SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 199


__ADS_3

Hari ini Cio akan melaksanakan yang di inginkan oleh Nuna yaitu menembak buah yang berada di kepala bodyguard nya


Cio memakai alat-alat lengkap untuk menembak, seperti kacamata dan sarung tangan agar lebih aman kata Nuna


Nuna berdiri dari kejauhan, melihat Cio yang sedang melakukan tembaknya


"Semangat Berci! " Teriak Nuna dari kejauhan


Cio mulai membidik buah yang jauhnya hampir 10 meter itu


Dor.......


Peluru Cio terbang dari pistolnya dan buah apel yang ada di kepala bodyguard nya terjatuh


Nuna bertepuk tangan dengan bangga melihat keberhasilan suaminya


Cio mulai membidik lagi karena dia akan melakukan 5 kali tembakan


Cio memulai fokus nya lagi dan kali ini dia juga berhasil menembak buah yang ada di kepala bodyguard nya


Cio membalik badanya menatap ke arah Nuna "2! " Ujar Cio dengan berteriak


"Tunjukkan lagi! " Ucap Nuna lalu Cio menganggukkan kepalanya


Cio melanjutkan aksinya lagi dan semua tembakkan nya tidak ada yang meleset dan Nuna mendekati nya


"Keren" Puji Nuna sambil melap keringat Cio dengan sapu tangan


"Permintaan kamu sangat mudah makanya aku bisa jalanin nya dengan mudah juga" Ujar Cio


"Padahal aku maunya tadi tembakan ada yang meleset" Ucap Nuna


"Kalau meleset, bisa-bisa anak buahnya ku yang mati" Ucap Cio dan Nuna hanya tertawa, Cio juga ikut tertawa sambil geleng-geleng kepala


"Mau jalan-jalan? " Tanya Cio


"Kemana? " Tanya Nuna sambil memberikan minuman pada Cio


"Kita naik helikopter mau?Tawar Cio


" Ayok"Jawab Nuna


"Ayo berangkat mumpung belum malam" Ujar Cio dan mereka berangkat ketempat helikopter nya


20 menit perjalanan mereka pun sampai di tempat helikopter Cio parkir


"Woahhhhh" Ujar Nuna yang baru pertama kali melihat helikopter di depan matanya langsung


"Besar juga yah" Ucap Nuna yang masih terkagum melihat helikopter di depan matanya karena dia sering melihat di langit saja


Cio menarik tangan Nuna untuk naik dan dia dalam mereka di berikan alat-alat pengaman


Helikopter nya pun mulai mendaki di udara, Nuna yang belum pernah naik helikopter memeluk tangan Cio dengan erat sambil menutup matanya sedangkan Cio malah tertawa kecil melihat Nuna


"Pemandangan nya sangat indah Chagii, coba sekarang buka matanya kamu" Suruh Cio

__ADS_1


Nuna menggeleng "Coba buka dulu " Suruh Cio dan Nuna langsung membuka matanya


"Woahhhhh" Ucap Nuna kagum melihat pemandangan yang ada di bawahnya


"Kalau malam padahal lebih indah tapi serem juga" Ucap Cio


"Ini beneran bagus tau" Ucap Nuna


"Aaaa kenapa baru sekarang bawa aku naik ini" Ujar Nuna


"Karena kamu gak minta" Ucap Cio


"Aaa bagus banget, makasih yah Berci karena kamu, aku bisa melihat hal yang gak pernah dan bahkan aku lihat selama aku hidup jika aku tanpa kamu" Ucap Nuna


"Sama-sama cantik" Jawab Cio


Mereka hanya berkeliling kota tapi sepanjang perjalanan Nuna terus bertepuk tangan karena kagum


Disisi Serena


Serena baru saja selesai kuliah dan dia masuk mobil "Langsung pulang aja yah Pak" Ujar Serena yang mengira yang menyetir mobilnya adalah Sopir pribadi nya


