SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 191


__ADS_3

Nuna masih di ruangan Cio, dia sedang menyuapi Cio makanan


"Udah Chagi aku kenyang" Ujar Cio


"Loh kamu baru makan 3 suapan" Ucap Nuna


"Aku kenyang banget" Ucap Cio


"Nanti muntah kalau di paksain" Sambung Cio dan Nuna mengiyakan saja ucapan Cio


"Iyah" Ucap Nuna dan meletakkan makanan Cio ke atas meja


"Kemarin kamu ada ketemu King? " Tanya Cio


"Ada, dia kost-kostan ku" Jawab Nuna


"Kamu tau? " Tanya Nuna


"Aku sudah menduga Chagii karena dia punya perasaan ke kamu" Jawab Cio


"Hah benarkah? " Ucap Nuna terkejut


"Aku laki-laki tentu aku bisa tau bagaimana orang suka atau tidak" Ucap Cio


"Jauhi dia yah, aku gak mau kamu nanti merasa nyaman sama dia pas aku gak ada" Ucap Cio lagi


"Iyah" Jawab Nuna


"Berci kamu sama Lisa gak ngapa-ngapain kan pagi kemarin? " Tanya Nuna dengan wajah masamnya


"Aku gak ngapa-ngapain kok, dia datang cuma kasih aku obat Chagiii" Jawab Cio


"Tapi kenapa sepagi itu? dia gak nginepkan? " Ucap Nuna


"Gak Chagiii" Jawab Cio


"Aku cemburu, aku datang mau bikin suprise malah liat kamu sama dia" Ucap Nuna


"Cemburuan banget sih" Ucap Cio


"Cemburuan banget? aku aja jarang cemburu sama kamu karena emang gak ada yang deketin kamu kaya Lisa" Jawab Nuna meninggi


"Sabar Chagii nanti anak kita keluar cepat kalau kamu ngegas kaya gitu" Ucap Cio tapi Nuna tertawa mendengar ucapan Cio


Disisi Serena


Serena sedang bermain ponselnya dan dia mendapat pesan dari King


"Serena kaka pamit yah" Tulis King


Serena mengerucut kan alisnya membaca pesan dari King


"Kaka mau kemana? " Balas Serena


"Kaka bakal menetap di Belanda" Tulis King


"Loh kok mendadak sih ka? ngapain kaka di situ? " Balas Serena


"Mau cari wawasan Serena,kaka sudah di pesawat jadi kamu sampaikan saja salam kaka ke yang lain yah" Tulis King

__ADS_1


"Kaka bakal kesitu kok kalau ada waktu senggang" Sambungnya


"Iyah Ka" Balas Serena


"Ka King pergi tanpa sebab yang jelas, karena apa yah" Batin Serena


"Ya sudahlah itu keputusan dia, aku bisa apa" Ucap Serena


Nuna masih di ruangan Cio dan pintunya terbuka yang masuk adalah Mommy, Daddy dan Serena


Mereka mendekati Cio dan Nuna ingin berdiri tapi di tahan oleh Mommy Intan jadinya dia duduk kembali


"Kenapa baru masuk kalian? " Tanya Cio


"Bukannya kamu lebih senang jika hanya berdua dengan istri kamu? " Jawab Daddy Rio


"Kalian juga penting" Ucap Cio


"Gimana sudah mendingan? " Tanya Mommy Intan


"Sudah Mom! tapi kalau gerak terlalu banyak ngeri banget" Jawab Cio


"Baguslah sayang, kamu lebih baik pulang ke mansion kami saja Cio agar Mommy bisa liat terus kondisi kamu" Ucap Mommy Intan


"Gak perlu Mom! aku gak mau repotin Mommy" Tolak Cio


"Gak perlu apanya! kamu harus pulang ke mommy karena Mommy gak percaya jika kamu dijaga oleh Nuna" Ujar Mommy Intan meninggi sedikit


