
Cio kali ini duduk di tepi pantai dengan Nuna karena Nuna sedang menikmati ombak yang menyapu kakinya
"Chagiii" Panggil Cio sambil menatap Nuna dengan tatapan hangatnya
"Iyah" Jawab Nuna tapi masih senang memainkan pasir
Lisa dan Jessica datang untuk menjemput Cio karena Cio sudah memisahkan diri sejak tadi
"Cio ngumpul sama-sama temen yuk" Ajak Jessica
"Kalian aja, aku mau dengan istriku ku saja" Ujar Cio
"Ajak aja sekalian biar rame, kan asik ada bumil" Ucap Lisa dan Nuna melongak menatap Lisa yang berdiri di belakangnya
"Si Tony sama hendra bakar ikan sama ayam terus juga masak yang lain, kamu gak mau makan masakan mereka? masakan mereka enak tau" Ucap Jessica
"Mau ikut? " Tanya Cio
"Boleh" Jawab Nuna dan Cio berdiri dan Nuna ikut berdiri sambil memeluk tangan Cio seperti biasanya
Lisa dan Jessica hanya mengikuti di belakang tapi mereka berusaha tidak melihat Cio dengan Nuna di depannya dengan memainkan ponsel mereka
Cio sampai di tempat mereka beristirahat dan benar saja jika teman-teman nya sedang sibuk memasak padahal mereka bisa saja membeli tapi keakraban yang mereka cari
Mereka semuanya menatap Nuna apa lagi Nuna yang sedang hamil besar
Nuna yang di tatap begitu nanar oleh teman-temannya Cio jadi salah tingkah dan dia malah bersembunyi di belakang Cio
"Heyyy kenapa sembunyi? " Tanya Cio bahkan dia tertawa melihat tingkah Nuna
"Aku malu"Jawab Nuna
" Kalian lagi liatin apa sih? liatin istriku atau liatin penjahat? kok sampai segitu nya"Tanya Cio pada teman-temannya
"Gak Cio! istri kamu hamil tapi masih secantik itu kaya aura nya keluar gitu makanya suka liat" Jawab teman nya yang bernama Vanessa
"Chagiii mereka puji kamu bukan malah jelekin kamu" Bisik Cio
"Ikut kami sini yuk" Ajak Vanessa pada Nuna
Nuna menunjukkan wajahnya tapi Nuna hanya diam "Berciiii" Panggil Nuna manja pada Cio
Semua teman-temannya laki-laki Cio tersenyum mendengar suara manja Nuna karena terdengar gemas di telinga mereka
"Kenapa? " Tanya Cio lembut
"Cio istri lu boleh gua bawa pulang gak? soalnya lucu banget" Ujar Riyan yang memang sejak tadi memperhatikan Nuna
"Gua habisin lu" Ujar Cio
"Becanda gua" Ucap Riyan
__ADS_1
Vanessa mendekati Nuna, dia tersenyum pada Nuna ingin mengajak nya duduk bersama agar lebih akrab lagi
"Ayo sini, boleh berteman kan? " Tanya Vanessa
"Boleh" Jawab Nuna dan dia mengikuti Vanessa lalu ikut bergabung dengan yang lainnya
"Nama kamu siapa? " Tanya Vanessa
"Nuna" Jawabnya
"Oke Nuna namaku Vanessa dan teman-temannya yang lainnya juga berkenalan dengan Nuna kecuali para laki-laki sebab Cio melarangnya
" Mau makan yang mana? biar kamu makan duluan kasihan nanti dede bayinya "Ujar Vanessa
" Gak usah, Aku tunggu kalian aja biar bareng"Ucap Nuna
"Gak papa kok, kami bisa nanti sedangkan kamu gak bisa" Ucap Vanessa dan dia mengambil makanan yang tesaji dan menyerahkan nya pada Nuna
"Makan yah" Ucap Vanessa dan Nuna mengambilnya
"Umur kamu 17 tahun yah? " Tanya Vanessa dan Cio yang malah tertawa mendengar pertanyaan Vanessa
"Iyah Vanessa soalnya baru kemarin ktp nya jadi" Jawab Cio
"Gak kok" Sanggah Nuna
"Terus? " Ujar Vanessa
"Kok mukanya lebih tua Cio sih? " Ucap Vanessa yang tidak percaya
