
Hari semakin siang
Nuna keluar kamar dengan wajah bantal, dia keluar karena merasa lapar dan dia melihat seseorang yang sedang tidur di sofa ruang tamu
Dia mendekati nya ternyata orang itu adalah King "King" Ujar Nuna lalu dia duduk di didepannya King
"Kok bisa dia tau aku disini" Ucap Nuna dan dia membangunkan King
"King! " Panggil Nuna dan dia langsung terbangun bahkan langsung terduduk
"Kamu ngapain disini? " Tanya Nuna ramah pada King
"Nungguin kamu bangun Naa, akhirnya bangun juga" Ujar King sambil tersenyum melihat Nuna
"Dari kapan kamu disini? kok bisa sampai ketiduran? " Tanya Nuna
"Dari... (Melihat jam tangannya) 4 jam yang lalu" Jawab King
"Kamu tungguin aku? astaga kurang kerjaan banget sih? "Ucap Nuna tergeleng
"Naa kamu kacapean yah? gimana kalau kita kerumah sakit khusus ibu hamil yuk! atau kita pulang ke mansion aja" Ajak King
"Aku gak mau pulang ke mansion" Jawab Nuna
"Kenapa? kalau ke mansion ku mau? " Tanya King
"Gak! Aku disini aja, menurutku lebih baik kamu pulang, aku gak enak kalau orang-orang salah paham, Aku disini cuma mau nenangin diri aku kalau aku udah tenang aku bisa aja nanti pulang" Ujar Nuna
"Naaa kalau disini kamu gak akan ke urus lebih di mansion ku, aku janji bakal urus kamu selayaknya" Ujar King yang terus membujuk Nuna
"Gak King, Makasih karena sudah perhatian tapi aku gak mau buat keluarga yang lain salah paham, aku lagi ada masalah dengan suamiku tapi malah nginep di mansion kamu, sama aja aku buat kekacauan" Ucap Nuna
"Disini ada kamar kosong? " Tanya King
"Buat apa? " Tanya Nuna
"Boleh aku nginep disini juga? "Jawab King
" Ini khusus perempuan King, kamu jangan aneh-aneh"Tegur Nuna dan King diam
"Naa kamu sekarang mau apa? biar aku carikan" Tanya King
"Gak ada King" Jawab Nuna
"Kamu lebih baik pulang, harinya semakin sore bisa-bisa kamu di usir nanti"Suruh Nuna
" Sebentar lagi Na, aku mau disini dulu"Ucap King
"Kalau gitu aku tinggal yah, soalnya aku mau makan" Ucap Nuna dan dia berjalan kedapur tapi King malah ngikutinya
"Biar ku bantu" Ucap King yang berjalan di samping Nuna
Di dapur King dan Nuna melihat Pritta, Wati dan syifa sedang ada di kamar mandi sebab mereka sedang mencuci pakaian mereka
__ADS_1
"Naa kamu sudah bangun? " Tanya Syifa
"Iyah, aku kebangun soalnya aku lapar" Jawab Nuna
"Oh kamu lapar" Ujar Pritta berdiri
"Biar aku siapkan Naa, kami tadi ada masak" Ujar Pritta
"Gak usah biar saya saja" Ucap King
"Dimana makanannya? " Tanya King
"Di lemari" Jawab Pritta
King pun mengambil makanan nya lalu menyiapkannya ke meja bahkan dia juga mengambilkan Nuna nasi
"Silahkan di makan! " Ucap King sambil tersenyum ramah pada Nuna
Nuna hanya diam dan malah merindukan Cio suaminya "Berci kamu gak mau kesini? kenapa malah King yang disini" Batin Nuna
"Apa kamu membenarkan sikapku untuk pergi? apa kamu benar-benar ingin menggantikan ku dengan Lisa" Sambung Nuna
"Mau ku suapin? " Tanya King tapi Nuna menggeleng
"Aku bisa sendiri King" Tolak Nuna
"Ya sudah" Ucap King kecewa
"Masih disini dia? ku kira pulang tadi" Bisik Syifa ke Wati
"Kalian udah hubungi Serena kalau Nuna ada disini? " Tanya Pritta
"Gak ada, soalnya kouta kami habis" Jawab Syifa
"Astaga" Ucap Pritta tergeleng
