
Nuna mulai terbangun namun enggan membuka matanya,lalu dia mendekat kan tubuh nya ke tempat tidurnya Cio tapi, dia tidak menemukan tubuh Cio. lalu membuka matanya ternyata benar jika Cio tidak ada
"Berciii" Panggil Nuna dan duduk untuk mencari keberadaan Suaminya
Nuna menatap layar ponselnya. Jam menujukkan pukul 4 pagi, masih sangat pagi bahkan hari masih sangat gelap
"Mungkin dia buang air kecil" Ucap Nuna dia turun dari ranjang untuk menghampiri suaminya
Nuna masih mengantuk tapi keinginan mencari Cio lebih besar lalu dia berdiri sambil bersandar dengan matanya terpejam tapi mengetuk pintu kamar mandi
"Berciii! kamu di dalam? tumben ke kamar mandi jam segini, gak biasanya? Berciii cepat keluarnya! aku mau tidur lagi sambil di peluk kamu lagi" Ucap Nuna sambil terus mengetuk pintu
Hampir 5 menit Nuna mengetuk pintu tapi sama sekali tidak ada jawaban dari suaminya
Nuna membuka matanya luas-luas karena tidak mendapat jawaban dari suaminya dan dia pun membuka pintunya untuk masuk
"Gak di kunci? " Ucap Nuna lalu dia masuk mencari Cio tapi tidak menemukan keberadaan suaminya
Nuna langsung kebingungan karena Cio tidak ada kamar mandi lalu dia kelur kamar , dia terdiam di pintu kamarnya, dia terdiam melihat bodyguard Cio yang banyak itu sedang menjaga pintu kamarnya
"Kemana suamiku? " Tanya Nuna lirih pada bodyguard berbadan tegap yang ada di samping nya
"Tuan muda menghilang Nona"Jawab Nya dan Nuna hampir kehilangan keseimbangan karena mendengar suaminya menghilang . tapi dengan sigap mereka menahan Nuna agar masih bisa berdiri
" Kemana suamiku"Tanya Nuna lagi
"Tengah malam tadi dia keluar apartemen Nona! kami kehilangan dia" Ucap Bodyguard nya
Tangis Nuna langsung pecah mendengar suaminya menghilang
"Berciii" Panggil Nuna dengan lirih
"Nona lebih baik kamu beristirahat saja! kami janji akan menemukannya karena negara ini tidak terlalu besar untuk bisa menyembunyikan Tuan Muda" Ucap Bodyguard Nya
"Aku ingin ikut menemukan suami ku" Pinta Nuna
"Jangan Nona! Tuan besar menyuruh kami menjaga anda" Larang Bodyguard nya
"Kami mohon Nona menurut, jika anda kenapa-kenapa kita tidak akan pernah bertemu lagi" Mohon bodyguard nya pada Nuna agar menurut pada nya
Nuna mengangguk lalu masuk kamarnya lagi dan bodyguard nya mengunci pintu kamarnya dari luar
Disisi Rio
Rio mencari dengan Prince dan juga King mencari keberadaan Cio yang masih belum di ketahui keberadaan nya
"Kita sudah mencari Cio 4 jam Om! Pi! tapi kita masih belum menemukan dia" Ucap King yang menyetir mobil
"Rio kenapa bisa Cio hilang? " Tanya Prince pada Rio
"Mana aku tahu! aku saja dirumah sakit sedangkan dia di apartemen"Jawab Rio
__ADS_1
" Ditakutkan trauma Cio kembali Om!"Ucap King
"Om juga memikirkan itu tapi kita sampai sekarang belum menemukan apapun" Jawab King juga
King teringat Tiara Aiden lalu dia menghentikan mobilnya secara mendadak membuat Rio dan Prince jengkel di buatnya
"Kenapa King? " Tanya Rio
"King! " Panggil Prince
"Aku mau buang air kecil" Jawab King lalu dia keluar mobil karena pas sekali juga mobilnya singgah di depan toilet umum
King keluar bahkan berlari kecil ke dalam toilet umum itu tapi baru saja dia membuka pintu dia terkejut melihat Tiara Aiden muncul di depannya secara tiba-tiba
"Cari aku? " Tanya Tiara Aiden dengan senyum manisnya
"Kagetin aja kamu" Kata King sambil mengelus dada nya
"Ada orang? " Tanya King tapi Tiara Aiden menggeleng
"Aku langsung aja yah Tiara! Dimana Cio" Tanya King ke Tiara Aiden
