SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 59


__ADS_3

Cio sedang menyetir mobil sedangkan Serena memainkan ponselnya karena mereka menuju kampus dengan mobil yang sama


"Ka kapan kasih aku keponakan? " Tanya Serena sambil menyimpan ponsel nya


"Gak akan ada yang keponakan buat kamu" Jawab Cio


"Apaan sih! ngeselin banget, Kaka gak mau bikin ka Nuna hamil? " Tanya Serena


"Bisa jangan bahas itu? bahas yang lain aja Serena" Ujar Cio


"Aneh banget! udah nikah tapi gak main bahas anak" Omel Serena


"Oh ya! tadi malam Lisa tanyain kaka tiba-tiba aja" Ujar Serena membuat Cio menatap Serena sebentar lalu menatap Jalan lagi


"Katanya dia udah putus deh sama pacarnya, makanya dia tanyain kaka" Sambung Serena


"Kayanya nih orang mau jadiin kaka pelampiasan aja" Ucap Serena lagi


"Kamu bilang kaka sudah nikah? " Tanya Cio


"Aku aja gak balas chat dia, cuma aku baca aja, soalnya males juga" Ujar Serena dan Cio diam dalam pikiran nya


Disisi Nuna


Cio dan Serena sudah berangkat ke kampus mereka meninggalkan Nuna dengan Intan , mereka duduk di taman yang ada di belakang mansion


"Apa kamu sudah mendingan? " Tanya Intan lembut


"Sudah Mom" Jawab Nuna yang canggung pada mertua nya


"Apa Cio sering bertingkah seperti anak kecil dan membuat kamu kesal? " Tanya Intan dan Nuna mengangguk kan kepalanya


"Sayanggg, Mommy sangat sedih ketika tau Arbercio mengatakan jika dia ingin menikah dengan alasan sudah melakukan hubungan badan dengan kamu" Ucap Intan


"Mommy sedih bukan karena dia menikah dengan kamu tapi Mommy sedih alasan nya itu" Sambung Intan


"Kami sampai sekarang belum melakukan itu Mom" Jawab Nuna membuat Intan terkejut

__ADS_1


"Mommy pasti terkejut kan? Aku dengan dia benar-benar melakukan hal sejauh itu apalagi Berci bilang dia gak mau punya anak dengan alasan apapun" Sambung Nuna


"Dia bilang itu ke kamu? " Tanya Intan dan Nuna mengangguk


"Apa yang di pikirkan anak itu? apa karena umurnya masih 18 tahun makanya dia gak mau memiliki anak? " Ujar Intan


"Dia pernah bilang itu ke kami tapi Mommy kira dia sudah berubah tapi ternyata sama saja" Sambung Intan lagi


"Tapi Mommy mau tanya, apa kamu mau hamil anak Arbercio? " Tanya Nuna


"Jika akun hamil tapi Berci tidak menginginkan nya apa akan keributan nantinya Mom? " Ujar Nuna


"Aku hanya mengikuti dia saja! " Sambung Nuna


"Apa Berci memiliki trauma Mom? dia juga sangat ketakutan dengan kegelapan" Tanya Nuna dan Intan menghela nafasnya


"Cio pernah di culik ketika dia berumur 7 tahun bersama King yang umur 12 tahun dan itu ulahnya rekan bisnis suamiku" Jawab Intan


"Dia di sekap bahkan di aniaya selama 2 hari tengah-tengah hutan yang sangat gelap gulita" Ucap Intan


"Ketika siang dia akan di siksa sedangkan malam dia akan di tinggalkan begitu saja" Ucap Intan dengan nada gemetar menahan tangis tapi Nuna langsung memeluknya agar dia bisa tenang


"Kalau King? " Ujar Nuna


"King ditemukan lebih dulu sehari sebelum Cio, King dengan Cio ada ditempat berbeda , dia juga belum sampai di siksa parah, mungkin karena mental dia kuat makanya King tidak kenapa-napa berbeda dengan Cio" Ucap Intan


"Makanya dia sangat takut dengan kegelapan? " Tanya Nuna dan Intan mengangguk pelan


"Dia juga di bawa ke psikolog hampir 1 tahun baru dia benar-benar bisa kembali normal tapi dia masih belum bisa menghilangkan ketakutan nya dengan kegelapan" Jawab Intan


"Kamu pernah liat Cio ketakutan? " Tanya Intan dan Nuna mengangguk


"Waktu itu pas aku dia bawa ke mansion dia tiba-tiba lampu mati Mom! dia histeris dan sangat ketakutan dia cuma panggil Mommy" Jawab Nuna


"Apa mungkin ini juga yang membuatnya takut memiliki anak Mom? " Tanya Nuna


"Mommy tidak tahu tentang itu" Jawab Intan

__ADS_1


"Sejak kecil kamu sudah memiliki trauma Berci dan aku datang hanya menambah luka kamu saja" Batin Nuna


"Mom aku janji akan selalu menjaga anak Mommy" Ucap Nuna mantab pada Intan


Intan tersenyum manis dan Nuna menghapus air matanya Mommy Intan


"Mommy titipin putra Mommy ke kamu yah" Ucap Intan


"Dia sangat polos jadi saya mohon jangan buat dia terluka, karena sejak dia sudah di dalam kandungan nasib tidak beruntung" Ucap Mommy Intan


"Iyah Mom!" Jawab Nuna dengan wajah sendu


"Sebenarnya Mommy sangat kecewa dengan sikap kamu ke putra ku Nuna, tapi dia selalu bilang jika dia sangat bahagia dengan kamu dan saya bisa apa? " Mommy Intan membatin


Nuna mendengar itu dan dia menatap Mommy Intan dengan tatapan dalam tanpa berkedip


"Kenapa Nuna? " Tanya Intan lembut


"Aku minta maaf Mom, jika aku menbuat Mommy dan Daddy kecewa tapi aku janji bakal berubah" Ujar Nuna dan Intan tersenyum


"Apa kamu mendengar suara hati Mommy sampai kamu menjawab seperti ini? " Ujar Mommy Intan membuat Nuna terdiam


"Tapi bagaimana bisa ada manusia bisa mendengar kan suara hati seseorang" Sambung Mommy Intan


"Mommy sangat menginginkan anak dari pernikahan kalian! jika Arbercio masih tidak mau memiliki anak dari kamu, kamu harus buat kamu hamil karena Mommy takut ada sesuatu yang dia rahasia kan" Tambah Mommy Intan membuat Nuna tertegun


"Rahasia Mommy? " Tanya Intan


"Mommy hanya takut saja Nuna" Jawab Mommy Intan


"Mom! Apa berci punya rahasia yang Mommy ketahui? " Tanya Nuna dengan wajah ragu


"Arbercio masih sangat polos dan dia akan selalu bercerita apapun ke Mommy dan Serena tapi hal yang dia sembunyikan dari Mommy hanya kamu karena dia tiba-tiba saja ingin menikahi kamu" Jawab Mommy Intan


"Mom apakah Berci pernah cerita tentang Lisa? " Tanya Nuna membuat Intan tersenyum


"Serena yang tau tentang percintaan nya itu kalau Mommy tidak tahu" Ujar Mommy Intan

__ADS_1


"Apa kamu penasaran atau cemburu? " Tanya Mommy Intan membuat Nuna diam dengan wajah merahnya


"Wajah merah kamu sudah jawaban dari semuanya" Ucap Mommy Intan


__ADS_2