SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 165


__ADS_3

Serena sampai di mansion Cio dan buru-buru masuk untuk mencari keberadaannya Nuna


Dan ternyata Nuna sedang ada bar dapur menunggu pelayan membuatkan susu untuknya


"Kaka" Panggil Serena lalu dia berlari menghampiri Nuna


Nuna menatap Serena dan dia duduk di samping nya Nuna


"Ngapain? " Tanya Serena


"Nungguin susu" Jawab Nuna


"Aku es jeruk yah" Pinta Serena pada pelayan dia mengangguk tanda mengerti


"Kaka katanya lagi marah sama ka Cio? " Tanya Serena


"Pasti dia udah cerita ke kamu? " Ucap Nuna


"Kata ka Cio tadi, handphone nya di rebut sama Lisa terus Lisa ngomong bohong ke kaka" Ucap Serena


"Dia yang dijelasin Serena, kaka gak stres" Jawab Nuna


"Oke" Ujar Serena dan minuman mereka datang


"Ka Nuna emangnya masih bisa percaya sama omongan Lisa? " Tanya Serena


"Kan di bahas lagi" Ujar Nuna


"Aku mau tahu aja ka" Jawab Serena dan meminum jus nya


"Aku gak percaya sih tapi cemburu aja sih, soalnya cemburu itu gak bisa di kontrol walaupun semuanya bohong tapi aku cemburu karena aku mencintai suami ku kan"Ujar Nuna


" Kaka bener sih"Ucap Serena membenarkan ucapan Nuna


"Lisa itu licik sih orang nya tapi untung dia gak pernah sampai buat kalian celaka kecuali bittersweet waktu itu" Ucap Serena


"Oh ya kenapa ka Cio gak apa-apain dia? " Tanya Serena


"Aku yang larang kecuali dia lakuin itu lagi" Jawab Nuna


"Minggu depan kami udah ulangan semester dan kami bakal naik semester jadi tinggal 2 tahun lagi di kampus" Ucap Serena

__ADS_1


"Semangat yah Serena" Ucap Nuna


"Aku pasti semangat demi kaya Mommy tapi masalahnya ka Cio tadi aja dia sempat diganggu sama Lisa kan? aku jadi khawatir di kampus sekarang ngapain" Ucap Serena


"Mommy sempat tawarin aku kuliah ke negeri sekaligus aku di suruh kelola perusahaan yang berjalan di desainer tapi Daddy nolak, aku juga sempat mikir misalnya aku ke luar negeri aku bakal jauh sama kalian, Mommy dan Daddy" Ucap Serena


"Misalnya kamu ke luar negeri kaka bakal kesepian serena, disini aja yah" Pinta Nuna


"Mommy mau aku benar-benar jauh sama digo itu juga alasannya" Ujar Serena


"Disini aja, jangan ke mana-mana nanti siapa yang bakal jadi pelindung kaka kalau kamu gak ada? " Tanya Nuna


"Aku gak akan pergi soalnya Daddy ngelarang itu" Jawab Serena


"Ah lega nya" Ucap Nuna sambil mengelus dada nya


"Kaka nanti pas ka Cio pulang, kalau dia mohon-mohon ke kaka, kaka cuekin aja yah biar dia mikir buat bujukin kaka" Ucap Serena


"Kaka kalau ngambek biasanya pasti mudah banget bujukannya" Ucap Serena lagi


"Dia aja gak pernah buat salah ke kaka? bahkan yang paling sering ngambek dia, misalnya kaka susah di bujukin emang kesalahan dia besar banget? " Tanya Nuna


"Sesekali lah ka, kaka jangan terlalu sabar sama Ka Cio itu, tapi emang bener sih ka Cio benar-benar orang nya jarang buat salah bahkan Mommy aja dulu gak pernah marahin dia kecuali jailin aku" Jawab Serena


Disisi Cio


Mata pelajaran Cio sudah selesai dia buru-buru ingin pulang bahkan dia berusaha menelpon Serena ingin menanyakan kabar Nuna tapi Serena yang jahil malah sengaja tidak mengangkat telpon nya Cio


Cio sudah di mobil dan dia pergi meninggalkan parkiran dengan mudahnya


Di depan nya ada beberapa motor yang seperti sengaja menghalangi jalannya sebab jalanan sekarang sedang kosong


Cio membunyikan klaksonnya dan menyuruh para pengemudi motor itu pergi


Cio pun kesal dan dia mengeluarkan tangganya ke jendela dan langsung menembakkan pistolnya ke arah udara sebanyak 2 kali


Mereka semuanya menoleh ke arah Cio bahkan memperlambat motornya


Dan Cio bisa pergi dengan mudah sedangkan pengemudi motor tadi sudah tidak terlihat di belakangnya Cio


"Dasar pemotor gila! sia-sia peluru ku terbuang" Ucap Cio dan dia mempercepat mobilnya

__ADS_1


Cio pun sampai di mansion nya lalu dia buru-buru masuk ingin mencari Nuna


Cio bertanya pada pelayan di mana istrinya dan ketika sudah di beritahu dia langsung menuju dapur


Ternyata Nuna sedang dengan Serena asik mengobrol


"Chagii" Panggil Cio dan Mereka sama-sama menoleh


"Wih udah datang aja" Ujar Serena


Cio langsung mendekati Nuna dan menjelaskan semuanya tanpa jeda dan Basa-basi


"Dia rebut ponselku lalu ngomong itu, aku juga gak tau di datang Chagii, aku beneran ke perpustakaan sendirian tadi" Ucap Cio


"Yakin ka? " Ujar Serena


"Diam dulu" "Suruh Cio


" Aku beneran ikutin semua apa yang kamu bilang, jauhin dia, jangan deketin dia tapi dia dekatin aku tapi aku bakal jauhin dia kok"Ujar Cio


"Coba minum dulu terus duduk" Suruh Nuna dia menyerahkan minum dingin ke cio


Cio langsung meminumnya tapi tidak mau duduk dia masih ingin menjelaskannya


"Kamu sekarang ganti baju terus kita makan yah" Ajak Nuna


"Diam dulu aku mau jelasin Chagii, biar kamu gak salah paham" Tegur Cio


"Aku percaya kamu kok sekarang lakuin yang aku suruh tadi" Ucap Nuna dan Cio terkejut mendengar ucapan Nuna


"Kamu jangan bercanda, jangan mentang-mentang ada Serena kamu kaya gini, nanti di kamar atau kita berdua beda cerita" Ucap Cio


"Kamu mau nurutin ucapan aku atau aku beneran ngambek ke kamu? "Tanya Nuna


" Oke"Ucap Cio dan dia langsung pergi menuju kamarnya


"Cuma kaya gitu aja? "Tanya Serena tak percaya


"Gak tau Serena pas liat dia kaya rasa marah aku hilang gitu" Ucap Nuna


"Awalnya aku sedih bahkan nangis tadi tapi ya gimana semua hilang gitu aja, soalnya aku juga percaya dengan dia" Sambung Nuna

__ADS_1


"Sehat-sehat ya ka, soalnya kaka sehat berarti ka Cio juga" Ucap Serena


"Nanti kalau punya suami apa bakal kaya kaka gak sih? sabarnya di luar nalar, padahal cewe itu kalau yang gaj benar pun bisa jadi benar karena sangking marah atau cemburu nya" Ucap Serena dan Nuna hanya tersenyum tipis


__ADS_2