"Dia sudah tidak ada di negara ini melainkan ke negara Korea" Jawab Tiara Aiden
"Hah? siapa yang bawa dia Tiara? " Tanya King terkejut
"Pikirkan saja siapa?" Jawab Tiara Aiden yang masih tetap tersenyum
"Bisa kamu beri aku arahan untuk menemukan Cio Tiara! aku mohon sama kamu" Mohon King pada Tiara Aiden
"Aku akan bisikin kemana kamu pergi King, tapi kamu juga harus jaga Nuna" Suruh Tiara Aiden
"Jangan biarin Nuna pergi apalagi hilang pengawasan kalian" Sambung Tiara Aiden ke King
"Apa kamu bisa jagain Nuna untuk ku? " Tawar King pada Tiara
"Apa bisa hantu menjaga manusia? " Tanya Tiara Aiden lalu dia tertawa kecil
"Tiara aku tahu jika Nuna bisa lihat kamu tapi dia gak bisa berbicara ke kamu" Ucap King
"Lalu? " Ucap Tiara Aiden
"Hibur dia Tiara" Suruh King
"Aku gak bisa melawak King!" Ucap Tiara Aiden
"Tiara aku mohon" Ucap King lagi
"Baiklah King, aku akan coba tapi kalau aku gak bisa muncul di depan Nuna, jangan salahin aku yah. Soalnya dia yang bisa liat aku" Ucap Tiara Aiden
"Selalu beri aku arahan Tiara agar aku bisa menemukan Cio sebelum hal buruk terjadi ke dia" Ucap King
__ADS_1
"Oke! " Jawab Tiara Aiden lalu dia menghilang tanpa permisi sedangkan King keluar menuju mobil Rio
King masuk lalu menyalakan mobilnya memutar arah tanpa mengakatan apapun pada Rio dan Prince membuat mereka bingung
"Kenapa muter balik King? " Tanya Prince
"Cio sudah tidak ada di negara Ini Pih! Om tapi dia ada di Korea" Jawab King
"Bagaimana bisa dia sudah ke Korea? " Tanya Rio dengan ekspresi khawatir nya
"Kenapa bisa ada di Korea? Darimana kamu tahu" Tanya Prince
"Bodyguard ku yang memberi tahu ku" Jawab King bohong
"Lebih baik kita semua fokus dulu Om! Pi" Ucap King lalu mereka diam menuruti ucapan King
Di sisi Nuna
Nuna tentu menangis di dalam kamar bahkan bantalnya sudah basah karena air matanya tak pernah kering
"Berci kamu dimana? kok bisa kamu hilang tiba-tiba? " Tanya Nuna lalu tangisnya kembali menyaring
Nuna menatap ke depan dengan tatapan kosong tapi di melihat badan seseorang yang mengenakan baju putih cantik tapi Nuna sudah tahu jika yang dia liat bukan manusia melainkan sosok halus
Nuna mengangkat tatapannya dan terlihatlah siapa sosok itu, dia tersenyum hangat pada Nuna
Nuna hanya menatap dengan tatapan sendu bahkan air matanya masih terus mengalir dari sudut matanya
"Tiara! " Ucap Nuna tapi masih terisak
Tiara Aiden tetap diam berdiri ditempatnya dengan senyum yang sama menatap Nuna
Tiba-tiba saja ada tulisan yang lumayan besar di dinding yang bertuliskan
"Cio akan baik-baik saja Nuna! jangan menangis lagi, aku tidak bisa berkomunikasi dengan kamu tapi setidaknya jangan menangis, aku janji aku selalu menjaga kamu" Tulis Tiara
"Suami kamu akan ditemukan King! Sampai suami kamu datang kamu jangan kemana-mana! " Sambung tulisan itu
Nuna pun duduk bahkan turun dari ranjangnya mendekati sosok tiara Aiden yang masih berdiri di tempat nya
Nuna sudah berada didepan Tiara Aiden dia menatap sosok itu tanpa takut sama sekali
"Ayo berkomunikasi Tiara! biar saja aku sakit setelahnya tapi aku ingin tahu di mana suamiku! " Ucap Nuna
Tiara Aiden tersenyum lalu menyentuh bahu Nuna walaupun tidak bisa tersentuh tapi Nuna bisa merasakan hawa dingin dari Tiara
"Tiara! " Panggil Nuna dengan suara seraknya tapi tapi sosok Tiara malah menghilang dari hadapan Nuna membuat Nuna kembali terisak
Menghilang nya tiara, hilang juga tulisan yang ada di dinding kamar Nuna itu
"Berciii" Panggil Nuna bahkan dia terduduk di lantai sambil menangis
__ADS_1