"Makan yang banyak yah bumil" Suruh King
"King sendiri kesini? " Tanya Nuna dan King mengangguk
"Kamu gak sama suami ku? kenapa malah kamu yang kesini? "Tanya Nuna yang sejak tadi memang ingin menanyakan Cio
" Mungkin dia malas kesini, malas ribut sama kamu mungkin "Jawab King dan Nuna diam
" Kamu makan aja dulu "Suruh King
" Aku gak akan bilang kalau dia gak kesini karena dia lagi di rumah sakit "Batin King
Nuna langsung menatap King dengan tatapan tajam
" Suami ku dirumah sakit? dia kenapa? "Tanya Nuna panik
King terkejut karena Nuna menanyakan itu pada nya
__ADS_1
" Dia temenin Lisa"Jawab King santai
"Kamu jangan bohong King! " Tanya Nuna meninggi
"Ngapain aku bohong! " Jawab King dan Nuna malah percaya ucapan King
"Aku ke kamar dulu" Ucap Nuna dan dia pergi meninggalkan makanannya ke kamarnya
King mengejar nya lagi tapi kamarnya sudah di tutup bahkan di kunci oleh Nuna
"Naaa kenapa pintunya dikunci? " Tanya King
"Kamu pulang aja King! aku mau sendiri" Suruh Nuna dari dalam kamar
King menjadi kesal dengan dirinya sendiri karena dia lupa jika Nuna bisa mendengar suara hatinya bahkan alasannya juga membuat Nuna sedih
"Sial! " Ucap King
King benar-benar pulang kali ini sebab Nuna pasti akan mengurung dirinya di kamar
Disisi Cio
Cio sudah selesai di operasi tentu semuanya merasa lega tapi dia masih belum sadarkan diri sebab masih dalam pengaruh obat bius
"Dad boleh aku samperin ka Nuna? " Tanya Serena sebab dia sejak tadi menghubungi Pritta, Wati dan Syifa tidak bisa
"Jangan Serena, Kamu disini aja yah" Larang Daddy Rio
"Aku kepikiran Ka Nuna terus, dia berhak tau tentang Ka Cio Dad" Ujar Serena
"Biarkan dia disana dulu Serena, bukannya dia yang mau disana bahkan dia gak mau perduli kan dengan suaminya" Ujar Mommy Intan
"Mom! Ka nuna itu salah paham bukan dia gak perduli sama ka Cio, aku yakin kalau dia tau ka cio lagi seperti ini pasti dia akan menyamping kan rasa cemburu nya" Ucap Serena
"Lihat Ka Cio Mom! Dad! dia butuh ka Nuna bukan di biarin sendiri, Apa kalian tega biarin ka Cio sakit luar dan dalam? " Tanya Serena
"Mom! Dad aku mohon kesampingkan rasa kesal kalian, ini demi Ka Cio juga" Ucap Serena memohon pada ke-dua orang tuanya
Mereka berdua diam sedangkan Serena menatap Cio yang masih ada diruangan dengan kondisi tidak sadarkan diri
"Ka Cio kenapa sih suka banget luka kaya gini? aku mau marah tapi semuanya terjadi, aku gak bisa salahkan orang lain karena kaka saja seikhlas itu buat berkorban untuk orang yang kaka cintai? Ka cepat sembuh yah, aku bosan liat kaka selalu di sini dengan alat-alat yang menempel di badan kaka"Ujar Serena sambil menangis
Disisi Nuna
Nuna dikamar, dia duduk sambil mengelus perutnya entah kenapa perutnya terus bergerak bahkan sejak tadi
Dia memikirkan ucapan King tentang Suaminya tadi
"Aku gak percaya kamu seperti yang di ucapkan King tadi Berci, aku gak percaya" Ucap Nuna
"Tapi kenapa kamu gak kesini? buat bujukin aku pulang" Ujar Nuna
"Apa kamu benar-benar membiarkan aku pergi gitu aja?" Ucap Nuna
__ADS_1
"Aku gak rela Berci kalau kamu sama dia, kamu janji gak akan balik lagi sama dia" Ucap Nuna dan dia menjatuhkan tubuhnya ke atas kasurnya,Lalu menangis disana