SUAMI KU BOCIL NAER

SUAMI KU BOCIL NAER
Episode 154


__ADS_3

Disisi Lisa


Dia sedang sarapan dengan kedua orang tuanya tapi sejak tadi dia hanya diam sambil memakan roti selai


"Apa yang kamu dapat dari kamu pulang kesini? kamu sudah Papah kuliahkan di luar negeri kenapa harus pulang Lisa? " Tanya Papah nya


"Di sana aku gak punya temen" Jawab Lisa santai


"Terus kamu bakal dapat teman jika mereka tahu kamu sudah melahirkan bahkan di luar pernikahan" Ucap Papah nya dan Lisa menjatuhkan roti nya ke piring menatap dengan datar ke Papah nya


"Cukup pah! Aku bahagia disini tapi aku benci kalau papah selalu mengungkit hal yang buat aku merasa kembali ke masa kelam aku" Jawab Lisa


"ini di meja makan kenapa harus berdebat" Tegur Mamah nya Lisa


"Papah yang mulai duluan, Emangnya papah gak punya masa kelam papah? Papah cuma bisa menyalahkan aku padahal aku butuh semangat bukan dari orang lain tapi dari kalian berdua" Ucap Lisa


"Keuntungan aku lahir dari keluarga ini cuma satu yaitu kaya" Ucap Lisa lalu dia pergi


"Lisa!" Panggil Papah nya tapi dia tidak menghiraukan ucapan Papah nya


Lisa sampai di kampus dia sedang menunggu seseorang di mobilnya dan dari kejauhan orang yang Lisa tunggu datang


Dia masuk kedalam mobil Lisa lalu mengelus pipi Lisa sambil tersenyum


"Gimana? " Tanya Lisa


"Dia putusin aku, baru aja" Jawab Digo santai


"Loh kok putus sih? ini baru 2 minggu bahkan aku belum ngapa-ngapain ke Cio" Ucap Lisa dengan nada tinggi


"Aku harus apa? ngemis ke Serena? ogah aku, dia itu gadis yang polos gak pantas sama aku" Ucap Digo


"Aku gak mau tau, kamu harus terus deketin Serena sampai dia gak bisa dekat-dekat sama Cio nanti" Ucap Lisa


"Bukannya kamu gak suka sama Cio? ngapain kamu ngejar dia sekarang" Tanya Digo


"Ini cuma demi uang, aku disuruh buat pisahin Cio dengan istrinya tapi aku juga agak gak rela sih kalau Cio sudah move on dari aku makanya aku iyain aja" Jawab Cio


"Siapa yang bayar kamu? " Ujar Digo lagi

__ADS_1


"Om aku, tapi aku gak tau sih kenapa dia pengen banget Cio pisah dengan istrinya" Ucap Lisa


"Oke, nanti aku bujukin Serena buat balik lagi sama aku" Ucap Digo lalu Lisa mengangguk


Disisi Cio


Akan mengikuti kelas di rumah saja jadinya dosen yang akan ke mansion nya sedangkan Nuna di kamar nya, yang sudah di pindahkan tadi


Nuna mem video call teman-teman nya karena dia gabut awal nya tadi dia ingin menelpon king namun tidak jadi sebab King masih di Dubai


Telpon di angkat oleh teman-teman, semuanya baru bangun tidur bahkan terlihat jelas muka mereka semuanya wajah bantal


"Pagiii" Sapa Nuna


"Pagii" Jawab mereka bersamaan dengan nada lemas


"Naa kenapa nelpon? " Tanya Wati


"Ke mansion ku yuk" Ajak Nuna


"Gak mampu Nuna, nanti kami di anggap maling lagi" Jawab Syifa


"Gak akan kok" Ujar Nuna


"Hah sakit? sakit kenapa" Tanya Pritta terkejut


"Cuma demam sih, jengukin dong" Pinta Nuna


"Sebenarnya aku juga agak gak enak badan karena kemarin kamu suruh kami makan durian" Ucap Syifa


"Tapi karena kamu minta ke sana, yaudah ikut aja" Ucap Syifa lagi


"Nanti aku kenalin sama adik ipar ku yah" Ucap Nuna


"Yakin Nuna mau kenalin kami yang buluk ini ke adik ipar kamu yang cantik itu" Ucap Wati


"Apaan sih, dia juga mau kenalan kok sama kalian" Ucap Nuna


"Harus kesini yah, dadah" Nuna langsung menutup telponnya sepihak

__ADS_1


Cio sedang di ruangan belajar nya dengan dosen, untuk belajar semua pelajaran yang dia tinggal selama dia di rawat rumah sakit Korea


Disisi Serena


Serena sejak tadi di ikuti oleh Digo, dia terus meminta untuk balikan dengan Serena tapi dia mengacuhkan nya walaupun Serena sebenarnya juga tidak mau putus dengan Digo


Digo berdiri di depan Serena sambil merentangkan tangannya "Aku mohon Serena kita balikan lagi, kamu putusin aku tanpa sebab" Ucap Digo dengan wajah memelas nya


"Stop Digo! hubungan kita gak di Terima di keluarga ku bahkan gara-gara kamu aku Daddy aku marah besar" Ucap Serena


"Kenapa? Aku gak pernah macam-macam kan ke kamu? Oke aku dan Lisa memang sudah melakukan itu tapi itu dulu, aku sama kamu beneran serius, aku bakal jagain kamu" Ucap Digo terus memohon pada Serena


"Kita sudah selesai Digo" Ucap Serena yang teguh pada pendiriannya


"Gak! Kamu tetap pacarku Serena gak akan ada kata putus" Ucap Digo


"Kamu suka sama aku sejak lama kan? sekarang aku juga suka sama kamu kenapa kita harus saling menyakiti padahal kita saling suka" Ucap Digo lagi


"Aku gak percaya sama kamu" Ucap Serena dan dia mendorong Digo agar menjauh dari jalannya


"Kita bisa kan jalanin hubungan ini secara diam-diam? " Tanya Digo


"Kamu tahu bagaimana Daddy ku yang overprotective ke aku, dia tahu semuanya Digo, gak akan ada kata rahasia yang Daddy ku gak tau" Ucap Serena


"Oke aku bakal datang ke mansion kamu buat minta ijin ke dia" Ucap Digo nekat


"Kamu jalan gila! kamu bisa di hajar Daddy ku disana" Larang Serena


"Aku tulus Serena kenapa semuanya meragukan aku? Aku dan Lisa itu kecelakaan tapi aku janji sama kamu, aku bakal jagain kamu" Ucap Digo


"Aku percaya Digo" Ucap Serena


"Kalau kamu percaya kenapa kamu minta putus? " Tanya Digo


"Aku percaya kalau kamu cowo brengsek" Sambung Serena lalu dia tersenyum miring lalu meninggalkan Digo.


Digo tak bisa berkata-kata lagi "Aaakhhhh" Teriak Digo sambil mengacak-acak rambut nya


Serena menabrak kaka kelasnya yaitu Gery "Buru-buru banget" Ucap Gery tapi Serena tidak menghiraukan Gery

__ADS_1


Gery berpaling menatap Serena yang berjalan, dia tersenyum manis menatap perempuan yang sangat dia sukai saat ini tapi sampai hari ini Serena tidak pernah menggubris nya apalagi dia salah satu musuh Cio juga dulu


"Sangking istimewa kamu Serena, kamu berdiri di grombolan orang banyak pun aku bisa kenalin kamu" Ucap Gery


__ADS_2