SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 81


__ADS_3

Jessica mengajak Cio kemana pun yang dia mau bahkan sering sekali Jessica bersikap manja dengan memeluk tangannya Cio tapi dia selalu menepis nya


Jessica membawa Cio ke bioskop ketempat bermain di mall , Jessica sangat senang hari ini karena untuk pertama kalinya dia bisa jalan-jalan dengan Cio


Jessica dan Cio sedang makan sekarang tapi Cio sama sekali tidak menyentuh makanan dia hanya minum dengan ekspresi datar dengan tangan melipat didada sambil menatap Jessica dengan tatapan sinis


Jessica melihat Cio yang tidak makan pun berinisiatif ingin menyuapi nya tapi Cio menepis nya sampai sendok Jessica terpental jauh, Cio langsung menjadi perhatian orang-orang disana


"Aku sabar yah Cio sama kamu sejak tadi, kamu bisa gak sih senyum aja bahkan aku berniat baik mau nyuapin kamu" Ujar Jessica


"Gua punya tangan buat gua di suapin? gak hal yang lucu buat gua senyum" Jawab Cio datar


"Kapan kita pulang? " Tanya Cio untuk yang sekian kalinya pada Jessica


"Pulang? bahkan kita belum apa-apa" Ujar Jessica, Cio langsung mendengus kesal karena ucapan Jessica tadi


"Ini sudah malam, gua belum kerjain tugas gua" Ucap Cio


"Kangen banget yah sama istri kamu? gini aja deh kamu boleh pulang tapi aku bakal upload foto-foto kita berdua di sosial media aku gimana? " Tawar Jessica


"Lu gila hah?" Tanya Cio meninggi


"Kan udah lama aku tergila-gila sama kamu" Jawab Jessica santai bahkan sambil tersenyum miring


Cio berdiri dengan ekspresi sangat kesal menatap Jessica yang ada di depannya


"Lu upload aja sesuka lu! " Suruh Cio lalu dia pergi begitu saja meninggalkan Jessica


Jessica terdiam sambil menatap punggung Cio yang semakin menjauh itu


"Kayanya lucu sih kalau Cio bertengkar dengan istrinya lalu bercerai" Ujar Jessica dia tertawa kecil


Disisi Nuna


Nuna sudah siap dengan dress yang sudah di siapkan untuknya tapi dia sangat cemas memikirkan Cio yang tak kunjung datang ke mansion sejak tadi siang


"Kamu kemana Berci" Ujar Nuna dalam hati


Serena datang ke kamarnya Nuna untuk memberitahukan jika Tuan dan Nyonya Figo sudah sampai ke mansion mereka


Serena dan Nuna turun ke bawah untuk menyambut tamu mereka malam ini

__ADS_1


"Ka Cio kemana sih? Aku juga khawatir terjadi apa-apa sama dia" Batin Serena


"Serena kamu tahu di mana suami ku? " Tanya Nuna


"Aku gak tahu ka, aku aja dari tadi hubungin gak bisa" Jawab Serena dan Nuna hanya bisa menghela nafas dengan berat


Tuan Figo dan Nyonya Figo masuk kedalam mansion keluarga Cio


Mereka yang baru pertama kali masuk ke mansion Daddy Rio pun hanya berdecak kagum karena memang sangat mewah sekali


Nyonya Figo tersenyum melihat Nuna yang menuruni tangga bersama Serena sedangkan Nuna seperti melamun karena memikirkan Cio


Tidak beberapa tangga lagi, Nuna tersandung dan hampir terjatuh tapi Serena yang memegangi tangan Nuna jadinya dia tidak jadi terjatuh


"Hati-hati ka" Tegur Serena dan Nuna hanya menganggukkan kepalanya


Nyonya Figo sedikit berlari karena melihat Nuna yang hampir terjatuh dari tangga


"Aku gak papa! " Ujar Nuna tapi Nyonya Figo masih jauh dari nya, dia hanya tersenyum tipis lalu diam di tempat sambil menatap Nuna yang melewatinya begitu saja.


