SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 185


__ADS_3

Disisi Nuna


Nuna berjalan tanpa alas kaki menyelusuri hutan yang memang masih sudah mulai menggelap akibat hari sudah semakin sore


Nuna kebingungan akibat dia tidak menemukan jalan keuar sejak tadi dia pergi


"Aku sebenarnya dimana" Ujar Nuna bingung


Dia terus berjalan sampai dia terduduk karena kecapean akibat berjalan terlalu jauh


"Ah aku cape" Ujar Nuna lalu dia menjatuhkan tubuhnya ke tanah menatap ke atas , menatap langit biru yang di tutupi pepohonan rimbun


"Aku sekarang tersesat bahkan aku gak tau bagaimana keadaan Berci" Ujar Nuna dan air matanya membasahi matanya


Nuna duduk sebab mendengar mobil dan dia melotot karena melihat mobil yang ingin menabrak


Nuna berteriak dengan kencangnya karena mobil itu dengan kencang melaju ke arahnya


"Aaaaaaaaaaaaaaa!" Teriak Nuna


Disisi Cio


Cio masih mencari-cari Nuna dengan Lisa tapi Lisa hanya diam seperti nya dia memikirkan keadaan Tantenya yang masih ada di tempat tadi


"Cio apa kamu tega tinggalin tante aku kaya tadi? bahkan dia juga mertua kamu kan? " Tanya Lisa


"Tega? aku di siksa sama mereka Lisa menurut ku jika pun dia mati di sana, gua gak keberatan" Jawab Cio


"Kamu gila Cio" Ujar Lisa meninggi


"Kamu bisa diam kan? kalau gak gua tinggal! " Ancam Cio


"Sialan kamu Cio" Ujar Lisa


"Chagi kamu kemana" Ujar Cio pelan


Cio menelusuri tempat itu sampai dia kesal sendiri sebab tidak menemukan apapun


Cio keluar hutan itu siapa tau Nuna ada di jalan pikirnya "Hari sudah gelap Cio apa kamu yakin Nuna ada dijalan? " Tanya Lisa


"Apa kamu yakin tetap cari Nuna Cio? hari sudah semakin gelap" Ujar Lisa yang juga khawatir dengan Cio


"Maka dari itu aku khawatir tentang istriku, karena dia sedang hamil " Jawab Cio


"Se cinta itu kamu ke dia Cio? " Ujar Lisa


"Dia cinta masa kecil dan sampai sekarang" Ucap Cio tegas


"Kamu gak pernah cerita tentang dia ke aku" Ucap Lisa


"Karena kamu gak pantas tau tentang dia" Jawab Cio dan Lisa terdiam sejenak


Disisi King


King dan Serena tidak tau mau mencari kemana jadinya mereka malah berputar-putar tidak jelas apalagi King juga malas mencari keberadaan Cio


"Aku mau pulan ka! " Pinta Serena dan King mengangguk tanda mengerti

__ADS_1


"Ka King kok daritadi diam aja kenapa? " Tanya Serena


"Kaka masih ngantuk Serena" Jawab King


"Masa cuma ngantuk? " Ujar Serena tak percaya


"Oh ya ka, tadi aku sempat dengar kaka ngomong sendiri, kaka ngomong sama siapa? " Tanya Serena


"Kapan? " Tanya King


"Tadi ka! pas kaka ganti baju di ruang baju, kedengaran sampai keluar soalnya kaka teriak" Jelas Serena


"Kamu salah dengar" Ujar King


"Pendengaran ku masih jelas, kok bisa kaka bilang aku salah dengar? aku ke dokter telinga seminggu sekali masa iya aku salah dengar" Ucap Serena tak terima


"Emang aku gak ngomong apa-apa tadi" Ujar King yang masih berbohong


"Gak asik ah ngomong sama kaka yang tukang bohong" Ucap Serena yang ngambek


"Kamu ngambek cil? " Tanya King sambil menengok Serena yang diam, menatap ke depan dengan tangan melipat ke depan


"Cepetan ah, aku mau pulang! aku yakin ka Cio ada di mansion sekarang" Ujar Serena


King menghentikan mobilnya dan menatap Serena lalu tertawa melihat Serena


"Cie bontot ngambek" Ejek King


"Kita belum bisa pulang" Ujar King


"Loh kenapa? " Tanya Serena terkejut


"Aku mau pulang kaka! " Ujar Serena tapi King tidak perduli dan dia kembali menghentikan mobilnya di restoran seafood


