
Cio duduk di samping Nuna sambil tersenyum bahkan Cio ingin menyuapi Nuna tapi dia malah memalingkan wajahnya
"Kamu gak suka makan ini atau kenyang? " Tanya Cio yang memang tidak tahu apa yang terjadi dengan Nuna
"Ngapain kamu kesini sih? sana aja, ngumpul sama yang lain" Ucap Nuna dan Cio meletakkan piringnya ke lantai
"Kamu kenapa? habis kenapa kok sampai usir aku? " Tanya Cio dengan lembut pada Nuna
"Cumi nya enak gak? " Tanya Nuna dan Cio malah tertawa mendengar pertanyaan Nuna sebab dia paham jika Nuna pasti cemburu dengan Lisa
"Kurang enak sih tapi kalau kamu yang suapin tadi pasti lebih enak" Jawab Cio
"Alah! pasti senang kan di perhatiin kaya gitu? kalau gitu aku gak usah kesini tadi" Ucap Nuna sedangkan Vanessa hanya senyum-senyum mendengar perdebatan keduanya
"Ya udah aku minta maaf yah" Ucap Cio sambil merapikan anak rambut Nuna tapi lucu Nuna malah memberantakkan rambutnya sendiri
"Kenapa di berantakkin sih? " Tanya Cio dan dia kembali merapikan rambut Nuna
"Ih kenapa di rapiin sih" Omel Nuna dan Cio kali ini hanya diam sambil menatap nya dengan senyuman tipis di bibirnya
"Mau aku muntahin lagi cuminya biar berhenti ngambek nya? " Tanya Cio dan dia ingin menyolok tenggorokan nya tapi Nuna menahan tangan Cio
"Jangan aneh-aneh deh" Tegur Nuna
"Makanya jangan ngambek dong" Jawab Cio
Nuna menatap Cio sambil memanyunkan bibirnya dan Cio mencium bibir nya hanya sekilas, semuanya melotot melihat Cio yang mencium Nuna, apalagi Vanessa yang ada di depannya matanya lalu dia berdiri dan pergi meninggalkan Nuna dengan Cio
"Masih ngambek? " Tanya Cio
Nuna memeluk tangan Cio lalu menyandarkan kepalanya di bahu Cio
"Jangan terlalu suka di kasih perhatian gitu ah" Ujar Nuna dengan nada manja
"Pasti di kampus gitu juga yah?" Tanya Nuna
"Katanya temen tapi kok gitu sih? " Tanya Nuna lagi
"Iyah maaf gak lagi deh" Jawab Cio
"Bohong! " Ucap Nuna
"Mau aku pasang penyadap di badan aku biar kamu tau aku ngapain aja? " Tanya Cio
"Gak mau nanti kamu sakit" Jawab Nuna
"Percaya sama aku yah, aku gak akan macam-macam kok" Ujar Cio
"Aku percaya kamu tapi aku gak bisa liat kamu di perhatiin sama orang lain soalnya aku sayang kamu" Ucap Nuna
__ADS_1
"Beneran nih sayang sama aku? " Tanya Cio
"Beneran! " Jawab Nuna
"Cuba cium" Suruh Cio dan Nuna langsung mencium seluruh wajahnya Cio
"Oke aku percaya" Ujar Cio dan Nuna semakin bergalayut manja di tangan Cio
Disisi Serena
Dia masih makan tapi sejak tadi King terus mengobrol padanya membuatnya sedikit kesal
"Bisa diam gak sih! " Bentak Serena
"Kalau saya diam nanti kamu kesepian" Jawab King santai
"Malah kalau ka King diam aku bisa fokus makan" Ucap Serena yang mengomel
"Jangan marah-marah dulu saya mau tanya, lebih baik ke Singapure yuk daripada disini? " Ajak King
"Singapure? " Ujar Serena dan dia berpikir sejenak
"1.. 2..3..selesai gak jadi" Ucap King
"Apanya yang selesai? " Tanya Serena
"Gak jadi soalnya kamu lama" Ucap King dan Serena benar-benar kesal pada King bahkan dia menarik baju King dengan kuatnya
King menutup mulut Serena lalu tersenyum sampai matanya menghilang