Para pelayan Mansion Daddy Rio membimbing tuan Figo dan Nyonya Figo untuk ke ruang makan yang sudah di desain dengan mewah dan elegant


Mommy Intan dan Daddy Rio pun datang untuk makan malam bersama


"Ka Nuna" Panggil Serena pelan dan Nuna menatap nya dengan tatapan sendu


"Jangan seperti itu yah, kita harus menghargai tamu kita walaupun kita punya masalah karena profesional itu penting" Ujar Serena dan Nuna mulai berusaha menghilangkan ekpresi sedihnya


"Oh iyah dimana Arbercio? " Tanya Tuan Figo yang memang sejak tadi mencari-cari Cio


"Kenapa mencari suami ku? bukankah kalian datang ingin bertemu aku? " Ujar nuna Tuan Figo diam


"Kami di sini tamu, kami datang jauh-jauh tapi kami malah tidak sambut oleh menantu kami" Ujar Tuan Figo


"Anda sangat gila kehormatan sampai-sampai menginginkan kedatangan anda di sambut oleh putra saya" Jawab Daddy Rio


"Bukan begitu tapi kami ini adalah mertua nya" Ujar Tuan Figo


"Aku minta maaf atas ketidak hadiran suami ku" Ucap Nuna


"Aku mohon jangan ada perdebatan di ruangan ini karena kita adalah keluarga" Sambung Nuna lagi

__ADS_1


Nyonya Figo yang diam saja sejak tadi tersenyum dengan sikap tegas Nuna


"Sayang boleh Mamah nanti ngomong sama kamu? " Tanya Nyonya Figo pada Nuna


"Boleh Mah" Jawab Nuna semakin membuat Nyonya Figo sangat senang karena Nuna memanggilnya Mamah


"Tuan Figo seperti anda tidak menyukai putra Kami? " Tanya Mommy Intan


"Memangnya sangat terlihat yah? " Jawab Tuan Figo dan langsung mendapatkan tatapan sinis dari Serena


"Suka atau tidak kamu dengan suami ku, aku akan tetap bersama dia" Ujar Nuna lalu menatap datar Tuan Figo


"Nuna kenapa kamu seperti tidak suka dengan saya? padahal saya adalah Papah biologis kamu" Ujar Tuan Figo


"Apa aku harus menjawabnya? " Tanya Nuna membuat Tuan Figo diam


"Nuna apa kamu mau bermalam di mansion kami nanti dengan Cio? " Tanya Nyonya Figo untuk mengalihkan pembicaraan karena melihat suaminya seperti kesal


"Jika suami ku mau, aku juga mau Mah" Jawab Nuna


"Aku kira ka Nuna menerima mereka sebagai orang tua dia? tapi nyatanya dia hanya menerima Nyonya Figo engga dengan Tuan Figo" Batin Serena


"Tapi emang ngeselin, kalau ada kaka pasti dia bakal buat suasana makan malam ini jadi panas" Sambung Serena


"Bagimana keadaan Mamah? " Tanya Nuna pada Nyonya Figo, dia langsung tersenyum


"Mamah sangat baik sayang, apalagi pas Cio menelpon Mamah buat kesini karena atas permintaan kamu" Jawab Nyonya Figo


"Mamah lama disini? " Tanya Nuna


"Kalau Papah perkerjaan kembali sibuk kami akan pulang" Ujar Nyonya Figo


"Jika dia sibuk, Mamah aja yang tinggal disini" Saran Nuna


"Nuna kenapa kamu seperti itu? saya Papah kamu" Ujar Tuan Figo yang tidak Terima karena Nuna seperti mengusirnya secara halus


Nuna hanya diam dengan tatapan datar Tuan Figo, Mommy Intan Daddy Rio sejak tadi hanya diam mendengarkan pembicaraan mereka


"Sial acara makan malam ini, saya benar-benar malu di buatnya" Batin Tuan Figo


"Bahkan Tuan Rio menatapku seperti tidak suka" Sambung Tuan Figo

__ADS_1


"Nuna Terima kasih karena mau memanggil ku Mamah di depan keluarga nya Cio" Batin Nyonya Figo


Nuna menunduk lalu dia tersenyum tipis karena dia juga senang karena Nyonya Figo senang tapi dia tidak perduli dengan Tuan Figo


__ADS_2