SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 40


__ADS_3

Hari sudah ingin menjelang malam


Juan dan Nuna begitu pun dengan Nyonya Figo dan Tuan Figo menuju rumah sakit untuk melakukan tes DNA atas permintaan Nuna


Nuna selama perjalanan hanya diam karena dia tidak habis pikir sebab bagaiamana bisa hanya tanda lahir membuat mereka sangat yakin


"Nuna kamu harus sopan ke mereka bagaiamana mana mereka lebih tua dari kamu" Suruh Juan pada Nuna


"Aku udah sopan tapi aku cuma mengatakan apa yang ada dipikiran ku aja" Jawab Nuna


"Bagaiamana pun mereka orang tua ku Nuna walaupun angkat, tapi mereka juga berperan membuat aku menjadi sekarang" Ucap Juan tapi Nuna seakan-akan tidak perduli karena dia tidak berharap apapun bahkan semoga dugaan nya salah


Disisi Cio


Dia sedang ada dikamar nya karena di suruh oleh King karena kondisi Cio kurang Fit sebab dia terus merenung bahkan dia kurang makan, tidur apalagi cuaca yang kurang baik bagi tubuh nya


"Cio lebih baik kita ke rumah sakit gua enak liat lu kaya orang hilang nyawa gitu" Ucap King


"Baiklah" Jawab Cio dan King buru-buru membantu Cio turun dari ranjang takut dia jatuh


20 menit perjalanan akhirnya dia sampai di rumah sakit dan Cio langsung di bawa masuk keruangan untuk di tangani tentunya sedang kan King menerima telpon dari anak buahnya tapi dia terdiam melihat seseorang yang sedang berjalan menuju ruangan sebelah Cio tapi ada satu ruangan lagi yang memisahkan mereka


"Tuan muda istri Tuan Cio ada di rumah sakit yang sama dengan kalian" Lapor anak buahnya tapi King malah menutup ponselnya


"Nuna! " Ucap King tapi Cio melihat laki-laki yang berjalan disamping nya Nuna dengan baju senada, dia juga melihat jika ada sepasang suami-istri yang dikira King adalah orang tua dari Juan


"Apa dia melakukan pernikahan disini? " Tanya King pada dirinya sendiri


"Bisa-bisa kamu Nuna melakukan ini pada sepupu ku? dia cari kamu disini sampai dia sakit sedangkan kamu malah menikah dengan pria lain" Ucap King sambil tergolong kepalanya


Tatapan Nuna bertemu dengan King tapi Nuna tidak mengenali King karena dia belum kenal dengan King tapi tatapan King sangat sinis membuat Nuna memalingkan wajahnya


"Laki-laki itu kenapa menatapku seperti itu? " Nuna membatin


Lalu Nuna masuk keruangan begitu pun dengan yang lainnya


Hanya 10 menit Nuna masuk lalu dia keluar lagi tapi dia tidak menemukan King lagi disana tapi hatinya bertanya-tanya karena dia merasa pernah melihat King


"Kapan hasil nya akan keluar? " Tanya Nyonya Figo dengan wajah penasaran

__ADS_1


"Besok tapi awalnya bisa aja hari ini tapi katanya takut hasilnya gak akurat" Jawab Juan


"Nuna kamu dan Juan malam ini menginap di mansion kami yah" Tawar Nyonya Figo dengan lembut pada Nuna


Juan menatap Nuna tapi Nuna menggelengkan kepalanya tanda dia menolak


"Aku gak mau tante" Jawab Nuna


"Kalau Juan yang disana gak papa" Sambungnya


"Nuna! " Bentak Juan tapi Nuna bersikap santai seakan-akan tidak terjadi apa-apa


"Ya sudah gak papa kalau Nuna nya gak mau, gini aja biar kami yang menginap apartemen kalian gimana? " Saran Tuan Figo membuat Nuna melotot bahkan matanya ingin keluar


"Boleh kok Pah" Jawab Juan tapi Nuna geleng-geleng kepala


"Kenapa? kamu gak mau yah keromantisan kalian di ganggu? " Goda Nyonya Figo sambil tersenyum


