SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 35


__ADS_3

Disisi Nuna


Nuna dan Pritta sedang duduk di kamar nya Nuna, mereka saling tatap karena Pritta sejak tadi menanyakan siapa pengirimnya makanan itu tapi Nuna mengakatan tidak tahu


"Samudera itu siapa Nuna? " Tanya Pritta dengan nada gemas pada Nuna


"Aku gak tau" Jawab Nuna dengan ekspresi kesalnya


"Pasti ini kerjaan Berci dan dia pakai nama samaran" Ucap Nuna pelan


"Woy aku ngomong sama kamu! malah ngomong sendiri! Ini siapa" Tanya Pritta lagi


"Disini nama pengirimnya namanya Samudera Nuna, gak mungkin kamu gak tau sedangkan dia kirim ini kesini dan disini juga nama kamu" Ucap Pritta


Nuna merampas kertas yang ada di tangan Pritta lalu membacanya


..."Hiii Nuna...


..." Aku datang buat bukitin ke kamu kalau aku bisa sukses dan sekarang aku sudah tidak bully lagi dan hari ini adalah hari pertama aku dinegara ini....


...Aku selalu ingat ucapan kamu untuk selalu jadi orang optimis sukses sampai dunia mengakuiku dan aku berhasil,Orang pertama yang ingin aku temui adalah kamu Nuna"...


..."Tertanda rindu dari Samudera"...


"Siapa?Aku juga gak tahu" Ucap Nuna


"Gak mungkin kamu gak tau Nuna" Ujar Pritta


"Temen kamu kali" Sambung Pritta


"Teman ku gak ada yang namanya Samudera" Jawab Nuna


"Siapa yah!? " Ucap Nuna sambil berpikir begitu pun Pritta


"Kamu dulu pernah nasehatin orang yang sering di bully? " Tanya Pritta


"Pernah! tapi bukan cuma satu banyak kayanya" Jawab Nuna


"Efek terlalu friendly gini nih" Ucap Pritta tapi Nuna hanya senyum-senyum saja


"Nuna kamu punya selingkuhan? Tanya Pritta dan Nuna langsung menggeleng kan kepalanya


" Mana pernah aku selingkuh? "Jawab Nuna


" Terus ini siapa? kok bisa dia tau alamat kos-kosan kamu"Tanya Pritta


"Udahlah Pritta aku cape bahas dia! sekarang kita simpan aja makanannya buat kita makan kan lumayan"Ucap Nuna lalu dia merebahkan tubuh di atas kasur nya

__ADS_1


Pritta ikut merebahkan tubuhnya di samping Nuna, mereka sama menatap langit kamar


" Lihat cara tuhan buat lepasin kamu dari Jordi sangat indah kan!? Tuhan buat kamu putus dan malah di kasih orang misterius gini, buat penasaran aja"Ucap Pritta


"Tapi aku masih tetap milih Jordi" Ucap Nuna membuat Pritta ingin memukul nuna dengan bantal


"Anak tololl?! " Ujar Pritta


"Enak tau kalau dicintai itu Nuna daripada kita yang harus mencintai, soalnya pasti dia bakal lakukan kita seperti sangat berharga" Ucap Pritta


"Pasti kamu gak pernah rasa kan itu kan di Jordi? " Tanya Pritta


"Kata siapa? malah dia dia itu orang paling bisa dan tau kalau lagi sedih dan senang" Jawab Nuna


"Jordi sering kok kasih hal-hal yang romantis bahkan sweet walaupun jarang" Ucap Nuna


.


"Masih mau harapin kecoak busuk? yang kirimin kamu makanan kayanya serbuk berlian deh orangnya" Ucap Pritta


"Kamu kita dia apaan serbuk berlian? " Ujar Nuna


"Kamu harus benar-benar move on Nuna, masih banyak kok orang yang mau sama kamu" Ucap Pritta


"Aku masih gak percaya kalau Jordi selingkuh dari aku" Bela Nuna terhadap Jordi


"Kamu harus cari laki-laki yang baik terhadap ibu nya Nuna karena pria baik terlihat dari dia memperlakukan Ibunya" Saran Pritta


Saran itu membuat Nuna teringat dengan Cio karena sikap Cio terhadap nya sangat baik dan manja walaupun juga kasar terhadap nya


