SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 203


__ADS_3

Cio sampai di Mansion karena memang sudah jam pulang kampus


Cio memarkirkan mobilnya dengan sembarangan lalu dia berlari masuk ke dalam Mansion


Cio terlihat panik dan khawatir sebab Nuna tidak kunjung mengangkat telponnya sejak tadi


Cio sampai kamarnya dan bisa bernafas lega karena melihat Nuna sedang tertidur cantik di ranjang nya


Cio berjalan dengan pelan takut Nuna bangun, dia berdiri di samping ranjang menatap Nuna sambil tersenyum


"Aku kira kamu kemana Chagii, ternyata kamu ketiduran" Ujar Cio lalu dia kekeh melihat Nuna


Cio menusuk-nusuk pipi Nuna sambil tersenyum lalu setelah nya dia langsung kekamar mandi karena dia takut Nuna terbangun


Setelah mandi dia pun menyiapkan semuanya sendiri tapi Nuna masih belum bangun


Sampai Cio selesai berpakaian rapi dan Cio pun membangunkan Nuna karena sekarang jam dia makan dan juga minum susu


"Chagiii" Panggil Cio sambil menusuk-nusuk pipi Nuna


"Chagiii" Panggil Nuna lagi


Nuna membuka matanya secara perlahan tapi dia masih di posisinya


Nuna menatap Cio lalu dia tersenyum manis"Wanginya, udah mandi yah? "Tanya Nuna


" Sudah Chagii, sekarang minum susu yuk"Ajak Cio


"Aku males jalan, kalau kamu bawain kesini aja boleh? tapi kamu yah buatnya jangan orang lain" Pinta Nuna


"Iyah-iyah, kamu tunggu sebentar yah" Ujar Cio dan Nuna mengangguk pelan


Dia pun duduk sambil bersandar di belakang ranjangnya sambil mengucek-ucek matanya seperti anak kecil


Rambut Nuna juga berantakan karena dia tidur hampir seharian


Kurang dari 10 menit Cio datang lagi dengan makanan dan jua susu di tangannya


Nuna tersenyum melihat kedatangan Cio yang menang dia tunggu sejak tadi


"Makan dulu yah" Ujar Cio dan Nuna menganggukkan kepalanya


Cio berinisiatif menyuapi Nuna dan dia menerima saja tanpa menolak semua suapan Cio


"Berci aku hari ini ke Mommy" Ujar Nuna dan Cio terkejut

__ADS_1


"Ngapain? kamu tau kan pasti Mommy bakal ngomelin kamu nantinya terus kamu kepikiran nanti perutnya sakit lagi" Omel Cio tanpa jeda


"Aku mau lurusin semuanya sama dia dan syukur nya dia maafin aku Berci bahkan Mommy peluk dan cium aku tadi" Ujar Nuna yang sangat senang


"Benarkah?" Ujar Cio tak percaya pada Nuna


"Beneran kok, Aku minta maaf sambil nangis karena semua yang ada di unek-unek ku, aku keluarin, Mommy itu orangnya lemah lembut dan penyayang, se marah-marah nya dia gak bakal mungkin tega liat orang nangis didepan matanya" Ujar Nuna


Cio senang dan dia menepuk-nepuk kepala Nuna dengan sambil tersenyum


"Menantu pintar, Aku senang kamu bisa tau hal yang bisa buat Mommy luluh artinya batas sayang kamu ke dia memang dalam" Ucap Cio


Nuna tersenyum karena dia merasa senang juga karena sudah berbaikan dengan Mommy Intan


"Lucu banget" Ujar Cio yang malah merasa lucu melihat Nuna


Nuna membuka mulutnya meminta di suapi lagi dan Cio pun langsung menyuapi Nuna


"Kenapa panggilan telpon ku gak satupun yang kamu jawab? " Tanya Cio


"Aku ketiduran Berci soalnya aku temenin Mommy juga tadi di ruangan kerjanya terus aku pulang dan lanjut tidur lagi" Ucap Nuna


"Aku khawatir sampai males ngapa-ngapain tau" Ucap Cio


"Aku gak tau kalau kamu khawatir, gak tau hari ini rasanya ngantuk banget sampai aku gak bisa buka mata lagi" Ujar Nuna


