SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 103


__ADS_3

Pagi tiba


Cio bangun dengan sangat pagi tidak seperti biasanya karena dia harus ke kantor ke daddy baru dia kekampus nanti siang


Cio sudah siap dengan pakai formal nya untuk ke kantor dan pakaian itu di siapkan oleh Nuna karena Cio tadi pagi seperti sangat malas bangun makanya Nuna lah yang memaksanya dan berjanji akan menyiapkan bahkan memakaikan bajunyanya



Nuna tersenyum melihat ke tampanan dan kegagahan suaminya yang ketika sudah berpakaian rapi sekarang


"Ada yang kurang gak Chagii? " Tanya Cio sambil memeriksa dirinya sendiri


"Gak ada kurangnya kok" Jawab Nuna


"Aaaaa suami aku ganteng banget, tulung!! takut di karungin janda pirang" Ujar Nuna sambil memeluk Cio dengan erat


"Janda pirang lagi, kenapa sih? dari kemarin kayanya itu terus? kalau aku yang pirang gimana? " Tanya Cio


"Boleh" Jawab Nuna cepat


"Oke nanti aku ganti warna rambut yah" Ujar Cio dan Nuna mengangguk


"Hari ini aku pulang agak sore bahkan aku kurang bisa balas chat dan telpon kamu, jadi kamu gak papa kan" Ujar Cio


"Aku gak papa kok, aku paham sama kamu" Jawab Nuna


"Semangat kerja dan kuliahnya" Ujar Nuna


"Siap bu bos" Jawab Cio lalu mereka tertawa bersama


"Kalau aku sempat nanti aku pulang yah buat ganti baju dan makanan siang tapi gak janji yah" Ujar Cio


"Iyah Berci aku paham" Jawab Nuna


Nuna melompat memeluk leher Cio bahkan bersikap manja karena akan di tinggal lebih lama tidak seperti hari lainnya


"Bakal lama ditinggal bahkan ada chatan, jadinya bisa kangen banget nanti" Ujar Nuna


"Kamu bebas lakuin apapun Chagiii asal selalu sama bodyguard" Ujar Cio


Cio mengangkat tubuh Nuna dan jadinya dia menggantung seperti monyet dengan kaki melingkar di pinggang Cio


"Aku pulang paling lambat jam 4 sore" Ujar Cio


"Biasanya juga jam segitu kan? " Sambung Cio

__ADS_1


"Tapi kan kamu berangkatnya jam 10 pagi atau pukul 12 siang kalau ini jam 8 pagi sudah mau pergi" Ucap Nuna dengan bibir manyunnya


"Aku mau manja-manja sama kamu Berciii" Ucap Nuna dengan manja bahkan menyandarkan kepalanya di bahu Cio


"Chagiiii jangan kayagini" Tegur Cio


"Mau di manjain sama kamu Berciii" Rengek Nuna mempererat pelukannya


"Aku berangkat dulu yah" Ujar Cio dan Nuna malah menggeleng seperti anak kecil


Cio tersenyum melihat ekspresi wajah Nuna lalu cium bibir nya dengan bertubi-tubi


"Mau di cium dimana lagi? " Tanya Cio tapi Nuna menggeleng


"Anterin aku sampai mobil yuk" Ajak Cio dan Nuna mengangguk tapi dia tidak mau turun dari gendongan Cio


Jadinya cio pun menggendongnya sampai parkiran mobilnya


Cio sudah ada didalam mobil tapi kaca mobil masih terbuka dia mendadah sambil tersenyum tapi ekspresi Nuna seperti tidak rela


"4 sore aku pulang kok" Ujar Cio lalu dia mengangguk pelan saja


Mobil Cio pun sudah pergi meninggalkan Mansion nya dan Nuna menghela nafas berat


"Kenapa aku mau dekat sama Berci terus yah, kayanya aku lagi tercinta-cinta ke dia" Ujar Nuna lalu dia masuk kedalam Mansion nya


Nuna duduk lalu dia ingin mengambil roti tapi pelayan datang dengan sepiring roti yang sudah di buat sandwich dengan topping keju spesial


