SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 142


__ADS_3

Hari sudah sore tapi Cio tidak membiarkan Nuna pulang bahkan dia memaksa Nuna untuk menginap di ruangannya namun di larang oleh Mommy Intan sebab untuk kesehatan Nuna dan juga bayi nya


"Mom istriku harus di sini gak boleh ke mana-mana" Ucap Cio bahkan dia menggenggam tangan Nuna dengan eratnya


"Kamu sayang Nuna? " Tanya Mommy Intan


"Sangat! " Jawab Cio cepat


"Untuk ibu hamil gak baik terlalu lama berada di rumah sakit apalagi kandungan dia juga gak begitu kuat, kalau kamu sayang lebih baik kamu biarin dia pulang" Ucap Mommy Intan


"Aku mau pantau istri dan calon anak ku Mom" Rengek Cio


"Ciooo" Tegur Mommy Nya


"Chagiii" Ujar Cio dan Nuna menundukkan kepalanya


"Jangan dekat-dekat sama King" Suruh Cio tapi Nuna hanya tersenyum


"Jangan senyum aja tapi di jalanin" Ucap Cio lagi


"Iyah" Jawab Nuna


"Tapi aku pulang aja di anter sama dia" Ucap Nuna


"Kamu duduk di belakang jangan di samping dia" Su"ruh Cio


"Dia bukan sopir kan? kok aku duduk di belakang? " Tanya Nuna padahal dia hanya ingin mendebat suaminya


"Chagii kamu mau dekat- dekat sama King? " Ujar Cio, karena kejadian tadi dia sedikit sinis pada King


"Kenapa sih cemburuan banget" Ucap Nuna


"Kamu cantik chagii makanya aku takut apalagi aku gak bisa awasin kamu" Ucap Cio


"Secantik apapun aku, aku bakalan tetap sama kamu kok buktinya aja aku hamil anak kamu walaupun harus aku jebak" Ucap Nuna


"Semua luka ku sebentar lagi bakal hilang tinggal kaki dan tangan ku, aku juga bakal pastikan trauma ku akan hilang" Ucap Cio pasti


"Besok kesini lagi kan? " Tanya Cio dengan tatapan penuh harapan


"Aku bakal kesini kok Berci, memangnya kalau gak kesini aku kemana" Ucap Nuna lalu Cio mengangguk dan melepaskan genggaman tangannya


"Mom, Dad, serena aku pamit yah" Ujar Nuna mereka mengiyakan lalu Nuna pergi dengan King

__ADS_1


King hanya diam sedangkan Nuna merasa aneh dengan sikap King


"King kamu gak mau ucapin aku selamat gitu? " Tanya Nuna lagi


"Aku gak perlu ucapin selamat tapi aku cuma mendoakan supaya kamu dan anak kamu sehat selalu" Ucap King


"Makasih" Ujar Nuna


"Sama-sama" Jawab King sambil tersenyum


"King kok kamu kaya sedih kenapa? " Tanya Nuna


"Sedih kenapa? aku lagi ke capean aja, setelah anter kamu aku langsung istirahat" Jawab King


"Jangan bilang kamu lagi dekat unniee-unniee Korea sini tapi di tolak" Tanya Nuna


"Aku gak minat sama cewe sifit"jawab King


"Sifit apaan? di sini cewenya cantik-cantik, kamu suka cewe bule juga yah" Ucap Nuna dan King hanya tersenyum tipis menatap Nuna


"Rambut kamu kok hitam king? emang kamu cat yah? " Tanya Nuna


"Kenapa? kamu suka cowo pirang yah? " Ujar King


"Ini seminggu lagi juga bakal balik pirang lagi" Ucap King


"Kamu punya aura apa sih King sampai aku suka pandangin kamu? " Tanya Nuna dan King hanya tersenyum


"Naa misalnya kita sudah pulang ke negara kita kayanya kita bakal jarang ketemu" Ucap King dan Nuna langsung terdiam


"Kenapa? kamu marah ke aku King? " Tanya Nuna


"Gak! Semakin aku dekat sama kamu semakin aku gak bisa buat cari jodoh nantinya" Ujar King dan Nuna langsung mengerucut alisnya mendengar ucapan King


"Maksudnya King? " Tanya Nuna tapi King tidak menjawab sebab dia sudah berlari kecil untuk mengambil mobilnya


King datang dengan mobilnya lalu Nuna masuk dan mereka pergi


Nuna mengikuti saran suaminya untuk duduk dibelakang sedangkan King menyetir sendiri mobilnya


Suasana mobil yang biasanya selalu ricuh dengan candaan mereka sekarang menjadi canggung sebab King hanya fokus menyetirkan mobilnya sedangkan Nuna juga diam tanpa berbicara apapun


Nuna juga berusaha ingin mendengar kan suara hatinya Tapi dia tidak mendengar apapun dari King

__ADS_1


20 menit perjalanan mereka sampai di apartemen nya dan King mengantarkan Nuna sampai kedalam Unit nya


"Aku permisi Na" Pamit king dan dia meninggalkan Nuna di Unitnya sendirian


Nuna benar-benar merasa aneh dengan sikap King yang berubah kepadanya sejak dia di nyatakan hamil tadi


"King kok kaya berubah enggak kaya sebelumnya, dia dingin dan cuek" Ucap Nuna dan dia mengunci kamar unitnya lalu berjalan keruangan dapur untuk Minum


Nuna duduk di kursi sambil meminum susu yang baru di buat, dan susu itu di beli oleh Mommy Intan


"Kok king berubah aku jadi sedih yah" Ujar Nuna lalu dia meminum susunya


"Jadi gak punya temen lagi deh kalau dia berubah tapi gak papa kan ada Serena yang sebentar lagi bakal di nyatain sembuh terus di nginep sama aku deh" Ucap Nuna


Sebulan berlalu


Selama sebulan itu Keadaan Cio benar-benar semakin membaik semua luka sudah sembuh kaki dan tangannya sudah di mulai bisa di gerakkan


Selama sebulan itu Lisa tidak lagi memunculkan batang hidungnya sedangkan King dia memutuskan untuk pulang pergi karena perusahaan nya juga membutuhkan nya


Nuna sedang menyuapi Cio makanan sebab Cio tidak mau makan jika tidak dari tangan Nuna walaupun dia lapar sekalipun


"Serena kamu pakai parfum apa? " Tanya Cio dan dia langsung mencium bau badannya


"Memangnya kenapa? wangi kan? aku baru beli kemarin" Jawab Serena sambil tersenyum


"Bau walang sangit! jauh-jauh" Usir Cio dan Serena langsung manyun dengan ucapan kaka nya


"Dad ka Cio kok gitu" Adu Serena manja sambil memeluk Daddy nya


"Kamu kenapa ngomong gitu sih ke dia" Ucap Nuna


"Aku gak bohong, yang aku cium emang kaya gitu" Jawab Cio


"Kasihan Serena nya, kamu kan biasanya tau betul cara menjaga perasaan Serena tapi kok sekarang jadi kaya gini" Ucap Nuna


"Kamu mau aku pingsan lebih baik akun ngomong langsung kan" Ujar Cio


"Serena maafin yah" Ujar Nuna yang malah minta maaf pada adik ipar nya


"Kaka gak salah tapi nih" Ucap Serena menunjuk Cio


Sikap Cio semakin menjadi-jadi setelah seminggu Nuna ketahuan hamil

__ADS_1


Tapi Serena yang sering menjadi bahan ejekannya bahkan dari segi makanan Cio suka makanan yang gosong ,Sedangkan Nuna tidak dia hanya bersikap manja pada Cio


__ADS_2