"Jadi istri saya maka saya akan bawa kamu kemana saja, kalau kamu mau, saya bisa bawa kamu keliling dunia ini" Ucap King tapi Serena malah menggigit tangan King sampai terlepas
"Aku gak mau, kalau aku mau keliling dunia aku tinggal bilang ke Daddy pasti bakal di wujudkan" Ucap Serena
"Ya sudah" Ujar King dan dia malah berdiri meninggal kan Serena
"Kemana? " Tanya Serena
"Makan aja dulu daritadi makanan kamu gak habis-habis pasti karena saya" Ucap King dan Serena malah menatap punggung King yang semakin menjauh
"Dasar aneh" Ucap Serena tapi dia juga tidak melanjutkan makannya malah pergi juga
Disisi Cio lagi
Nuna terpisah lagi dengan Cio sebab Vanessa yang membawa nya berkumpul dengan para perempuan yang lainnya bahkan di sana ada jessica dan Lisa juga
Nuna masih belum mau dekat-dekat dengan Lisa sebab rasa kesalnya belum hilang
Lisa sejak tadi menatap Nuna sedangkan Nuna malah sebaliknya tidak mau menatapnya sama sekali
__ADS_1
Serena datang dan malah duduk di samping Nuna lalu menyandarkan kepalanya di bahu Nuna
"Kamu kenapa? "Tanya Nuna
" Aku gak mood ka soalnya ada ka King yang selalu ikutin aku"Jawab Serena
"Emangnya kenapa? bukannya kamu malah aman kalau dia ikutin kamu terus? "Ucap Nuna
" Dia ngeselin"Ujar Serena
"Udah sekarang kamu ikut sini" Ucap Nuna
"Memangnya ada apa?" Tanya Serena
"Bukannya seru main sama-sama temen kamu? " Tanya Nuna
"Aku sebenernya mau berenang di pantai ka tapi malah di larang sama ka Cio apalagi ka King" Ucap Serena
"Serena kamu beneran tunangan sama Ka King? kok kamu kaya tertekan gitu? " Tanya Jessica tapi Serena hanya diam sambil memonyongkan bibirnya
"Serena aku tanya" Ujar Jessica
"Gak tau lah, tanya ka King nya aja" Jawab Serena
"Kok gitu sih? tapi ka King kaya lagi jagain bocil kalau kamu bertingkah kaya gini terus" Ucap Lisa
"Aku 19 tahun sedangkan dia 24 tahun cuy! jelaslah aku bocil di mata dia" Ucao Serena
"Serena kalau kamu lebih suka ngomong hal serius sama dia mungkin kamu bakal lebih suka nanti sama dia" Ucap Nuna
"Mana bisa serius kalau dia aja selalu bikin aku kesel" Ucap Serena
"Mangkanya di coba, kamu bakal tau apa yang orang lain gak tau" Ucap Nuna
"Kaka tau banyak tentang ka King? aku males ah nanti di bilang kepo lagi" Ucap Serena dan Nuna menggetok kepalanya Serena tapi hanya pelan
"Dasar keras kepala, coba aja dulu bukannya kamu dulu lumayan akrab sama dia? masa sekarang kaya Tom and Jerry? " Tanya Nuna
"Kalau sama ka King aku males" Jawab Serena
"Coba dengarkan kata-kata saya mungkin saja King bisa melakukan sesuatu yang pernah saya lakukan ke kamu" Ucap Nuna dan kali ini Serena terdiam sambil ternganga menatap Nuna
"Kaka yang bener? " Tanya Serena
"Kalian ngomongin apa sih? " Tanya Vanessa
"Kamu diam dulu" Suruh Serena
"Mangkanya kaka bilang coba lebih akrab lagi biar makin tau nantinya" Ucap Nuna
__ADS_1
"Aku cuma mau ketemu Mamah" Ucap Serena dan semuanya saling tatap sebab memang tidak mengerti apa yang di bicarakan oleh Nuna dan Serena
"Kalau ka King sama dengan ka Nuna berarti aku bisa ketemu Mamah lagi lewat dia" Ucap Serena