
Nuna pergi dari apartemen itu dengan mata yang masih basah karena menangis meratapi nasibnya
Hampir 1 jam perjalanan Nuna pergi menggunakan angkotan kota menuju kos-kosan,sudah berapa kali dia berganti naik angkot karena dia tidak tau angkot menuju mana jika harus sampai kos-kosan nya tapi syukurnya dia bisa sampai
Ketika sampai ingin masuk kos-kosan nya dia sangat terkejut melihat ada Jordi yang sudah menunggu nya dengan duduk manis di sofa
"Sayanggg"Ujar Jordi sambil berdiri mendekati Nuna bahkan dia memeluk Nuna dengan erat
"Maafin sikap ku tadi malam,sebagai penebusan dosa ku,aku akan bawa kamu kemana aja hari ini dan kita juga akan makan enak"Ucap Jordi sambil meletakkan dagunya dibahu Nuna,dia diam hatinya terasa hancur karena Jordi meminta maaf padanya tapi dia sudah mengkhianati cinta nya
Nuna mendorong tubuh Jordi dengan kuat sampai Jordi melepas kan pelukannya,dia bingung dengan sikap kekasihnya
"Ada apa sayang?apa kamu masih marah?aku minta maaf dengan tulus,bahkan aku bawakan kamu boneka beruang"Ucap Jordi dan mengambil boneka yang dia bawa tadi
"Aku gak bisa jalan sama kamu hari ini,soalnya bos telpon aku buat masuk nanti siang"Ucap Nuna bohong
"Kok tumben?kan biasanya kamu selalu tolak kalau kamu di hubungi mendadak?"Tanya Jordi
"Sudah yah,aku mau istirahat dulu soalnya cape"Ucap Nuna ingin meninggal kan Nuna Jordi tapi dia menahan tangan Nuna sambil menggelengkan kepalanya
"Kenapa baru pulang dari kos-kosan?bahkan baju yang kamu pakai,sama seperti tadi malam?mata kamu sembab seperti orang habis menangis"Kata Jordi tapi Nuna hanya diam bahkan dia serba salah
"Apa yang terjadi sayang?"Tanya Jordi yang hanya diam sambil menundukkan kepalanya
"Aku menginap dirumah teman ku"Jawab Nuna dengan pelan
__ADS_1
"Siapa namanya?kenapa rambut dan pakaian kamu lusuh Nuna?"Tanya Jordi dan Nuna menatap wajah Jordi
"Aku gak sempat dandan bahkan mandi makanya kaya gini"Jawab Nuna
"Benarkah?kayanya kamu lagi berbohong sayang"Ujar Jordi dan memegang pundak Nuna
"Aku mau istirahat,lebih baik kamu pulang soalnya teman-teman ku sebentar lagi pasti akan bangun"Ujar Nuna tapi Jordi menggelengkan kepalanya
"Aku diusir?"Tanya Jordi lembut pada Nuna
"Aku gak usir kamu"Ucap Nuna
"Sejak tadi kamu gak bilang sayang ke aku?masih marah atau dendam"Tanya Jordi sambil tersenyum
"Apa yang kamu sembunyikan Nuna?"Jordi membatin dan Nuna mendengar itu
Jordi awalnya ingin mengejar Nuna tapi dia mengurungkan niatnya, Jordi hanya menatap pintu kamar yang baru saja di gunakan oleh Nuna tadi
"Nuna sejak kejadian tadi malam,rasa takut kehilangan kamu sangat besar bahkan rasanya kamu akan pergi jauh dari ku,Makanya aku datang kesini untuk menemui kamu,tapi sikap kamu sangat berbeda seperti biasanya,apa yang terjadi sayang"Ucap Jordi sambil menatap pintu kamar Nuna,Jordi mengambil boneka yang dia bawa tadi lalu meletakkan nya ke depan pintu Nuna
"Sayang kamu pergi jam berapa?biar ku antar nanti"Tawar Jordi tapi dia tidak mendapat jawaban dari Nuna,tidak lama dia berdiri lalu dia pergi
Disisi Cio
Cio keluar dari kamarnya dengan terburu-buru dan Serena yang kebetulan juga keluar dari kamarnya langsung berlari mengejar Kaka nya
__ADS_1
"Kaka mau kemana?"Tanya Serena sambil membarengi langkah Cio
"Kaka mau pergi sebentar"Jawab Cio sambil memasang jam tangan mahalnya
"Ikut ka"Rengek Serena sambil menggoyang-goyangkan tangan Cio
"Kamu dirumah aja yah"Ucap Cio lalu mengacak-acak rambut nya Serena dan berlari kecil meninggalkan Serena,dia menghentikan langkahnya sambil menatap punggung Cio yang semakin menjauh
"Kaka jahat,pergi gak ajak aku,mana mau menikah mendadak tanpa bilang-bilang ke aku"Omel Serena lalu dia menghentak-hentakkan kakinya
Intan melihat dari atas tangga Cio yang pergi dia hanya diam menatapnya
"Apa yang terjadi dengan putra ku? sampai-sampai dia seperti ini?"Intan membatin
Cio sedang menelpon seseorang sambil menyetirkan mobilnya
"Kekasih nya hari ini ke kos-kosan nya calon istri anda tuan"Ucap Bodyguard Cio
"Buat dia celaka sedikit tapi jangan terlalu parah soalnya kalau terlalu parah wanita itu akan menjenguk nya nanti"Ucap Cio datar
"Baik tuan"Sahutnya dan sambungan terputus karena Cio mematikan ponselnya
Cio sedang berada di gang kos-kosan Nuna dengan wajah datar Cio menatap gang itu
"Walaupun ini pernikahan terpaksa tapi tetap saja tidak ada yang boleh menemui mainan ku"Ucap Cio
__ADS_1
"Nuna Brisia"Ucap Cio dan kemudian dia melajukan mobilnya lagi