SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 157


__ADS_3

Cio duduk di tengah ranjang sambil membaca buku yang di berikan dosen tadi padanya


"Chagii mau tau pelajaran apa yang aku dapat hari ini? " Tanya Cio


"Apa? " Tanya Nuna lalu memiringkan tubuh menghadap Cio


"Hari ini mata kuliahku semuanya tentang angka" Ujar Cio


"Terus" Ucap Nuna


"Seperti asas matematika Chagiii, Di tambah, di kurang, di kali dan di bagi" Ucap Cio


"Menambah rasa sayangku


mengurangi egoku


mengalikan rasa cinta ku


membagikan waktuku untuk kamu dan anak kita" Ucap Cio dan Nuna tertawa mendengar ucapan Cio


"Aku kira bakal nerangin pelajaran, eh ternyata malah gombal" Ucap Nuna


"Kamu yakin gak kalau aku bakal sembuh dalam seminggu? " Tanya Cio


"Yakin" Jawab Nuna cepat


"Benarkah? nyatanya hampir 2 bulan lebih aku masih gak bisa jalan" Ujar Cio


"Aku tau keinginan kamu sangat besar tapi terkadang kita harus punya sabar yang besar juga" Ucap Nuna


"Kamu gak perlu takut atau apapun, aku bakal selalu ada dukung kamu, apalagi sekarang ada anak kita" Ucap Nuna lalu tersenyum


"Maafin aku yah" Ucap Cio


"Aku bosan denger kamu minta maaf terus Berci" Ucap Nuna


"Kalau kamu minta maaf terus tanda kamu salah padahal kamu gak ngapa-ngapain" Ujar Nuna


"Aku minta maaf sebab aku takut kamu tinggalin aku" Ucap Cio


"Aku kan sudah bilang kalau aku gak akan pernah tinggalin kamu" Ucap Nuna


"Kata kamu di kampus ada Lisa kan? apa ini juga alasan kamu buat ambil kelas di rumah aja" Tanya Nuna


"Iyah, Aku males ketemu dia" Jawab Cio


"Kenapa masih sakit hati? " Tanya Nuna


"Bukan sakit hati sih, tapi kaya males buat interkasi lagi sama dia karena udah hilang respect Chagi" Jawab Cio


"Tapi dia kan hamil? kok sekarang udah kaya gak hamil lagi yah? aku baru ngeh, kalau di hitung-hitung kayanya jangka kehamilan dia itu udah mau 9 bulan atau bahkan melahirkan" Ucap Cio


"Kenapa memangnya? kamu masih mikirin dia? kamu masih perduli sama dia" Tanya Nuna dengan sorot mata menajam menatap Cio, Nuna tersulut cemburu sebab Cio membahas Lisa di depannya

__ADS_1


"Kamu perhatikan dia?" Tanya Nuna lagi


Cio yang mendengar nada bicara Nuna berbeda langsung paham jika istrinya sedang cemburu


"Loh kok marah sih? aku cuma.. " Ucap Cio terpotong karena di potong Nuna


"Cuma apa? cuma lihatin dia, hm pantas aja ambil kelas di rumah ternyata takut balikan sama Mantan" Ujar Nuna dengan wajah julid nya


Cio tertawa melihat Nuna yang mendumel kesal pada nya


"Gemes banget sih kalau bumil cemburu, perasaan kita nikah udah lebih 8 bulan, cuma kali ini cemburu nya kelihatan banget" Ucap Cio sambil tertawa kecil melihat Nuna


"Nyenyenye" Ujar Nuna lalu dia membokongi Cio


Cio mendekat sedikit tapi dia masih duduk, Cio mentoel-toel pipi Nuna yang mulai agak chabi setelah dia hamil


"Ih jangan pegang-pegang, nanti takut balikan sama mantan" Ucap Nuna meledek Cio


"Balikan sama mantan? mantan aku siapa? Lisa, pacaran aja enggak kok" Ucap Cio


"Hm renyah banget nyebut nama nya" Ucap Nuna


"Chagiii" Panggil Cio lembut


"Gak denger" Jawab Nuna menutup telinga nya dengan bantal


"Cemburunya lucu banget sih" Ucap Cio


"Ih mana ada aku cemburu, sorry gak mampu aku cemburu sama si mantan" Ujar Nuna


"Udah kok tadi" Jawab Nuna


"Katanya gak denger tapi kok nyaut terus? " Tanya Cio dan kali Ini Nuna benar-benar diam