"Tidur boleh tapi jangan lupa makan dan minum semua vitamin nya yah" Nasehat Cio dan Nuna


"Iyah Berci sayang" Jawab Nuna


Cio menyuapi Nuna lagi sampai dia habis satu piring dan tentu Cio juga senang melihat kelahapan Nuna


Setelah makan Nuna malah tidur lagi sedangkan Cio mengerjakan tugas setelahnya dia juga tidur


2 Minggu berlalu


Cio dan teman sekelas mengadakan liburan bersama tapi hanya ke pantai agar tidak bermalam


Serena ikut dengan Cio walaupun dia bukan bagian dari kelas Cio dia tetap memohon ingin ikut jadinya Cio mengiyakan saja permintaan adik nya


Cio pergi dengan mobil dan dia semobil dengan Serena, dia dalam mobil Serena sibuk menyanyi seperti nya suasana hatinya sedang sangat baik


"Kamu lagi senang? " Tanya Cio dan Serena mengangguk semangat


"Soalnya Ka King ke dubay jadinya aku gak ada yang gangguin" Jawab Serena

__ADS_1


"Emangnya kenapa sih? bukannya dia gangguin kamu baik gak yang kaya lukain kamu gitu" Ujar Cio


"Tapi aku kan gak mau sama Ka King soalnya dia bukan tipe ku" Ujar Serena


"Itu saja yang keluar dari mulut kamu" Ucap Cio tergeleng


"Kaka kenapa gak bawa ka Nuna? padahal bisa aja dia kaka bawa" Tanya Serena


"Dia sedang hamil besar ngapain aku bawa dia? kasihan dia, apalagi dia sekarang suka tidur banget bahkan pernah seharian tidur aja" Jawab Cio


"Oh pantes dia kurusan aku liat, gara-gara tidur jadinya dia gak makan" Ujar Serena


"Tapi kan ada Mommy yang selalu perhatian ke Ka Nuna, Kata Daddy, Mommy dan Ka nuna sudah berbaikan karena Ka nuna yang datang buat minta maaf" Ujar Serena lagi


"Itulah istriku yang bijaksana" Ujar Cio dengan bangga


"2 bulan lagi ya ka, kita bakal punya dede Bayi cantik" Ucap Serena


"Aduh gak sabar, pengen gendong terus ajak dia jalan-jalan" Ucap Serena


"Masih lama" Ucap Cio


"Oh lama yah" Ujar Serena dan Cio hanya geleng-geleng saja


"Kaka gak mau hubungin Ka Nuna gitu? " Tanya Serena


"Gak bakal di angkat soalnya dia lagi tidur jam segini, udah kaya gitu aja akhir-akhir makanya aku ga minat telpon takut kecewa" Jawab Cio dan Serena tertawa kecil


"Namanya juga ibu hamil, kaka harus sabar kalau gak sabar nanti anaknya gak mau di gendong sama kaka" Ucap Serena asal


"Hah emang gitu? " Tanya Cio yang malah percaya


"Iyah, apalagi kaka suka ngomel terus gak pengertian, bisa-bisanya bayi nya gak mau di gendong terus dia juga gak mau diam kalau di gendong sama kaka" Ucap Serena


"Kamu tau dimana? " Tanya Cio


"Aku kan cewe makanya tau, Nangis terus kalau di dekatin kaka, kan lucu berasa jadi bapak tiri" Ucap Serena


Cio terdiam membuat Serena mengulum senyumnya karena Cio malah percaya dengan ucapannya


"Kok bisa gitu yah? " Ujar Cio


"Kan dia ngerasa, kaka gak sayang ke dia" Jawab Serena yang terus melanjutkan aksinya


"Tapi syukur nya aku gak pernah sih ngomelin Chagiii dengan berlebihan paling-paling juga cuma ngomel dengan lembut" Ucap Cio

__ADS_1


"Hayoo kaka" Ujar Serena


"Gak mungkin lah bakal kaya gitu" Ucap Cio tapi Serena hanya mengangkat bahunya


__ADS_2