Tapi yang membuat Nuna agak sedikit menatap Cio adalah bagaimana dia memperlakukan Serena yang bukan adik kandung nya seperti seorang putri


"Kamu pernah gak Nuna ketemu sama cowo yang jadiin adik perempuan nya kaya tuan putri? " Tanya Pritta tapi Nuna diam


"Adiknya aja dia perlakukan seperti itu apalagi wanita nya? " Sambung Pritta


"Aku selalu doa seperti itu ke Tuhan tapi sayang sampai saat ini aku tetep jomblo" Tambah Pritta


"Semua ciri-ciri itu ada di Arbercio tapi dia juga kasar" Batin Nuna


"Misalnya suatu saat nanti ketemu laki-laki seperti itu, percaya aja Nuna kamu termasuk orang yang sangat beruntung" Ujar Pritta dan Nuna menatap Pritta dengan tatapan datar


"Apa samudera ini yah calon kamu sesungguhnya? " Tanya Pritta


"Aku capek mau istirahat ah" Ucap Nuna


"Kamu tidur hampir seharian Nuna gimna bisa kamu tidur lagi"Ucap Pritta terheran-heran

__ADS_1


" Aku cape ah"Ucap Nuna dan dia memalingkan wajahnya dari Pritta


"Kamu harus cari kerja nuna, kalau gak kamu bakal di usir dari sini"Ucap Pritta berhasil membuat Nuna melotot menatap Pritta


" Aku kerja apa? sekarang susah cari kerjaan apalagi cuma lulusan SMA "Jawab Nuna


" Usaha aja dulu Nuna"Suruh Pritta


"Aku aja gak punya uang sepeserpun buat urus lamaran dan ongkos nya" Ucap Nuna


"Eh ada bell siapa tuh pasti tamu" Ujar Pritta karena ada yang memencet bel


Pritta buru-buru berdiri untuk membukakan pintu begitupun dengan Nuna, Pritta yang membukakan pintu


Ada seorang laki-laki memakai baju kemeja putih dan celana bahan hitam seperti orang kantoran


"Benar ini tempat tinggalnya dari Nuna Brisia? " Tanya nya lalu Pritta dan Nuna sama-sama menganggukkan kepalanya


"Perkenalkan nama saya Hendra" Ucapnya


"Saya datang untuk menyampaikan pesan dari bapak Aji setiawan pemilik RestoAji untuk mengajak kamu kembali ke restoAnji di karenakan kamu pegawai yang paling beliau sukai" Sambungnya lalu dia tersenyum simpul


"Jadi aku di ajak bergabung lagi ke restoran beliau? bukannya restoran itu sudah tutup yah? " Tanya Nuna


"Itu benar, jika RestoAji sudah tutup tapi kami sudah membuat tempat baru tapi tempatnya lumayan jauh dari sini" Jawab Hendra


"Bapak Aji sudah menyuruh saya menghubungi kamu tapi ternyata nomor kamu tidak aktif makanya saya langsung ke sini" Sambung Hendra


"Ponselku rusak pak" Jawab Nuna


"Apa kamu bersedia? jika kamu bersedia besok saya akan kesini untuk menjemput kamu" Tawarnya


"Aku bersedia pak! " Jawab Nuna tanpa berpikir panjang dan langsung mengiyakan saja membuat Hendra tersenyum


"Baiklah saya akan kabarkan ini ke Pak Aji besok saya akan kesini pukul 8 pagi jadi kamu siap-siap saja" Suruh Hendra dan Nuna angguk-angguk kepala


"Kalau begitu saya permisi untuk memberitahu kan karyawan pilihan pak Aji yang lainnya" Sambung Hendra lalu dia pergi dengan permisi yang sopan


"Kita gak ajak dia masuk dulu? " Tanya Pritta yang baru sadar jika dia tidak mengajak Hendra masuk


"Dia udah pergi juga kok" Jawab Nuna dan dia melompat sangking girangnya karena dia akan kembali berkerja


"Besok aku bakal kerja Pritta" Ucap Nuna dan dia malah menari karena sangat senang


"Aku ikut senang Nuna" Jawab Pritta


"Kalau aku gajihan kita bakal makan bareng yah aku yang traktir" Ujar Nuna

__ADS_1


"Oke! " Jawab Pritta


__ADS_2