya untuk menyentuh perut Nuna sambil tersenyum


"Ada orang nya yah? " Tanya Cio pada Nuna


"Iyah!" Jawab Nuna sambil angguk-angguk


"Aku gak kuat ah" Ucap Serena lalu dia memeluk Daddy nya


"Kamu cepat sembuh ya Berci soalnya dia lemah" Ucap Nuna


"Lemah? kok bisa" Tanya Cio bahkan wajahnya jadi serius


"Hamilnya aja gak ketahuan jelaslah dia bisa lemah" Ucap Serena


"Pirasat ku benar, Mom kalau cowo jadi jodoh ku yah" Ucap Serena sembarangan


"Kamu jangan aneh-aneh" Tegur Mommy Nya


"Aku boleh duduk kan? " Tanya Cio


"Jangan! " Larang Nuna bahkan dia terkejut mendengar pertanyaan Cio

__ADS_1


"Tangan sana kaki kamu aja masih di ikut gitu" Omel Nuna dan dia tersenyum


"Aku pergi dulu yah, Om! Aunty semuanya" Pamit King dan dia benar pergi


__ADS_2