SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 137


__ADS_3

Lisa kembali ingin mendekati Cio tapi Serena tidak mau memberikan jalan untuk


"Minggir Serena aku mau lihat kondisi Cio! " Ucap Lisa


"Ngapain? dia juga gak bakal sembuh kalau kamu liat" Jawab Serena sambil terus menghalangi Lisa


"Stop! " Teriak Mommy Intan dan mereka berdua berhenti berdebat


"Lisa saya sudah peringatkan tadi, jangan buat keributan" Ucap Mommy Intan


Lisa diam menatap Cio yang juga menatapnya tanpa berkedip


"Aku kesini bener-bener mau jenguk Cio tante tapi Serena yang menghalangi aku" Ucap Lisa


"Serena siapa yang boleh kamu turun dari ranjang kamu? " Ucap Mommy Intan


"Maaf Mom" Ucap Serena lalu dia kembali ke ranjangnya membuat Lisa senang jadinya dia mendekati Cio, dia pun duduk disamping Cio


Lisa menyentuh tangan Cio dan dia menepis nya pelan tapi mata Cio tak bisa terlepas dari Lisa


"Aku kesini buat kamu Cio bahkan demi kamu aku bakal pindah kuliah nantinya" Ucap Lisa


"Aku gak butuh" Jawab Cio


"Mom aku mau istirahat lebih baik usir aja dia" Suruh Serena karena dia juga sedikit kesal sebab mengingat Lisa yang sudah mencampakkan kaka nya


"Nanti dulu tante aku mau ngomong sama Cio dulu" Cegah Lisa agar tidak di usir oleh Mommy Intan


"Aku bakal disini dulu buat jagain kesehatan kamu cio" Ucap Lisa tapi dia hanya diam sebab keterbatasan Cio sekarang


Disisi Nuna


Nuna tiduran sedang kan Mamah Figo ada di sampingnya karena Nuna meminta tidur di kamar yang sama


"Mamah kok diam aja daritadi? " Tanya Nuna


"Mamah lagi pengen diam aja" Jawab Nya, Nuna hanya angguk-angguk saja lalu dia duduk bersandar pada pinggiran ranjang


"Mamah aku dan Berci sudah membicarakan tentang anak menurut Mamah biar aku dan Berci bisa cepat punya anak gimana? " Tanya Nuna


"Anak? apa kamu yakin ingin memiliki anak sayang? " Ujar Mamah Figo


"Aku yakin! sebab jika aku hamil maka rasa cinta suamiku pasti akan bertambah" Jawab Nuna lalu dia tertawa


"Mamah bukan dokter sayang jadinya Mamah gak bisa jawab" Ucap Mamah Figo

__ADS_1


"Oke deh, tapi yah terkadang aku bayangin sambil usap-usap perutku, misalnya aku hamil terus perut ku buncit? yang biasanya isi nya cuma makanan dan ketika aku hamil ada seorang bayi di dalamnya" Ucap Nuna lalu dia bertepuk tangan


"Tapi Nuna siap dengan rasa sakit nya nanti? " Tanya Mamah Figo


"Aku sudah siap, apalagi ada suamiku yang pasti menemani aku kok, Mamah gak perlu khawatir. Suamiku memang masih remaja tapi dia lebih dewasa ketimbang aku" Jawab Nuna


"Dia bisa di andelin sedangkan aku gak" Ucap Nuna


"Tapi kayanya sehebat apapun aku membicarakan suamiku tetap saja suami Mamah gak akan pernah liat suami ku" Sambung Nuna dengan nada sedih


"Kamu gak usah pikirin dia yah! kamu pantas bahagia, Mamah akan selalu dukung kalian berdua" Ucap Mamah Figo lalu Nuna mengangguk kan kepalanya


Di sisi Rio


Tuan Figo tak kunjung sadar dari pingsan tapi Rio terus menyuruh anak buahnya yang paham medis untuk menjaganya tetap bernyawa


"Dia tidak boleh mati! " Ucap Daddy Rio


"Memang dia tidak boleh mati Om sebab aku tadi bertemu dengan istrinya dan dia meminta jika aku boleh menghukum nya namun tidak boleh membunuh nya" Ucap King


