
Cio sebenarnya masih ngantuk tapi harus mandi sepagi itu daripada harus melihat Nuna menangis lagi
Cio sedang sarapan tapi sambil memainkan ponselnya sebab dia sambil absen di ponsel
"Berci kita kapan jalan-jalan berdua? " Tanya Nuna sambil memiringkan kepalanya menatap Cio
"Nanti yah, aku juga lagi sibuk-sibuk nya sama kuliah ku dan lagi hari ini bakal ada kerja kelompok" Jawab Cio
"Walaupun sebentar aja kamu gak bisa jalan sama aku? " Tanya Nuna lagi
Cio menyimpan ponselnya dan fokus ke Nuna "Memangnya mau jalan kemana? " Tanya cio
"Kemana aja, jalan di pinggir jalan sambil makan ice cream aja juga gak papa" Jawab Nuna
"Besok kan aku libur yah? gimana kita besok aja jalan nya" Ajak Cio dan Nuna sangat senang sampai memeluk Cio
"Beneran Berci? yeeeeeee" Teriak Nuna kegirangan
"Iyah beneran" Jawab Cio
"Janji yah" Ujar Nuna lagi
"Iyah janji" Jawab Cio
"Sekarang makan yang banyak biar makin chubby pipi nya" Suruh Cio
"Suapin"Pinta Nuna
" Suapin? "Ujar Cio dan Nuna mengangguk sambil memanyunkan bibirnya
Cio pun langsung mengambil sendoknya dan menyuapi Nuna
" Kemarin aku yang minta suapin kamu, sekarang kebalikan gini"Ucap Cio
Cio kembali usil pada Nuna. Dia dengan sengaja menyuapi Nuna tanpa jeda dan suapannya juga besar-besar
Mulut Nuna penuh dengan makanan. Wajah Nuna seperti tupai, tupai yang mengisi mulutnya penuh dengan kacang seperti itu lah wajah Nuna sekarang
Cio tertawa melihat Nuna bahkan dia dengan jahil menusuk pipi Nuna yang terisi makanan
"Ada tupai cantik" Ucap Cio dan Cio kembali tertawa
"Kenapa ketawa? " Tanya Nuna tapi tidak jelas akibat mulutnya masih penuh
Cio diam sambil tersenyum manis menatap Nuna, Tatapan Cio juga benar-benar cinta melihat Nuna
Nuna memalingkan wajahnya karena merasa gugup di tatap seperti itu oleh suaminya
Mulut Nuna sudah kosong dan Cio kembali menyuapi Nuna seperti tadi, Mulut Nuna kembali penuh dengan makanan
"Apa anak ku cewe yah nanti? soalnya di bulan-bulan pertama aja aku jadi cengeng, sensitif sekarang Chagii bahkan lebih parah" Batin Cio
"Kalau benar dia cewe berarti impian ku terwujud" Sambung Cio
__ADS_1
"Anak kita cewe kan Chagii? " Tanya Cio yang kembali berharap jika anaknya perempuan
"USG nya kan gak jelas, kamu jangan berharap benget yah" Jawab Nuna
"Aku yakin pasti dia cewe" Ucap Cio yang terus bersih kukuh pada hatinya
"Ya kan Chagii? " Tanya Cio yang butuh pengakuan
"Iyah" Jawab Nuna dan Cio memeluk Nuna
"Aminnn" Ujar Cio
Disisi Serena
Serena sedang berada di cafe sebab Daddy dan Mommy tidak ada di mansion, jadinya dia ke cafe daripada harus sarapan sendirian
Akibat kejadian kemarin Serena jadi lebih was-was bahkan dia menbooking cafe itu hanya untuk nya dan di jaga beberapa oleh bodyguard
"Nanti malam nginep di mansion kaka ah daripada aku tidur sendirian di mansion" Ujar Serena
Serena meminum Matcha dinginnya sambil menatap jendela cafe
Serena melihat Jessica dan ternyata dia menuju cafe yang sedang ada Serena di dalamnya
Namun Jessica di halangi oleh bodyguard nya Serena dan karena Jessica hapal siapa saja yang selalu bersama Serena dia tahu siapa yang ada di dalam
Jessica menatap cafe itu dan dia bisa melihat jika jendela samping Cafe itu ada Serena yang duduk dengan tenang menatap nya dengan datar
Mereka saling tatap sampai Serena membuang wajahnya tidak mau menatap Jessica
Jessica pun pergi sedangkan Serena membiarkanya saja "Kamu kenapa Jessica? seperti orang yang menyedihkan berbeda dengan kamu yang dulu, apa kamu lagi di bawah tekanan lisa" Ujar Serena
"Bener kata Daddy, lebih baik berteman dekat sama saudara sendiri daripada sama orang lain" Ujar Serena
"Tapi Ka Cio sibuk sama Ka Nuna yang lagi rewel pasca hamil sedangkan yang lain sibuk karir" Ujar Serena lagi
"Kenapa Daddy dan Mommy gak kasih aku adik sih kan biar aku ada temen nya" Ucap Serena
"Huhhhh kesel juga kalau harus sendirian gini" Ucap Serena sambil terus menatap jendela
Serena sampai tidak sadar jika ada orang duduk di depannya
.