"Jalan-jalan dulu dong! " Jawab King dan menoleh ke belakang


Serena terkejut sampai tersedak bukan main karena King yang menjadi sopirnya


"Kaka! " Ujar Serena


"Jalan-jalan yuk, saya dapat tempat bagus tadi" Ajak King


"Aku cape ka! aku gak mau jalan-jalan" Jawab Serena


"Serena! " Panggil King


"Hmmm! " Jawab Serena malas


"Cape kuliahnya? " Tanya King


"Udah tau aku cape malah di bawa jalan-jalan, kan kaka itu aneh" Ucap Serena


"Saya sudah wujudkan semua yang kamu mau Serena tapi kenapa kamu masih gak mau dengan saya? " Tanya King


"Kaka terlalu kaku, aku gak suka" Jawab Serena


"Memangnya kenapa? " Tanya King


"Aku gak suka dan kaka bukan tipe cowo yang aku mau" Ucap Serena dan King tertawa kecil


"Tipe cowo kamu yang suka bikin hamil anak orang gitu? itu sangat menyedihkan" Ucap King


"Sudahlah ka! aku mau pulang lagian aku juga malas harus berdebat dengan kaka" Ucap Serena


"Tapi kamu harus ikut saya kali ini" Ujar King


"Aku cape ka" Rengek Serena dan King tersenyum mendengar rengekan Serena

__ADS_1


"Kaaaa aku capeeee" Ujar Serena yang masih merengek pada King


"Mau pulang? " Tanya King


"Iyah! " Jawab Serena sambil mengangguk


"Jadi pacar saya dulu" Ucap King


"Gakkkkkkkkk" Tolak Serena dengan cepat


"Kalau gitu gak boleh pulang" Ujar King


Serena yang memang cape dia pasrah saja dan memejamkan matanya sambil bersandar di kursi mobil


"Serena seminggu ini saya suka sekali mengganggu kamu tapi saya senang karena memang kamu itu lucu jika di jahili" Ucap King


"Jika kamu gak mau jadi tunangan atau jadi istri saya, setidaknya kamu harus mau jadi pacar saya kan" Ucap King tapi dia tidak mendengar suara Serena lagi lalu dia menatap kaca spionnya, dia tersenyum melihat Serena ternyata terlelap tidur


"Dasar tukang tidur" Ucap King


"Baiklah lain kali saja kita jalan-jalan nya Serena, kamu pasti ke capean banget kan" Ucap King lagi


30 menit di perjalanan dia pun sampai di mansion Daddy Rio


Serena masih tertidur dan King tidak tega membangunkan nya jadinya dia pun menggendong nya sampai kamarnya


Serena benar-benar tidur, dia tidak bangun sampai kamarnya dengan perlahan Cio merebahkan tubuh mungil Serena di kasur Queen Size nya


King melepaskan sepatu dan juga tas nya Serena lalu menyelimuti nya


"Maafin saya yah karena selalu ganggu kamu, aku akan coba mencoba menyibukkan diri saya ke kamu agar saya benar-benar lupa dengan Nuna, tapi saya gak akan menyakiti kamu Serena" Ucap King


"Selamat tidur"Ucap King lalu dia keluar dari kamar Serena


Disisi Nuna


Nuna masih terbang di udara dengan Cio, dia benar-benar sangat senang bisa di bawa terbang dengan helikopter dengan Cio


"Gimana suka terbang? " Tanya Cio


"Suka banget, makasii yah karena sudah bawa aku" Jawab Nuna


"Sejak tadi terimakasih terus? emangnya gak bosen ngomong itu? " Tanya Cio


"Karena aku cuma bisa ngucap terima kasih"Ucap Nuna


" Sama-sama "Jawab Cio


"Terkadang aku mikir Berci, kamu selalu mengadakan sesuatu buat aku, agar aku selalu cukup tapi aku gak bisa kasih Apapaun ke kamu" Ujar Nuna


"Ngomong apasih? sudahlah aku kasih semuanya karena memang aku sedang menafkahi kamu aja" Ucap Cio


Cio memeluk Nuna sambil mengelus perut buncit Nuna


"Adakah yang lebih baik dari kalian berdua? aku memang bisa membeli apapun tapi aku belum bisa membeli kebahagiaan, karena kebahagiaan ku akan lengkap jika sama kamu dan putri kita" Ucap Cio dan Nuna membalas pelukannya

__ADS_1


"Love you Berci" Ucap Nuna


"Love you More" Jawa Cio


__ADS_2