"Keadaan nya sudah sangat memprihatinkan lebih baik kita bawa dia kerumah sakit" Saran Prince


"Banyak orang yang ku bunuh dan ku siksa baru pertama kali, kita menyiksa lalu membawa ke rumah sakit? " Ucap Rio lalu dia tergeleng


"Prince kamu kenapa hah? apa karena kita di negara orang kamu menjadi takut? ingat tidak ada kasus apapun yang bisa menjerat nama kita" Ucap Rio


"Sejak dulu sampai sekarang kamu gak pernah berubah Prince, selalu berpikir perasaan bukan logika" Ucap Rio lagi


"Bawa saja dia kerumah sakit tapi kita tidak ikut" Ucap King pada bodyguard nya


Mereka bertiga pergi sedangkan bodyguard nya akan membawa Tuan Figo ke rumah sakit


Hari berganti malam


Nuna sedang duduk di depan cermin sambil berusaha menelpon ponsel Mommy Intan yang tak kunjung di angkat, Nuna menelpon sebab dia ingin melihat wajah suaminya


Sore tadi Nuna tidak kerumah sakit sebab dia ketiduran dengan Mamah Figo


"Mommy ngapain yah kok gak angkat telpon ku? Apa sedang terjadi sesuatu yah? " Ucap Nuna lalu dia berhenti menelpon Mommy Intan, meletakkan ponselnya di meja lalu menatap dirinya di cermin


"Aku tanpa Berci rasa nya kaya di penjara, semuanya melarang ku untuk melakukan sesuatu" Ucap Nuna


"Aku sudah punya bayangan jika aku benar-benar kehilangan Berci seperti apa hidup ku, aku pasti hancur kehilangan cinta yang sudah menjadi kebanggaan ku" Ucap Nuna


"Berci cepat sembuh yah terus kita jalanin hari-hari kita seperti biasanya" Ucap Nuna

__ADS_1


Nuna meletakkan kepalanya di meja dengan ekpresi masam karena sedih


"Berci cepat sembuh dong aku kesepian gak ada yang bisa kujahilin atau aku bikin ngambek" Batin Nuna


Nuna tidur di kamar yang berbeda dengan Mamah Figo sebab beliau beralasan tidak mau menggangu Nuna istirahat


Ponsel Nuna berdering dia mengira Mommy Intan menelpon nya balik tapi malah King yang menelpon nya


Nuna yang tadi sangat bersemangat kembali lesu tapi dia tetap mengangkat telpon King


"Kenapa? " Tanya Nuna ketus


"Ketus banget! aku diluar nih bawain kamu makanan siapa tau kamu lapar" Ucap King


"Makan sendiri gak seru" Jawab Nuna


"Aku temenin" Ucap King


"Mau Berci King" Rengek Nuna


"Cepat keluar kamar! " Suruh King dan dia mematikan ponselnya sepihak


Nuna keluar dari kamarnya dan benar saja ada King yang sedang duduk di sofa dengan makanan yang sudah tersaji di depannya


Nuna berjalan dengan lesu membuat King geleng-geleng di buatnya lalu dia duduk di depan King


"Makanan apa? " Tanya Nuna


"Liat aja" Suruh King lalu Nuna mengambil makanan yang berkuah yaitu odeng


"King kamu dari rumah sakit? " Tanya Nuna sambil meniup-niup makanannya


"Enggak! "Jawab King


"Setelah ngantar kamu aku ada urusan sebentar terus tidur di apartemen ku. Tadi aku lapar cari makanan bentar terus ingat kamu jadinya aku bawa aja sekalian" Ucap King lagi


"Ih pantes aja kamu gak muncul buat anter aku, aku juga ketiduran tadi" Ucap Nuna


"Mimpi apa sampai gak bangun? " Tanya King


"Gak ada sih King. Padahal aku pengen banget mimpi ketemu suamiku" Jawab Nuna


"Makan dulu, besok jangan kesiangan aku anter ke Rumah sakit nanti" Ucap King


"Iyah" Jawab Nuna

__ADS_1


__ADS_2