Cio tidak membujuk Nuna melainkan malah mendiamkannya dan bantal yang menutup telinga Nuna tadi langsung di lempar Nuna ke depan


"Istri ngambek bukannya di bujukin malah di diamin, dasar gak peka" Ujar Nuna


Nuna turun dari ranjang membuat Cio terkejut bahkan khawatir sebab Nuna yang masih belum sehat


"Chagiii" Panggil Cio tapi Nuna hanya duduk di sofa yang agak jauh dari Cio sekarang


"Kenapa? " Tanya Nuna santai lalu dia tiduran di sofa itu


Nuna membuka ponselnya tapi Cio bisa melihat apa yang di buka oleh Nuna


"Chagiii tiduran di kasur aja ngapain disitu? " Tanya Cio tapi Nuna tidak menjawab


Cio terbelalak melihat apa Nuna lihat, Nuna melihat story King bahkan ada foto King yang dengan gagahnya dengan stelan jas kerjanya


Padahal Nuna tidak sengaja melihat story King bahkan dia juga tidak tahu jika Cio bisa melihat apa yang dia buka


Nuna dengan santainya menggeser story King tadi membuat Cio bisa nafas lega

__ADS_1


Nuna membuka chat yang sudah lama tidak dia lihat bahkan dia nonaktifkan notifikasi nya


Nuna membuka chatnya dengan jordi, ada beberapa chat terakhir jordi


Chat itu dari Jordi di kirim 5 bulan yang lalu, Bohong jika Nuna tidak mengingat Jordi, apalagi hubungan mereka berjalan 2 tahun lamanya


"Jordi semoga kamu tenang yah di sana, Maafin aku karena sudah mengingkari janji yang kita buat untuk menikah lalu membuat keluarga kecil" Ucap Nuna dalam hati


Nuna hanya melihat chat nya dengar Jordi tidak dengan sosial media nya Jordi sebab sosial media itu terkahir aktif 5 bulan yang lalu juga


"Chagiii balas chat siapa? " Tanya Cio dan Nuna buru-buru menutup nya sebab terkejut


"Aku baca chat bukan chatan kok" Jawab Nuna


"Baca chat siapa" Tanya Cio lagi


"Jordi" Jawab Nuna dan Cio langsung diam mendengar nama Jordi


"Aku gak sengaja buka kok Berci, bukan sengaja" Jelas Nuna


"Iyah" Jawab Cio


Nuna duduk menatap Cio yang sedang duduk di kasur "Sudah gak ngambek? " Tanya Cio


Nuna berjalan ketika dekat dengan Cio dia langsung memeluk Cio dengan manja


"Bisa gak sih Berci , Lisa itu jangan datang lagi soalnya aku takut kamu malah diam-diam gitu dekat sama dia" Ucap Nuna


"Kamu nuduh aku selingkuh sama Lisa? " Tanya Cio


"Prasangka Berci bukan nuduh" Jawab Nuna


"Sama aja, Aku sudah cintanya sama kamu ngapain aku harus selingkuh, kamu pernah dengar gak" Ucap Cio


"Apa? " Tanya Nuna


"Perasaan yang habis di orang sebelumnya yang dia temui sebelum orang baru" Jawab Cio


"Maksudnya? " Ujar Nuna lalu dia berpikir


"Ah aku ngerti, contohnya, kamu sama Lisa terus perasaan kamu sudah habis dan ketemu aku, terus jadinya gimana" Tanya Nuna


"Perasaan aku ke Lisa waktu itu gak sebesar pas sama kamu, jadi perasaan aku ke kamu unlimited gak akan habis" Ucap Cio


"Karena kamu orang datang lebih dulu dari Lisa, kalaupun aku sama Lisa dan aku ketemu kamu pasti aku kayanya kalau sama dia dia itu, kaya menikmati hidup secara biasa beda sama kamu" Ucap Cio


"Lebih berwarna dan indah, soalnya kamu sih janjiin aku buat nikahin kamu" Ucap Cio


"Tanpa kamu sadari, kalau cowo itu besarnya lebih cepat dari cewe" Sambung Cio


"Emang cowo itu kaya gitu yah? padahal masa kecil itu gak tau apa-apa, tapi kalau di janjiin nikah malah ingat banget" Ucap Nuna


"Gak tau sih tapi aku kaya gitu" Ucap Cio

__ADS_1


"Tapi ngomong-ngomong kamu udah gak ngambek? " Tanya Cio tapi Nuna tidak menjawab dia hanya diam sambil memikirkan sesuatu


"Mikirin apa? " Tanya Cio tapi Nuna menggeleng


__ADS_2