Tok! Tok! Tok!
Dia mengetuk meja sampai Serena terkejut "Ka King" Ujar Serena tak percaya bisa duduk di depannya
"Ngapain ngelamun disini? ngomong sendiri lagi" Ujar King
"Ka King datang dari mana? aku aja dari tadi liatin jendela loh" Kata Serena yang heran King yang muncul tiba-tiba
"Mau di temenin kan? " Ujar King
__ADS_1
"Kaka datang darimana? " Tanya Serena yang masih bingung dengan kedatangan King
"Aku datang dari pintu masuk lah, paling kamu lagi ngelamun makanya gak perhatiin" Jawab King lalu dia melipat tangannya di meja
"Kamu kira aku jin yang bisa muncul di mana aja" Kata King lagi
"Kaka juga muncul tiba-tiba" Ujar Serena
"Ngapain kamu sepagi ini disini? mana sendiri lagi" Ujar King
"Aku bosan di mansion apalagi gak ada Daddy dan Mommy" Jawab Serena
"Kaka kok bisa ada disini? " Tanya Serena
"Liat pelacak ponsel kamu ternyata kamu disini" Jawab King sambil memperlihatkan ponselnya ke Serena
"Hah kaka punya pelacak ponselku? gimana ceritanya, Cuma Daddy yang punya itu" Ujar Serena terkejut
"Daddy kamu tadi malam kasih ini ke aku, katanya jaga-jaga selagi dia gak ada" Jawab King
"Makanya jangan nakal, makanya di titipin gini" Sambung King
"Gak papa sih, jadinya aku ada temen buat ngobrol" Ujar Serena
"Kaka gak mau pesan apa-apa? " Tanya Serena
"Udah pesan kok" Jawab King dan Serena angguk-angguk saja
"Ka King pernah gak kaya bosan banget tapi gak tau kenapa gitu, pernah gak" Tanya Serena
"Itu cuma orang yang gak ada kerjaan kaya gitu, kalau aku sih gak pernah sebab hari ku penuh dengan pekerjaan kecuali pagi ini, harus jaga anak ayam yang lagi kesepian takutnya masuk ke kadang buaya"Jawab King
" Maksud kaka apa? aku anak ayam? "Ujar Serena
" Yah"Jawab King
"Ih jahatnya"Ucap Serena dan King tertawa
" Jangan dekat-dekat sama cowo yang gak beres Serena, kalau kamu nekat. kamu saya nikahi"Ucap King
"Ka King mau nikahin aku? bukannya itu yang selalu di inginkan Om Prince" Ucap Serena
"Emangnya kamu bisa jadi istri yang baik? " Tanya King
"Gak tau. Emang ciri-ciri yang baik gimana? " Tanya Serena
"Yang pintar jaga suami" Jawab King
"Jaga suami? aku disuruh jaga wajan aja bolong"Ucap Serena dan King tertawa
" Gimana ceritanya wajan sampai bolong? "Tanya King
" Ka Dania minta tolong jagain wajannya waktu itu, sedangkan dia ke toilet, ya aku jagain aja ternyata wajannya ngeleleh gitu terus bolong kecil, soalnya ka Dania masak tapi malah ditinggal aku kan gak ngerti"Jawab Serena
__ADS_1
King tertawa kecil dengan sikap polos Serena tapi dia tetap menganggap Serena adiknya