
Cio ke kelasnya Serena
Serena sedang berbicara dengan teman-teman nya dan Cio langsung mendekati Serena saja
"Serena kaka boleh ngomong? " Tanya Cio dan Serena menganggukkan kepala dan mendekati Cio
"Ada apa ka? " Ujar Serena
Cio menarik tangan Serena menjauh sedikit dari teman-teman nya
"Kenapa kamu gak ngomong kalau Lisa mau celakai kamu? "Tanya Cio
" Aku mau bilang hari ini tapi kaka udah tau duluan aja"Jawab Serena
"Gak usah di ambil pusing ka, aku gak papa kok, lagian juga aku gak tau kalau cuma Lisa. aku bisa lawan kok" Ujar Serena lagi
"Kamu tadi sama siapa berangkat kuliah? " Tanya Cio
"Sama ka King, dia anter aku sampai ke kelas.Ka King agak lain hari ini tapi lucu sih" Ucap Serena
"King? " Ujar Cio tak percaya
"Iyah, udah ah kaka kelas aja sana, aku mau ngobrol lagi sama teman-teman ku" Usir Serena lalu meninggalkan Cio ke kursinya lagi
Cio pergi lagi ke kelasnya dan dia masuk ke kelasnya dan di tatap tajam oleh Jessica yang sedang duduk di kursinya
Cio tidak perduli dengan Jessica yang menatap nya dengan tajam, dia duduk tanpa beban ke kursinya
Lalu Cio menyandarkan kepalanya di dinding kelasnya sambil menatap kosong ke depan
"Makin kesini beban gua aja ada" Batin Cio
Disisi Nuna
Nuna sedang mengaduk-aduk susu yang di buatkan pelayan tadi sambil bernyanyi dengan riangnya
"Aku sendirian aja di mansion, lebih baik aku jalan-jalan walaupun sendirian kaya yang dulu-dulu" Ujar Nuna lalu dia meminum susunya dengan cepat dan siap-siap untuk pergi
Nuna hanya dress berwarna coklat terang dan dia pergi dan pasti selalu di jaga oleh bodyguard
Nuna sudah mobil dia masih melihat tempat yang dia tuju
"Nona apa kamu sudah ijin dengan tuan muda? " Tanya Bodyguard yang duduk di samping supir
"Aku tadi mau ijin tapi kayanya gak bakal di ijinin, misalnya perginya gak jelas"Jawab Nuna
"Tapi kalau sama kalian boleh aja kan? " Ujar Nuna lagi
__ADS_1
"Tapi kalau ijin lebih baik lagi Nona" Ucap Bodyguard
"Benarkah" Ucap Nuna
"Iyah Nona" Jawab Bodyguard
"Tujuan pertama kita ke taman yah" Ujar Nuna
"Baik Nona" Jawab Bodyguard
Tidak lama kemudian bodyguard menghentikan mobilnya dan dia sampai di taman
Taman cukup ramai sebab banyak anak muda di sana, Nuna turun dari mobil. Dia tersenyum melihat taman yang hijau dan banyak orang disana
"Aku gak pernah ke taman sini, ternyata bagus juga" Ujar Nuna
"Lebih bagus taman mansion daripada ini Nona" Jawab bodyguard
"Kalian ini" Ujar Nuna
Lalu Nuna berjalan dengan santai sambil memegangi perutnya yang buncit
Karena Nuna berjalan di iringin beberapa bodyguard dan bahkan di payungi dia menjadi pucat perhatian. Apalagi Nuna juga cantik
"Tamannya beneran bagus tau, kaya terawat gitu" Ujar Nuna dan Nuna melihat jajanan yang ada di sana
"Aku boleh jajan? " Tanya Nuna
"Makasih" Ujar Nuna dan dia mendekati yang berjualan disana
Nuna membeli bakso tusuk nya sebanyak 50 ribu setelah selesai dia berjalan lagi
Nuna menatap sekitar berharap ada tempat duduk yang kosong dan dia pun menemukannya tidak jauh dari sana
Nuna tersenyum sambil memakan bakso tusuk yang dia beli tadi
Lalu ada yang mendekati Nuna karena dia ingin duduk juga di kursi yang sama dengan Nuna
Nuna mempersilahkan saja sedangkan bodyguard awalnya melarang namun nuna melarangnya
Dia pun duduk bersebelahan dengan Nuna, Dia tersenyum pada Nuna
Dia memakai baju seragam sekolah SMA dan Nuna melihat nama sekolah yang ada di dada nya anak itu
"Ini kan nama sekolah yang sama dengan Berci, apa dia adik kelas Berci yah" Batin Nuna
"Kamu bolos yah? " Tanya Nuna dan dia menatap Nuna lalu mengangguk
__ADS_1
"Aku kesel di sekolahan, aku bangun pagi-pagi malah jam kosong" Jawab Jenna
"Kaka lagi hamil? " Tanya Nya juga
"Iyah, kok tau? perasaan aku gak pakai baju ketat dan perut ku juga belum buncit banget" Jawab Nuna
"Dari aura kaka, kelihatan lebih cantik menurutku apalagi kaka juga makan sambil elus-elus perut"Ujar Jenna dan Nuna tersenyum manis pada Jenna
" Aku kaya pernah liat kaka, kaka istrinya siapa? "Tanya Jenna
" Aku tau dengan Arbecio? "Tanya Nuna
" Hah! Kaka istrinya ka Cio? "Ujar Jenna terkejut dan Nuna mengangguk
" Woah aku beda 3 tahun aja sama, kok dia udah nikah sih, aku kemarin sempat ada undangan pas pernikahan dia tapi sayang gak sempat datang"Ujar Jenna
"Kamu kenal suamiku? kamu teman nya? " Tanya Nuna
"Aunty intan bersahabat dengan Papi ku jadinya aku juga berteman juga dengan ka Cio dan Serena walaupun jarang ketemu" Jawab Jenna
"Mau ketemu mereka? " Tanya Nuna
"Gak usah ka, aku males ketemu ka Cio dia jail selalu ngakatain aku pendek" Jawab Jenna dan Nuna tertawa
"Benarkah? aku kira cuma Serena loh yang selalu dia jailin ternyata kamu juga" Ujar Nuna
"Itulah ka Cio, orangnya ngeselin banget" Ujar Jenna
"Oh ya dari tadi ngomong aku belum tau nama kamu" Ujar Nuna
"Namaku Jenna ka" Jawab Nya
"Oh Jenna. Namanya bagus sama kaya kamu cantik gak bosen aku liatnya" Ujar Nuna dan Jenna tersenyum mendengar ucapan Nuna
"Kaka namanya siapa? " Tanya Jenna
"Nama ku Nuna" Jawab nya
"Nuna? " Ujar Jenna dan Nuna mengangguk
"Oh yah kamu kerumah ku aja, bisa ketemu suami ku dan Serena juga, biasanya dia pasti ke mansion" Ujar Nuna
"Emang boleh? "Ujar Jenna
"Boleh dong, kamu juga teman suamiku kan" Ujar Nuna
"Oke ka aku ikut" Ujar Jenna
__ADS_1
Nuna tersenyum melihat Jenna yang senang tapi entah kenapa juga Nuna merasa suka melihat Jenna, menurut nya cantik Jenna cantik yang enak di pandang
Mereka pun berbicara apapun disana sebab Jenna juga orangnya mudah menjadi dekat begitupun Nuna