"Mommm" Ujar Serena sambil memeluk tangan Mommy nya


Nuna terdiam, ucapan Mommy Intan seakan-akan menyalahkan dirinya


"Mungkin maksudnya Mommy itu, Nuna kan sedang hamil jadinya dia takut Nuna akan kecapean kan kasihan" Jelas Daddy Rio


Nuna terdiam dan dia tersenyum tipis mendengar jawaban Daddy Rio


Wajahnya Mommy Intan sangat terlihat jika dia tidak suka dengan Nuna


"Kan enak ka kalau di mansion kami, kaka ada temannya yaitu aku" Ucap Serena pada Nuna


"Kaka mau apa nanti aku carikan atau gak aku masakin" Hibur Serena


"Emang kamu bisa masak? " Tanya Cio


"Bisa kok" Jawab Serena cepat


"Baguslah kamu jadi koki dapur aja sekalian" Ucap Cio


"Apa sih kaka nih" Ucap Serena


Cio menatap Nuna yang hanya diam lalu menggenggam tangan Nuna


"Kenapa cuma diam? " Tanya Cio lembut


"Gak mau nginep di mansion Momny Daddy yah? " Tanya Cio berbisik agar tidak terdengar oleh Mommy nya


"Gak kok" Jawab Nuna pelan


"Terus kenapa? kok sedih kaya gitu? " Tanya Cio

__ADS_1


"Aku gak papa" Ucap Nuna


"Yang bener? " Tanya Cio


"Iyah" Jawab Nuna


"Coba senyum" Suruh Cio lalu Nuna tersenyum


"Nah kan cantik"Ucap Cio dan Nuna tertawa kecil


" Oh ya ini sudah hampir jam istirahat kamu Cio, Serena bawa Nuna pergi karena kalau dia disini agak akan mungkin Cio bisa istirahat "Suruh Mommy Intan


" Mom ini baru jam berapa? "Tanya Cio yang kesal Nuna malah seakan-akan di usir oleh Mommy nya


"Aku pergi dulu yah" Ucap Nuna dan berdiri


"Gak Chagii, aku belum mau istirahat" Larang Cio sambil memegangi tangan Nuna


"Jangan kaya anak kecil Cio! nanti juga dia bakal kesini lagi" Ucap Mommy Intan


"Ayo Serena" Ajak Nuna tapi Serena awalnya diam lalu dia mendekati Nuna


Nuna dan Serena pergi tentu Cio sangat kesal pada Mommy nya tapi dia diam saja


Nuna dan Serena berjalan tapi Nuna hanya diam sambil menundukkan kepalanya


"Maafin Mommy ya ka? " Ucap Serena


"Gak papa kok" Jawab Nuna


"Aku ngerasa bersalah karena sikap Mommy kaya tadi ke kaka" Ucap Serena


"Gak usah di pikirkan Serena" Ujar Nuna lalu dia tersenyum


"Aku ajak teman-teman yang lain yah, kita jalan sama mereka kan seru" Ucap Serena


"Terserah kamu" Jawab Nuna lalu Serena menelpon teman-teman nya


Mereka sedang bermalas-malasan di kamar Pritta sambil bermain ponsel


"Bosen banget, mau jalan-jalan pacar tapi gak punya" Ucap Syifa


"Mau di panggil sayang tapi gak mau pacaran" Ucap Wati


"Ngapain pacaran sih? diluar lagi gak baik tau, soalnya lagi rame suami selingkuh" Ucap Pritta


"Oh iyah kamu betul" Ucap Syifa


Ponsel Syifa berdering yang menelpon adalah Serena "Hallo? " Ujar Syifa


"Jalan yuk! nanti aku sherlock tempatnya" Jawab Serena


"Guys Serena ngajak jalan" Ucap Syifa


"Meluncur everybody" Jawab Mereka berdua


"Gas Serena! " Ucap Syifa lalu dia mematikan ponselnya


Mereka pun langsung siap-siap untuk pergi, mereka tidak akan pernah menolak ajakan Serena

__ADS_1


__ADS_2