"Besok kita juga akan ketemu ngapain nginep? " Tanya Nuna lagi-lagi Juan sangat kesal pada sikap Nuna pada kedua orang tua angkatnya


"Baiklah kami akan tunggu besok saja" Ucap Nyonya Figo dan suaminya ikut-ikut saja


Dan dari kejauhan Nuna terdiam melihat King mendorong seseorang di kursi roda yang sedang tertidur dia adalah Cio


"Berciooo" Batin Nuna


Tapi King terus berjalan melewati mereka bahkan King tidak menatap Nuna sama sekali sambil mendorong Cio yang tidak sadarkan diri nya


Nuna berlari kecil sambil mengangkat gaun nya lalu menghentikan langkah King yang membawa Cio


"Dia kenapa? " Tanya Nuna dengan ekspresi khawatir pada Cio


"Dia tidak butuh perhatian kamu Nuna! paham itu! " Ucap King dengan nada ketus bahkan matanya tajam menatap Nuna bahkan King menepis tangan Nuna menyentuh tangan Cio


"Wanita sialan! " Ucap King lalu melanjutkan langkahnya membawa Cio pergi


Juan mendekati Nuna sambil memegang bahu Nuna tapi dia tetap menatap King yang berjalan santai mendorong kursi roda Cio


"Dia siapa? kamu kenal dia? " Tanya Juan tapi Nuna hanya diam

__ADS_1


"Kamu kenapa Berci? apa daya tahan tubuh kamu menurun sama seperti dulu ? " Batin Nuna


"Kenapa Nuna begitu khawatir dengan pria yang ada di kursi roda itu?Batin Juan


" Bukankah yang di selalu pikirkan Jordi atau laki-laki itu yang bernama Jordi? "Sambung Juan


" Apa dia Jordi? "Tanya Juan pada Nuna


Membuat Nuna menatap Juan dengan tatapan tajamnya


" Dia bukan Jordi! kan kamu sudah menghabisi Jordi jadi aku mohon jangan kamu sakiti dia "Ucap Nuna dengan serius


" Kenapa? apa dia yang sebenarnya kamu sukai? atau malah pacar baru kamu"Tuduh Juan


"Dia bukan pacar ku tapi lebih dari itu" Jawab Nuna


"Jadi berhentilah mengganggu orang yang ada di sekitar ku" larang Nuna


"Aku bukan pengganggu tapi malah mereka yang pengganggu" Jawab Juan lalu dia tersenyum


Jordi mengambil ponselnya dari balik jasnya lalu menelpon anak buahnya


"Tangkap 2 laki-laki yang keluar dari rumah sakit ini, yang satu perwatakan bule sedangkan yang ada di kursi roda perawakan asia tembak saja" Suruh Juan membuat Nuna memukul ponsel Juan sampai terpental jauh lalu Nuna berlari ingin mengejar King dengan Cio tadi


Nuna berlari secepat mungkin agar bisa mengejar King dengan Cio tadi


Tapi sayangnya lift nya sedang di gunakan dengan terpaksa Nuna harus menggunakan tangga darurat


Nuna harus turun 3 lantai untuk bisa mengejar Cio dengan King tadi, dia benar-benar sangat takut jika Cio kenapa-napa


Tinggal satu lantai lagi Nuna berasa di lobby tapi dia hampir kehabisan nafasnya tapi tetap berlari demi Cio tidak kenapa-napa


"Tuhan aku mohon berikan aku kekuatan" Ucap Nuna dia bahkan sudah tidak memperdulikan penampilannya lagi


Nuna merasa gaun nya sangat menganggu membuatnya langsung merobeknya dan tentu dia menjadi lebih mudah berlari


Nuna sampai di lobby dia mencari-cari Keberadaan Cio sambil ngos-ngosan


"Kamu dimana Berci! " Ucap Nuna lalu dia berlari menuju parkiran dan tidak jauh dari sana dia melihat King yang masih mendorong Cio menuju mobil

__ADS_1


Kurang lebih 25 meter Nuna melihat ada seseorang yang sedang membidikkan pistolnya dari balik mobil karena parkiran juga sepi


__ADS_2