"Ayo turun! " Ajak King tapi Serena menggeleng


"Ayolah Serena jangan ngambek kaya gini" Ujar King


"Kaka mohon dulu baru aku mau" Ujar Serena


"Harus banget? " Tanya King dan Serena menganggukkan kepala nya


"Tapi aku gak mau! " Ujar King dan malah keluar meninggalkan Serena


Serena tentu keluar juga mengejar King dan mensejajarkan langkahnya dengan King


"Kaka apaan sih tinggalin aku" Omel Serena


"Aku lapar" Jawab King


Di dalam restoran itu ada Digo yang sedang makan dengan teman-teman nongkrong nya


Digo melihat Serena dengan King tapi Serena masih mengomeli King sedangkan King hanya tertawa


"Cewe lu dig! " Ujar Temannya digo


Digo langsung berdiri ingin menghampiri Serena

__ADS_1


"Serena! " Panggil Digo dan dia berdiri depan King dan Serena


"Kamu disini juga? mau makan bareng? " Tawar Digo ramah pada Serena


Tapi King malah merangkul pinggang ramping Serena sampai Serena juga terkejut dengan ulah King


"Dia datang nya sama saya ngapain kamu yang malah ajak dia makan? " Tanya King dengan penuh wibawa


"Serena pacar gua! " Ujar Digo dengan mantab


"Kita sudah putus Digo" Sanggah Serena


"Mau pindah tempat atau mau tetap makan disini? " Tanya King


"Jika makan disini aja ka! kita pesan ruangan VIP nya aja" Jawab Serena dan King menganggukkan kepala nya


"Serena! jangan bilang kamu kesini mau dinner sama dia" Tanya Digo


"Memangnya kalau kami dinner kenapa? gak boleh sedangkan Serena adalah calon tunangan saya kan? " Ujar King


"Gak mungkin! kalian itu keluarga" Ucap Digo yang masih tidak Terima


"Memang makanya kami mau bikin keluarga baru lagi" Ucap King terus memojokkan Digo


"Ayok! " Ajak King dan Serena mengikuti King tapi tangan King masih di pinggang Serena, King dan Serena melewati Digo bahkan King menyenggol bahu Digo


King benar-benar memesan ruangan VIP untuk mereka makan berdua


Digo hanya bisa terdiam melihat Serena dan King masuk ke ruangan VIP


"Sial gua kena batunya sendiri, gua malah suka beneran sama Serena karena dia itu lucu dan polos" Batin Digo sambil menatap pintu yang baru saja di gunakan oleh King dan Serena


Disisi Cio


Cio terlebih dahulu mengantarkan Lisa ke apartemen Lisa sebab dia sudah tidak pulang ke mansion orang tua nya lagi


Cio hanya mengantarkan Lisa sampai lobby apartemen saja setelahnya dia pergi menggunakan mobil Lisa sebab Lisa tidak bisa membiarkan Cio pulang dengan taksi online


1 jam perjalanan Cio sampai ke mansion nya dan dia turun dari mobil


Hatinya terasa sakit ketika melihat pintu masuk mansion nya yang biasanya ada Nuna yang akan menyambutnya dengan heboh sekarang tidak ada


Cio berjalan dengan lesu dan juga pincang


Di mansion Cio tidak ada siapa-siapa hanya ada pelayan dan juga bodyguard , semuanya senang melihat Cio pulang tapi dia tidak memperdulikan semuanya, dia tetap berjalan menuju kamarnya dengan kepala menunduk


Cio sampai mansion dan dia langsung menuju kasurnya lalu merebahkan tubuhnya dengan perlahan


"Chagi kamu dimana? maafin aku karena gak bisa temukan kamu" Ujar Cio


"Aku sangat tidak berguna sekarang, aku memang lemah dan bodoh" Ucap Cio


Cio menangis karena memikirkan keadaan Nuna dan calon anaknya


"Kamu sedang hamil Chagi tapi bisa-bisa aku gak bisa jagain kamu bahkan temukan kamu dalam waktu cepat" Ucap Cio yang terus menyalahkan dirinya


"Aku bahkan di tolong oleh Lisa yang jelas orang yang ku benci tapi dia mau menolong ku sampai mau membantu mencari kamu Chagi" Ucap Cio

__ADS_1


Cio tetap menangis sampai air matanya jatuh ke kasurnya bahkan sampai basah


Cio memegangi perutnya bekas tusukan tuan Figo dan dia diam sambil mencoba mengatur nafasnya


__ADS_2