"Maaf Nona, ini sarapan anda, ini pesanan Tuan Muda" Ujar nya


"Terima kasih" Ujar Nuna ramah lalu tersenyum melihat makanan yang ada didepannya


Tingggg


Ponsel Nuna berdering tanpa pesan masuk dan itu adalah pesan suara dari suaminya


"Semoga suka yah sama sarapan yang pesanan kan pelayan tadi,maaf yah,aku gak bisa masak kaya suami idaman" Ujar Cio


"Love you Chagiiii" Sambung Nuna


Nuna baru ingin membalas tapi ternyataa ponselnya Cio sudah tidak aktif lagi


"Emangnya suami idaman harus bisa masak yah? bukannya yang banyak uang" Ujar Nuna lalu memasukan makanan itu kedalam mulutnya


Nuna terpesona dengan rasa makanan yang di buat oleh pelayan Mansion nya, bahkan dia menatap makanan itu dengan kagum

__ADS_1


"Enak banget" Ujar Nuna lalu kembali memasukan lagi makanan itu


Pelayan datang lagi untuk membawakan minuman susu hangat untuk Nuna


"Ini sangat enak, kalian benar-benar hebat membuat makanan ini" Puji Nuna pada pelayan nya


"Itu resepnya petunjuk dari tuan muda Nona, kami hanya mengikuti arahan dia saja" Ujar Pelayan


"Benarkah? kata dia gak bisa masak" Ucap Nuna tak percaya


"Tuan muda bilang tadi resepnya dapat dari Nona Dania" Jawab pelayan satunya


"Wahhh ini Benar-benar sangat enak, kalau boleh setiap pagi aku mau makan ini gak papa kan? " Ujar Nuna


"Kami akan senang hati membuatkan nya Nona" Ujar Mereka


"Terima kasih" Ucap Nuna lalu kembali menikmati makanannya


Setelah selesai sarapan Nuna kembali ke kamarnya, dia merasa bosan jika harus sendirian saja di Mansion


Jadinya dia pun pergi ke kos-kosan teman-temanya lagi daripada dia harus sendirian


Nuna sudah mengabari teman-temanya dan syukurnya mereka ada disana bahkan Pritta tidak masuk hari ini


Di sisi Cio


Dia baru sampai di kantor nya, pertama nya kalinya dia datang ke kantor setelah sekian lama, karena terakhir dia datang ketika dia masih SMP dulu


pesona nya tentu membuat nya jadi perhatian para karyawati di sana bahkan ada yang sampai ternganga melihat putra sulung dari bos besar mereka


"Tuan King akan datang nanti, Tuan muda tunggu saja di ruangan Tuan besar" Suruh Sekretaris nya dan dia hanya mengangguk saja


Dia berjalan tegak penuh wibawa sama seperti Daddy nya bahkan tersenyum pun seperti mahal dari bibirnya


"1 jam lagi akan ada Meeting penting Tuan Muda, anda harus pelajari berkasnya terlebih dahulu" Suruh Sekretarisnya Daddy nya, Cio diam saja sambil terus berjalan



Kemunculan Cio di kantor Daddy setelah lama tidak mau mempublikasikan dirinya tentu menjadi perbincangan disana


Dan pasti ada saja yang membandingkan dirinya dengan Daddy nya tentang Bisnis tapi Cio tidak perduli semua itu


"Aku ku perlihatkan skill bisnis ku kedepan kalian yang selalu menanyakan diriku atau membandingkan diriku" Batin Cio


Tatapan tajamnya menatap kedalam ada rasa ambisi yang kuat di dada nya, 18 tahun bersembunyi di kaki Daddy nya sekarang doa harus muncul tanpa pengawalan Daddy nya,Cio sudah masuk ke dalam ruangannya

__ADS_1


King baru saja sampai ke kantor Daddy Rio dia pun langsung buru-buru masuk sambil mengancing jas nya yang terbuka dengan pengawalan 2 bodyguard pribadinya


__ADS_2