"Kalau istri ku 17 tahun mana mungkin aku hamilin dia" Ucap Cio
"Jadi beneran 22 umur kamu? " Tanya Vanessa lagi
"Iyah" Jawab Nuna
"Baby face banget sih" Ucap Vanessa
Serena datang dengan wajah kesal nya dan King juga datang tapi dia seperti kelelahan sebab harus mengejar Serena
"Darimana? " Tanya Cio
"Ka jauhin dia dari aku dong, aku gak bisa kalau dia dekat-dekat soalnya ngeselin banget, ini salah itu salah kan aku gak bisa ngapa-ngapain" Adu Serena
"Kamu jangan bohong Serena, saya larang kamu karena emang itu gak boleh tapi kamu tetap saja keras kepala" Bela King
"Kalian ngapain? " Tanya Cio lagi
"Ka King bakar koper aku" Jawab Serena
"Hah? " Ujar Cio terkejut
__ADS_1
"Di dalam kopernya ada beberapa Bikini Cio makanya saya bakar aja" Ucap King
"Kurang ajar banget kan ka? " Ucap Serena yang terus menyudutkan King
"Yang di lakukan King sudah benar, King jagain terus, aku percaya sama kamu"Ucap Cio membuat Serena ternganga karena kaka nya tidak membelanya sama sekali
Serena semakin kesal dan dia duduk di tengah-tengah Jessica dan Lisa
King tersenyum melihat tingkah Serena "Ka King kalau Serena nya gak mau sama kaka, sama aku aja" Canda Vanessa tapi dia malah mendapatkan tatapan tajam dari Serena
"Aku cuma becanda kok Serena" Ucap Vanessa
Makanannya sudah jadi lalu mereka makan bersama begitu pun dengan King tapi dia tetap saja makan harus di dekat Serena sedangkan Nuna makan berjauhan dengan Cio karena Vanessa yang membawanya untuk makan dengannya
Cio makan sambil tertawa dengan teman-teman kelasnya dan Nuna menatap Cio
"Ber....... " Panggil Nuna tapi terpotong sebab dia melihat Lisa yang memberikan minum pada Cio
"Dari tadi makan sambil ketawa emangnya gak seret? " Ujar Lisa dan Cio mengambilnya
"Ke asikan makannya lupa minum" Jawab Cio dan langsung menegak minuman yang di berikan Lisa
"Oh iyah aku kurang suka cumi sedangkan kamu suka kan? buat kamu aja yah" Ucap Lisa
"Oke-oke" Jawab Cio dan Lisa langsung beberapa cumi yang ada di piring ke piring Cio
"Makasih" Ucap Cio dan Lisa pergi lagi
Cio memasukkan cumi yang di berikan Lisa tadi lalu menatap Nuna sambil mengunyah
Tapi ternyata Nuna tidak menatapnya "Chagiii" Panggil Cio tapi Nuna tidak menggubris nya
"Kurang keras kah? " Ucap Cio
"Chagiii" Panggil Cio tapi masih sama Nuna tidak mendengarnya
Vanessa mendengar suara Cio lalu dia memberitahu Nuna jika Cio memanggil nya
"Naaa itu Cio panggil" Ujar Vanesssa
"Biarin aja" Jawab Nuna dengan menunduk
Lisa duduk di samping Nuna tapi Nuna benar-benar malas menatap Lisa sampai dia menjauhkan duduknya agar tidak terlalu dekat dengan Lisa
"Loh kok ngejauh? aku bawa amis yah? " Tanya Lisa lalu mengendus-endus bau badannya
"Gak bau kok tapi penciuman ibu hamil sangat tajam, aku takut Nuna muntah gara-gara aku, soalnya aku tadi ambil cumi sendiri terus kena baju sedikit" Ucap Lisa lagi
"Iyah kamu bau, lebih baik kamu jauh-jauh dulu soalnya aku gak tahan ciumnya" Jawab Nuna dan Lisa percaya dengan Ucapan Nuna
"Oke-oke kalau gitu aku pergi dulu, kasihan kamu" Ucap Lisa dan dia pergi lagi
__ADS_1
"Dasar gatel, katanya temen tapi kok bisa se perhatian itu ke suamiku " Batin Nuna